Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Depo daop 2 yang terkesan Sombong??
#31
(23-05-2009, 07:24 PM)bagus70 Wrote: Wah, saya sudah tahu kalau suatu saat akan ada yang menulis tulisan kontroversial ini di Internet. Sebelumnya, sudah banyak anak Jakarta yang vokal mengatakan depo Bandung sombong dan sok elit karena sering dikasih loko bagus, sementara lainnya dapat sisanya.
Tapi yang membuat saya heran, kenapa kok Bandung yang dibidik? Sewaktu Sumsel dapat CC202 yang notabene lebih kharismatik daripada CC204, kok tidak ada yang meributkan?
Juga pernah ada anak Jember yang mengeluh, kenapa kok mereka tak pernah dapat loko baru? Padahal BB303 waktu masih baru depo Induknya di Jember.

dsb....

Mari saya jelaskan.

Alasan kenapa kok depo Bandung selalu dikasih lokomotif bagus (tak selamanya baru) adalah karena medannya yang berat, sehingga lokomotif harus benar-benar prima. Kalau tidak begitu, KA tak akan sampai tujuan.
Kalau di Bandung, loko TMnya kurang, dia tak boleh jalan jauh. Kalau di daerah datar seperti JNG atau CN, itu tidak masalah.

Nah terus mengenai sombong, justru yang sebenarnya sombong malah sebagian kecil railfans senior Jakarta (dan Bandung), yang sibuk mencari-cari sesuatu untuk dibanggakan.
Jadi sewaktu tahu mereka tidak mendapat apa yang mereka inginkan (c: railfans SBY pingin banget ada loko baru di SDT, tapi begitu tahu lokonya untuk YK, mereka kecewa), mereka pasti akan membuat protes yang tidak logis dan tidak relevan, mereka akan mengata-ngatai railfan di daerah yang mendapat loko itu Sombong.

Tapi apa di Bandung serba sombong begitu? apalagi depo lokomotifnya?

TIDAK.

Buktinya, kalau ada railfans luar yang datang ke Bandung, kalau sowan dengan tuan rumah pasti dilayani dengan baik (apalagi nanti kalau saya punya mobil, saya bisa antar kawan-kawan dengan lebih leluasa). Masinis depo Bandung selalu ramah dengan railfans manapun.
Pejabat PTKA DAOP 2 selalu welcome dengan railfans. Bahkan orang-orang di kantor pusat PT KA juga cukup welcome dengan railfans.

Sekarang ini, berkat usaha kand Deden (denzuko) kita sudah bisa leluasa memotret KA di depo lokomotif Bandung lagi. Bahkan kalau anda diganggu satpam (yang belum tahu) seringkali petugas PT KA akan menolong kita, begitu tahu kalau kita railfans. Pada dasarnya anda punya ijin foto-foto, asalkan anda tidak melakukan sesuatu yang membahayakan operasi KA dan jiwa anda.

Jadi kesimpulannya, judul thread ini salah, karena dibuat tanpa memperhatikan fakta, atau yang membuat belum pernah benar-benar "mampir" ke Bandung.

Apalagi kalau anda orang Jakarta, terus ngomel-ngomel karena CC204 dialokasikan ke Bandung, anda tak punya alasan untuk berkata begitu. Bandung dekat dari Jakarta, dan dengan 35 ribu atau 4 jam naik sepeda motor, anda sudah sampai di Bandung.

Apa setelah membaca judul thread ini kami yang di Bandung tersinggung? Tidak.


alasan yang sangat masuk akal Tepuk Tangan sekarang ga semata2 PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ngasih cc204 ke bandung ato gara2 kantor pusat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ada di bandung, trus dipo bandung jadi terkesan di anak emaskan Bingung itu bukan alesan lah yang pasti bener kata kang bagus di atas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) pasti punya banyak pertimbangan dalam memperlakukan dipo2 yang ada di PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini....
Reply
#32
(24-05-2009, 01:27 PM)ebret_cc20191 Wrote:
(23-05-2009, 07:24 PM)bagus70 Wrote: Wah, saya sudah tahu kalau suatu saat akan ada yang menulis tulisan kontroversial ini di Internet. Sebelumnya, sudah banyak anak Jakarta yang vokal mengatakan depo Bandung sombong dan sok elit karena sering dikasih loko bagus, sementara lainnya dapat sisanya.
Tapi yang membuat saya heran, kenapa kok Bandung yang dibidik? Sewaktu Sumsel dapat CC202 yang notabene lebih kharismatik daripada CC204, kok tidak ada yang meributkan?
Juga pernah ada anak Jember yang mengeluh, kenapa kok mereka tak pernah dapat loko baru? Padahal BB303 waktu masih baru depo Induknya di Jember.

dsb....

Mari saya jelaskan.

Alasan kenapa kok depo Bandung selalu dikasih lokomotif bagus (tak selamanya baru) adalah karena medannya yang berat, sehingga lokomotif harus benar-benar prima. Kalau tidak begitu, KA tak akan sampai tujuan.
Kalau di Bandung, loko TMnya kurang, dia tak boleh jalan jauh. Kalau di daerah datar seperti JNG atau CN, itu tidak masalah.

Nah terus mengenai sombong, justru yang sebenarnya sombong malah sebagian kecil railfans senior Jakarta (dan Bandung), yang sibuk mencari-cari sesuatu untuk dibanggakan.
Jadi sewaktu tahu mereka tidak mendapat apa yang mereka inginkan (c: railfans SBY pingin banget ada loko baru di SDT, tapi begitu tahu lokonya untuk YK, mereka kecewa), mereka pasti akan membuat protes yang tidak logis dan tidak relevan, mereka akan mengata-ngatai railfan di daerah yang mendapat loko itu Sombong.

Tapi apa di Bandung serba sombong begitu? apalagi depo lokomotifnya?

TIDAK.

Buktinya, kalau ada railfans luar yang datang ke Bandung, kalau sowan dengan tuan rumah pasti dilayani dengan baik (apalagi nanti kalau saya punya mobil, saya bisa antar kawan-kawan dengan lebih leluasa). Masinis depo Bandung selalu ramah dengan railfans manapun.
Pejabat PTKA DAOP 2 selalu welcome dengan railfans. Bahkan orang-orang di kantor pusat PT KA juga cukup welcome dengan railfans.

Sekarang ini, berkat usaha kand Deden (denzuko) kita sudah bisa leluasa memotret KA di depo lokomotif Bandung lagi. Bahkan kalau anda diganggu satpam (yang belum tahu) seringkali petugas PT KA akan menolong kita, begitu tahu kalau kita railfans. Pada dasarnya anda punya ijin foto-foto, asalkan anda tidak melakukan sesuatu yang membahayakan operasi KA dan jiwa anda.

Jadi kesimpulannya, judul thread ini salah, karena dibuat tanpa memperhatikan fakta, atau yang membuat belum pernah benar-benar "mampir" ke Bandung.

Apalagi kalau anda orang Jakarta, terus ngomel-ngomel karena CC204 dialokasikan ke Bandung, anda tak punya alasan untuk berkata begitu. Bandung dekat dari Jakarta, dan dengan 35 ribu atau 4 jam naik sepeda motor, anda sudah sampai di Bandung.

Apa setelah membaca judul thread ini kami yang di Bandung tersinggung? Tidak.


alasan yang sangat masuk akal Tepuk Tangan sekarang ga semata2 PT. Kereta Api (Persero) ngasih cc204 ke bandung ato gara2 kantor pusat PT. Kereta Api (Persero) ada di bandung, trus dipo bandung jadi terkesan di anak emaskan Bingung itu bukan alesan lah yang pasti bener kata kang bagus di atas PT. Kereta Api (Persero) pasti punya banyak pertimbangan dalam memperlakukan dipo2 yang ada di PT. Kereta Api (Persero) ini....

ada lagi yang kasih koment sebelum juragan bieb menggemboknya huhahahahahhahahahaNgakakNgakakNgakakNgakak

Reply
#33
Mas bagus sya sring k bd dan sya emang tnggl dbd...klo foto2 d skitar depo pasti dtegur satpam...Kl skarang tidak ya??
Maksud sya bukan sombong spt yang mas bagus tuturkan diatas sy kn cuma bilang sombong lok baru djadikan lok langsir sya tdak mengomentari rf bd malah sya klo k bd suka nyari rf yg ada krna sy ingn gabung ma mereka, trus sy tdak mengomentari p.T.Ka dan pihak2 yg mas bagus katakan diatas...
Maav bila thread yang sya bkin mnyinggung bnyak pihak...Sekali lagi mav bgt...

[Image: 546046_3440888714572_1641201295_2738836_...0999_n.jpg]
..:::: We Are Familly ::::..

Reply
#34
Loko baru jadi loko langsir bukan masalah sombong. Tapi karena:
1. Adanya cuman loko bagus.
2. Loko BB300 sudah tidak kuat lagi melangsir rangkaian panjang di gradien.
Reply
#35
(27-05-2009, 12:56 PM)bagus70 Wrote: Loko baru jadi loko langsir bukan masalah sombong. Tapi karena:
1. Adanya cuman loko bagus.
2. Loko BB300 sudah tidak kuat lagi melangsir rangkaian panjang di gradien.

owh gitu ya mas...Mav deh...Ma'lum sy masih belajar....
Tp kl saya k bd msh boleh kan ikut gabung ma rf bd..??
Sekali lg sy minta maaf...

[Image: 546046_3440888714572_1641201295_2738836_...0999_n.jpg]
..:::: We Are Familly ::::..

Reply
#36
kalo mau gabung tinggal gabung aja, main2 aja ke railcafe BD, mereka pasti ad disana setiap sabtu dan minggu.

Back on Topic

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
#37
(28-05-2009, 12:32 PM)Agung Wrote: kalo mau gabung tinggal gabung aja, main2 aja ke railcafe BD, mereka pasti ad disana setiap sabtu dan minggu.

Back on Topic

insya Allah nanti kesana...

Back on Topic
Reply
#38
(28-05-2009, 12:30 PM)Irsan Wrote:
(27-05-2009, 12:56 PM)bagus70 Wrote: Loko baru jadi loko langsir bukan masalah sombong. Tapi karena:
1. Adanya cuman loko bagus.
2. Loko BB300 sudah tidak kuat lagi melangsir rangkaian panjang di gradien.

owh gitu ya mas...Mav deh...Ma'lum sy masih belajar....
Tp kl saya k bd msh boleh kan ikut gabung ma rf bd..??
Sekali lg sy minta maaf...

iya kami tiap sabtu dan minggu nongkrong di RC tapi ndak ada yang datang anak2 Semboyan 35 yang mau ikut nongkrong.....Bingung

Reply
#39
(28-05-2009, 03:44 PM)asep_0907 Wrote:
(28-05-2009, 12:30 PM)Irsan Wrote:
(27-05-2009, 12:56 PM)bagus70 Wrote: Loko baru jadi loko langsir bukan masalah sombong. Tapi karena:
1. Adanya cuman loko bagus.
2. Loko BB300 sudah tidak kuat lagi melangsir rangkaian panjang di gradien.

owh gitu ya mas...Mav deh...Ma'lum sy masih belajar....
Tp kl saya k bd msh boleh kan ikut gabung ma rf bd..??
Sekali lg sy minta maaf...

iya kami tiap sabtu dan minggu nongkrong di RC tapi ndak ada yang datang anak2 Semboyan 35 yang mau ikut nongkrong.....Bingung
kemarin sabtu saya kesana cuma saya kenal ma mas tomi aza aku masuk di rail cafe cuma malu untuk nyapa rf BD malu kang entar saya kalo kesana lagi insallah akan berkenalan ma RF BDPlayboy..hehe

[Image: 546046_3440888714572_1641201295_2738836_...0999_n.jpg]
..:::: We Are Familly ::::..

Reply
#40
(18-05-2009, 08:56 PM)Balai Yasa BVE Wrote: Emang dipo BD sombong..

Masa' KRD Bandung Raya pake CC 204 12... Parahnya lagi, lok langsir pake CC 203 11. Padahal ada BB 300 sam BB 301 yang nganggur.. Giliran Argo Gede pake CC 201..

Let's just hope that such ill-judged comments such as these will not reappear again.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)