Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Double Track Cirebon-Surabaya
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
(01-05-2014, 09:36 AM)06051996 Wrote: [ -> ]Kayaknya DT Pantura Cirebon - Semarang - Pasar Turi kesannya keburu2 banget bikinnya, jadi agak ragu dengan kualitasnya, apalagi rel & wesel buatan Cina. Ya bukan bermaksud meragukan produk Cina, tapi kok kayaknya lebih bagus pakai yang buatan Jepang ya. Terus sepanjang diamati foto2 progress pembangunannya, kayaknya itu rel masih baru udah agak kriting aja meskipun udah dipecok.

sumber:
http://economy.okezone.com/read/2014/08/...hi-standar

Jalur Ganda KA di Pantura Jawa Tak Penuhi Standar
Jum'at, 29 Agustus 2014

JAKARTA - Jalur ganda sisi utara atau double track yang dibangun pada jalur utara Jawa disebut tidak memenuhi standar. Akibatnya, kereta tidak dapat melaju dengan baik.

Direktur Utama PT KA, Ignatius Jonan, menyebutkan standar untuk track baru seharusnya bisa dilalui kereta dengan kecepatan 100 Km/jam. Sementara beberapa jalur ganda baru di wilayah utara Jawa hanya mampu dilalui dengan kecepatan 60 sampai 70 Km/jam.

"Sebenarnya kalau buat track baru itu kecepatannya harus bisa 100 Km/jam. Itu harus, wong standarnya begitu kok. Nah sekarang ini banyak kereta yang belum mencapai 100, ada yang 60, 70," paparnya saat ditemui di JCC, Jumat (29/8/2014).

Terkait penyebabnya, Jonan mengaku tidak mengetahui pasti. Namun dirinya menyebutkan kualitas fondasi jalur tersebut masih kurang.

"Ya enggak tahu yang bangun bukan saya, menurut saya kualitas fondasinya kurang, mestinya harus diperbaiki terus," kata dia.

Dengan adanya kendala ini, perjalanan kereta yang melintasi jalur utara sering mengalami keterlambatan. Sementara itu, terkait dengan perbaikan, pihaknya mengaku telah memberikan masukan ke Direktorat Jenderal Perkeretaapian ( Kementerian Perhubungan ).

"Enggak tahu, yang bangun bukan saya kok tanya saya, beri masukan sudah, ya mestinya tahu. Kan yang bangun bukan anak-anak kok," tukas dia.
(30-08-2014, 09:45 PM)spoor_jadul Wrote: [ -> ]
(01-05-2014, 09:36 AM)06051996 Wrote: [ -> ]Kayaknya DT Pantura Cirebon - Semarang - Pasar Turi kesannya keburu2 banget bikinnya, jadi agak ragu dengan kualitasnya, apalagi rel & wesel buatan Cina. Ya bukan bermaksud meragukan produk Cina, tapi kok kayaknya lebih bagus pakai yang buatan Jepang ya. Terus sepanjang diamati foto2 progress pembangunannya, kayaknya itu rel masih baru udah agak kriting aja meskipun udah dipecok.

sumber:
http://economy.okezone.com/read/2014/08/...hi-standar

Jalur Ganda KA di Pantura Jawa Tak Penuhi Standar
Jum'at, 29 Agustus 2014

JAKARTA - Jalur ganda sisi utara atau double track yang dibangun pada jalur utara Jawa disebut tidak memenuhi standar. Akibatnya, kereta tidak dapat melaju dengan baik.

Direktur Utama PT KA, Ignatius Jonan, menyebutkan standar untuk track baru seharusnya bisa dilalui kereta dengan kecepatan 100 Km/jam. Sementara beberapa jalur ganda baru di wilayah utara Jawa hanya mampu dilalui dengan kecepatan 60 sampai 70 Km/jam.

"Sebenarnya kalau buat track baru itu kecepatannya harus bisa 100 Km/jam. Itu harus, wong standarnya begitu kok. Nah sekarang ini banyak kereta yang belum mencapai 100, ada yang 60, 70," paparnya saat ditemui di JCC, Jumat (29/8/2014).

Terkait penyebabnya, Jonan mengaku tidak mengetahui pasti. Namun dirinya menyebutkan kualitas fondasi jalur tersebut masih kurang.

"Ya enggak tahu yang bangun bukan saya, menurut saya kualitas fondasinya kurang, mestinya harus diperbaiki terus," kata dia.

Dengan adanya kendala ini, perjalanan kereta yang melintasi jalur utara sering mengalami keterlambatan. Sementara itu, terkait dengan perbaikan, pihaknya mengaku telah memberikan masukan ke Direktorat Jenderal Perkeretaapian ( Kementerian Perhubungan ).

"Enggak tahu, yang bangun bukan saya kok tanya saya, beri masukan sudah, ya mestinya tahu. Kan yang bangun bukan anak-anak kok," tukas dia.

hari sabtu 29 Agustus 2014 ane naik KA1 Argo Bromo Anggrek Pagi SBI-GMR + rangkaian Toraja.
kelajuan lumayan kenceng rata2 98km/h ane cek pakai salah satu aplikasi android.
ketika lewat st. Babat kelajuan +- 60km/h, nah pas lewat di wesel Babat arah JKT itu kereta yg ane naikin guncangan lumayan kenceng sampai ada 3 koper jatuh di kereta yg ane tumpangi(eksekutif 2). terus 2 kursi di depan ane juga ada tas nya yg mau jatuh. tapi org yg punya tas tersebut sadar tas nya mau jatuh terus didorong lg.
pas sampai SMT 1jam lebih gk berangkat ternyata per kereta paling belakang patah. Sampai pkl 13:20 baru brgkt Sedih

[Image: DSC_4101_1.jpg]

ini apakah karena kualitas rel pantura atau bogie kereta nya?
(02-09-2014, 12:26 PM)Bagazi Wrote: [ -> ]
(30-08-2014, 09:45 PM)spoor_jadul Wrote: [ -> ]
(01-05-2014, 09:36 AM)06051996 Wrote: [ -> ]Kayaknya DT Pantura Cirebon - Semarang - Pasar Turi kesannya keburu2 banget bikinnya, jadi agak ragu dengan kualitasnya, apalagi rel & wesel buatan Cina. Ya bukan bermaksud meragukan produk Cina, tapi kok kayaknya lebih bagus pakai yang buatan Jepang ya. Terus sepanjang diamati foto2 progress pembangunannya, kayaknya itu rel masih baru udah agak kriting aja meskipun udah dipecok.

sumber:
http://economy.okezone.com/read/2014/08/...hi-standar

Jalur Ganda KA di Pantura Jawa Tak Penuhi Standar
Jum'at, 29 Agustus 2014

JAKARTA - Jalur ganda sisi utara atau double track yang dibangun pada jalur utara Jawa disebut tidak memenuhi standar. Akibatnya, kereta tidak dapat melaju dengan baik.

Direktur Utama PT KA, Ignatius Jonan, menyebutkan standar untuk track baru seharusnya bisa dilalui kereta dengan kecepatan 100 Km/jam. Sementara beberapa jalur ganda baru di wilayah utara Jawa hanya mampu dilalui dengan kecepatan 60 sampai 70 Km/jam.

"Sebenarnya kalau buat track baru itu kecepatannya harus bisa 100 Km/jam. Itu harus, wong standarnya begitu kok. Nah sekarang ini banyak kereta yang belum mencapai 100, ada yang 60, 70," paparnya saat ditemui di JCC, Jumat (29/8/2014).

Terkait penyebabnya, Jonan mengaku tidak mengetahui pasti. Namun dirinya menyebutkan kualitas fondasi jalur tersebut masih kurang.

"Ya enggak tahu yang bangun bukan saya, menurut saya kualitas fondasinya kurang, mestinya harus diperbaiki terus," kata dia.

Dengan adanya kendala ini, perjalanan kereta yang melintasi jalur utara sering mengalami keterlambatan. Sementara itu, terkait dengan perbaikan, pihaknya mengaku telah memberikan masukan ke Direktorat Jenderal Perkeretaapian ( Kementerian Perhubungan ).

"Enggak tahu, yang bangun bukan saya kok tanya saya, beri masukan sudah, ya mestinya tahu. Kan yang bangun bukan anak-anak kok," tukas dia.

hari sabtu 29 September 2014 ane naik KA1 Argo Bromo Anggrek Pagi SBI-GMR + rangkaian Toraja.
kelajuan lumayan kenceng rata2 98km/h ane cek pakai salah satu aplikasi android.
ketika lewat st. Babat kelajuan +- 60km/h, nah pas lewat di wesel Babat arah JKT itu kereta yg ane naikin guncangan lumayan kenceng sampai ada 3 koper jatuh di kereta yg ane tumpangi(eksekutif 2). terus 2 kursi di depan ane juga ada tas nya yg mau jatuh. tapi org yg punya tas tersebut sadar tas nya mau jatuh terus didorong lg.
pas sampai SMT 1jam lebih gk berangkat ternyata per kereta paling belakang patah. Sampai pkl 13:20 baru brgkt Sedih

[Image: DSC_4101_1.jpg]

ini apakah karena kualitas rel pantura atau bogie kereta nya?

Koreksi itu 29 Agustus mngkn Bro Pisss ahhh...
Pembangunan 'asal jadi' apakah memang dikarenakan kejar waktu target, ? Bingung
Ataukah kualitas Rel+Wessel yang kurang baik ? Bingung

"Sumber Berita"

[Spoiler=
Jalur Ganda KA di Pantura belum Berfungsi secara Maksimal

Jakarta - Pembangunan jalur ganda (double track) kereta api masih menyisakan masalah. Walaupun jalur ini sudah dapat digunakan untuk mengangkut penumpang dan logistik, namun perjalanan kereta di jalur pantai utara (pantura) tidak dapat maksimal. Pasalnya, jalur ganda yang telah dibangun tersebut tidak dapat dilalui dengan kecepatan maksimum. Kualitas track perlu adanya perbaikan yang merata agar jarak dan waktu tempuh Jakarta–Surabaya atau sebaliknya dapat lebih cepat.]

Soal ini disampaikan oleh Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Ignasius Jonan. “Jalur rel kereta ganda kualitasnya perlu ditingkatkan sebab kecepatan kereta tidak bisa mencapai kecepatan maksimum. Berkisar hanya 90 km/jam saja. Apalagi bila hujan tiba, lebih lambat lagi,” ujar Jonan, Senin (1/9).

Dampak dari tidak meratanya kapasitas track di jalur utara, sejumlah kereta angkutan barang maupun penumpang mengalami keterlambatan. Idealnya kecepatan kereta adalah 100 km/jam. Namun keterlambatan kedatangan kereta masih dianggap wajar. “Efek dari tidak meratanya kualitas track terjadi keterlambatan kereta antara 30-50 menit. Namun tidak semua terlambat. Seharusnya saat membangun track baru idealnya kecepatannya mampu dilalui 100 km/jam,” tambah pria asal Surabaya ini.

Menyinggung soal keselamatan penumpang dan angkutan, Jonan menyatakan, standar keselamatan yang diterapkan oleh KAI adalah sesuai standar operasi dan prosedur (SOP) yang berlaku dan menjadi prioritas utama. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan terus berupaya memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para penumpang.

Sementara itu, Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop I Agus Komarudin saat ditemui di kantornya tidak dapat menyampaikan banyak hal. Pasalnya, pembangunan jalur ganda pantai utara menjadi domain dari Kementerian Perhubungan. Namun dirinya menyepakati pendapat dari dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero) bahwa pembangunan (penambahan) jalur kereta api dapat meningkatkan aksesbilitas kereta api dari Jakarta ke Surabaya dan sebaliknya.

"Pembangunan jalur rel ganda dari Jakarta-Surabaya tentu sangat membantu dalam peningkatan pelayanan arus penumpang dan barang. Selain itu, juga mampu meningkatkan perekonomian kita," tegas Agus.

Panjang jalur rel ganda tersebut memiliki panjang sekitar 800 km dengan perkiraan investasi mendekati Rp 2 triliun. Menurutnya, jalur rel ganda tersebut masih terdapat sisa permasalahan lainnya yang sampai saat ini belum dapat terselesaikan, yaitu tentang pembebasan tanah di wilayah Tandes, Surabaya. Sehingga sebelum masuk ke wilayah tersebut jalur rel terpaksa harus diubah menjadi satu jalur.

"Pembangunan rel terpaksa dihentikan sampai wilayah sebelum Tandes. Hal ini terkait sulitnya pembebasan lahan untuk jalur ganda. Akibatnya pembangunan jalur ganda tersebut sampai saat ini belum selesai. Padahal hanya tinggal kurang lebih 1 km dari stasiun akhir," tambah Agus.


Sumber


[/Spoiler]

(25-08-2014, 01:52 PM)alin_masuk sepur 5 Wrote: [ -> ]Bagaimana perkembangan DT saat ini? apakah semua ruas SBI-KDA sdh dioperasionalkan secara penuh beserta sinyal elektriknya?

jalur ganda segmen kandangan - surabayapasarturi mulai operasional 3 september 2014. mulai 3 september 2014, cirebon - surabayapasarturi sudah full jalur ganda.

[Image: Bwk1y_fCEAA5OZG.jpg]

[Image: Bwk_ahzCUAAdyBO.jpg]
(03-09-2014, 02:18 PM)spoor_jadul Wrote: [ -> ]
(25-08-2014, 01:52 PM)alin_masuk sepur 5 Wrote: [ -> ]Bagaimana perkembangan DT saat ini? apakah semua ruas SBI-KDA sdh dioperasionalkan secara penuh beserta sinyal elektriknya?

jalur ganda segmen kandangan - surabayapasarturi mulai operasional 3 september 2014. mulai 3 september 2014, cirebon - surabayapasarturi sudah full jalur ganda.

[Image: Bwk1y_fCEAA5OZG.jpg]

[Image: Bwk_ahzCUAAdyBO.jpg]

wah hari ini dong full DTnya? ada kabar keterlambatan waktu ngga, kan biasanya ada aja antrian kalau sdh switch over gini
(03-09-2014, 07:14 PM)febri12 Wrote: [ -> ]
(03-09-2014, 02:18 PM)spoor_jadul Wrote: [ -> ]
(25-08-2014, 01:52 PM)alin_masuk sepur 5 Wrote: [ -> ]Bagaimana perkembangan DT saat ini? apakah semua ruas SBI-KDA sdh dioperasionalkan secara penuh beserta sinyal elektriknya?

jalur ganda segmen kandangan - surabayapasarturi mulai operasional 3 september 2014. mulai 3 september 2014, cirebon - surabayapasarturi sudah full jalur ganda.

[Image: Bwk1y_fCEAA5OZG.jpg]

[Image: Bwk_ahzCUAAdyBO.jpg]

wah hari ini dong full DTnya? ada kabar keterlambatan waktu ngga, kan biasanya ada aja antrian kalau sdh switch over gini

WAW! Selamat ya Buat Kemenhub Telah Membuat Jalur Ganda Jakarta - Surabaya dan Mulai Hari Ini Sudah Dioperasikan Semua!
Double Track Lintas Utara Bye Bye

[Spoiler=Telat 2 Bulan, Jalur Ganda KA Lintas Utara akhirnya Terselesaikan Tepuk Tangan

Setelah telat 2 bulan karena masalah pembebasan lahan, akhirnya jalur ganda atau double track kereta api (KA) di wilayah utara Jawa, dari Cirebon hingga Surabaya tersambung. Secara total panjang jalur ini mencapai 727 kilometer (km).

Pemerintah pada hari ini telah menyelesaikan jalur sepanjang 8 km yang sempat terhambat dari Kandangan ke Stasiun Pasar Turi, Surabaya. Peresmian jalur 8 km ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan perwakilan pemerintah provinsi Jawa Timur.]

Peresmian dilakukan dengan melakukan switch over jalur ganda Kandangan-Pasar Turi dengan menggunakan kereta lokal jurusan Surabaya Pasar Turi-Babat-Bojonegoro. Pelaksanaan pengoperasian ini mengalami keterlambatan dari jadwal semula yang akan dilaksanakan pada Juni 2014. Ini disebabkan adanya hambatan dalam pembebasan lahan, tepatnya untuk pengadaan akses jalan masyarakat di Jalan Demak dan Jalan Duku di Surabaya.

Pelaksanaan pengoperasian antara Kandangan-Surabaya Pasar Turi merupakan segmen terakhir untuk pembangunan jalur ganda antara Cirebon-Surabaya sepanjang 727 km.

Pada kegiatan pelaksanaan pengoperasian antara Kandangan-Surabaya Pasar Turi, Hermanto Dwiatmoko selaku Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menandatangani peresmian di 5 stasiun, yaitu Stasiun Kapas, Stasiun Baureno, Stasiun Gembong, Stasiun Sumberejo, dan Stasiun Duduk Sampeyan.

Tujuan pembangunan jalur ganda adalah meningkatkan kapasitas lintas dan mengurangi persilangan perjalanan kereta api, untuk mengurangi waktu, dapat menghemat bahan bakar minyak (BBM) dan pengurangan emisi truk kontainer serta meningkatkan keselamatan di bidang perkeretaapian. Keberadaan jalur ganda juga dapat meningkatkan frekuensi dan kapasitas sebesar 200-300%.

Sumber


[/Spoiler]

[Spoiler=
Sebelumnya diberitakan pada 08 Mei 2014
Wakil Menteri Perhunbungan : Jalur Ganda Jakarta - Surabaya Beroperasi pada Juni 2014

Gresik (ANTARA News) - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono mengatakan jalur kereta api (KA) rel ganda sepanjang 720 kilometer dari Jakarta-Pasar Turi, Surabaya, akan beroperasi secara penuh, Juni.]

"Jalur KA rel ganda Jakarta-Surabaya sudah beroperasi secara penuh, Juni. Bahkan, pada Hari Raya Idul Fitri akan ada penambahan KA lebaran Jakarta-Surabaya dengan memanfaatkan jalur KA rel ganda," katanya, di Stasiun Duduksampeyan, Gresik, Kamis.

Pada kesempatan itu, ia yang didampingi Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwi Atmoko, menandatangani prasasti peralihan jalur rel KA tunggal ke jalur KA rel ganda sepanjang 60 kilometer Babat-Kandangan.

Lebih lanjut ia menjelaskan pembangunan jalur rel KA ganda yang masih belum bisa terselesaikan yaitu Kandangan-Pasar Turi, Surabaya, sepanjang 8,7 kilometer, disebabkan masih ada proses pembebasan tanah milik warga yang dibutuhkan untuk jalur rel.

"Tapi dalam waktu dekat ini proses pembebasan tanah sudah selesai, sehingga pembangunan jalur KA rel ganda yang masih belum terselesaikan bisa dikerjakan," jelasnya.

Ia mengakui pembangunan jalur KA rel ganda Jakarta-Surabaya, tidak bisa tepat waktu sesuai target, karena adanya sejumlah hambatan teknis di lapangan.

"Sesuai target penyelesaian pembangunan jalur KA rel ganda akhir bulan lalu. Tidak bisa tercapai, sebab ada hambatan teknis di lapangan menyangkut keamanan masyarakat," tandasnya.

Sumber

[/Spoiler]
(03-09-2014, 08:22 PM)Warteg Wrote: [ -> ]Double Track Lintas Utara Bye Bye

[Spoiler=Telat 2 Bulan, Jalur Ganda KA Lintas Utara akhirnya Terselesaikan Tepuk Tangan

Setelah telat 2 bulan karena masalah pembebasan lahan, akhirnya jalur ganda atau double track kereta api (KA) di wilayah utara Jawa, dari Cirebon hingga Surabaya tersambung. Secara total panjang jalur ini mencapai 727 kilometer (km).

Pemerintah pada hari ini telah menyelesaikan jalur sepanjang 8 km yang sempat terhambat dari Kandangan ke Stasiun Pasar Turi, Surabaya. Peresmian jalur 8 km ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan perwakilan pemerintah provinsi Jawa Timur.]

Peresmian dilakukan dengan melakukan switch over jalur ganda Kandangan-Pasar Turi dengan menggunakan kereta lokal jurusan Surabaya Pasar Turi-Babat-Bojonegoro. Pelaksanaan pengoperasian ini mengalami keterlambatan dari jadwal semula yang akan dilaksanakan pada Juni 2014. Ini disebabkan adanya hambatan dalam pembebasan lahan, tepatnya untuk pengadaan akses jalan masyarakat di Jalan Demak dan Jalan Duku di Surabaya.

Pelaksanaan pengoperasian antara Kandangan-Surabaya Pasar Turi merupakan segmen terakhir untuk pembangunan jalur ganda antara Cirebon-Surabaya sepanjang 727 km.

Pada kegiatan pelaksanaan pengoperasian antara Kandangan-Surabaya Pasar Turi, Hermanto Dwiatmoko selaku Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan menandatangani peresmian di 5 stasiun, yaitu Stasiun Kapas, Stasiun Baureno, Stasiun Gembong, Stasiun Sumberejo, dan Stasiun Duduk Sampeyan.

Tujuan pembangunan jalur ganda adalah meningkatkan kapasitas lintas dan mengurangi persilangan perjalanan kereta api, untuk mengurangi waktu, dapat menghemat bahan bakar minyak (BBM) dan pengurangan emisi truk kontainer serta meningkatkan keselamatan di bidang perkeretaapian. Keberadaan jalur ganda juga dapat meningkatkan frekuensi dan kapasitas sebesar 200-300%.

Sumber


[/Spoiler]

[Spoiler=
Sebelumnya diberitakan pada 08 Mei 2014
Wakil Menteri Perhunbungan : Jalur Ganda Jakarta - Surabaya Beroperasi pada Juni 2014

Gresik (ANTARA News) - Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono mengatakan jalur kereta api (KA) rel ganda sepanjang 720 kilometer dari Jakarta-Pasar Turi, Surabaya, akan beroperasi secara penuh, Juni.]

"Jalur KA rel ganda Jakarta-Surabaya sudah beroperasi secara penuh, Juni. Bahkan, pada Hari Raya Idul Fitri akan ada penambahan KA lebaran Jakarta-Surabaya dengan memanfaatkan jalur KA rel ganda," katanya, di Stasiun Duduksampeyan, Gresik, Kamis.

Pada kesempatan itu, ia yang didampingi Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Hermanto Dwi Atmoko, menandatangani prasasti peralihan jalur rel KA tunggal ke jalur KA rel ganda sepanjang 60 kilometer Babat-Kandangan.

Lebih lanjut ia menjelaskan pembangunan jalur rel KA ganda yang masih belum bisa terselesaikan yaitu Kandangan-Pasar Turi, Surabaya, sepanjang 8,7 kilometer, disebabkan masih ada proses pembebasan tanah milik warga yang dibutuhkan untuk jalur rel.

"Tapi dalam waktu dekat ini proses pembebasan tanah sudah selesai, sehingga pembangunan jalur KA rel ganda yang masih belum terselesaikan bisa dikerjakan," jelasnya.

Ia mengakui pembangunan jalur KA rel ganda Jakarta-Surabaya, tidak bisa tepat waktu sesuai target, karena adanya sejumlah hambatan teknis di lapangan.

"Sesuai target penyelesaian pembangunan jalur KA rel ganda akhir bulan lalu. Tidak bisa tercapai, sebab ada hambatan teknis di lapangan menyangkut keamanan masyarakat," tandasnya.

Sumber

[/Spoiler]

Tambahan beritanya lagi
(03-09-2014, 08:35 PM)sego_pecel_madiun Wrote: [ -> ]Tambahan beritanya lagi

Switchover terakhir jalur ganda KA sukses digelar Kementerian Perhubungan di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Jawa Timur.

[Image: IMG_20140903_122515.jpg]

Persinyalannya menggunakan produk dari PT.LEN