11-11-2013, 01:06 PM
[spoiler]
Kan prinsip demand supply... mending 312 tapi LF 100% daripada 368 tapi LF 70%... Apalagi yieldnya mungkin lebih bagus K1 daripada K3AC...
[quote][/spoiler]
kalau berdasarkan pengamatan selama JR kmrin yak,
animo masyarakat akan KA lintas SI-BOO PP itu amat tinggi. dalam 2 hari terakhir, tiket habis 100% mas.
dan AC dikedua kelas tersebut tidak jauh berbeda. k1 nya malah anget.
dan kmrin gak berasa seperti k1 eksekutif yang nyaman
. tapi malah sebaliknya.
kalau saya rasa, lebih baik ditambah rangkaia bisnis nya saja, sperti yg sudah diutarakan diatas.
dan diantara kelas eksekutif dan ekonomi yang sekarang ada, dihubungkan dengan KMP3. jangan KMP3 ditaro didepan (KA ganjil) dan atau dibelakang (KA Genap)
kasihan penumpang k1 nya kalau KMP3 ditaro paling ujung
(11-11-2013, 12:49 PM)spetznaz_kdi Wrote: [quote='zae abjal' pid='387863' dateline='1384148123']
waduh, kalau salah satu K3ACnya diganti K1, ntar kapasitas pnp bakal berkurang dunk..dri yg tadinya 368, akan menjadi 312..
wah, kalau gini bakal berapa banyak pnp yg kecowa lantaran "kagak keangkut"?
Kan prinsip demand supply... mending 312 tapi LF 100% daripada 368 tapi LF 70%... Apalagi yieldnya mungkin lebih bagus K1 daripada K3AC...
[quote][/spoiler]
kalau berdasarkan pengamatan selama JR kmrin yak,
animo masyarakat akan KA lintas SI-BOO PP itu amat tinggi. dalam 2 hari terakhir, tiket habis 100% mas.
dan AC dikedua kelas tersebut tidak jauh berbeda. k1 nya malah anget.
dan kmrin gak berasa seperti k1 eksekutif yang nyaman
. tapi malah sebaliknya.kalau saya rasa, lebih baik ditambah rangkaia bisnis nya saja, sperti yg sudah diutarakan diatas.
dan diantara kelas eksekutif dan ekonomi yang sekarang ada, dihubungkan dengan KMP3. jangan KMP3 ditaro didepan (KA ganjil) dan atau dibelakang (KA Genap)
kasihan penumpang k1 nya kalau KMP3 ditaro paling ujung




