31-03-2010, 02:08 PM
(31-03-2010, 01:19 PM)m_ilhami Wrote: subway aja deh, nggak repot bikin tiangnya, LAA nya jadi LAB (listrik aliran bawah) kali ya?
paling-paling repot mindahin kabel FO, PLN, telekom yg dibawah tanah.
kalau soal pemandangan...facebookan 30-60 menit gak berasa deh.
lagipula jalurnya bisa utk tempat tinggal gelandangan....upss...
Kalau subway di negara Eropa biasanya menggunakan rel ketiga (third rail) yang menggantikan LAA, kemungkinan di Indonesia masih menggunakan sistem LAA seperti di Jepang.
Untuk pemindahan galian kabel-kabel perusahaan PLN, Telkom dan sebagainya, sepertinya tak diperlukan jika kedalaman tanah tempat subway berada melebihi kedalaman tempat galian-galian tersebut berada.
CMIIW

![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)

![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)