23-06-2010, 02:54 PM
(23-06-2010, 02:45 PM)antimon40 Wrote: Emang di jakarta masih ada tanah yang tersisa buat lahan jalur rel?
Benar apa yang dikatakan sampeyan, di Jakarta saja sudah kesulitan untuk pembebasan lahan dan pembangunan rel tambahannya karena rel sedemikian dekatnya dengan pemukiman penduduk, apalagi memperpanjang hingga CPK.
Masalah ketersediaan lahan adalah penghambat utama sistem DDT bahkan sixtuple track, karena banyak lahan di sekitar rel yang sudah beralih fungsi menjadi pemukiman penduduk.
Kalau di Jepang, setiap perusahaan yang akan membangun jalurnya sendiri sudah merencanakan jalur yang akan dibangun dengan perencanaan tata kota dari pemerintah daerah kota setempat, sehingga hampir tidak ada masalah saat dilakukan pembebasan lahan dan pembangunan jalur tambahan yang dikhususkan untuk operasional armada dari perusahaan tsb.


![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)
![[Image: 2_790793706l.jpg]](http://photos.friendster.com/photos/17/71/19681771/2_790793706l.jpg)
Kapan ya rakyat Indonesia diberi kado berupa semua jalur KA hidup lagi oleh pemerintah..
,,jadi harus dipastikan dulu apa memang perlu sixtuple...
