Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Depo daop 2 yang terkesan Sombong??
#21
Klo sya lihat seiring banyaknya lok cc203 dan cc204 yang dijadikan lok ka lokal atau juru langsir dikarenakan lok-lok tersebut apa udah pada siap PA??
Mohon pencerahannya...Bingung

[Image: 546046_3440888714572_1641201295_2738836_...0999_n.jpg]
..:::: We Are Familly ::::..

Reply
#22
jadi pengen main ke dipo BD .....Nangis
Cikeusal stasion

Sedih
Reply
#23
(20-05-2009, 03:38 PM)Irsan Wrote: Klo sya lihat seiring banyaknya lok cc203 dan cc204 yang dijadikan lok ka lokal atau juru langsir dikarenakan lok-lok tersebut apa udah pada siap PA??
Mohon pencerahannya...Bingung

tidak selalu siap PA, ada yang cuma PB ringan aja

BTT yoeks.............

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
#24
Kenapa kalau ada lok atau KA yang canggih selalu saja banyak troublenya.. Apakah pegawai tidak siap dengan teknologi canggih?
Download konten BVE Indonesia di
http://gm-marka.web.id

Balai Yasa BVE GM-MarKA
Migrasi ke website baru...


[Image: 8807060_orig.jpg]
Reply
#25
Waduh....ni thread kok lama2 melenceng sih arahnya........
malah jadi bahas CC204 lagi.....mendingan dipindahin aja deh dan judulnya diganti

[Image: bannersaveourearth.png]

My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks

My videos on www.youtube.com/user/cc20409
Reply
#26
ANEH YA KOQ DIPO BANDUNG BANYAK YANG NYEBUT SOMBONG PADAHAL SAMA AJA KAYA DIPO2 YANG LAEN APA KARENA DI DIPO BANDUNG GUDANG NYA LOK2 BARU...?Bingung
Reply
#27
klo menurut saya Dipo BD terkesan tertutup mungkin takut ada orang yg tak bertanggung jawab kali masuk ke Dipo jadi klo masuk hrs minta ijin dulu.
Tapi yg bikin salut ma Dipo BD adalah merawat lok dan kesabarannya menghadapi setiap lok baru yg butuh adaptasi.
Train is never death for my life specially KA Lodaya
Reply
#28
Bener bgt meskipun dipo bd trkesan trtutup dan aga sombong tp mereka tetap mmbrikan prwatan yg baik pada cc204 lok ksayangan bd..Hehe...
Tp apa maksud dr dipo bd yg mngadakan penetralisiran didipo??
(21-05-2009, 08:39 PM)Balai Yasa BVE Wrote: Kenapa kalau ada lok atau KA yang canggih selalu saja banyak troublenya.. Apakah pegawai tidak siap dengan teknologi canggih?

apa mungkin sdm yg ada blum mmpu mnyaingi teknolngi skrg??
Btt u...
(21-05-2009, 08:39 PM)Balai Yasa BVE Wrote: Kenapa kalau ada lok atau KA yang canggih selalu saja banyak troublenya.. Apakah pegawai tidak siap dengan teknologi canggih?

apa mungkin sdm yg ada blum mmpu mnyaingi teknolngi skrg??
Btt u...

[Image: 546046_3440888714572_1641201295_2738836_...0999_n.jpg]
..:::: We Are Familly ::::..

Reply
#29
Wah, saya sudah tahu kalau suatu saat akan ada yang menulis tulisan kontroversial ini di Internet. Sebelumnya, sudah banyak anak Jakarta yang vokal mengatakan depo Bandung sombong dan sok elit karena sering dikasih loko bagus, sementara lainnya dapat sisanya.
Tapi yang membuat saya heran, kenapa kok Bandung yang dibidik? Sewaktu Sumsel dapat CC202 yang notabene lebih kharismatik daripada CC204, kok tidak ada yang meributkan?
Juga pernah ada anak Jember yang mengeluh, kenapa kok mereka tak pernah dapat loko baru? Padahal BB303 waktu masih baru depo Induknya di Jember.

dsb....

Mari saya jelaskan.

Alasan kenapa kok depo Bandung selalu dikasih lokomotif bagus (tak selamanya baru) adalah karena medannya yang berat, sehingga lokomotif harus benar-benar prima. Kalau tidak begitu, KA tak akan sampai tujuan.
Kalau di Bandung, loko TMnya kurang, dia tak boleh jalan jauh. Kalau di daerah datar seperti JNG atau CN, itu tidak masalah.

Nah terus mengenai sombong, justru yang sebenarnya sombong malah sebagian kecil railfans senior Jakarta (dan Bandung), yang sibuk mencari-cari sesuatu untuk dibanggakan.
Jadi sewaktu tahu mereka tidak mendapat apa yang mereka inginkan (c: railfans SBY pingin banget ada loko baru di SDT, tapi begitu tahu lokonya untuk YK, mereka kecewa), mereka pasti akan membuat protes yang tidak logis dan tidak relevan, mereka akan mengata-ngatai railfan di daerah yang mendapat loko itu Sombong.

Tapi apa di Bandung serba sombong begitu? apalagi depo lokomotifnya?

TIDAK.

Buktinya, kalau ada railfans luar yang datang ke Bandung, kalau sowan dengan tuan rumah pasti dilayani dengan baik (apalagi nanti kalau saya punya mobil, saya bisa antar kawan-kawan dengan lebih leluasa). Masinis depo Bandung selalu ramah dengan railfans manapun.
Pejabat PTKA DAOP 2 selalu welcome dengan railfans. Bahkan orang-orang di kantor pusat PT KA juga cukup welcome dengan railfans.

Sekarang ini, berkat usaha kand Deden (denzuko) kita sudah bisa leluasa memotret KA di depo lokomotif Bandung lagi. Bahkan kalau anda diganggu satpam (yang belum tahu) seringkali petugas PT KA akan menolong kita, begitu tahu kalau kita railfans. Pada dasarnya anda punya ijin foto-foto, asalkan anda tidak melakukan sesuatu yang membahayakan operasi KA dan jiwa anda.

Jadi kesimpulannya, judul thread ini salah, karena dibuat tanpa memperhatikan fakta, atau yang membuat belum pernah benar-benar "mampir" ke Bandung.

Apalagi kalau anda orang Jakarta, terus ngomel-ngomel karena CC204 dialokasikan ke Bandung, anda tak punya alasan untuk berkata begitu. Bandung dekat dari Jakarta, dan dengan 35 ribu atau 4 jam naik sepeda motor, anda sudah sampai di Bandung.

Apa setelah membaca judul thread ini kami yang di Bandung tersinggung? Tidak.
Reply
#30
(19-05-2009, 09:07 AM)denzuko Wrote:
(19-05-2009, 03:49 AM)Agung Wrote: Sebenarnya dipo bandung gak sombong, justru mereka direpotkan sama CC204 karena sering trouble.
kalo cuma untuk lok langsir saja ato narik KRD Bandung raya, kemungkinan besar lok tersebut sedang mengalami kerusakan, sehingga tidak boleh jalan jauh, sebab lintas di daop 2 BD menuntut lok yang benar2 prima keadaannya, rusak dikit aja dah harus stabling aja di dipo atau narik KA lokal.

betul bgt mas agung, CC204 itu boleh dibilang mesti dimanjain terus, g bisa dipaksa karena ada sistem komputer yg mengatur segala macem operasional lokomotif. repot ngurusin 204 ini, nah klo ada lok CC204 yg jd lok langsir pasti dlm bbrp hari kedepan mesti masuk pengok, klo untuk jd lok KA lokal biasanya emang ada masalah atau g ada lok lg. klo untuk jarak jauh mesti bener2 fit.

Masinis dipo JNG aja di kasih CC20404 udah pada ngeluh, soale kalau lok CC201 ama CC203 baru jalan mau masukin trotlle 4 aja ndak masalah langsung ngacir...kalau CC204 jangan harap malah error.....dia harus mengikuti prosedur yang telah di atur komputer gear 1, 2,3,4 dst....Ngiler

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)