(06-01-2011, 08:52 AM)spoor_jadul Wrote: [ -> ] (11-10-2010, 02:04 PM)dedy vh Wrote: [ -> ]namun masalahnya kita belum pernah mendengar keterangan dari knkt dari plh plh yang pernah terjadi.sehingga banyak masyarakat yang bertanya tanya
LAPORAN FINAL kecelakaan kereta api di petarukan 2 Oktober 2010 sudah ada di websitenya KNKT :
http://www.dephub.go.id/knkt/ntsc_home/ntsc.htm
hasil dari KNKT ternyata KA 4 melangkar sinyal ya...
tp terlepas dari itu semoga untuk kedepannya tidak terulang kembali...
(06-01-2011, 11:13 AM)sochdi Wrote: [ -> ]nanya jg, maaf masih awam...di PK sebenernya ada semacem live grafik kereta ga sih? maksudnya kaya semacem titik yg lagi berjalan yg menandakan suatu kereta sedang berada dimana...mohon dijelaskan, karena apabila ada brarti dari PK harusnya bisa memberitahukan kpd masinis untuk hati2, yg di sini kan PK baru dapet info dari PPKA Petarukan kalau KA4 melanggar sinyal...
Dari laporan KNKT itu juga, disebutkan PK tidak dapat menjaga komunikasi dengan masinis CMIIW
(07-01-2011, 03:12 PM)zilog80 Wrote: [ -> ] (06-01-2011, 11:13 AM)sochdi Wrote: [ -> ]nanya jg, maaf masih awam...di PK sebenernya ada semacem live grafik kereta ga sih? maksudnya kaya semacem titik yg lagi berjalan yg menandakan suatu kereta sedang berada dimana...mohon dijelaskan, karena apabila ada brarti dari PK harusnya bisa memberitahukan kpd masinis untuk hati2, yg di sini kan PK baru dapet info dari PPKA Petarukan kalau KA4 melanggar sinyal...
Dari laporan KNKT itu juga, disebutkan PK tidak dapat menjaga komunikasi dengan masinis CMIIW
PPKA Ga bisa langsung ke Masinis Mas..... Jadi harus lewat KP dulu........
Mungkin
THREAD INI bisa mbantu memberikan gambaran mengenai komunikasi
ground crew dengan
onboard crew.
Met mbaca...
Back to topic
yg masih jadi pertanyaan apakah boleh meng"antrikan" KA (KA 4) di sinyal masuk dengan luncuran ke sepur isi (KA116).
Jika KA 116 rencana di susul KA 4 kenapa tidak dimasukkan ke sepur 1 (belok)
Berarti malam naas itu di Petarukan terjadi silang, susul, antri di saat yg sama. superman tuh PPKA nya?
maaf tapi saya ndak mudeng.....kalw jelas jelas di jalur 3 ada KA 116 ...knapa pas ada KA 4 nggak langsung di belokin ajah weselnya ke jalur 2 / 1?????????gmana yahh mohon petunjuknya...maklum pengetahuan KA saya kurang......
(08-01-2011, 09:09 AM)poernama Wrote: [ -> ]maaf tapi saya ndak mudeng.....kalw jelas jelas di jalur 3 ada KA 116 ...knapa pas ada KA 4 nggak langsung di belokin ajah weselnya ke jalur 2 / 1?????????gmana yahh mohon petunjuknya...maklum pengetahuan KA saya kurang......
untuk memasukan KA 4
Dijalur 3 udah ada KA 116
dimasukan di jalur 1 ....... tapi untuk jalur yang ini (menurut saya) kondisi relnya masih ajrut2an....

itu mungkin yang jadi kendala.... CMIIW

Menurut saya(please koreksi).......KA 116 abis X dengan 2 KA dan rencananya akan disusul juga dengan KA 4. Seharusnya KA 4 berhenti di sinyal muka dulu karna stasiun Patarukan belum melayani KA 4, karna baru saja melayani senja kediri yg dari arah timur silang dengan KA 116. sekedar diketahui dari barat Patarukan itu double track dan dari timur single track, jadi KA 4 bisa mengarah ke sepur 3 karna itu track lurusnya, dan belum dibelokan karna stasiun patarukan belum melayani ka 4. dan menurut saya KA 4 rencananya akan dibelokan ke sepur 2, lalu lurus ke timur, karna singgle track, tidak perlu ke sepur 1. Dan setahu saya semua kereta apabila dari double track ke singgle track dia harus BLB untuk pastikan aman, atau minimal kurangi kecepatan,karna pasti akan ada pindah jalur
(10-01-2011, 12:43 AM)Hadi_Bima Wrote: [ -> ]Menurut saya(please koreksi).......KA 116 abis X dengan 2 KA dan rencananya akan disusul juga dengan KA 4. Seharusnya KA 4 berhenti di sinyal muka dulu karna stasiun Patarukan belum melayani KA 4, karna baru saja melayani senja kediri yg dari arah timur silang dengan KA 116. sekedar diketahui dari barat Patarukan itu double track dan dari timur single track, jadi KA 4 bisa mengarah ke sepur 3 karna itu track lurusnya, dan belum dibelokan karna stasiun patarukan belum melayani ka 4. dan menurut saya KA 4 rencananya akan dibelokan ke sepur 2, lalu lurus ke timur, karna singgle track, tidak perlu ke sepur 1. Dan setahu saya semua kereta apabila dari double track ke singgle track dia harus BLB untuk pastikan aman, atau minimal kurangi kecepatan,karna pasti akan ada pindah jalur
sinyal muka tidaK bisa menghentikan Kereta lho...
Jika KA 4 di lepas dari pemalang menuju Petarukan, berarti St Petarukan sudah melayani KA 4, sedangkan mengantrikan KA di sepur raya dengan luncuran ke sepur yang ada isi nya, itu tindakan bahaya.
membelokkan KA 4 ke sepur 2 juga tidak mungkin, karena sepur 2 sudah di rute untuk KA KA dari timur (KA 101)
Mas Woodward...........maksute di sinyal J710 sinyal masuk
kalau memang tidak masuk sepur 2, brarti dia akan dimasukan ke sepur 1(seperti di tabel hasil KNKT), dengan kecepatan rendah, karna perintah terakhir KA 116 akan disusul ka 4