Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengurangan Jadwal KRL Commuter Line JABODETABEK
#51
PT.KAI ga punya pendirian...plin-plan n sok tahu! Btw,slain rehabilitasi gardu LAA,apakah LAA lintas DP-BOO akan diperbaharui juga? Secara LAA pada lintas ini masih peninggalan Londo.
" R.I.P Bumi Geulis"[/i]
Reply
#52
LAA nya baik-baik saja bro. Cuma gardunya diperbaiki dan diupgrade, tambah daya istilah nya.
Reply
#53
Kl saya dirut KCJ sy akan minta asistensi Bumi Geulis dan KRDE ex-Holec yg tdk t'pakai.
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Reply
#54
Quote:PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Akui Bus Antisipasi tidak Efektif

JAKARTA--MICOM: PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengakui bus antisipasi yang disediakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tidak efektif. Masyarakat yang tidak terangkut kereta api tidak banyak yang beralih.

"Sepertinya masyarakat masih tetap lebih antusias naik kereta api," ucap kepala humas Daop I Mateta Rizalulhaq saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (19/10).

Sejak dimulainya perbaikan enam gardu listrik aliran atas serta perbaikan tiga gardu listrik pada Rabu (19/10), 29 perjalanan kereta api pun dihentikan. Diprediksi setiap harinya ada 29 ribu penumpang yang terancam terlantar.

Untuk mengantisipasinya, Dirjen Perkeretaapian mengerahkan 15 bus PPD di stasiun Bogor. Calon penumpang yang merasa terlalu lama menunggu bisa menaiki bus tersebut dengan membayar Rp 10 ribu.

Bus PPD tersebut akan melayani dua tujuan yaitu Stasiun Bogor-Cawang-Dukuh Atas dan Stasiun Bogor-Cawang-Gambir. Jadwal keberangkatan bus sama dengan jadwal keberangkatan KRL.

Mateta mengatakan berdasarkan pemantauan lapangan di Stasiun Bogor, dari 15 armada bus sejenis bus PPD yang disiapkan Dirjen Perkeretaapian, bus tampak kosong melompong.

Bus pertama, lanjut Mateta, hanya menangkut 40 penumpang. Sedangkan bus kedua mengangkut sekitar 20-30 penumpang saja. "Yang ketiga malah hanya mengangkut 14 orang," ucap Mateta.

Menurt Mateta terhambatnya laju masyarakat pengguna kereta api memang tidak bisa dihindari. Namun pihaknya meminta agar masyarakat dapat memahami dan bersedia untuk sementara mencari moda transportasi lain.

Dari pemantauan PT. Kereta Api Indonesia (Persero), pihaknya tidak melihat penumpukan yang berarti terjadi di stasiun-stasiun. Ia menilai sebagian penumpang kereta api telah beralih menggunakan kendaraan pribadi.

"Dari pusat kendali terpantau aman. Perbaikan gardu listrik ini kan juga harapannya agar pelayanan kereta api biar tambah lebih baik lagi," tuturnya.

Mateta mengatakan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) saat ini masih terus melakukan rekayasa teknis dan operasional untuk mengurangi jumlah perjalanan yang harus dihilangkan.

"Kita juga mengawasi pekerja lapangan, supaya proyek ini bisa selesai lebih cepat tidak harus 45 hari," tandasnya.

Gardu yang akan dibangun tersebut antara lain di Bojong Gede, Depok, Lenteng Agung, Pasar Minggu, Pasar Senen, dan Cicayur. Sementara ada tiga gardu yang akan direhabilitasi PT. Kereta Api Indonesia (Persero), yaitu gardu di Citayam, Cilebut dan gardu Kedung Badak. (VB/OL-12)
Reply
#55
Quote:KRL Dikurangi, Tapi Gardu Belum Mulai Direhab

VIVAnews – Mulai Rabu, 19 Oktober 2011 kemarin, jadwal perjalanan KRL Bogor-Jakarta dan sebaliknya mengalami pengurangan signifikan sampai 29 perjalanan. Kondisi ini akan berlangsung hingga 45 hari ke depan, atau sampai tanggal 29 November 2011. Alasannya, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan melakukan rehabilitasi gardu listrik aliran atas, antara lain di kawasan Kedung Badak, Cilebut, dan Citayam.

Namun Wakil Kepala Stasiun Bogor, Elang Syarief, ternyata mengungkapkan bahwa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) belum mulai memperbaiki gardu rusak yang terletak di tiga daerah itu. “Seharusnya sesuai dengan jadwal, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memperbaiki gardu yang rusak itu mulai tanggal 19 Oktober 2011 kemarin. Tapi sampai hari ini belum ada konfirmasi bahwa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan memperbaiki gardu tersebut,” kata Elang di kantornya di kompleks Stasiun Bogor, Kamis 20 Oktober 2011.

Elang mengatakan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) berniat memperbaiki tiga gardu tersebut secepatnya, karena komponen-komponennya sudah melewati tanggal kadaluarsa. “Jika tidak diperbaiki, akan mati mendadak,” tuturnya. Karena itu pula, lanjutnya, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) membatalkan 29 jadwal pemberangkatan KRL.

“Ini demi keselamatan para penumpang, dan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuh Elang. Sayangnya, jadwal rehabilitasi gardu listrik ternyata molor dari yang telah dijadwalkan. Padahal, jadwal KRL sudah mulai dikurangi.

Sementara itu, Abdullah, salah seorang kontraktor yang bertugas memperbaiki gardu rusak di kawasan Kedung Badak, mengatakan bahwa hari ini, mereka baru akan melakukan persiapan-persiapan perbaikan gardu. “Dengan digantinya sistem kontrol di gardu ini, ke depannya perjalanan KRL akan cepat,” kata dia optimis.

Ia menambahkan, perbaikian gardu di Kedung Badak ini akan dikerjakan oleh 9 pekerja, terdiri dari 8 pekerja lokal, dan 1 pekerja asing yang didatangkan dari Jerman.
Reply
#56
Quote:Sepi, Bus Untuk Penumpang KRL Distop

VIVAnews - Pemerintah menyiapkan 15 bus PPD dan 14 Damri untuk mengantisipasi dampak pengurangan jadwal perjalanan KRL Jakarta-Bogor. Bus tersedia di Stasiun Bogor dan Jakarta. Namun, pagi ini bus bantuan itu tidak ada di lokasi. "Tadi ada penumpang yang mau naik, tapi bus sudah tidak ada," kata juru bicara komunitas KRL Mania, Agam Faturahman kepada VIVAnews.com, Kamis 20 Oktober 2011.

Agam mengungkapkan, sebenarnya penumpang sedikit terbantu dangan disediakannya bus. Tapi dia menyayangkan karena kurangnya sosialiasi. "Akhirnya banyak pengguna KRL yang tidak tahu," terang dia.

Kepala Stasiun Bogor, Rohman, menjelaskan mulai hari ini memang bus ditiadakan. Keputusan itu, kata dia, diambil berdasarkan evaluasi kemarin bahwa bus kurang peminat. "Hanya sedikit penumpang yang diangkut bus itu," kata Rohman. Dia menduga yang menggunakan bus itu justru bukan penumpang KRL.

Rohman mengakui pengadaan bus sangat mendadak, karena tidak ada informasi sebelumnya kepada para penumpang. Bus langsung beroperasi di hari pertama pembatalan jadwal. "Itu permintaan Ditjen Perkeretaapian, bukan kami," ungkap dia.

Lebih lanjut dia menerangkan, sampai pagi ini perjalanan KRL Bogor-Jakarta normal. Tidak terjadi penumpukan penumpang berarti di stasiun. "Kemungkinan itu karena penumpang sudah mengantisipasi jauh-jauh hari pembatalan ini, dan mencari moda trasnportasi lain," tuturnya.

Pembatalan jadwal KRL dilakukan saat pembangunan gardu listrik aliran atas, 19 Oktober hingga 29 November 2011. Selama itu perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta baik commuter line maupun ekonomi akan mengalami gangguan.
Reply
#57
Kondisi stasion Depok pagi ini.. jam 08:40
Sepi.. gak ada penumpukan penumpang sampek ke lantai 2 Tersenyuum

[Image: C360_2011-10-2008-51-51.jpg]

Code:
[img]https://lh5.googleusercontent.com/-kZSeLBTj9tE/Tp-BEj7BB9I/AAAAAAAADpw/nd8vOqi7MYg/s912/C360_2011-10-2008-51-51.jpg[/img]


Reply
#58
(20-10-2011, 12:24 AM)aatea_goparmania Wrote:
(19-10-2011, 11:14 PM)see_204XX Wrote:
(19-10-2011, 10:53 PM)Jefta Bwan Wrote: PT. KCJ parah. banyak banget kereta yang gak ada di jam penting. apa susahnya pake loko ? pake ajah KRL ekonomi, tapi pantografnya gak usah di naekin. jadi itu KRL di tari ama loko cc ato bb. gampang kan ?? ato gak jalanin aja itu bumi geulis. nyapain coba nganggur di bogor dari jam 7 ampe jam 17. masa iyah di BY mri gak ada KRDI ato KRDE ati KRD ?? bisa di pake kalii.. kita lebih seneng kaya gitu. percuma khan nyediain bus tapi gak ada yang mau naik. kalo mau naik bus mah orang gak perlu ke stasiun. tapi ke terminal. ane ke kampus jadi naek motor dah sekarang.

Ada loko yg bener2 nganggur nggak di Dipo JNG & THB...? Bingung

loko nganggur di JNG banyak om
di THB juga masih ada beberapa simbah yg msh bs diberdayagunakan wat narik kereta sampe BOO....kuat lah sampe BOO mah...dulu aja pas perbaikan lintas BOO-SI KLB Kricaknya pake simbah BB....

maslahnya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) n KCJnya mau ga??
ane juga heran kenapa sih PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ga mau bikin alternatif layanan laen di lintas selatan (DP-B00) selain KRL?? di timur ada KA Pattas dan odong2 PWK/CKP/KW, di barat ada Rangkas Jaya, Pattas Merak dan odong2, kenapa di selatan ga bisa?? toh dengan adanya variasi layanan bisa menambah keuntungan juga....

cmiiw ya....
uneg2 dari rf boo
Bye Bye

ini kerjaan kan bukan makan waktu satu dua hari tapi sebulan,
tapi nyatanya tidak ada pemimpin yg berani mengambil keputusan, baik dari PT KCJ yg mengelola jalur ini , PT. Kereta Api Indonesia (Persero) BUMN yg juga induk perusahaan dari KCJ , maupun dari Dephub (pemerintah), seolah olah semua tidak mau rugi, akhirnya biar rakyat nya yg menderita.

saya sebenarnya kurang paham masalah stock loko dan gerbong , secara logika saja kenapa tidak menggunakan rangkaian formasi tambahan lebaran ( baik loko maupun rangkaiannya ) , PT KCJ harusnya merundingkan hal ini ke PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan juga Dephub, ini dephubnya cuman bilang operasional KRL beda , masinis beda ..."Dari sisi teknis, tidak cocok KRDE dengan KRL, baik untuk rel, masinis maupun hal-hal lainnya," Sumber: KRDE batal dioperasikan......, ya memang beda anak TK juga tahu kalau KRL itu kereta rel listrik , KA UAP pakai air , kereta diesel pakai solar.

makanya perlu dipirkan sejak jauh hari anda itu (Dephub, PT KCJ,PT. Kereta Api Indonesia (Persero)) diamanatkan oleh rakyat untuk memikirkan dan mensolusikan hal hal kayak begini bukan malah rakyatnya yg disuruh mikir cari transportasi lainnya. Bye Bye
Reply
#59
[link]http://us.wap.vivanews.com/news/read/257261-krl-dikurangi--tapi-gardu-belum-mulai-direhab[/link][Image: overstappen.png]
(20-10-2011, 11:17 AM)andya nur Wrote: [link]http://us.wap.vivanews.com/news/read/257261-krl-dikurangi--tapi-gardu-belum-mulai-direhab[/link]
KRL Dikurangi, Tapi Gardu Belum Mulai Direhab
| Kamis, 20 Oktober 2011, 10:12 WIB

VIVAnews – Mulai Rabu, 19 Oktober 2011 kemarin, jadwal perjalanan KRL Bogor-Jakarta dan sebaliknya mengalami pengurangan signifikan sampai 29 perjalanan. Kondisi ini akan berlangsung hingga 45 hari ke depan, atau sampai tanggal 29 November 2011. Alasannya, PT. KAI akan melakukan rehabilitasi gardu listrik aliran atas, antara lain di kawasan Kedung Badak, Cilebut, dan Citayam.

Namun Wakil Kepala Stasiun Bogor, Elang Syarief, ternyata mengungkapkan bahwa PT. Kereta Api Indonesia belum mulai memperbaiki gardu rusak yang terletak di tiga daerah itu. “Seharusnya sesuai dengan jadwal, PT. KAI memperbaiki gardu yang rusak itu mulai tanggal 19 Oktober 2011 kemarin. Tapi sampai hari ini belum ada konfirmasi bahwa PT. KAI akan memperbaiki gardu tersebut,” kata Elang di kantornya di kompleks Stasiun Bogor, Kamis 20 Oktober 2011.

Elang mengatakan, PT. KAI berniat memperbaiki tiga gardu tersebut secepatnya, karena komponen-komponennya sudah melewati tanggal kadaluarsa. “Jika tidak diperbaiki, akan mati mendadak,” tuturnya. Karena itu pula, lanjutnya, PT. KAI membatalkan 29 jadwal pemberangkatan KRL.

“Ini demi keselamatan para penumpang, dan untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuh Elang. Sayangnya, jadwal rehabilitasi gardu listrik ternyata molor dari yang telah dijadwalkan. Padahal, jadwal KRL sudah mulai dikurangi.

Sementara itu, Abdullah, salah seorang kontraktor yang bertugas memperbaiki gardu rusak di kawasan Kedung Badak, mengatakan bahwa hari ini, mereka baru akan melakukan persiapan-persiapan perbaikan gardu. “Dengan digantinya sistem kontrol di gardu ini, ke depannya perjalanan KRL akan cepat,” kata dia optimis.

Ia menambahkan, perbaikian gardu di Kedung Badak ini akan dikerjakan oleh 9 pekerja, terdiri dari 8 pekerja lokal, dan 1 pekerja asing yang didatangkan dari Jerman.

Laporan: Ayatullah Humaeni | Bogor
[Image: CopyofIMG_0286.jpg]
Reply
#60
gimana pada gak mau naik bus bantuan, sudah lebih mahal dari krl, waktu tempuhnya gak bisa diprediksi karena tergantung kondisi jalan yang macet atau tidak.

lain ceritanya kalau bis bantuannya seperti gambar dibawah ini, pasti laku keras Ngeledek:

[Image: rail_bus.jpg]

sumber: ministry transport of srilanka http://www.transport.gov.lk/web/index.ph...11&lang=en
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)