Posts: 909
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
3
(27-06-2011, 03:57 PM)beruanglucu Wrote: kalo liat jadwal resmi per 2 juli kok malah merugikan buat saya yah...., kan biasanya ada yg kereta dari MRI berenti di St. SUD, jam 17.30an sekarang kok malah ilang, baru ada lagi jam 18.30an, ini kan namanya malah merugikan... mending naek motor aja lgi dari kantor, jam 18.30 an udah bisa sampe di St. PDJ....
Sekarang mesti nyambung dengan KRL dari Bogor/bekasi, ke stasiun tanah abang, kemudian sambung dengan KRL dari Jakarta Kota (via kampung bandan-angke-duri) .
IMHO ya...
- Penumpang KRL mungkin tidak langsung naik jumlah nya
- kemungkinan beberapa pengguna ekspress ganti moda.
Dengan penurunan tarif tersebut KCJ akan mengalami penurunan pendapatan 4000 rupiah dari tiap penumpang jakarta-bogor dan 1000 rupiah per penumpang dari depok/serpong/bekasi, Sampai suatu waktu jumlah penumpang meningkat lagi. Itu pun kalau penumpang makin tertarik dengan KRL. Karena, sebagian besar pendapatan KCJ berasal dari tiket Ekspress, dan jadwal KRL AC juga sebagian besar adalah Ekspress.
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
(27-06-2011, 05:52 PM)m_ilhami Wrote: ~ EDITED~
Dengan penurunan tarif tersebut KCJ akan mengalami penurunan pendapatan 4000 rupiah dari tiap penumpang jakarta-bogor dan 1000 rupiah per penumpang dari depok/serpong/bekasi, Sampai suatu waktu jumlah penumpang meningkat lagi. Itu pun kalau penumpang makin tertarik dengan KRL. Karena, sebagian besar pendapatan KCJ berasal dari tiket Ekspress, dan jadwal KRL AC juga sebagian besar adalah Ekspress. sangat tepat mas..... monggo temen2 silahkan dihitung2 sendiri... pendapatan terbesar KCJ kan dari penumpang KRL Express..... nah kalo nantinya ga ada express..... KCJ baru bisa mendapatkan pemasukan seperti sekarang (yg menurut statemen mereka masih rugi  ) itu dengan catatan jumlah pengguna KRL tetap dan ada pengurangan jam operasional...
nah sementara di lapangan, realitanya..... para pengguna express, terutama pakuan& bekasi exp... jelas tidak tertarik lagi menggunakan KRL yang lambat dan penuh-sesak-berjejal... artinya, akan ada potensi penurunan penumpang dalam jumlah besar...... kalo itu terjadi.. bagaimanakah upaya operator dalam memaksimalkan pendapatan mereka... setidaknya tidak mengalami penurunan dari pendapatan saat ini... ya lagi2 jalannya cuman satu yaaaa...... yaitu.. kembali menaikkan tarif KRL
(27-06-2011, 08:36 AM)bonbon Wrote: dengan tarip 7000 dan bila nanti para pengguna express mau berpindah transportasi lain, ya syukurlah, KRL jd lega-an dikit...
ya... selamat mas... selamat menikmati KRL yang menurut mas menarik dan mungkin aga legaan dengan terjadinya migrasi sejumlah besar penumpang express ke moda lain..... emang hidup ini pilihan kan.....
cuman pesen ajah... itu kan yang diharapkan penumpang non-express? kalo nantinya dengan kaburnya sejumlah penumpang express dan menyebabkan terjadinya penurunan jumlah penumpang dan berkorelasi dengan turunnya besaran pendapatan KCJ... ya paling gampang, operator akan kembali menaikkan tarif dengan pelayanan tetap dan tetep aja ada potensi gangguan yang itu2 aja... yaaa, nanti kami pantau aja perkembangannya dari luar... mungkin kami cuman bisa ketawa-ketiwi aja....
~ Salam, ~
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 147
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
2
Quote:cuman pesen ajah... itu kan yang diharapkan penumpang non-express? kalo nantinya dengan kaburnya sejumlah penumpang express dan menyebabkan terjadinya penurunan jumlah penumpang dan berkorelasi dengan turunnya besaran pendapatan KCJ... ya paling gampang, operator akan kembali menaikkan tarif dengan pelayanan tetap dan tetep aja ada potensi gangguan yang itu2 aja... yaaa, nanti kami pantau aja perkembangannya dari luar... mungkin kami cuman bisa ketawa-ketiwi aja....
penumpang ekspress pindah ke moda lain.... ya sebagian aja yg tetep naek krl (mungkin masih penuh, tapi ya mungkin gak sama dengan jumlah pnp ekspress). trus penumpang krl eko ac pada pindah ke eko panas.... akhirnya penumpang CL ya kira2 1/2 pnp ekspress 1/2 pnp eko ac.... yg pasti krl eko panas pastinya tambah sesek..... sek.....
Quote:ya syukurlah, KRL jd lega-an dikit...
iya bisa lesehan bisa kursi lipet ya..... yg pasti target SO yg katanya harus menjaring 1,2juta pnp per hari bakal bisa gagal.... jalanan macet, wapres marah2, akhirnya kcj nawarin krl ekspress lagi tapi pake harga 2x CL........ selamet deh......
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
Uploaded with ImageShack.us
Uploaded with ImageShack.us
Uploaded with ImageShack.us
Yang aneh dan amat sangat membingungkan aku koq... jadwal si Commuter Line ini semuanya Pakuan Ekspres yah? Apa nantinya semua KRL AC yang notabene menggantikan Ekonomi AC utk berhenti di tiap stasiun itu namanya Pakuan Ekspres yah??? Lokasi aku berada di stasiun Pd. Ranji. Duhhh.... stasiun ini makin membingungkan kami... Apalagi tertera jadwal yang mulai berlaku Maret 2010 lalu. Jadi yang kepake itu yang mana??? Mana dah gitu loket ticketingnya dibiarin mangkrak gitu...!!
Kebetulan ada orang hajatan di situ. Jadi inget mas Bowo dan mas Soni Gumilang tuh... Mungkin gak mau kalah dengan mereka kali.... hehe...
Posts: 472
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
16
(27-06-2011, 07:05 PM)TukangBengkel Wrote: Quote:cuman pesen ajah... itu kan yang diharapkan penumpang non-express? kalo nantinya dengan kaburnya sejumlah penumpang express dan menyebabkan terjadinya penurunan jumlah penumpang dan berkorelasi dengan turunnya besaran pendapatan KCJ... ya paling gampang, operator akan kembali menaikkan tarif dengan pelayanan tetap dan tetep aja ada potensi gangguan yang itu2 aja... yaaa, nanti kami pantau aja perkembangannya dari luar... mungkin kami cuman bisa ketawa-ketiwi aja....
penumpang ekspress pindah ke moda lain.... ya sebagian aja yg tetep naek krl (mungkin masih penuh, tapi ya mungkin gak sama dengan jumlah pnp ekspress). trus penumpang krl eko ac pada pindah ke eko panas.... akhirnya penumpang CL ya kira2 1/2 pnp ekspress 1/2 pnp eko ac.... yg pasti krl eko panas pastinya tambah sesek..... sek.....
atau bisa jadi CL yang penuh sesak karena penumpang beli tiket eko panas, tapi naiknya di eko AC..toh sulit untuk periksa tiket di kereta yg penuh sesak... (tergantung tingkat kedisiplinan penumpang, mudah2an sih gak terjadi...)
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
Ntuhkan masih prediksi, nanti lihat aja, lah KRL (mau) Sejuta Umat, soal penuh sesak, lesehan, kursi lipet (kalo yg dua ini sih soal perilaku) dari dulu juga kyk gitu, mungkin yg Expresso aja di biasa in dikit  adaptasi lah, kalau nyerah yah udah ada pilihan yg lain
Yg penting tarif udah bersahabat...
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 2,477
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
25
Komunitas Kaum Proletar Wrote:Tarif semakin terjangkau = semakin bagus. Selebihnya terserah sama yang punya sepur. 
Posts: 121
Threads: 0
Joined: Oct 2008
Reputation:
3
@ mas masukangin,
Upgrade rheos jadi ber-ac ... ? hahahaa ... siapa yang mau bayarin mas, bayangin biayanya saja sudah seperti diawang2, kayak ndak tahu saja kondisi keuangan perusahaan kereta 'tercinta' kita, hehee ...
Proyek impossible itu sih mas ...
Apalagi dibedain dengan kecepatan. Ya ndak mungkinlah, wong ndak boleh ada susul2an. Setiap kereta wajib memiliki kecepatan yang setara ... Kalau ada satu yang lelet, ya pada ngantri lah semua dibelakangnya ...
Bagi saya, kalau T6000 dengan kondisi sekarang tetap jadi Cl, itu adalah KEMUNDURAN BESAR ... !!!
Operator tidak dapat memberikan fasilitas yang sesuai dengan kelasnya ... Kecuali kalau kondisi AC si T6000 diperbaiki yaaa ... jadi adem lagi ... bolehlah itu dipertahankan ... kalau sekarang ... Ga lah yau ... !!!
@ mas bonbon,
quote : " ... mungkin yg Expresso aja di biasa in dikit adaptasi lah ... "
Memang bisa yah kita maksa orang lain untuk berperilaku ini atau itu yaa ... ?? hmmm ... sepertinya ndak mudah yaa ...
quote lagi : " ... kalau nyerah yah udah ada pilihan yg lain ... "
Jadi inget pernyataan salah satu pejabat teras KAI ... " ... naik angkot saja, kan kesian nanti ndak dapet penumpang ..." hahaaa ...
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
(28-06-2011, 10:15 AM)aditto Wrote: @ mas masukangin,
Upgrade rheos jadi ber-ac ... ? hahahaa ... siapa yang mau bayarin mas, bayangin biayanya saja sudah seperti diawang2, kayak ndak tahu saja kondisi keuangan perusahaan kereta 'tercinta' kita, hehee ...
Proyek impossible itu sih mas ...
Apalagi dibedain dengan kecepatan. Ya ndak mungkinlah, wong ndak boleh ada susul2an. Setiap kereta wajib memiliki kecepatan yang setara ... Kalau ada satu yang lelet, ya pada ngantri lah semua dibelakangnya ...
Bagi saya, kalau T6000 dengan kondisi sekarang tetap jadi Cl, itu adalah KEMUNDURAN BESAR ... !!!
Operator tidak dapat memberikan fasilitas yang sesuai dengan kelasnya ... Kecuali kalau kondisi AC si T6000 diperbaiki yaaa ... jadi adem lagi ... bolehlah itu dipertahankan ... kalau sekarang ... Ga lah yau ... !!!
@ mas bonbon,
quote : " ... mungkin yg Expresso aja di biasa in dikit adaptasi lah ... "
Memang bisa yah kita maksa orang lain untuk berperilaku ini atau itu yaa ... ?? hmmm ... sepertinya ndak mudah yaa ...
quote lagi : " ... kalau nyerah yah udah ada pilihan yg lain ... "
Jadi inget pernyataan salah satu pejabat teras KAI ... " ... naik angkot saja, kan kesian nanti ndak dapet penumpang ..." hahaaa ...
Untuk quote yg
1. Nggak ada unsur kata "maksa atau terpaksa atau dipaksa" di tulisan sayah, seperti halnya siklus mahluk hidup mengharuskan beradaptasi di habitat atau lingkungannya yang selalu berubah-ubah, kalau nggak bisa beradaptasi, yah udah silakan di serahkan ke individu masing-masing...
2. Hidup adalah pilihan, rejeki udah di atur, kalo keberatan naik KRL 7000 rupiah jarak deket bisa naik angkot atau naik kendaraan yg lain lebih murah ataupun nyaman, toh mereka juga sama transportasi massal juga kan...
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
@ Mas Bonbon=> membiasakan diri dengan lingkungan baru???? ngapain harus memaksakan diri untuk bisa menerima lingkungan baru yg ga menarik mas, kalo kita punya piihan yg lebih menarik???..... toh kata sampean kan hidup ini banyak pilihan kan????? dan kalo KRL udah ngga bisa cepet dan ngga menarik lagi... ya ngapain dibiasakan tetep dengan KRL... toh banyak pilihan... kan kita2 sekarang ngga mau koar2 lagi masalah kebijakan aneh tsb..... ya kalo sama2 lambat, ngapain kami musti membiasakan diri untuk berlambat-lambat sambil berdesakan....
toh kami punya pilihan dan alternatif untuk beralih menggunakan moda yang lebih nyaman... biar sama2 lambat, tapi kalo di jalan nyaman, kita tetep bisa kerja sambil di jalan... jadi waktu di jalan bisa semakin produktif, karna ngga desek2 an lagi... jadi ini bukan persoalan besaran tarif seh... cuman persoalan sama2 lambatnya ajah..
tapi yaaa..... kami ngga mau dibentrokkan dengan sesama penumpang oleh KCJ...,masing2 punya argumen dan pilihan, dan semua pilihan sah dan tidak bisa disalahkan... kami para roker express, KCJ masing2 punya pilihan dan mungkin mulai kamis besok masing2 punya jalan sendiri2....
dan mohon maaf lagi.... setelah saya amati... yang biasanya maksain pendapat dan mau menang sendiri seh.... kalo ngga operator ya yang mungkin belum punya alternatif lain selain KRL.... mohon maaf loh yaaa...
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
|