maksudnya bung Galuh itu, 4 set (40 unit) KRL yang buatan INKA-Bombardier,,,
TM 6000 masuk kemungkinan 2011-2012,,,
sementara Tokyu 9000-JR East 209-Tobu 10000 baru sebatas wacana dan ide saja, belum ada kepastian yang dilansir KCJ mengenai itu.
(09-03-2010, 05:12 PM)Faris GM-MarKA Wrote: [ -> ]maksudnya bung Galuh itu, 4 set (40 unit) KRL yang buatan INKA-Bombardier,,,
TM 6000 masuk kemungkinan 2011-2012,,,
sementara Tokyu 9000-JR East 209-Tobu 10000 baru sebatas wacana dan ide saja, belum ada kepastian yang dilansir KCJ mengenai itu.
Holec kah atau bukan ? yg di bold ada pic na ga ?
(10-03-2010, 06:43 AM)bonbon Wrote: [ -> ] (09-03-2010, 05:12 PM)Faris GM-MarKA Wrote: [ -> ]maksudnya bung Galuh itu, 4 set (40 unit) KRL yang buatan INKA-Bombardier,,,
TM 6000 masuk kemungkinan 2011-2012,,,
sementara Tokyu 9000-JR East 209-Tobu 10000 baru sebatas wacana dan ide saja, belum ada kepastian yang dilansir KCJ mengenai itu.
Holec kah atau bukan ? yg di bold ada pic na ga ?
Yang itu masih sebatas rencana dan desain, belum mulai dirakit. Rencananya bodi Holec yang masih tersisa akan direkondisi untuk membuat KRL baru.
Semoga TM 7117F tiba dengan selamat di TPK tanpa gangguan...
Rekondisinya Holec dgn tetap menggunakan engine dari Bombardier sendiri yg telah di modifkasi/penyesuaian LAA disini atau Cangkok mesin dari KRL Eks Jepang ?
(10-03-2010, 08:26 AM)bonbon Wrote: [ -> ]Rekondisinya Holec dgn tetap menggunakan engine dari Bombardier sendiri yg telah di modifkasi/penyesuaian LAA disini atau Cangkok mesin dari KRL Eks Jepang ?
Tentu saja menggunakan engine/motor traksi dari Bombardier Jerman, karena mesin cangkokan dari KRL eks Jepang yang tidak terpakai atau tidak siap operasi (TSGO) masih belum tersedia hingga saat ini dan perlu disesuaikan dengan ukuran rangkaian yang akan dirakit terlebih dulu.
(09-03-2010, 05:12 PM)Faris GM-MarKA Wrote: [ -> ]maksudnya bung Galuh itu, 4 set (40 unit) KRL yang buatan INKA-Bombardier,,,
TM 6000 masuk kemungkinan 2011-2012,,,
sementara Tokyu 9000-JR East 209-Tobu 10000 baru sebatas wacana dan ide saja, belum ada kepastian yang dilansir KCJ mengenai itu.
1 rangkaian 10 gerbong jadi yang buatan Inka bombardier??
(10-03-2010, 04:06 PM)titotea Wrote: [ -> ] (09-03-2010, 05:12 PM)Faris GM-MarKA Wrote: [ -> ]maksudnya bung Galuh itu, 4 set (40 unit) KRL yang buatan INKA-Bombardier,,,
TM 6000 masuk kemungkinan 2011-2012,,,
sementara Tokyu 9000-JR East 209-Tobu 10000 baru sebatas wacana dan ide saja, belum ada kepastian yang dilansir KCJ mengenai itu.
1 rangkaian 10 gerbong jadi yang buatan Inka bombardier??
Bukan, yang 1 rangkaian 10 gerbong itu KRL eks Jepang yang diimpor, kalau rangkaian buatan INKA-Bombardier sepertinya akan menggunakan 8 kereta karena 10 kereta terlalu panjang bagi lintas Jabotabek, selain daya yang dibutuhkan lebih besar (ingat percobaan TM 5000 dan TR 1000 yang dulu pernah dioperasikan 10 gerbong) juga peron di lintas Jabotabek rata-rata hanya dapat menampung 8 gerbong.
CMIIW.
2 hari yang lalu saya sempet ngobrol2 di sta Bogor denagn EVP sarana PT KCJ ...
ketika dimintai keterangan mengenai kedatangan KRL tahun ini , beliau menjelaskan selain dari Jepang juga akan datang KRL hibah dari pemerintah , yang terdengar kabar sampai ke meja EVP sarana bahwa KRL INKA - BOMBARDIER sudah mulai di rakit di INKA .. dan akhir tahun direncanakan diluncurkan ....
kita berdo'a saja ......
Kabar dari RF Jepang yang sudah inspeksi:
Rangkaian 7117F masih berada di dipo Shin-Kiba untuk pengecekan akhir sebelum dikapalkan, jadi keberangkatan rangkaian pertama TM 7000 tsb ditunda untuk sementara.
Kemungkinan 7117F akan tiba sekitar akhir Maret/awal April.
Kata orang INKA, KRL buatan INKA rencananya selesai bulan November.., bareng sama Railbus buat Solo dan Padang...,