Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Soalan Bogie Beserta Fotonya
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36
Oleh Ir.Hartono AS, MM
Kepala Divlat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Pusat

A. Bogie Kereta Penumpang
Jenis atau tipe bogie yang digunakan pada kereta penumpang paling banyak, mengingat diproduksi oleh berbagai pabrik dan berbagai negara dan sampai sekarang masih terdapat kereta yang berumur lebih dari 50 tahun. Setiap jenis bogie mempunyai nama yang berupa nama pabrik, nama asal negara pembuat atau seri suatu tipe bogie, namun PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan nama berdasarkan bentuk dan ciri kotak gandar (axle box) agar lebih mudah dikenal secara visual yaitu: K2, K3, K4 dan seterusnya.


1) Bogie Pennsylvania (K2)
Bogie ini sudah hampir punah, pernah digunakan pada kereta kelas 3 (K3) dan kereta bagasi (B) yang dibuat sekitar tahun 1954. Bogie ini merupakan satu-satunya jenis bogie yang menggunakan batang penghubung antara periuk gandar yang satu dengan yang lainnya. Pegas primer menggunakan pegas ulir sedangkan pegas sekunder menggunakan pegas daun, tanpa dilengkapi peredam kejut (shock absorber)


2) Bogie Cradle (K3)
Bogie ini juga sudah hampir punah, masih ada pada kereta ukur DINW-1 atau U-25301 buatan tahun 1925 yang telah mengalami modifikasi dari plain bearing menjadi roller bearing, dan sekarang berada di BY MRI. Selain itu, KA Inspeksi Divre I Sumatra Utara juga menggunakan bogie Cradle. Pegas primer dikombinasikan dengan pegas ulir, sedangkan pegas sekunder menggunan pegas daun tanpa dilengkapi peredam kejut.


3) Bogie SIG atau NT.504 (K4)
Digunakan pada kereta penumpang kelas 3 (K3) dan populasinya tinggal sedikit, yaitu pada kereta buatan tahun 1963/1964.
[Image: sepur062qh5.jpg]
Bogie K4 (oleh gearbox)

Pegas primer pada bogie ini adalah pegas ulir yang dilengkapi peredam kejut yang berfungsi juga sebagai pengarah gandar (axle guide), sedangkan pegas sekunder menggunakan pegas torsi tanpa peredam kejut.


4. Bogie NT 11 (K5)
Bogie NT 11 adalah bogie dengan populasi terbanyak di Indonesia, dan digunakan pada kereta eksekutif, bisnis dan ekonomi. Bogie ini mengunakan pegas ulir sebagai primer maupun sekunder, yang dilengkapi dengan peredam kejut arah vertikal pada pemegasan sekunder.
[Image: 200041_1572067432397_1556859165_31125641_5597995_n.jpg]
Bogie K5 (oleh Juragan Bajaj)
Kereta-kereta yang menggunakan bogie NT 11 diproduksi oleh berbagai pabrik Yugoslavia, Hongaria, Jepang, PT. INKA (Indonesia). Selama ini dinilai bahwa bogie NT 11 merupakan jenis bogie yang paling sesuai dengan kondisi jalan rel di Indonesia.
[Image: tb-398-bogie.jpg]
Bogie TB 398 (K5) (oleh Situs Resmi PT. INKA)
Kereta-kereta baru dari PT INKA seperti Gajayana, Harina, Argo Gede, dan kereta kelas 3 mengggunakan bogie K5 yang sepenuhnya dirancang dan dibat PT INKA yaitu TB 398 ( Triler Bogie desain K3 tahun 1998).


5. Bogie Ferrostahl (K6)
Bogie Ferrostahl digunakan pada kereta kelas 3 dan kereta makan kelas 3 (KM 3) dengan populasi tinggal sedikit, dibuat pada 1965/1966 di Jerman.
[Image: 197388_1572080152715_1556859165_31125708_3315454_n.jpg]
Bogie K6 (oleh Juragan Bajaj)

[Image: 199071_1572106873383_1556859165_31125795_144804_n.jpg]
Bogie K6 (oleh Juragan Bajaj)
Pegas primer pada bogie ini menggunakan pegas ulir dan pegas sekunder adalah pegas daun tanpa dilengkapi peredam kejut.


6. Bogie Gorlitz (K7)
Bogie Gorlitz digunakan pada kereta eksekutif, bisnis, maupun ekonomi dengan populasinya yang tidak begitu banyak. Pegas primer aupun sekunder menggunakan pegas ulir dan dilengkapi dengan peredam kejut arah vertikal dan lateral. Bogie Gorlitz merupakan bogie yang tidak mengunakan pelat gesek sebagai pengarah periuk gandar.
[Image: 4226792443_3696411c2c.jpg]
Bogie K7 (oleh antimon40)

Artikel ini diadaptasi dari Majalah KA Edisi 22 (halaman 40-41) dengan sedikit perubahan
(18-04-2012, 09:03 AM)ajuy Wrote: [ -> ][spoiler]
Oleh Ir.Hartono AS, MM
Kepala Divlat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Pusat

A. Bogie Kereta Penumpang
Jenis atau tipe bogie yang digunakan pada kereta penumpang paling banyak, mengingat diproduksi oleh berbagai pabrik dan berbagai negara dan sampai sekarang masih terdapat kereta yang berumur lebih dari 50 tahun. Setiap jenis bogie mempunyai nama yang berupa nama pabrik, nama asal negara pembuat atau seri suatu tipe bogie, namun PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan nama berdasarkan bentuk dan ciri kotak gandar (axle box) agar lebih mudah dikenal secara visual yaitu: K2, K3, K4 dan seterusnya.


1) Bogie Pennsylvania (K2)
Bogie ini sudah hampir punah, pernah digunakan pada kereta kelas 3 (K3) dan kereta bagasi (B) yang dibuat sekitar tahun 1954. Bogie ini merupakan satu-satunya jenis bogie yang menggunakan batang penghubung antara periuk gandar yang satu dengan yang lainnya. Pegas primer menggunakan pegas ulir sedangkan pegas sekunder menggunakan pegas daun, tanpa dilengkapi peredam kejut (shock absorber)


2) Bogie Cradle (K3)
Bogie ini juga sudah hampir punah, masih ada pada kereta ukur DINW-1 atau U-25301 buatan tahun 1925 yang telah mengalami modifikasi dari plain bearing menjadi roller bearing, dan sekarang berada di BY MRI. Selain itu, KA Inspeksi Divre I Sumatra Utara juga menggunakan bogie Cradle. Pegas primer dikombinasikan dengan pegas ulir, sedangkan pegas sekunder menggunan pegas daun tanpa dilengkapi peredam kejut.


3) Bogie SIG atau NT.504 (K4)
Digunakan pada kereta penumpang kelas 3 (K3) dan populasinya tinggal sedikit, yaitu pada kereta buatan tahun 1963/1964.

Bogie K4 (oleh gearbox)

Pegas primer pada bogie ini adalah pegas ulir yang dilengkapi peredam kejut yang berfungsi juga sebagai pengarah gandar (axle guide), sedangkan pegas sekunder menggunakan pegas torsi tanpa peredam kejut.


4. Bogie NT 11 (K5)
Bogie NT 11 adalah bogie dengan populasi terbanyak di Indonesia, dan digunakan pada kereta eksekutif, bisnis dan ekonomi. Bogie ini mengunakan pegas ulir sebagai primer maupun sekunder, yang dilengkapi dengan peredam kejut arah vertikal pada pemegasan sekunder.
[Image: 200041_1572067432397_1556859165_31125641_5597995_n.jpg]
Bogie K5 (oleh Juragan Bajaj)
Kereta-kereta yang menggunakan bogie NT 11 diproduksi oleh berbagai pabrik Yugoslavia, Hongaria, Jepang, PT. INKA (Indonesia). Selama ini dinilai bahwa bogie NT 11 merupakan jenis bogie yang paling sesuai dengan kondisi jalan rel di Indonesia.
[Image: tb-398-bogie.jpg]
Bogie TB 398 (K5) (oleh Situs Resmi PT. INKA)
Kereta-kereta baru dari PT INKA seperti Gajayana, Harina, Argo Gede, dan kereta kelas 3 mengggunakan bogie K5 yang sepenuhnya dirancang dan dibat PT INKA yaitu TB 398 ( Triler Bogie desain K3 tahun 1998).


5. Bogie Ferrostahl (K6)
Bogie Ferrostahl digunakan pada kereta kelas 3 dan kereta makan kelas 3 (KM 3) dengan populasi tinggal sedikit, dibuat pada 1965/1966 di Jerman.
[Image: 197388_1572080152715_1556859165_31125708_3315454_n.jpg]
Bogie K6 (oleh Juragan Bajaj)

[Image: 199071_1572106873383_1556859165_31125795_144804_n.jpg]
Bogie K6 (oleh Juragan Bajaj)
Pegas primer pada bogie ini menggunakan pegas ulir dan pegas sekunder adalah pegas daun tanpa dilengkapi peredam kejut.


6. Bogie Gorlitz (K7)
Bogie Gorlitz digunakan pada kereta eksekutif, bisnis, maupun ekonomi dengan populasinya yang tidak begitu banyak. Pegas primer aupun sekunder menggunakan pegas ulir dan dilengkapi dengan peredam kejut arah vertikal dan lateral. Bogie Gorlitz merupakan bogie yang tidak mengunakan pelat gesek sebagai pengarah periuk gandar.
[Image: 4226792443_3696411c2c.jpg]
Bogie K7 (oleh antimon40)

Artikel ini diadaptasi dari Majalah KA Edisi 22 (halaman 40-41) dengan sedikit perubahan
[/spoiler]
Mantap infonya, K8 sama K9 juga dong...
[Image: ok.gif]
K1 (KRL) gak termsuk yah? klo perlu sekalian bogie gerbong barang
lanjutan

7. Bogie NT 60 (K8)
Bogie NT 60 adalah bogie generasi baru yang dibuat PT INKA untuk kereta kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi. Pegas primer menggunakan pegas karet (connical rubber bonded) dan pegas sekunder menggunakan pegas ulir yang dilengkapi peredam kejut. Bogie NT 60 merupakan bogie pertama, tanpa menggunakan pelat gesek pada pengarah gandar maupun batang ayun.
[Image: nt-60-bogie.jpg]
Bogie K8 (oleh Situs Resmi PT. INKA)


8. Bogie Bolsterless (K9)
Bogie Bolsterless adalah bogie generasi terbaru pada kereta penumpang yang dibuat pada tahun 1997 untuk kelas eksekutif Kereta pada KA Argo Bromo Anggrek, Argo Muria, dan Argo Sindoro. Pada bogie ini digunakan pegas karet konus sebagai primer dan pegas udara (Air Spring) sebagai pegas sekunder dilengkap dengan peredam kejut dan anti roll device.
[Image: bosterless.jpg]
Bogie Bolsterless (K9) (oleh Situs Resmi PT. INKA)
bogie K8 itu katanya mirip kayak suspensi udara ya?Bingung
ada yg bilang bogie itu termasuk empuk dan serasa naik perahu kalo naik kereta dengan bogie K8...
(03-08-2012, 05:08 PM)juanhalim Wrote: [ -> ]bogie K8 itu katanya mirip kayak suspensi udara ya?Bingung
ada yg bilang bogie itu termasuk empuk dan serasa naik perahu kalo naik kereta dengan bogie K8...

Boogie K9 itu mah... kan emang suspensi udara~ [Image: bored.gif]
owalah gitu ya? harap maklum, masih railfans baru... Big Grin
(04-08-2012, 02:14 PM)juanhalim Wrote: [ -> ]owalah gitu ya? harap maklum, masih railfans baru... Big Grin

Kalau mau cobain K9 silakan naek Anggrek... boogie ternyaman di tanah air~ [Image: narcissist.gif]
(05-08-2012, 05:10 AM)phepe_ph Wrote: [ -> ]
(04-08-2012, 02:14 PM)juanhalim Wrote: [ -> ]owalah gitu ya? harap maklum, masih railfans baru... Big Grin

Kalau mau cobain K9 silakan naek Anggrek... boogie ternyaman di tanah air~ [Image: narcissist.gif]

Yap, boogie kereta paling nyaman se Indonesia ada disitu. Tapi awas, harga tiketnya tidak nyaman...
kalo per daun itu nyaman gak ?
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36