12-06-2009, 05:35 PM
12-06-2009, 05:43 PM
kalo rheostatik... kita beli baru 

12-06-2009, 05:50 PM
Ooo...kenapa lebih keren'an yang "tuwa" yah ketimbang rheostatic ? setau saya (ralat kalo salah) si rheo yg ada disini mulai tahun 1977 (pas sayah baru lahir neh). Trus aslinya si rheo mulai tahun brp di luncurin di jepang sendiri ? sorrie agak penyimpangan sedikit dari trit
12-06-2009, 05:55 PM
Soal itu, silakan dilanjut di sini 
http://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=50
Kembali ke topik![[Image: semboyan35.png]](http://www.kaorinusantara.web.id/forum/images/smilies/semboyan35.png)
Sebagian dispay KRL Tokyo Metro 7000 ada yang dua-bahasa, ada yang hanya bisa menampilkan kanji saja. Bedanya, yang ini sudah full elektronik.
http://hakki-sasurai.up.seesaa.net/image/CIMG9019.JPG
http://www.geocities.jp/tokaiserena/DSCN6189.JPG
(bandwidth killer)

http://www.semboyan35.com/showthread.php?tid=50
Kembali ke topik
![[Image: semboyan35.png]](http://www.kaorinusantara.web.id/forum/images/smilies/semboyan35.png)
Sebagian dispay KRL Tokyo Metro 7000 ada yang dua-bahasa, ada yang hanya bisa menampilkan kanji saja. Bedanya, yang ini sudah full elektronik.
http://hakki-sasurai.up.seesaa.net/image/CIMG9019.JPG
http://www.geocities.jp/tokaiserena/DSCN6189.JPG
(bandwidth killer)
12-06-2009, 06:02 PM
Rheo yang disini gak ada di belahan dunia lain, cuma di Indonesia.
Diluncurkan disini doang, tahun 1976.
sebenernya rheo kalo dijaga dengan baik bisa bagus kayak Tokyu 8500, tapi sayangnya, gak dirawat dengan
baik...
1974 mah gak ketuaan, apalagi pernah retrofit.
wong Tokyu 8000 aja yang tahun 1970 masih gress, disini dipake, di Nippon juga masih dipake.
JR 103 yang disini juga buatan tahun 1960an...
om Shin, punya refrensi lagi gak tentang ni KRL Tokyo Metro 7000?
di share yuk di marih...
Diluncurkan disini doang, tahun 1976.
sebenernya rheo kalo dijaga dengan baik bisa bagus kayak Tokyu 8500, tapi sayangnya, gak dirawat dengan
baik...
1974 mah gak ketuaan, apalagi pernah retrofit.
wong Tokyu 8000 aja yang tahun 1970 masih gress, disini dipake, di Nippon juga masih dipake.
JR 103 yang disini juga buatan tahun 1960an...
om Shin, punya refrensi lagi gak tentang ni KRL Tokyo Metro 7000?
di share yuk di marih...
12-06-2009, 06:34 PM
Walah saya dipanggil om-om.. tapi gak papa 
Tokyo Metro 7000 setelah melalui retrofit, umumnya sudah beralih teknologi menjadi VVVF-IGBT (kabar buruk bagi line Serpong) Konfigurasinya 6M4T atau 6M2T ketika nanti masuk Indonesia.
Saya lihat foto interiornya... cukup stylish dan sedikit lebih baik ketimbang 8000 series.
Dan, beberapa rangkaian (sebelum buatan 1979) merupakan rangkaian dengan AC tambahan... buatan 1979 ke atas sudah menggunakan AC.
Beberapa gerbong yang mengalami retrofit B juga sudah dipasangi LED layaknya KRLI di atas pintu bagian dalam. Mudah-mudahan Indonesia bisa dapat yang ini.
Satu hal, berapa biaya yang dikeluarkan KCJ untuk membeli KRL ini per setnya (harga per setnya), apakah 8 juta yen seperti tokyu 8000/8500?

Tokyo Metro 7000 setelah melalui retrofit, umumnya sudah beralih teknologi menjadi VVVF-IGBT (kabar buruk bagi line Serpong) Konfigurasinya 6M4T atau 6M2T ketika nanti masuk Indonesia.
Saya lihat foto interiornya... cukup stylish dan sedikit lebih baik ketimbang 8000 series.
Dan, beberapa rangkaian (sebelum buatan 1979) merupakan rangkaian dengan AC tambahan... buatan 1979 ke atas sudah menggunakan AC.
Beberapa gerbong yang mengalami retrofit B juga sudah dipasangi LED layaknya KRLI di atas pintu bagian dalam. Mudah-mudahan Indonesia bisa dapat yang ini.
Satu hal, berapa biaya yang dikeluarkan KCJ untuk membeli KRL ini per setnya (harga per setnya), apakah 8 juta yen seperti tokyu 8000/8500?
12-06-2009, 08:14 PM
Alhamdulillah kalau bener jadi diimport Tokyo Metro 7000 nya
ane sih ga masalahin bentuk mukanya yang mancung.. hhe (piss ndi
)
yang penting jeroannya masih bagus atau gak udah ngalamin peremajaan ato bahasa kerennya kalo gak salah midlife overhaul, tapi pernah denger itu di lok doang sih. hhe
salut buat KCJ, target pencapaian KRL AC sudah makin mepet. semoga sukses
ane sih ga masalahin bentuk mukanya yang mancung.. hhe (piss ndi
)yang penting jeroannya masih bagus atau gak udah ngalamin peremajaan ato bahasa kerennya kalo gak salah midlife overhaul, tapi pernah denger itu di lok doang sih. hhe
salut buat KCJ, target pencapaian KRL AC sudah makin mepet. semoga sukses

12-06-2009, 09:35 PM
iya, gak bisa masuk serpong...
kalo chopper mungkin masih bisa dipaksa (5000 contohnya, punya SIV Chopper).
harganya berkisar antara Rp.950 jt sampe Rp.1,1 M per unit.
kalo chopper mungkin masih bisa dipaksa (5000 contohnya, punya SIV Chopper).
harganya berkisar antara Rp.950 jt sampe Rp.1,1 M per unit.
14-06-2009, 05:47 AM
(12-06-2009, 09:35 PM)Faris GM-MarKA Wrote: [ -> ]iya, gak bisa masuk serpong...
kalo chopper mungkin masih bisa dipaksa (5000 contohnya, punya SIV Chopper).
harganya berkisar antara Rp.950 jt sampe Rp.1,1 M per unit.
kenapa gak bisa masuk serpong?

waktu itu ada holec masuk serpong...
ini ada tech details tokyo metro 7000 dari wikipedia:
* Control system of original: Chopper
* Traction motor output: 150 kW (chopper control), 160 kW (6M4T IGBT-VVVF control), 165 kW (5M5T IGBT-VVVF control)
* Gear ratio: 6.53 (98:15)
* Headlights: Sealed beam
* Destination indicators: 3-colour LED
o Once used direction curtain.
* Passenger information displays: 3-colour LED
o Sets 7133 and 7134: 8 per car (since they built)
o Many of 7101 to 7120: 4 per car (modified)
o Some of 7101 to 7120 and 7121 to 7132: not fitted
* Seating arrangement (intermediate cars): 3-7-7-7-3
o Seats are all longitudinal bench seats.
* Driver's cab: Two handles (no deadman system)
o Each side has 4 doors
NO DEADMAN SYSTEM??

14-06-2009, 08:15 AM
nilai seninya masih ada di seri 7000, model cab depannya mirip sama Toyota Hiace thn 80'an....

