(22-10-2013, 10:36 PM)aatea_goparmania Wrote: [ -> ]KAIS Wijayakusuma beserta para pejabat DAOP1, KCJ dan KAI Heritage meninjau jalur ini
begitu juga dengan petinggi DAOP2 yang datang menggunakan Hokuriku
kemungkinan mereka bertemu di LP/SI untuk membicarakan reaktivasi jalur ini
kyknya jalur ini beneran bakal dipercepat reaktivasinya krna didukung oleh Dahlan Iskan dan juga sdh mendapat lampu hijau dari RI-1
kita tunggu saja
btw kyknya proyek ini kali ini lgsg ditangani KAI dan melibatkan Kementrian PU (untuk prasarana penunjangnya?)
kemungkinan akhir bulan ini atau awal bulan depan ada uji coba lintas menggunakan KRD Buge??
kita lihat saja nanti ke depannya
semoga cepat terwujud

Kalo ga salah dari dulu udah siap digunakan tapi sama kemenhub di olor2 mulu ga segera diserahterimakan, persis kayak nasib jalur Tarik-Tulangan-Sidoarjo n shortcut SBI-SGU.
Berikut ini beberapa penampakan KAIS nya saat melintas di jalur ini:
*buat yg merasa punya fotonya, pinjem ya
(22-10-2013, 11:23 PM)paulus Wrote: [ -> ]konon dulu cc200 pernah lewat sini dgn 3-4 kereta cmiiw
eh beneran? kalau lihat data2 cc200 hp 1600, berat siap 96 ton tapi gandar ada 8. berarti berat adhesi cuma 6x12=72 ton. dibanding lok cc201 yang berat adhesi 84 ton dengan hp 1850, berarti TE nya lebih besar dari cc200. misal adhesi 30% TE cc200 sekitar 211 kN, cc201 254kN. lebih powerful baik di medan tanjakan atau kecepatan max.
btw, taspat di rel yang gradenya 30 permil berapa ya? 30?
kelanjutannya mana neh pt sepur...kok blm nongol ampe skrg bogor-bandung...uda gak sabar
ngomong-ngomong KA ini kan rencananya pake K3 AC (entah yang biru atau yang kuning atau nutrisari) berarti kemungkinan besar ujung rutenya kalo ga PDL ya KAC dan ga persis berenti BD
CMIIW
pernah baca di semboyan35 katanya ada tikungan yg radiusnya gabisa dilewati cc201 dan sejenisnya,apa udah diubah ya radiusnya kok tiba2 udh ada berita mau diluncurkan KA yg ditarik lok CC..mohon infonya rekan2 RF Daop II

(23-10-2013, 02:31 PM)juanhalim Wrote: [ -> ]ngomong-ngomong KA ini kan rencananya pake K3 AC (entah yang biru atau yang kuning atau nutrisari) berarti kemungkinan besar ujung rutenya kalo ga PDL ya KAC dan ga persis berenti BD
CMIIW
kalau feeling sya, kayanya pake yg kuning atau nutri sari deh..soalnya kalau pake yg biru, pake punya siapa? Sedang setahu sya, Daop 1 dan Daop 2 (yg notabene penyedia lintas ini) gk punya rangkaian KA ini kecuali ada hibahan/kiriman dri Daop lain..
Dan stasiun terminusnya di bandung sya kira memang lbh cocok di KAC drpd di PDL..
(23-10-2013, 02:31 PM)juanhalim Wrote: [ -> ]ngomong-ngomong KA ini kan rencananya pake K3 AC (entah yang biru atau yang kuning atau nutrisari) berarti kemungkinan besar ujung rutenya kalo ga PDL ya KAC dan ga persis berenti BD
CMIIW
Ya Bandung lah kayak Ciremai.
Karena ini K3 punya PT.KAI atau bukan KA Subsidi..
(23-10-2013, 03:56 PM)zae abjal Wrote: [ -> ] (23-10-2013, 02:31 PM)juanhalim Wrote: [ -> ]ngomong-ngomong KA ini kan rencananya pake K3 AC (entah yang biru atau yang kuning atau nutrisari) berarti kemungkinan besar ujung rutenya kalo ga PDL ya KAC dan ga persis berenti BD
CMIIW
kalau feeling sya, kayanya pake yg kuning atau nutri sari deh..soalnya kalau pake yg biru, pake punya siapa? Sedang setahu sya, Daop 1 dan Daop 2 (yg notabene penyedia lintas ini) gk punya rangkaian KA ini kecuali ada hibahan/kiriman dri Daop lain..
Dan stasiun terminusnya di bandung sya kira memang lbh cocok di KAC drpd di PDL..
iya sih. tapi kalo ga ada K1 nyangkut di rangkaian, apakah diijinkan terminusnya di BD?
