[spoiler=
Jepang Garap Elektrifikasi Kereta Bekasi-Cikarang]
Tribunnews.com - Rabu, 10 Oktober 2012 11:29 WIB
Laporan Wartawan Tribun Jakarta, M Zulfikar
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian perhubungan melaksanakan penandatangan kontrak pekerjaan pembangunan Elektrifikasi Perkeretaapian dan Double-Double Track paket B-1 pembangunan fasilitas perkeretaapian Bekasi - Cikarang antara Ditjen Perkeretaapian Kemenhub dengan dua perusahaan asal Jepang yang bekerjasama Mitsubishi Summitomo Joint Operation.
Pekerjaan paket B-1 (Elektrifikasi Perekeretaapian antara Bekasi - Cikarang) ini merupakan bagian dari program pembangunan Double-Double (DDT) Manggarai - Cikarang yang terbagi dalam beberapa paket pekerjaan yaitu paket A1 modernisasi stasiun Manggarai, Struktur ke stasiun Gambir dan pekerjaan jalur lintas jarak jauh menuju stasiun Matraman, paket A2 Modernisasi stasiun jatinegara dan pembangunan stasiun matraman, pakte B1, elektrifikasi perkerataapian antara Bekasi-Cikarang sepanjang 17 Km, dan B2 pembangunan Double-Double Track antara Jatinegara - Bekasi.
"Pada tahap pengerjaan paket B1 akan dilaksanakan selama 45 bulan," kata kata Tundjung Inderawan, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, di Kemenhub, Rabu (10/10/2012).
Lingkup pekerjaan paket B1 (Elektrifikasi Perkeretaapiaan antara Bekasi-Cikarang) pelaksanaan pekerjaannya, antara lain: pembangunan jembatan baja dan beton lintas Bekasi - Cikarang. Modifikasi track antara Bekasi - Cikarang, pembangunan stasiun Bekasi, stasiun Bekasi Timur, Stasiun Tambun, Stasiun Cibitung dan Cikarang, penambahan Subtation (Gardu listrik aliran atas) baru di Buaran, Cakung, Bekasi Timur dan Cikarang. Penggantian dan modifikasi Interlocking di Manggarai, Jatinegara, Cipinang, Bekasi dan Cikarang. Pemasangan wayside Signal Bekasi-Cikarang dan pemasangan kabel dan fasilitas telekomunikasi.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah lama memprogramkan pembangunan infrastruktur perekeretaapian diwilayah Jabotabek antara lain DDT Manggarai-Cikarang.
Tundjung menjelaskan, tujuan dari pembangunan Double-Double Track Manggarai - Cikarang bertujuan untuk memisahkan pengoperasian antara kereta utama jarak jauh dari Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah dari dan ke Jakarta dengan pengoperasian KA Commuter KRL Jabodetabek.
"Dengan dipisahkannya pengoperasian antara kereta api jarak jauh dengan KA Commuter Jabodetabek tentunya akan bermanfaat untuk kelancaran perjalanan kedua jenis pelayanan KA tersebut," kata Tundjung.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian perhubungan melaksanakan penandatangan kontrak pekerjaan pembangunan Elektrifikasi Perkeretaapian dan Double-Double Track paket B-1 pembangunan fasilitas perkeretaapian Bekasi - Cikarang antara Ditjen Perkeretaapian Kemenhub dengan dua perusahaan asal Jepang yang bekerjasama Mitsubishi Summitomo Joint Operation.
Pekerjaan paket B-1 (Elektrifikasi Perekeretaapian antara Bekasi - Cikarang) ini merupakan bagian dari program pembangunan Double-Double (DDT) Manggarai - Cikarang yang terbagi dalam beberapa paket pekerjaan yaitu paket A1 modernisasi stasiun Manggarai, Struktur ke stasiun Gambir dan pekerjaan jalur lintas jarak jauh menuju stasiun Matraman, paket A2 Modernisasi stasiun jatinegara dan pembangunan stasiun matraman, pakte B1, elektrifikasi perkerataapian antara Bekasi-Cikarang sepanjang 17 Km, dan B2 pembangunan Double-Double Track antara Jatinegara - Bekasi.
"Pada tahap pengerjaan paket B1 akan dilaksanakan selama 45 bulan," kata kata Tundjung Inderawan, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, di Kemenhub, Rabu (10/10/2012).
Lingkup pekerjaan paket B1 (Elektrifikasi Perkeretaapiaan antara Bekasi-Cikarang) pelaksanaan pekerjaannya, antara lain: pembangunan jembatan baja dan beton lintas Bekasi - Cikarang. Modifikasi track antara Bekasi - Cikarang, pembangunan stasiun Bekasi, stasiun Bekasi Timur, Stasiun Tambun, Stasiun Cibitung dan Cikarang, penambahan Subtation (Gardu listrik aliran atas) baru di Buaran, Cakung, Bekasi Timur dan Cikarang. Penggantian dan modifikasi Interlocking di Manggarai, Jatinegara, Cipinang, Bekasi dan Cikarang. Pemasangan wayside Signal Bekasi-Cikarang dan pemasangan kabel dan fasilitas telekomunikasi.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah lama memprogramkan pembangunan infrastruktur perekeretaapian diwilayah Jabotabek antara lain DDT Manggarai-Cikarang.
Tundjung menjelaskan, tujuan dari pembangunan Double-Double Track Manggarai - Cikarang bertujuan untuk memisahkan pengoperasian antara kereta utama jarak jauh dari Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah dari dan ke Jakarta dengan pengoperasian KA Commuter KRL Jabodetabek.
"Dengan dipisahkannya pengoperasian antara kereta api jarak jauh dengan KA Commuter Jabodetabek tentunya akan bermanfaat untuk kelancaran perjalanan kedua jenis pelayanan KA tersebut," kata Tundjung.
http://www.tribunnews.com/2012/10/10/jep...i-cikarang
[/spoiler]