(12-12-2012, 03:41 PM)paulus Wrote: [ -> ]yg saya bingung kan di kadipaten relnya di utara jalan, di daerah cideres relnya udah di selatan jalan. nah saya belum nemu pjlnya di sebelah mana, ada yg tau?
kayaknya cuma plang peringatan aja kang sama kayak yg di lintas banjar-cijulang
(12-12-2012, 04:11 PM)Mr.tupolev Wrote: [ -> ] (12-12-2012, 03:41 PM)paulus Wrote: [ -> ]yg saya bingung kan di kadipaten relnya di utara jalan, di daerah cideres relnya udah di selatan jalan. nah saya belum nemu pjlnya di sebelah mana, ada yg tau?
kayaknya cuma plang peringatan aja kang sama kayak yg di lintas banjar-cijulang
ya persis setelah jembatan selepas stasiun itu (didepan lapangan) posisi rel berpindah menyeberang jalan... cuma dari saya kecil udah gak ada bekasnya tu pjl jadi gak tau juga apa pake palang pintu atau cuma rambu peringatan doank..
Ada yang tau gak,,,dulu pas kecil saya ingat di daerah jatiseengkidul,ciledug,cirebon... Ada rel dari daerah itu sampe mungkin pasaleman.. Relnya itutuh dibelakang sdn 2 jatiseengkidul trus kalo gak salah nyebrangi jalan dan masuk daerah pasaleman,,, Dan sekarang udah gak ada sisanya.. Ada yang punya rincian lbih jlas lg gak?
Sodara2, sekitar 40 menit yg lalu saya liwat ke Kadipaten & saya melihat ada tanda plang "tanah milik pt.kai".Sepertinya masih baru krn masih putih mengkilat & seingat saya minggu lalu belum ada. Namun yg saya heran plang itu terletak di sebelah selatan jalan raya, di depan kantor polisi militer, bukankah bekas stasiun Kadipaten ada di sebelah utara jalan raya?? Ini petugas yg salah pasang ataukah memang pernah ada "sesuatu" milik pt.kai disini??
Biasanya di sekitar stasiun ada rumah dinas Kang, mungkin itu dulu bekas rumah dinas
(23-11-2013, 08:33 PM)van Baso Wrote: [ -> ]Biasanya di sekitar stasiun ada rumah dinas Kang, mungkin itu dulu bekas rumah dinas
Yup betul... sebelah kantor Polisi Militer adalah bekas rumah dinas. Dulu waktu tahun 1990-an jadi Duta Billiard, tapi bangunannya tetap utuh gak dibongkar cuma terus depannya dibangun kios/toko jadi ketutup.
Sy liat tulisan tanah dijual di daerah Dawuan Kadipaten. Tulisannya agak lucu, kira2 begini;
DIJUAL TANAH
HAK MILIK: 150 M2
PJKA: 300 M2
TOTAL: 450 M2
HUBUNGI 081XXXXXXXXX
Udh tau tanah milik PJKA eh dia jual juga...

(12-01-2017, 12:53 PM)paulus Wrote: [ -> ]Sy liat tulisan tanah dijual di daerah Dawuan Kadipaten. Tulisannya agak lucu, kira2 begini;
DIJUAL TANAH
HAK MILIK: 150 M2
PJKA: 300 M2
TOTAL: 450 M2
HUBUNGI 081XXXXXXXXX
Udh tau tanah milik PJKA eh dia jual juga...

Untung KCIC 2018 mau ada KA Cepat Walini-Dawuan-Arjawinangun-Semarang-Surabaya
dan yang lebih hebat Setara Dengan Cipularang Bandung-Surabaya, Cuma 2:50 jam. kalo ke Jakarta 3:30 Jam
(12-01-2017, 03:14 PM)ardial Wrote: [ -> ] (12-01-2017, 12:53 PM)paulus Wrote: [ -> ]Sy liat tulisan tanah dijual di daerah Dawuan Kadipaten. Tulisannya agak lucu, kira2 begini;
DIJUAL TANAH
HAK MILIK: 150 M2
PJKA: 300 M2
TOTAL: 450 M2
HUBUNGI 081XXXXXXXXX
Udh tau tanah milik PJKA eh dia jual juga...

Untung KCIC 2018 mau ada KA Cepat Walini-Dawuan-Arjawinangun-Semarang-Surabaya
dan yang lebih hebat Setara Dengan Cipularang Bandung-Surabaya, Cuma 2:50 jam. kalo ke Jakarta 3:30 Jam
Sumbernya dari mana Mas pemenang kereta cepat jkt-sby juga KCIC? Meskipun misalnya memang KCIC yang menang tendernya gak mungkin lewat jalur ini kan terlalu dekat dengan jalan nasional. BTW, jalur ini adem ayem saja ya padahal jalur KA ini katanya mau diaktofkan dan disambungkan sampai Tanjungsari-Rancaekek untuk mendukung bandara internasional kertajati