Posts: 326
Threads: 0
Joined: Aug 2010
Reputation:
4
(08-10-2010, 10:55 PM)nata_dessy Wrote: guys.... malam ini Bapak gw bawa lokomotif eks tabrakan Maut dari Dep Lok Semarang ke baLai Yasa Jogja.....
kata bapak : lok nya (terbungkus terpaL) dan (maaf) masih terdapat banyak potongan tubuh Manusia n bau nya anyir. karena td bapak sempat parkiRin tu lok ke tugu......
sorry ga da picture, coz bapak ksh info by phone....
yak terjawab  tankyu kang...
-siggy under construction at Balai Yasa-
Posts: 81
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
2
tadi malam (8/10)..saya dan beberapa teman RF YK menilik CC20340 yang diparkir di Dipo Tugu.
dari SMC ditarik CC20410.
Lok memang masih utuh, hanya cowhanger depan sisi kanan yang dekok ke dalam. Bogie depan agak miring keluar. ....
Baunya sich memang agak anyir, ...dan kebetulan hari kemarin peringatan 7 hari PLH petarukan.
cintaku berat di kereta...
Posts: 174
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
1
(09-10-2010, 12:45 AM)Logawa_exp Wrote: gw pengen ngakak..
sejak kapan berat K1 mencapai 350 ton!!! wuakakakaka...
emangnya bawa tank baja dan rudal atau malah kapal di dalamnya!!
lha wong lok aja "cuma" 84 ton!!
kalo K1 ya sekitar 40-an ton Full Load...
35 ton kaleee.... kan berkos gerbong eksekutif 35.500 kg. hehehe....
Sori OOT yokk
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
Posts: 586
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
11
09-10-2010, 12:33 PM
(This post was last modified: 09-10-2010, 12:38 PM by WOODWARD.)
(08-10-2010, 03:30 PM)jokotingkir Wrote: (08-10-2010, 02:52 PM)dedy vh Wrote: Quote: mungkinkah itu semboyan 21 malamnya senja kediri yg terlihat oleh masinis ABA yang pada waktu itu kondisinya sudah lelah / ngantuk.
nggak ada hubunganya kang !
kenapa gak ada hubungannya mas kan dua kereta ini berpapasan, coba kalau kita naik mobil malam hari berpapasan dengan mobil lain yg lampunya sama sama terang pasti silau gak akan kita bisa melihat kondisi dibelakang mobil lawan kita, itulah sebabnya kenapa masinis ABA gak melihat buntut senja Utama yg sudah parkir didepannya sehingga gak sempat ngerem lebih awal.
dibelakang senja kediri kan ada lampu semboyan 21 malam warna hijau yg menyorot kedepan supaya bisa dilihat masinis senja kediri, dengan begitu juga pasti akan terlihat oleh masinis aba ketika berpapasan.
betul
pernah hampir salah liat
kejadinnya di jng, semboyan 21 gopar yang di spoor 2 disangka sinyal aman oleh mass gerobak yg masuk di spoor 3 dari arah senen
untung cepat nyadar jadi tidak ada insiden
(08-10-2010, 10:20 PM)kempor Wrote: sori kalo mungkin udah pernah dibahas..
pas menjelang PLH berarti ada 3 KA yang masuk ke persilangan yah? trus kronologinya gimana tuh?
1. SU masuk jalur 3, disilang SK di jalur 2, trus SU menunggu disusul ABA?
2. SK masuk jalur 2, disilang SU di jalur 3, SK berangkat dari jalur 2, trus disusul ABA?
3. SU masuk jalur 3, menunggu SK masuk jalur 2, trus sebelum SK tiba udah disusul ABA?
agak ruwet mungkin yah, mengingat Petarukan merupakan peralihan dari dobel-track ke single-track
 kejadian aktualnya: SU tidak pernah disusul ABA, kedua kereta itu di antri-kan. yg ada kedua kereta itu di silang SK. jadi sebenarnya SU dan ABA itu dalam posisi mengantri. tapi ABA nyelonong terus jadi menabrak SU..
menyusul di stasiun peralihan dobel trak ke single itu berisiko, jadi tidak di lakukan
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
WOODWARD Wrote:(Kemarin 03:30 PM)jokotingkir Wrote:
(Kemarin 02:52 PM)dedy vh Wrote:
Quote:
mungkinkah itu semboyan 21 malamnya senja kediri yg terlihat oleh masinis ABA yang pada waktu itu kondisinya sudah lelah / ngantuk.
nggak ada hubunganya kang !
kenapa gak ada hubungannya mas kan dua kereta ini berpapasan, coba kalau kita naik mobil malam hari berpapasan dengan mobil lain yg lampunya sama sama terang pasti silau gak akan kita bisa melihat kondisi dibelakang mobil lawan kita, itulah sebabnya kenapa masinis ABA gak melihat buntut senja Utama yg sudah parkir didepannya sehingga gak sempat ngerem lebih awal.
dibelakang senja kediri kan ada lampu semboyan 21 malam warna hijau yg menyorot kedepan supaya bisa dilihat masinis senja kediri, dengan begitu juga pasti akan terlihat oleh masinis aba ketika berpapasan.
betul
pernah hampir salah liat
kejadinnya di jng, semboyan 21 gopar yang di spoor 2 disangka sinyal aman oleh mass gerobak yg masuk di spoor 3 dari arah senen
untung cepat nyadar jadi tidak ada insiden Satu kemungkinan lagi kita dapatkan.
Semboyan 21 saat malam gelap memang cukup jelas terlihat , apalagi kalau loko penarik mematikan / meredupkan lampu yang biasa dilakukan saat berpapasan dengan rangkaian yang berlawanan atau saat tunggu sinyal dibuka .
Posts: 7,452
Threads: 0
Joined: Apr 2010
Reputation:
62
^^............
iya juga sih, tapi menurut saya adalah Semboyan21 nyala ijonya 2 (samping kiri-kanan) atau nyala 3 (samping kiri-kanan, tengah bagian atas) sedangkan tiang lampu sinyal muka/masuk posisinya lebih tinggi dari (rangkaian kereta api) tanda Semboyan21 pada rangkaian belakang
gimana ada pendapat yang lain ???
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !
![[Image: warteg.png]](https://img832.imageshack.us/img832/6434/warteg.png)
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Posts: 3,471
Threads: 0
Joined: Jan 2008
Reputation:
12
(09-10-2010, 12:33 PM)WOODWARD Wrote: (08-10-2010, 03:30 PM)jokotingkir Wrote: (08-10-2010, 02:52 PM)dedy vh Wrote: Quote: mungkinkah itu semboyan 21 malamnya senja kediri yg terlihat oleh masinis ABA yang pada waktu itu kondisinya sudah lelah / ngantuk.
nggak ada hubunganya kang !
kenapa gak ada hubungannya mas kan dua kereta ini berpapasan, coba kalau kita naik mobil malam hari berpapasan dengan mobil lain yg lampunya sama sama terang pasti silau gak akan kita bisa melihat kondisi dibelakang mobil lawan kita, itulah sebabnya kenapa masinis ABA gak melihat buntut senja Utama yg sudah parkir didepannya sehingga gak sempat ngerem lebih awal.
dibelakang senja kediri kan ada lampu semboyan 21 malam warna hijau yg menyorot kedepan supaya bisa dilihat masinis senja kediri, dengan begitu juga pasti akan terlihat oleh masinis aba ketika berpapasan.
betul
pernah hampir salah liat
kejadinnya di jng, semboyan 21 gopar yang di spoor 2 disangka sinyal aman oleh mass gerobak yg masuk di spoor 3 dari arah senen
untung cepat nyadar jadi tidak ada insiden
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
kemungkinan terbesar penyebab PLH adalah s21 nya SK, apakah kira2 warna s21 harus diganti selain hijau?
Posts: 39
Threads: 0
Joined: Sep 2010
Reputation:
1
emang gak ada link-nya, itu live ketika si korban di interview di Tv-one, gak tau bener ato salah...
sdangkan dgn korban2 yang notabene "ngambing" alias bayar di atas, PT.KAI tidak memberikan santunan, ato asuransi dalam bentuk apapun... beritanya waktu itu begitu..
RF dawzzzzz, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Posts: 409
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
2
(09-10-2010, 11:20 AM)Warteg Wrote: (08-10-2010, 10:07 PM)Illia Wrote: (08-10-2010, 07:03 PM)dawzzzzz Wrote: oya waktu itu ada interview korban tabrakan di tv one, setelah korban yang dirawat di petarukan sembuh dan akan melanjutkan perjalanan ke semarang diminta kembali membeli tiket seharga 200rb@tiketnya... ckckckck....
Bener ga tuh? dpt berita dmana? linknya dunk?
saudara gw jd korban dan da balik semarang ga ada beli2 tiket lg tuh?
jgn ngasi inpo ga valid lah =3=a
lg pula, logika de
tiket senja itu 100rb
bukan 200rb....
itu informasi menyesatkan dari (wartawan) mana ????
lagian di PTA kan ga ada loket 
sekedar memberikan informasi, ane kebetulan ikut nonton pas korban diwawancarai,jadi si korban ini beli tiketnya bukan saat balik ke semarang, tapi pada saat korban ini diundang TVOne ke Jakarta untuk diwawancarai, beli tiket SU/FU, saya lupa, 2 orang@100ribu. menurut saya seharusnya TVOne yang nanggung, kan dia yang ngundang, memang TV yang satu ini agak2 lebay, now kembali ke topik
|