Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: KA Bandung-Bogor Akan Beroperasi?
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Yah.... gagal maning.....gagal maning....
(27-05-2011, 08:11 AM)pecintabordes Wrote: [ -> ]Yah.... gagal maning.....gagal maning....
Sabar kang sabar, saya juga masih menunggu dengan setia jalur KA Bandung-Bogor supaya beroperasi kembali.
Tidak usah muluk-muluk cukup, Argo Peuyeum dan Bumi Geulis bisa nyambung juga sudah syukur. Entah Bumi Geulis yang ke Lampegan atau Argo Peuyeum yang ke Sukabumi. Sayang jalur SI-LPG-CJ nganggur.Sedih
Bumi Geulisnya juga sudah bulukan belum di PA. Sedih
Saya jadi kepikiran, kalau KRD Patas sekarang di cat sama seperti Bumi Geulis, jangan-jangan buat cadangan, kalau2 Bumi Geulis ngadat di BD. Bingung
kalo pake KRDE gak kuat nanjak KRDH dah tua KRDI bisa2 mundur lagi, yang cocok SI - BD kira2 jenis ka apa ya?? Ada gak ya KRDH baru di dunia??
(28-04-2010, 07:59 PM)yudhisf Wrote: [ -> ]== detikBandung Rabu, 28/04/2010 17:35 WIB==

Bandung - November 2010, rencananya kereta api Jurusan Bandung-Bogor akan segera beroperasi. Kini tengah disiapkan jalur penghubung Cianjur-Sukabumi yang selama ini terputus.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Jabar Dicky Saromi di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu (28/4/2010). Selama ini, katanya, baru ada jalur Bandung-Cianjur dan Sukabumi-Jakarta. Sementara Cianjur-Sukabumi terputus.

"Nantinya kita akan menghubungkan Cianjur-Sukabumi. Sebab selama ini tidak ada jalan, karena ada kerusakan di terowongan di Lampegan. Nah saat ini terowongan itu sedang tahap renovasi oleh pemerintah pusat," katanya.

Ditargetkank, renovasi terowongan akan selesai pada Oktober 2010 nanti. "November akan siap diluncurkan jurusan Bandung-Bogor, rutenya Bandung-Cianjur-Sukabumi-Bogor," kata Dicky.
(ern/ern)

sayang y blm jln2....
untung sempet ngerasain Boo-Si plus Sukabumi-Cianjur

sumpah ini jalur penuh vitamin A
selain pemandangan indah, gadis2 desa nya caem2....g nyesel biar kata sek2an he2
Kalau Boo-BD,,,berarti lewat cianjur kan??
Mudah mudahan okupasi KA ini akan bagus mengingat banyaknya orang yang bolak balik BD-BOO Big Grin
Nih KA pakai KRD atau gimana??
paling banter bb 301 xx sama 3 gerbong .... tanjakan tagog apunya tuh , ga kuku ....


semoga saja cepat terlaksana ... dan memperbaiki roda perekonomian masyarakat jalur sana
(06-05-2011, 03:40 PM)aatea_goparmania Wrote: [ -> ]
(06-05-2011, 02:04 PM)Eko Budy Santoso Wrote: [ -> ]
(06-05-2011, 01:06 PM)Rezza Habibie Wrote: [ -> ]Mungkin untuk kebutuhan sarana yang masih kurang, untuk prasarana Sukabumi - Cianjur sudah siap, baik dari jalan rel ataupun persinyalan, begitu... Wink

Ane juga baca di Kompas cetak hari ini ...
Revitalisasi Jalur KA Undang Investor

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan (tengah) meninjau perbaikan Terowongan Lampengan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (5/5). Terowongan Lampengan dibangun Belanda pada 1879-1882. Terowongan ini digunakan oleh kereta api dari Bogor-Sukabumi-Cianjur-Padalarang-Bandung. Direktorat Jenderal Perkeretaapian telah memperbaiki terowongan ini pada tahun anggaran 2010 dengan dana Rp 8 miliar.

Sukabumi, Kompas - Revitalisasi jalur rel kereta api di lintas Bogor-Sukabumi-Cianjur- Bandung telah mengundang kedatangan investor. Perekonomian mulai dibangkitkan dengan fasilitasi pembangunan prasarana oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

”Dalam beberapa tahun terakhir, kami menghabiskan dana sekurangnya Rp 300 miliar untuk revitalisasi jalur kereta Bogor-Bandung. Itu upaya pemerintah untuk menghidupkan jalur kereta yang dulu pernah mati,” kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Tundjung Inderawan, Kamis (5/5) di Sukabumi, saat meninjau jalur kereta itu.

Ruas rel kereta terakhir yang direvitalisasi, yakni antara Sukabumi-Cianjur (40 kilometer), kata Tundjung, menghabiskan anggaran sekitar Rp 97 miliar. Terdiri dari anggaran Rp 70 miliar untuk perbaikan rel, Rp 19 miliar untuk wesel, dan Rp 8 miliar untuk terowongan Lampengan (676 meter).

Achmad Rizal, seorang pengusaha batubara di Kalimantan, misalnya, telah meminta izin Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan untuk mengoperasikan kereta uap wisata. Kereta itu akan melayani jalur Sukabumi hingga Terowongan Lampengan. Lokomotif uap akan dipreservasi dari Museum Transportasi Taman Mini dengan kereta kayu yang dipesan dari PT Industri Kereta Api (INKA).

”Dengan alam Jawa Barat yang indah, potensi kereta wisata sangat tinggi, seperti di Ambarawa. Beberapa kali saya membawa tamu turis dari Jepang, meski baru menggunakan angkot,” kata Rizal. Dia juga berencana membangun restoran tak jauh dari Stasiun Cireunghas di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bisnis

Menurut Dirjen Perkeretaapian, pemerintah memang mengundang investasi swasta di kiri-kanan jalur kereta yang sudah direvitalisasi. ”Pemerintah hanya sediakan sarana. Nah, terserah bagaimana swasta membangun bisnisnya. Syukur-syukur dapat menyerap banyak tenaga kerja,” kata Tundjung.

Tundjung mengatakan, pemerintah terbuka bila ada swasta yang ingin membangun sepur cabang ke perusahaan tertentu.

Untuk menghubungkan jalur rel utama dengan emplasemen perusahaan Aqua, misalnya, Tundjung mengharapkan dananya dapat diinvestasikan oleh Aqua sendiri, sedangkan Ditjen KA fokus di pembangunan jalur rel utama. (RYO)

link nya http://indonesiacompanynews.wordpress.co...-investor/
Xie Xie


mantab om
ini investor yg kemaren ikutan di KAIS yah om??
trus dah pasti diACC ma menhub n KAI tuh??
semoga saja bisa cepet terealisasi.....
Ngiler