SatBrimob ikut amankan jalur kereta
Oleh Dasa Saputra
HARIAN JOGJA
WATES: Guna menjaga jalur arus mudik, Satuan Brigade Mobil (SatBrimob) ikut mengamankan jalur kereta.
Pengamanan dilakukan bersama petugas Juru Penilik Jalan (JPJ) dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dengan melakukan penyusuran rel dari Prambanan hingga perbatasan Purworejo, Jawa Tengah (sekitar 60 kilometer (km).
“Dengan jumlah KA yang melintas cukup banyak saat musim mudik, upaya-upaya pencegahan untuk menghindari hal-hal yang dapat mengganggu arus mudik harus dioptimalkan, salah satunya dengan melakukan penyisiran rel seperti ini,†kata salah satu petugas dari Brimob, Briptu Ari Wibowo, Kamis (9/9).
Tujuan dari penyusuran rel ini untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kereta yang diakibatkan oleh hilangnya baut-baut penambat rel. selain itu juga untuk menjaga dari upaya sabotase KA.
Ari mengatakan, di Kulonprogo ada tiga pos (stasiun) yaitu Sentolo, Wates dan Kedundang. Dalam setiap penyisiran, ada sekitar tiga petugas yang dikerahkan untuk membantu penyisiran.
“Total empat orang yang melakukan penyisiran, tiga dari Brimob, satu orang dari petugas PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Jarak yang ditempuh antar pos sekitar 7 kilometer (km),†ujarnya.
Menurut Ari, total personel yang dikerahkan dari SatBrimob Polda Di. Yogyakarta (DIY) sebanyak 40 personel. “19 diantaranya dari Markas Brimbo Kompi B, Sentolo,†tuturnya.
Penyusuran rel KA telah dilakukan sejak 4 September dan rencananya berlangsung hingga 17 September.
Sementara petugas JPJ PT. Kereta Api Indonesia (Persero), Suradal mengatakan, dengan adanya personel dari SatBrimob sangat membantu tugas yang selama ini dilakukannya.
Menurut Suradal, dalam penyisiran masih saja ditemui baut rel yang hilang, entah karena lepas atau dicuri. “Malam kemarin setidaknya kami menemukan 5 batu penambat rel yang hilang,†paparnya.
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Penumpang tidak terangkut
Oleh Dasa Saputra
HARIAN JOGJA
WATES: Akibat melonjaknya jumlah penumpang kereta api (KA) komuter (lokal), banyak para penumpang yang tidak terangkut.
“Mereka ini penumpang yang hendak naik KA Prameks dari Kutoarjo menuju Jogja ataupun Solo, namun karena KA Prameks yang tadi masuk stasiun sudah padat, makanya penumang kami himbau untuk naik KA berikutnya,†kata Parjiyanto, Selasa (14/9).
Para penumpang yang tidak terangkut ini kemudian dihimbau untuk naik KA berikutnya ataupun KA jarak jauh dengan kelas dan tujuan yang sama. Untuk penumpang tujuan Jogja diikutkan pada KA Progo, sementara untuk penumpang tujuan Solo diikutkan KA Bengawan ekstra Lebaran.
“Karena KA Progo hanya ada empat pemberangkatan, pagi sore masing-masing dua kali, kalau mereka harus menunggu KA Prameks selanjutnya, mereka harus nunggu hingga sore hari,†ujarnya.
Menurut Kepala stasiun Wates, Parjiyanto, peningkatan penumpang KA komuter mencapai 150 persen. “Di hari biasa penumpang KA lokal rata-rata 350 penumpang, namun pada libur Lebaran kali ini dapat mencapai 800-850 penumpang,†tuturnya.
Parjiyanto menuturkan, peningkatan jumlah penumpang KA lokal mulai terasa sejak H+1 Lebaran, peningkatan penumpang KA lokal didominasi oleh para penumpang yang hendak berlibur di Jogja maupun Solo, selain ada juga penumpang yang memang hendak mengunjungi sanak keluarganya.
“Banyak dari mereka yang ingin mengunjungi Malioboro ataupun Pasar Klewer, karena sebagian ada yang masih libur,†paparnya.
Sementara salah seorang penumpang Ngatirah, yang hendak pergi ke Solo ini mengatakan KA Prameks sudah penuh sejak stasiun Kutoarjo sehingga dirinya lebih memilih KA berikutnya yang menuju Solo.
“Tadi saya mau naik KA Prameks, tapi baru mau masuk KA saja sudah susah, akhirnya saya memilih untuk naik Bengawan saja,†ujarnya.
Terpisah, Kepala Daerah Operasi (Daop) VI, Noor Hamidi mengatakan, jumlah penumpang KA lokal dari tahun –ke tahun memang terus meningkat, untuk menanggulangi hal tersebut pihaknya akan melakukan evaluasi dan berencana akan menambah jumlah KA yang melayani jalur Solo-Kutoarjo ini.
“Pada tahun 2011 kami berencana untuk menambah dua set rangkaian KA Pramkes, sehingga akan mencukupi kebutuhan transportasi masyarakat,â€Â