(13-11-2013, 07:25 PM)triez_RF Cirebon Wrote: [ -> ]secara teori sih emang bisa bung, tapi pada kenyataan dan prakteknya gak bisa.
ane tadi udah coba pesen di web-nya pt sepur, dan ternyata gak bisa.
saran sih, mendingan di alfa deh. cash cuma 6 rebu ajah.
lebih irit 1500 gan 
Bener kang belum bisa, kalau enggak datang langsung ke paledang beberapa hari sebelum hari H.
KA 7119 baru masuk BTT sekitar pukul 18.40 WIB, dan KA 7120 baru kembali berangkat BTT sekitar pukul 19.40 WIB. ada apa ini???

(13-11-2013, 07:43 PM)Alwi Semboyan 35 Munawar Wrote: [ -> ]KA 7119 baru masuk BTT sekitar pukul 18.40 WIB, dan KA 7120 baru kembali berangkat BTT sekitar pukul 19.40 WIB. ada apa ini???
itu katanya imbas dri wktu bnerin ac di salah 1 gerbong K3 (entah yg mana tpi kata salah satu pnp SI, di gerbong yg di K3-3) yg trip 7117, katanya acnya matiii, jdi ngabisin wktu hmpir sejam

(13-11-2013, 07:55 PM)Alwi Semboyan 35 Munawar Wrote: [ -> ] (13-11-2013, 07:48 PM)Kang_Jenit Wrote: [ -> ] (13-11-2013, 07:43 PM)Alwi Semboyan 35 Munawar Wrote: [ -> ]KA 7119 baru masuk BTT sekitar pukul 18.40 WIB, dan KA 7120 baru kembali berangkat BTT sekitar pukul 19.40 WIB. ada apa ini???
itu katanya imbas dri wktu bnerin ac di salah 1 gerbong K3 (entah yg mana tpi kata salah satu pnp SI, di gerbong yg di K3-3) yg trip 7117, katanya acnya matiii, jdi ngabisin wktu hmpir sejam 
diperbaiki dimana mas?? itu enam set ACnya mati semua??wah padahal dari pukul 15.00 calon penumpang KA 7120 sudah menumpuk d PLG...
wah penumpang dapet kesan yang nda baik deh, tapi mudah-mudahan operator mengabarkan mengenai kejadian ini sehingga penumpang bisa mengerti..
iya katanya, dibnerinnya wktu di SI, soalnya wktu trip 7116 masih lmyan ontime..
(13-11-2013, 08:00 PM)Kang_Jenit Wrote: [ -> ] (13-11-2013, 07:55 PM)Alwi Semboyan 35 Munawar Wrote: [ -> ] (13-11-2013, 07:48 PM)Kang_Jenit Wrote: [ -> ] (13-11-2013, 07:43 PM)Alwi Semboyan 35 Munawar Wrote: [ -> ]KA 7119 baru masuk BTT sekitar pukul 18.40 WIB, dan KA 7120 baru kembali berangkat BTT sekitar pukul 19.40 WIB. ada apa ini???
itu katanya imbas dri wktu bnerin ac di salah 1 gerbong K3 (entah yg mana tpi kata salah satu pnp SI, di gerbong yg di K3-3) yg trip 7117, katanya acnya matiii, jdi ngabisin wktu hmpir sejam 
diperbaiki dimana mas?? itu enam set ACnya mati semua??wah padahal dari pukul 15.00 calon penumpang KA 7120 sudah menumpuk d PLG...
wah penumpang dapet kesan yang nda baik deh, tapi mudah-mudahan operator mengabarkan mengenai kejadian ini sehingga penumpang bisa mengerti..
iya katanya, dibnerinnya wktu di SI, soalnya wktu trip 7116 masih lmyan ontime..
loh kok bisa gt yakh tiba-tiba mati, ada AC nya cukup dingin eh tiba-tiba mati, ada yang nyala terus, eh freon nya abis(anget cenderung panas kayak KRL series jadulan), wah jangan sampai deh ini terjadi lagi, ku kira ada halang rintang di lintas karena tadi hujan demikian derasnya, karena kalau begini terus, penumpang yang dirugikan, banyak waktu yang terbuang, padahal ekspetasi penumpang begitu tinggi terhadap KA Pangrango ini, terbukti dari tiket yang selalu laku keras walaupun harus jalan ke PLG dulu daru BOO..

kalau pun gerbong di tambah tapi ada kerusakan di salah satu set, apapun itu kerusakannya yang menyebabkan telat berangkat, wah membahayakan itu bagi okupansi Pangrango, apa sudah saatnya gitu yakh disiapkan rangkaian Pangrango kedua sebagai tambalan???

oh iya, tadi ane lihat sinyal keluar BTT arah kedua jurusan dudah ditempeli garis X putih, wah apakah sudah tidak befungs lagi atau bagaimana??secara kemarin hari masih berfungsi..
Menurut pengamatan saya pribadi, KA Pangrango okupansinya lebih baik dibanding KRD Bumi Geulis, apalagi hari kerja KRD Bumi Geulis seperti yang tidak ada bedanya dengan feeder KRL. Dari segi kuantitas maupun kualitas. Memang kuantitasnya KA Pangrango tidak sedahsyat jaman KRD Ekonomi, tapi kualitas okupansinya pun lebih baik dari pendahulunya. Pengamatan saya, golongan menengah ke atas pun terakomodir dengan KA Pangrango. Tidak sedikit penumpang yang datang dengan diantar/jemput mobil mewah.
Hanya yang masih menjadi masalah yang menurut saya sangat serius adalah ketepatan jadwal. Telatnya nggak nanggung, diatas 30-45 menit dari jadwal. Salah satu sebabnya Rangsir yang lama di stasiun Bogor, kalah cepat sama langsir di Gambir. Jangan sampai penumpang merasa kecewa apalagi sampai berpikiran naik KA Pangrango dengan jalan darat total waktu tempuhnya sama saja. 2 jam perjalanan + nunggu yang lama.
Dilihat dari jumlah kereta penumpang yang hanya 4 gerbong, idealnya KA Pangrango menggunakan rangkaian KRD. Kita lihat nanti apa lebih efisien menggunakan CC 204 atau KRD???Tapi apa boleh buat tidak ada rangkaian KRD lagi CC 204 pun jadi. Ada rangkaian KRD Bumi Geulis sedang masih perawatan alias medicure pedicure di BY YK.
(13-11-2013, 08:21 PM)ahmadi Wrote: [ -> ]Menurut pengamatan saya pribadi, KA Pangrango okupansinya lebih baik dibanding KRD Bumi Geulis, apalagi hari kerja KRD Bumi Geulis seperti yang tidak ada bedanya dengan feeder KRL. Dari segi kuantitas maupun kualitas. Memang kuantitasnya KA Pangrango tidak sedahsyat jaman KRD Ekonomi, tapi kualitas okupansinya pun lebih baik dari pendahulunya. Pengamatan saya, golongan menengah ke atas pun terakomodir dengan KA Pangrango. Tidak sedikit penumpang yang datang dengan diantar/jemput mobil mewah.
Hanya yang masih menjadi masalah yang menurut saya sangat serius adalah ketepatan jadwal. Telatnya nggak nanggung, diatas 30-45 menit dari jadwal. Salah satu sebabnya Rangsir yang lama di stasiun Bogor, kalah cepat sama langsir di Gambir. Jangan sampai penumpang merasa kecewa apalagi sampai berpikiran naik KA Pangrango dengan jalan darat total waktu tempuhnya sama saja. 2 jam perjalanan + nunggu yang lama.
Dilihat dari jumlah kereta penumpang yang hanya 4 gerbong, idealnya KA Pangrango menggunakan rangkaian KRD. Kita lihat nanti apa lebih efisien menggunakan CC 204 atau KRD???Tapi apa boleh buat tidak ada rangkaian KRD lagi CC 204 pun jadi. Ada rangkaian KRD Bumi Geulis sedang masih perawatan alias medicure pedicure di BY YK.
Tenang ajah mas, toh KA Pangrango ini sejatinya melayani pemerjalanan BOGOR-BANDUNG, namun untuk sementara hanya sampe sukabumi saja
kenapa? banyak alasannya nih mas.
tapi yang saya tau, karena rangkaian bumigeulis belum siap digunakan.
kedua, lintas SI-BD yang sedang dibenahi dlu.
dengan kata laen, ka pangrango ini menggantikan tugasnya bumi geulis.
nanti kalau semua sudah siap, bumi geulis akan kembali beroperasi melayani pengguna setia BOO-SI dan berenti disetiap stasiun, sementara panggarango akan lanjut sampe bandung.
menurut saya, sepertinya yang salah itu jadwalnya loh mas.
seharusnya ada jedda sekitar 1-2 jam, tujuannya untuk mengantisasi keterlambatan2 yang tidak diharapkaN.
jangan sama kan kereta yang ditarik

dengan :KRL:
(13-11-2013, 04:38 PM)triez_RF Cirebon Wrote: [ -> ]ditujukan kepengguna kelas menengah kebawah mas, mengingat eks penumpang pangrango adalah krd buge yang sebagaian besar adalah pedagang dan mahasiswa.
6000-7500 buat sekelompok orang2 demikian adalah berat mas,
sementara untuk penukaran tiket tidak bisa dilakukan kapan saja, mengingat loket2 yang melayani KA pangrango buka dari KA berangkat SI (05:oo) - KA tersebut datang (20.10).
engak seperti yang mas bilang bisa dituker kapan saja. pernah saya datang ke PLG sepulang kantor buat sekedar mesen (waktu itu jam setengah satu pagi), eh ternyata sudah tutup loh gan :p
kalau saran saya sih yah, kenapa gak cash-nya progresif ajah yah?
misalkan pesen 1 tiket adalah Rp 2500, berlaku keliapatan dan dibatasi hanya 4 saja?
Jam setengah 1 pagi...? Ngapain ke sono...? Nyari kuntilanak goban...?
Server & satelit kayaknya nggak mengenal kasta & lapisan masyarakat dech, Kang... Kalo merasa berat, pesan tiketnya di stasiun saja. Kalo nggak nyari teman sebanyak 3 org buat reservasi online dgn tujuan yg sama, kan kena chargenya cuma 7500. :p
(13-11-2013, 08:33 PM)triez_RF Cirebon Wrote: [ -> ] (13-11-2013, 08:21 PM)ahmadi Wrote: [ -> ]Menurut pengamatan saya pribadi, KA Pangrango okupansinya lebih baik dibanding KRD Bumi Geulis, apalagi hari kerja KRD Bumi Geulis seperti yang tidak ada bedanya dengan feeder KRL. Dari segi kuantitas maupun kualitas. Memang kuantitasnya KA Pangrango tidak sedahsyat jaman KRD Ekonomi, tapi kualitas okupansinya pun lebih baik dari pendahulunya. Pengamatan saya, golongan menengah ke atas pun terakomodir dengan KA Pangrango. Tidak sedikit penumpang yang datang dengan diantar/jemput mobil mewah.
Hanya yang masih menjadi masalah yang menurut saya sangat serius adalah ketepatan jadwal. Telatnya nggak nanggung, diatas 30-45 menit dari jadwal. Salah satu sebabnya Rangsir yang lama di stasiun Bogor, kalah cepat sama langsir di Gambir. Jangan sampai penumpang merasa kecewa apalagi sampai berpikiran naik KA Pangrango dengan jalan darat total waktu tempuhnya sama saja. 2 jam perjalanan + nunggu yang lama.
Dilihat dari jumlah kereta penumpang yang hanya 4 gerbong, idealnya KA Pangrango menggunakan rangkaian KRD. Kita lihat nanti apa lebih efisien menggunakan CC 204 atau KRD???Tapi apa boleh buat tidak ada rangkaian KRD lagi CC 204 pun jadi. Ada rangkaian KRD Bumi Geulis sedang masih perawatan alias medicure pedicure di BY YK.
Tenang ajah mas, toh KA Pangrango ini sejatinya melayani pemerjalanan BOGOR-BANDUNG, namun untuk sementara hanya sampe sukabumi saja
kenapa? banyak alasannya nih mas.
tapi yang saya tau, karena rangkaian bumigeulis belum siap digunakan.
kedua, lintas SI-BD yang sedang dibenahi dlu.
dengan kata laen, ka pangrango ini menggantikan tugasnya bumi geulis.
nanti kalau semua sudah siap, bumi geulis akan kembali beroperasi melayani pengguna setia BOO-SI dan berenti disetiap stasiun, sementara panggarango akan lanjut sampe bandung.
menurut saya, sepertinya yang salah itu jadwalnya loh mas.
seharusnya ada jedda sekitar 1-2 jam, tujuannya untuk mengantisasi keterlambatan2 yang tidak diharapkaN.
jangan sama kan kereta yang ditarik
dengan :KRL:
Waktu di stasiun Bogor tadi :
1. Jam setengah tujuh malem lebih terdengar

CC20402, ternyata KA Pangrango telat.
2. Beberapa menit kemudian PJL ditutup pertanda mau langsir.
3. Belum juga kreta lewat tiba-tiba PJL dibuka lagi. (Nah, disini kelihatan kalau kondisi penurunan serta pengaturan penumpang belum clear).
4. Dua menit kemudian kreta dilangsir menuju jalur 5 stasiun Bogor dari halte.
5. Untuk bongkar rantai dsb serta menunggu antrian KRL masuk arah Bogor butuh 10 menit
6. PJL ditutup lagi, lokomotif langsir lewat jalur 6.
7. Penyambungan kreta + percobaan rem statis.
8. Berangkat.
9. Total waktu kasarnya sekitar 30 menit hanya untuk langsir, dsb.
Aye sudah menduga kalau KA 7119 bakal telat dari SI karena waktu mengecek keberangkatan di tiketkai.com setelah pukul 15.20 ternyata masih on sampai sekitar jam 4-an lebih, begitu pun masih ada yang beli (bener2 beruntung yang dateng telat ini, ada sekitar 10-an orang) Kalau tepat waktu seperti waktu lalu, setelah pukul 15.20, harusnya sudah off dan data tidak muncul.