Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Rute kereta yang seharusnya diperpanjang dan dibuat
#61
(13-05-2009, 02:08 PM)g10d Wrote: kalo saya boleh usul lagi. dihidupkan lagi jalur Rangkasbitung - Labuan, Saketi - Bayah di sambung dengan jalur baru lewat pantai selatan Bayah - Cijulang. sehingga akan menjadi jalur pantai selatan yang eksotik dari Banjar - Pangandaran - Pelabuhan Ratu - Bayah sampai Rangkas.

saya setuju... tapi ga ada kota besar di selatan jabar selain pelabuhan ratu..
apa bisa eksis tuch jalur kalo cuma buat penumpang ??Bingung
-------------------------------------------------------------------------
I love ciamis station...Playboy
Reply
#62
pinginyya..
PWS ke bandara
dan Wng sampe baturetno.. lewat memutari waduk(exotis bgt)..
biar kalo ke wng ga bosen di stasiun... sekalian bikin sta di tempat wisatanya
dulu saya pernah denger2 tanah di PWS-WNG masih panjang & luas...
Reply
#63
(16-05-2009, 07:17 PM)rz-aa Wrote:
(13-05-2009, 02:08 PM)g10d Wrote: kalo saya boleh usul lagi. dihidupkan lagi jalur Rangkasbitung - Labuan, Saketi - Bayah di sambung dengan jalur baru lewat pantai selatan Bayah - Cijulang. sehingga akan menjadi jalur pantai selatan yang eksotik dari Banjar - Pangandaran - Pelabuhan Ratu - Bayah sampai Rangkas.

saya setuju... tapi ga ada kota besar di selatan jabar selain pelabuhan ratu..
apa bisa eksis tuch jalur kalo cuma buat penumpang ??Bingung

Menurut saya sih gak perlu banyak kota besar, kalo untuk meningkatkan tarap hidup rakyak kecil ya nantinya akan tumbuh beberapa kota besar di daerah itu. Tapi jangan salah kalo untuk jalur wisata itu jalur selatan ok banget. Banyak spot2 yang sangat bagus untuk dinikmatin. Kalo gak percaya coba deh telusuri itu jalur tersebut. kita touring ajah mulai dari Pelabuhanratu sampe pangandaran. bisa menggunakan bis umum ato kendaraan pribadi, jalur daratnya udah nyambung kok.
[Image: 5147433576_a332603046.jpg]
Pengin naik kereta ke Pangandaran lagi
Jalur hidup bisa mati, tapi jalur yang mati lebih baik dihidupkan lagi
Reply
#64
(20-05-2009, 12:40 PM)g10d Wrote:
(16-05-2009, 07:17 PM)rz-aa Wrote:
(13-05-2009, 02:08 PM)g10d Wrote: kalo saya boleh usul lagi. dihidupkan lagi jalur Rangkasbitung - Labuan, Saketi - Bayah di sambung dengan jalur baru lewat pantai selatan Bayah - Cijulang. sehingga akan menjadi jalur pantai selatan yang eksotik dari Banjar - Pangandaran - Pelabuhan Ratu - Bayah sampai Rangkas.

saya setuju... tapi ga ada kota besar di selatan jabar selain pelabuhan ratu..
apa bisa eksis tuch jalur kalo cuma buat penumpang ??Bingung

Menurut saya sih gak perlu banyak kota besar, kalo untuk meningkatkan tarap hidup rakyak kecil ya nantinya akan tumbuh beberapa kota besar di daerah itu. Tapi jangan salah kalo untuk jalur wisata itu jalur selatan ok banget. Banyak spot2 yang sangat bagus untuk dinikmatin. Kalo gak percaya coba deh telusuri itu jalur tersebut. kita touring ajah mulai dari Pelabuhanratu sampe pangandaran. bisa menggunakan bis umum ato kendaraan pribadi, jalur daratnya udah nyambung kok.

saya setuju dengan mas g10d.. justru dengan dibangunnya rel KA akan tumbuh daerah2 yang berkembang.. apalagi daerah jabar selatan memiliki banyak potensi.. potensi perikanannya sangat besar, tetapi saat ini dengan keterbatasan transportasi jadi tidak berkembag,, karena kondisi jalan raya di jabar selatan cukup buruk.. mungkin dengan dibangunnya jalur KA akan membuat sektor perikanan lebih maju,, mungkin nanti akan ada gerbong freezer untuk mengangkutnya.. selain itu potensi wisatanya juga sangat besar..
akan lebih baik jika dari jalur BOO-SI dibangun percabangan ke jalur ini,, kemudian jalur bandung-ciwidey dan cibatu-cikajang juga dihidupkan lagi dan diteruskan ke jalur ini,, jadi daerah yang berkembang juga akan tambah banyak..
Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.


[Image: v7sagz.jpg]
My Name in QR-Code
Reply
#65
tul bget...
saya juga berpikir ada banyak lokasi wiasta gengan dibukanya jalur ka yang bisa mengkover jalur Jalan raya yang belum sebegitu bagus...
untuk gerbong freezer sayah gak kepikiraN TAPI Top Banget idenya...
mungkin nanti di forum spoor design ada yg buat...Ngakak
Reply
#66
(25-03-2009, 08:14 PM)genx_Q Wrote: setuju banget ka....yang rutenya JGJA MALANG....

klo bisa brangkatnya pagi sehingga ada pilihan krn klo sore udah ada gajayana
Reply
#67
kalau saya pinginnya ada KA relasi YK-CN kelas Eksis siang hariBig Grin
karena kalau naik Taksaka tarifnya mahal banget, naik Fajar tiket mahal tapi saya naik cuma sampai CN, kalau mau ke YK naik Progo: malem, ga dapet tempat duduk, sering terlambat.
Reply
#68
Sadar gak kalo jalur KA di Indonesia banyak jalur-jalur "nanggung". Jalur-jalur yang secara kasat mata bisa disambung. Karena saya "agak" menguasai armada timur jadi saya akan kasih contoh jalur Dampit-Lumajang (lintas selatan) atau Paiton-Situbondo (lintas utara). Jadi kalo ada jalur Dampit-Lumajang ada KA ML-JR/BWI via LMJ, dan kalo ada jalur Paiton-Situbondo ada KA Mutiara Utara (SBY-BWI via situbondo) Ngakak

Nah menurut temen RF..ada lagi gak jalur KA yang menurut kita bisa di sambung?? Gak hanya di Jawa aja lho. Yang di Sumatra juga bisa. Kasih info juga kendala-kendala menyambung jalur2 tersebut.
[Image: a2vric.jpg]
Reply
#69
Paling strategis menurut ane dan pastinya jikalau udah ada rekonstruksi besar2an ditubuh PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Neh yg udah hampir tersambung SBI-SGU ini tahap awal dari jalur pantura yg akan menghubungkan pantura barat,tengah dan timur.lalu pengaktifan trek mati mulai SMG-DEMAK-KUDUS-PATI-JUAWA-REMBANG-LASEM jika trek ini dah direkonstruksi dng baik. Lalu hidupkan lagi jalur TUBAN-BABAT.PROBOLINGGO-SITUBONDO yg telah mati, jika ketiga trek tsb telah aktif semua, baru tahap penyambungan LASEM-TUBAN. Dan jika terlaksana maka ane jamin jalur JKT-SMG-KDS-REMBANG-TUBAN-BABAT-SBY-PASURUAN-PROBOLINGGO-SITUBONDO-BANYUWANGI adalah jalur yg paling ramai buat angkutan KA BARANG karena tepat berada dijalur lintas barang paling aktif diINDONESIA. Setelah itu hidupkan trek mati BABAT-JOMBANG maka semakin lengkap dah menjadi jalur penghubung ke arah selatan KEDIRI,BLITAR,
Reply
#70
Antara stasiun Bukit Duri dengan stasiun Jatinegara tuh nampaknya naggung benerrr... Bisa disambung asalkan harus merelakan beberapa lapak di Pasar Jatinegara dibongkar. Jadi, efisien biar KRL2 yang dari Bekasi mau ke Bukit Duri begitu pun sebaliknya gak singgah di stasiun Manggarai dulu. Apalagi antara stasiun Palmerah dg stasiun Karet. Rangkaian KRL Sudirman dan Ciujung nanggung bener yang dari Serpong hendak ke Manggarai. Begitu pun sebaliknya. Mesi singgah di stasiun Tn. Abang dulu.

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)