18-04-2012, 09:03 AM
Oleh Ir.Hartono AS, MM
Kepala Divlat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Pusat
A. Bogie Kereta Penumpang
Jenis atau tipe bogie yang digunakan pada kereta penumpang paling banyak, mengingat diproduksi oleh berbagai pabrik dan berbagai negara dan sampai sekarang masih terdapat kereta yang berumur lebih dari 50 tahun. Setiap jenis bogie mempunyai nama yang berupa nama pabrik, nama asal negara pembuat atau seri suatu tipe bogie, namun PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan nama berdasarkan bentuk dan ciri kotak gandar (axle box) agar lebih mudah dikenal secara visual yaitu: K2, K3, K4 dan seterusnya.
1) Bogie Pennsylvania (K2)
Bogie ini sudah hampir punah, pernah digunakan pada kereta kelas 3 (K3) dan kereta bagasi (B) yang dibuat sekitar tahun 1954. Bogie ini merupakan satu-satunya jenis bogie yang menggunakan batang penghubung antara periuk gandar yang satu dengan yang lainnya. Pegas primer menggunakan pegas ulir sedangkan pegas sekunder menggunakan pegas daun, tanpa dilengkapi peredam kejut (shock absorber)
2) Bogie Cradle (K3)
Bogie ini juga sudah hampir punah, masih ada pada kereta ukur DINW-1 atau U-25301 buatan tahun 1925 yang telah mengalami modifikasi dari plain bearing menjadi roller bearing, dan sekarang berada di BY MRI. Selain itu, KA Inspeksi Divre I Sumatra Utara juga menggunakan bogie Cradle. Pegas primer dikombinasikan dengan pegas ulir, sedangkan pegas sekunder menggunan pegas daun tanpa dilengkapi peredam kejut.
3) Bogie SIG atau NT.504 (K4)
Digunakan pada kereta penumpang kelas 3 (K3) dan populasinya tinggal sedikit, yaitu pada kereta buatan tahun 1963/1964.
![[Image: sepur062qh5.jpg]](http://img89.imageshack.us/img89/4193/sepur062qh5.jpg)
Bogie K4 (oleh gearbox)
Pegas primer pada bogie ini adalah pegas ulir yang dilengkapi peredam kejut yang berfungsi juga sebagai pengarah gandar (axle guide), sedangkan pegas sekunder menggunakan pegas torsi tanpa peredam kejut.
4. Bogie NT 11 (K5)
Bogie NT 11 adalah bogie dengan populasi terbanyak di Indonesia, dan digunakan pada kereta eksekutif, bisnis dan ekonomi. Bogie ini mengunakan pegas ulir sebagai primer maupun sekunder, yang dilengkapi dengan peredam kejut arah vertikal pada pemegasan sekunder.
![[Image: 200041_1572067432397_1556859165_31125641_5597995_n.jpg]](http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/200041_1572067432397_1556859165_31125641_5597995_n.jpg)
Bogie K5 (oleh Juragan Bajaj)
Kereta-kereta yang menggunakan bogie NT 11 diproduksi oleh berbagai pabrik Yugoslavia, Hongaria, Jepang, PT. INKA (Indonesia). Selama ini dinilai bahwa bogie NT 11 merupakan jenis bogie yang paling sesuai dengan kondisi jalan rel di Indonesia.
![[Image: tb-398-bogie.jpg]](http://www.inka.web.id/wp-content/gallery/bogie/tb-398-bogie.jpg)
Bogie TB 398 (K5) (oleh Situs Resmi PT. INKA)
Kereta-kereta baru dari PT INKA seperti Gajayana, Harina, Argo Gede, dan kereta kelas 3 mengggunakan bogie K5 yang sepenuhnya dirancang dan dibat PT INKA yaitu TB 398 ( Triler Bogie desain K3 tahun 1998).
5. Bogie Ferrostahl (K6)
Bogie Ferrostahl digunakan pada kereta kelas 3 dan kereta makan kelas 3 (KM 3) dengan populasi tinggal sedikit, dibuat pada 1965/1966 di Jerman.
![[Image: 197388_1572080152715_1556859165_31125708_3315454_n.jpg]](http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/197388_1572080152715_1556859165_31125708_3315454_n.jpg)
Bogie K6 (oleh Juragan Bajaj)
![[Image: 199071_1572106873383_1556859165_31125795_144804_n.jpg]](http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/199071_1572106873383_1556859165_31125795_144804_n.jpg)
Bogie K6 (oleh Juragan Bajaj)
Pegas primer pada bogie ini menggunakan pegas ulir dan pegas sekunder adalah pegas daun tanpa dilengkapi peredam kejut.
6. Bogie Gorlitz (K7)
Bogie Gorlitz digunakan pada kereta eksekutif, bisnis, maupun ekonomi dengan populasinya yang tidak begitu banyak. Pegas primer aupun sekunder menggunakan pegas ulir dan dilengkapi dengan peredam kejut arah vertikal dan lateral. Bogie Gorlitz merupakan bogie yang tidak mengunakan pelat gesek sebagai pengarah periuk gandar.
![[Image: 4226792443_3696411c2c.jpg]](http://farm5.static.flickr.com/4059/4226792443_3696411c2c.jpg)
Bogie K7 (oleh antimon40)
Kepala Divlat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Pusat
A. Bogie Kereta Penumpang
Jenis atau tipe bogie yang digunakan pada kereta penumpang paling banyak, mengingat diproduksi oleh berbagai pabrik dan berbagai negara dan sampai sekarang masih terdapat kereta yang berumur lebih dari 50 tahun. Setiap jenis bogie mempunyai nama yang berupa nama pabrik, nama asal negara pembuat atau seri suatu tipe bogie, namun PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan nama berdasarkan bentuk dan ciri kotak gandar (axle box) agar lebih mudah dikenal secara visual yaitu: K2, K3, K4 dan seterusnya.
1) Bogie Pennsylvania (K2)
Bogie ini sudah hampir punah, pernah digunakan pada kereta kelas 3 (K3) dan kereta bagasi (B) yang dibuat sekitar tahun 1954. Bogie ini merupakan satu-satunya jenis bogie yang menggunakan batang penghubung antara periuk gandar yang satu dengan yang lainnya. Pegas primer menggunakan pegas ulir sedangkan pegas sekunder menggunakan pegas daun, tanpa dilengkapi peredam kejut (shock absorber)
2) Bogie Cradle (K3)
Bogie ini juga sudah hampir punah, masih ada pada kereta ukur DINW-1 atau U-25301 buatan tahun 1925 yang telah mengalami modifikasi dari plain bearing menjadi roller bearing, dan sekarang berada di BY MRI. Selain itu, KA Inspeksi Divre I Sumatra Utara juga menggunakan bogie Cradle. Pegas primer dikombinasikan dengan pegas ulir, sedangkan pegas sekunder menggunan pegas daun tanpa dilengkapi peredam kejut.
3) Bogie SIG atau NT.504 (K4)
Digunakan pada kereta penumpang kelas 3 (K3) dan populasinya tinggal sedikit, yaitu pada kereta buatan tahun 1963/1964.
![[Image: sepur062qh5.jpg]](http://img89.imageshack.us/img89/4193/sepur062qh5.jpg)
Bogie K4 (oleh gearbox)
Pegas primer pada bogie ini adalah pegas ulir yang dilengkapi peredam kejut yang berfungsi juga sebagai pengarah gandar (axle guide), sedangkan pegas sekunder menggunakan pegas torsi tanpa peredam kejut.
4. Bogie NT 11 (K5)
Bogie NT 11 adalah bogie dengan populasi terbanyak di Indonesia, dan digunakan pada kereta eksekutif, bisnis dan ekonomi. Bogie ini mengunakan pegas ulir sebagai primer maupun sekunder, yang dilengkapi dengan peredam kejut arah vertikal pada pemegasan sekunder.
![[Image: 200041_1572067432397_1556859165_31125641_5597995_n.jpg]](http://a4.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/200041_1572067432397_1556859165_31125641_5597995_n.jpg)
Bogie K5 (oleh Juragan Bajaj)
Kereta-kereta yang menggunakan bogie NT 11 diproduksi oleh berbagai pabrik Yugoslavia, Hongaria, Jepang, PT. INKA (Indonesia). Selama ini dinilai bahwa bogie NT 11 merupakan jenis bogie yang paling sesuai dengan kondisi jalan rel di Indonesia.
![[Image: tb-398-bogie.jpg]](http://www.inka.web.id/wp-content/gallery/bogie/tb-398-bogie.jpg)
Bogie TB 398 (K5) (oleh Situs Resmi PT. INKA)
Kereta-kereta baru dari PT INKA seperti Gajayana, Harina, Argo Gede, dan kereta kelas 3 mengggunakan bogie K5 yang sepenuhnya dirancang dan dibat PT INKA yaitu TB 398 ( Triler Bogie desain K3 tahun 1998).
5. Bogie Ferrostahl (K6)
Bogie Ferrostahl digunakan pada kereta kelas 3 dan kereta makan kelas 3 (KM 3) dengan populasi tinggal sedikit, dibuat pada 1965/1966 di Jerman.
![[Image: 197388_1572080152715_1556859165_31125708_3315454_n.jpg]](http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/197388_1572080152715_1556859165_31125708_3315454_n.jpg)
Bogie K6 (oleh Juragan Bajaj)
![[Image: 199071_1572106873383_1556859165_31125795_144804_n.jpg]](http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/199071_1572106873383_1556859165_31125795_144804_n.jpg)
Bogie K6 (oleh Juragan Bajaj)
Pegas primer pada bogie ini menggunakan pegas ulir dan pegas sekunder adalah pegas daun tanpa dilengkapi peredam kejut.
6. Bogie Gorlitz (K7)
Bogie Gorlitz digunakan pada kereta eksekutif, bisnis, maupun ekonomi dengan populasinya yang tidak begitu banyak. Pegas primer aupun sekunder menggunakan pegas ulir dan dilengkapi dengan peredam kejut arah vertikal dan lateral. Bogie Gorlitz merupakan bogie yang tidak mengunakan pelat gesek sebagai pengarah periuk gandar.
![[Image: 4226792443_3696411c2c.jpg]](http://farm5.static.flickr.com/4059/4226792443_3696411c2c.jpg)
Bogie K7 (oleh antimon40)
Artikel ini diadaptasi dari Majalah KA Edisi 22 (halaman 40-41) dengan sedikit perubahan
![[Image: ok.gif]](http://i326.photobucket.com/albums/k404/mugiwara_pirates/Pussy%20emot/ok.gif)
![[Image: nt-60-bogie.jpg]](http://www.inka.web.id/wp-content/gallery/bogie/nt-60-bogie.jpg)
![[Image: bosterless.jpg]](http://www.inka.web.id/wp-content/gallery/bogie/bosterless.jpg)

![[Image: bored.gif]](http://i326.photobucket.com/albums/k404/mugiwara_pirates/Pussy%20emot/bored.gif)

![[Image: narcissist.gif]](http://i326.photobucket.com/albums/k404/mugiwara_pirates/Pussy%20emot/narcissist.gif)