(30-06-2010, 11:48 AM)bayucool Wrote: [ -> ]barusan nonton di metroTV...menurut keterangan sementara dr KNKT(klo gk salah Bpk.Whosep Mukhtamar)diduga KA melintas dengan kecepatan diatas 80km/jam,padahal taspat yg diijinkan 70km/jam...sekian
Rabu, 30/06/2010 10:27 WIB
KNKT: Kecepatan KA Logawa Melebihi Batas Kewajaran
![[Image: perbaikanrel-D.jpg]](http://surabaya.detik.com/images/content/2010/06/30/475/perbaikanrel-D.jpg)
Madiun - Pasca tergulingnya KA Logawa di di Saradan-Madiun, KNKT langsung melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan sementara, KNKT mengindikasikan adanya kesalahan awak KA. Indikasi yang ditemukan adalah tidak ada cacat pada komponen KA. Artinya, saat KA anjlok terjadi loncatan yang disebabkan oleh kecepatan yang melebihi batas kewajaran.
"Pada jalur ini, kecepatan maksimal seharusnya hanya 70Km/Jam. Tapi berdasarkan data loker yang kami temukan, kecepatan KA saat terjadi kecelakaan mencapai 84-89 Km/Jam," kata Investigator KNKT, Whosep Muhtamar kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu (30/6/2010).
Dia menambahkan, indikasi lainnya yakni kondisi patahan rel yang dimungkinkan bukan karena kerusakan sebelumnya. Rel tersebut patah setelah ada benturan keras dengan roda KA.
"Artinya dugaan hilangnya mur dan baut sementara bisa dimentahkan. Jadi kondisi rel masih dalam kondisi bagus, namun karena kecepatan KA melebihi batas menjadikan rel patah saat terjadi benturan," jelasnya.
Dari temuan ini dan hasil pemeriksaan, jelas dia, KNKT akan melakukan interview dengan pihak terkait. Diantaranya awak KA, petugas pemelihara jalan KA dan perwakilan penumpang.
(fat/fat)
http://surabaya.detik.com/read/2010/06/3...-kewajaran
Dampak dari PLH, Malabar w/ CC20414 baru masuk KT jam 06.28
kapanlagi
20100630121754_CC20414_Malabar_4c2ad382667c5.jpg
Padahal 2 orang penumpang yg bawa tas itu udah nunggu dari malam, dan terpaksa harus menginap di stasiun.

Disusul Gajayana w/ CC20318, 15 menit kemudian...
kapanlagi
20100630121552_CC20318_Gajayana_4c2ad308b786f.jpg
Turut berduka cita atas korban yang jatuh...

(30-06-2010, 11:36 AM)denzuko Wrote: [ -> ] (29-06-2010, 08:16 PM)optibus prime Wrote: [ -> ]
ANALISA KECELAKAAN KA LOGAWA MENURUT PENDAPAT ANE, MOHON DI KOREKSI
menurut pendapat ane, bisa jadi karena 3 unit gerbong dari blakang yg putus di sebabkan oleh factor uzur/select/DOLL dari sambungan gerbong itu mengingat setiap hari KA Logawa di putus 3 gerbong blakangnya untuk melanjutkan perjalanan ke Cilacap [3 Gerbong itu di Tarik Lok Feeder].
anggap begini, KA Logawa terdiri dari 8 Gerbong K3, dari Arah jogjakarta kereta datang dan tiba di stasiun KROYA, kemudian KA di pecah menjadi 2 bagian, 3 gerbong ke arah cilacap [di tarik Lok Feeder], dan 5 gerbong ke arah Purwokerto [di tarik Lok CC]
ambil contoh : batere laptop kalo terlalu sering di bongkar pasang, pasti pengunci baterenya akan DOLL, karena terlalu sering mengalami gesekan/tekanan.
*mur/baut kalo terlalu sering di bongkar pasang pasti suatu saat akan Doll/select.
tapi mungkin semua itu sudah kehendak tuhan YME, marilah kita berdoa supaya para korban bisa terselamatkan dengan baik dan sehat kembali, serta pihak jasamarga mengganti biaya asuransi kecelakaannya, dan untuk korban yg meninggal dunia kita doakan semoga kalian masuk surga
CMIIW
sepertinya ada yg menguatkan pendapatnya :
Quote:Rel Sepanjang 300 Meter Terputus
Samsul Hadi - detikSurabaya
Foto Terkait
gb
KA Logawa Terguling di Nganjuk
Nganjuk - Tergulingnya KA Logawa jurusan Purwokerto-Jember di Wilangan, Nganjuk membuat satu sisi rel terputus sekitar 300 meter. Selain itu, bantalan rel di sepanjang jalur itu hancur.
Dari pantauan detiksurabaya.com, Selasa (29/6/2010) petang, rel yang terputus berada di sisi utara. Sedangkan bantalan rel dari beton hancur berantakan sepanjang 500 meter.
Untuk mempermudah evakuasi, saat ini petugas sudah memasang lampu penerangan di lokasi kereta terguling. Bantalan rel yang hancur kini juga sudah mulai diganti.
Sementara salah satu petugas lapangan PT KA, Sulistiadi, menjelaskan kemungkinan patahnya rel akibat kencangnya laju kereta, serta akibat terkena pengait 3 gerbong paling belakang yang kendor.
"Dari analisa sementara, laju kereta saat kejadian kita perkirakan melaju dengan kecepatan 70-80 kilometer perjam, serta kemungkinan pengait gerbong paling belakang kendor yang membuat terlepas dan rel juga ikut goyang serta patah," ujarnya, kepada detiksurabaya.com di lokasi.
(ze/bdh)
mas, kang......untuk KA 158, yang merupakan FEEDER CP tuh ada di
3 gerbong depan ( arah SURABAYA ) bukan belakang...karena untuk KA 158, KA FEEDER CP dilangsir untuk kemudian digandengkan dengan KA LOGAWA PWT....
konfigurasi KA 157/158 LOGAWA , untuk FEEDER CILACAP selalu berada di arah SURABAYA...
Maaf ane hanya mencoba meluruskan saja, coz ane sendiri adalah pelanggan LOGAWA pada periode 2002 - 2009....

Jalan raya saradan yg lama apa sudah ditutup? Kalau masih bisa dilewati sebaiknya mobil2 yg dari sby dilewatkan jalan lama supaya mengurangi kemacetan di jalan sekarang yg dekat lokasi PLH.
Ini salah satu akibat dari anjlokan akhirnya tempat saya BABAT tercinta di lewati oleh GBMS SANCAKA TURANGGA BIMA GAJAYANA MATARMAJA SRITANJUNG WILIS MUTSEL keren photonya cak narendro siiiiip mantap
segala sesuatu yang terjadi selalu terdapat hikmah berlimpah ...
SEMOGA ;
Kepada yang meninggal ... diterima amalnya, diampuni kesalahannya
Kepada yang terkena musibah diberikan kekuatan ...
Kepada PT KA bertanggungjawab terhadap jatuhnya korban, juga kepada masyarakat pengguna KA umumnya
perkiraan jalur selatan untuk kembali normal mungkin agak molor, soalnya evakuasi gerbong yg satu terguling cukup jauh dari rel


KNKT hanya menduga, dari hasil forensik, kemudian dihitung, tidak mungkin akurat 100persen. Lebih afdol tanya masinisnya donk, dia lihat speedometernya berapa angkanya.
Saya rasa 70km/jam itu soft limit, udah mulai ajrut-ajrutan, gak langsung anjlok.
saya kurang suka dengan analisa ke arah human error.. karena gerbong kan rata-rata dah tua sekali umurnya. jadi tersangka utama mestinya faktor umur.