(18-09-2014, 12:49 PM)dedy vh Wrote: [ -> ]ralat dikit beberapa waktu lalu saya sempat menduga bahwa ddt lintas jng -mri akan track barunya akan berada di sebelah selatan dari eksisting karena waktu itu saya lihat di sebelah selatan lah lahan yang memungkinkan untuk di buat jalur baru karena di dekat mri disisi utara rel banyak perumahan dinas bertengger cukup dekat dengan jalur lama dan lagi di sebelah timur jembatan ciliwung di sisi selatan rel banguna bangunan liar sudah di ratakan.ternyata itu calon stasiun matraman. jadi nantinya lintas ddt ini membentang di sisi utara rel dari manggarai - cikarang hanya saja saya heran di sisi jembatan busur di kali bekasi kenapa yang di buat pondasi jembatan di sisi selatan ya. dugaaan saya untuk mengurangi radius lengkungan sehingga tidak terlalu tajam.
JNG-MRI sepertinya emang bakal dibuat diselatan rel lama, karena saya liat bangunan2 disebelah selatan sudah dibongkar semua. Sepertinya pembebasan lahannya udah kelar.
Pondasi jembatan yg baru setelah BKS di sebalah selatan jembatan lama sepertinya ntar buat jalur KRl, sedang yg lama buat jalur KA Jarak Jauh. Karena yg lama konstruksinya sangkar besi sehingga ga mungkin dipasang kabel LAA.
tapi sebelah utara rel mri-jng juga digusur tuh kayaknya.
progres pemasangan kabel LAA BKS - Cikarang
![[Image: uCAtFv.jpg]](http://imagizer.imageshack.us/v2/280x200q90/538/uCAtFv.jpg)
[quote ]JNG-MRI sepertinya emang bakal dibuat diselatan rel lama, karena saya liat bangunan2 disebelah selatan sudah dibongkar semua. Sepertinya pembebasan lahannya udah kelar.
[/quote ]
nggak mungkin jalur baru nantinya ada di sebelah selatan rel eksisting ! pasti di sebelah utara karena dari cikarang hingga jatinegara semuanya berada di sebelah utara. jadi yang sebelah selatan adalah calon stasiun baru stasiun matraman.dan lagi kalau di sisi selatan ada banyak rumah dinas TNI.
kalau di sebelah selatan rel saat ini bisa nggak ketemu dengan wesel wesel yang memang sudah banyak di manggarai jadi nggak akan ketemu alias akan ada banyak perubahan wesel wesel dan itu sangat tidak efisien dan membutuhkan biaya yang sangat besar makanya di buat di sisi utara karena desain nya lebih mudah dan lahan yang akan di bebaskan lahan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sendiri makanya banyak rumah rumah dinas yang dekat mri di gusur semua dan saat ini sudah bersih.
hal yang disisi jembatan besi kali bekasi memang buat fondasi jembatan krl memang sangat riskan jembatan sangkar di pasang LAA namun setelah itu ke arah timur akan kembali di sisi utara rel sehingga nantinya akan mengurangi radius belok di sekitar jembatan . yang menarik di perlintasan pisangan lama sebenarnya rel nya memang sudah empat itu terlihat di belakang kios kios pisang yang setelah di gali di temukan rel yang tertumpuk dengan tanah dan bangunan pjl 52. dan saat ini pjl 52 akan di relokasi ke sebelah timur lokasi saat ini sekitar 50 m . ini bisa di lihat saat ini sedang di bangun pjl yang baru.
(25-09-2014, 12:17 PM)dedy vh Wrote: [ -> ]yang menarik di perlintasan pisangan lama sebenarnya rel nya memang sudah empat itu terlihat di belakang kios kios pisang yang setelah di gali di temukan rel yang tertumpuk dengan tanah dan bangunan pjl 52. dan saat ini pjl 52 akan di relokasi ke sebelah timur lokasi saat ini sekitar 50 m . ini bisa di lihat saat ini sedang di bangun pjl yang baru.
berarti bawah kolong flyover bisa muat 4 jalur ya? kalo gitu gak perlu gusur/relokasi jl pisangan dong?
nggak perlu di gusur namun dari pandangan mata saya liat para pedagang hanya sedikit memajukan lapak nya sekitar 1 m - 2 m.
ada yang tahu petak mri-jng itu nanti jalur baru apa pakai jalur layang atau urugan seperti jalur lamanya?
jalur baru nantinya ya sejajar dengan track eksisting sekarang ! kan walau urugan tapi bisa juga di sebut jalur melayang karena memang berada di atas jalur jalan raya yang melintang di bawahnya . dan itu hanya membentang sejauh kurang dari 2 km. namun karena posisi tanahnya yang cukup dalam makanya paket pekerjaan di lintas ini di buat paket tersendiri dan itu memakan biaya yang cukup besar karena mau tidak mau biaya terbesar adalah proses pengurugannya dan pembuatan tubuh baan yang memakan biaya terbesar dari seluruh nilai investasi di paket ini.
pengen tahu kalo dari teknis railbed tipe urugan sama elevated track pakai beton kira2 lebih murah mana ya?
Di KLD, sepertinya, pilihannya ada dua untuk rel dekat pasar klender resmi, menggali dan meratakan gundukan tanah mirip bukit bekas empang, atau, membuat dua pasang rel dengan ketinggian berbeda...