12-12-2012, 04:11 PM
|
Jalur mati Daop III (Cirebon-Kadipaten)
|
|
26-12-2012, 04:54 AM
(12-12-2012, 04:11 PM)Mr.tupolev Wrote:(12-12-2012, 03:41 PM)paulus Wrote: yg saya bingung kan di kadipaten relnya di utara jalan, di daerah cideres relnya udah di selatan jalan. nah saya belum nemu pjlnya di sebelah mana, ada yg tau? ya persis setelah jembatan selepas stasiun itu (didepan lapangan) posisi rel berpindah menyeberang jalan... cuma dari saya kecil udah gak ada bekasnya tu pjl jadi gak tau juga apa pake palang pintu atau cuma rambu peringatan doank..
05-01-2013, 09:11 AM
Ada yang tau gak,,,dulu pas kecil saya ingat di daerah jatiseengkidul,ciledug,cirebon... Ada rel dari daerah itu sampe mungkin pasaleman.. Relnya itutuh dibelakang sdn 2 jatiseengkidul trus kalo gak salah nyebrangi jalan dan masuk daerah pasaleman,,, Dan sekarang udah gak ada sisanya.. Ada yang punya rincian lbih jlas lg gak?
23-11-2013, 08:03 PM
Sodara2, sekitar 40 menit yg lalu saya liwat ke Kadipaten & saya melihat ada tanda plang "tanah milik pt.kai".Sepertinya masih baru krn masih putih mengkilat & seingat saya minggu lalu belum ada. Namun yg saya heran plang itu terletak di sebelah selatan jalan raya, di depan kantor polisi militer, bukankah bekas stasiun Kadipaten ada di sebelah utara jalan raya?? Ini petugas yg salah pasang ataukah memang pernah ada "sesuatu" milik pt.kai disini??
23-11-2013, 08:33 PM
Biasanya di sekitar stasiun ada rumah dinas Kang, mungkin itu dulu bekas rumah dinas
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA
walau koleksi foto belon banyak koleksi foto saya
02-12-2013, 12:58 PM
(23-11-2013, 08:33 PM)van Baso Wrote: Biasanya di sekitar stasiun ada rumah dinas Kang, mungkin itu dulu bekas rumah dinas Yup betul... sebelah kantor Polisi Militer adalah bekas rumah dinas. Dulu waktu tahun 1990-an jadi Duta Billiard, tapi bangunannya tetap utuh gak dibongkar cuma terus depannya dibangun kios/toko jadi ketutup.
25-06-2014, 06:13 AM
(07-07-2012, 10:09 AM)nurcahyoms Wrote:(06-07-2012, 07:25 PM)rayhan cc 204 Wrote: Kata ayah saya sekitar tahun 70an saat dia di ponpes ciwaringin dulu masih ada kereta tebu ama kereta pengangkut pasir dan ayah saya juga pernah
"Sumber Berita"
.... "Kami sengaja mengambil peserta dari Kabupaten Majalengka," ujar Manajer Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 3 Cirebon, Suprapto. Suprapto menjelaskan, sejak tahun 1970, wilayah Kabupaten Majalengka tidak dilalui jalur kereta api. Padahal, sejak 1901 hingga 1970, masyarakat di Kota Angin itu pernah menikmati layanan transportasi kereta api, yakni jalur Cirebon – Kadipaten (Majalengka). Namun karena perkembangan transportasi darat yang tidak sinergi, akhirnya jalur itupun ditutup. Akibatnya, anak-anak di Kabupaten Majalengka tidak bisa lagi melihat gemuruhnya si "ular besi" itu melintasi wilayah mereka. Suprapto berharap, program pemerintah untuk mengaktifkan kembali jalur Rancaekek - Jatinangor - Sumedang hingga Majalengka, bisa segera terealisasi. Dengan demikian, masyarakat Majalengka, khususnya anak-anak Majalengka bisa melihat dan menyanyikan lagu naik-naik kereta api di tanah kelahirannya. ![]() ![]() http://www.republika.co.id/berita/nasion...-pada-anak UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah ! ![]() Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Sy liat tulisan tanah dijual di daerah Dawuan Kadipaten. Tulisannya agak lucu, kira2 begini;
DIJUAL TANAH HAK MILIK: 150 M2 PJKA: 300 M2 TOTAL: 450 M2 HUBUNGI 081XXXXXXXXX Udh tau tanah milik PJKA eh dia jual juga...
12-01-2017, 03:14 PM
(12-01-2017, 12:53 PM)paulus Wrote: Sy liat tulisan tanah dijual di daerah Dawuan Kadipaten. Tulisannya agak lucu, kira2 begini; Untung KCIC 2018 mau ada KA Cepat Walini-Dawuan-Arjawinangun-Semarang-Surabaya dan yang lebih hebat Setara Dengan Cipularang Bandung-Surabaya, Cuma 2:50 jam. kalo ke Jakarta 3:30 Jam
13-01-2017, 11:10 AM
(12-01-2017, 03:14 PM)ardial Wrote:(12-01-2017, 12:53 PM)paulus Wrote: Sy liat tulisan tanah dijual di daerah Dawuan Kadipaten. Tulisannya agak lucu, kira2 begini; Sumbernya dari mana Mas pemenang kereta cepat jkt-sby juga KCIC? Meskipun misalnya memang KCIC yang menang tendernya gak mungkin lewat jalur ini kan terlalu dekat dengan jalan nasional. BTW, jalur ini adem ayem saja ya padahal jalur KA ini katanya mau diaktofkan dan disambungkan sampai Tanjungsari-Rancaekek untuk mendukung bandara internasional kertajati |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|
Users browsing this thread: 1 Guest(s)






![[Image: warteg.png]](http://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
