Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(11-07-2016, 07:09 PM)Dana Komuter Wrote: Kalau utk Surabaya konon KA komuter tidak begitu laku karena masyarakat sdh lbh mengandalkan kendaraan pribadi. Tapi kalau Bandung bisa dibilang urgent krn kemacetan yang kerapkali terjadi khususunya di bbrp ruas jalan yang gak dilintasin KA macem Jl. Dago, Jl. Asia Afrika, kawasan Cihampelas, dll...
Tp aku perlu salut dg wacana yang semakin kelihatan mulai terwujud ini... Bravo deh buat Daops VI Yogyakarta.... Tapi jgn sampe di Jl. Slamet Riyadi jg dipasang LAA yah... Biarkan di ruas jalan semi trem tsb menjadi jalur sejarah kekhasannya ada KA berlaju di atas aspal jalanan alias relnya menyatu ama jalanan....
Weleh2, situ belum tau kondisi sebenernya di Surabaya ya??
Emang dipikir orang2 penglaju ke Surabaya dst cuman mau naik motor ma mobil doank? Kalo disuruh milih antara kendaraan pribadi atau kendaraan umum, kebanyakan justru memilih angkutan massal lah. Makanya pembangunan monorel sama tram di Surabaya didukung banget sama warganya. Intinya, karena political will Pemprov Jatim yg kurang memperhatikan angkutan massal, cenderung ke kendaraan pribadi (sebenernya saya bisa.menjelaskan lebih panjang lagi dari A ke Z, cuman gak pas sama trit, jadi disimpen dulu penjelasannya).
Jadi, sebenernya di Surabaya sendiri sangat urgent dikembangkan KRL...
Sori OOT...
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
(11-07-2016, 08:04 PM)stasiunkastephanie Wrote: (11-07-2016, 07:09 PM)Dana Komuter Wrote: Kalau utk Surabaya konon KA komuter tidak begitu laku karena masyarakat sdh lbh mengandalkan kendaraan pribadi. Tapi kalau Bandung bisa dibilang urgent krn kemacetan yang kerapkali terjadi khususunya di bbrp ruas jalan yang gak dilintasin KA macem Jl. Dago, Jl. Asia Afrika, kawasan Cihampelas, dll...
Tp aku perlu salut dg wacana yang semakin kelihatan mulai terwujud ini... Bravo deh buat Daops VI Yogyakarta.... Tapi jgn sampe di Jl. Slamet Riyadi jg dipasang LAA yah... Biarkan di ruas jalan semi trem tsb menjadi jalur sejarah kekhasannya ada KA berlaju di atas aspal jalanan alias relnya menyatu ama jalanan....
Weleh2, situ belum tau kondisi sebenernya di Surabaya ya??
Emang dipikir orang2 penglaju ke Surabaya dst cuman mau naik motor ma mobil doank? Kalo disuruh milih antara kendaraan pribadi atau kendaraan umum, kebanyakan justru memilih angkutan massal lah. Makanya pembangunan monorel sama tram di Surabaya didukung banget sama warganya. Intinya, karena political will Pemprov Jatim yg kurang memperhatikan angkutan massal, cenderung ke kendaraan pribadi (sebenernya saya bisa.menjelaskan lebih panjang lagi dari A ke Z, cuman gak pas sama trit, jadi disimpen dulu penjelasannya).
Jadi, sebenernya di Surabaya sendiri sangat urgent dikembangkan KRL...
Sori OOT...  Trims infonya... Sbg penghuni tetap Daops I iya sih aku cuma sebatas pendengar aja... Katanya demikian....
Tapi kalau memang bener2 kenyataannya sdh urgent, iya semoga ibukota Surabaya bs diseriusin spt Daops VI Yogyakarta ini dg mengoperasikan KRL... Sertidaknya melalui trem saja kita sdh pengen membuktikan seberapa seriusnya yah pemerintah Surabaya dlm mengembangkan moda transportasi massal di kota Phalawan yg juga terpadat ke-2 di Indonesia ini yah...
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(12-07-2016, 06:15 AM)Dana Komuter Wrote: (11-07-2016, 08:04 PM)stasiunkastephanie Wrote: (11-07-2016, 07:09 PM)Dana Komuter Wrote: Kalau utk Surabaya konon KA komuter tidak begitu laku karena masyarakat sdh lbh mengandalkan kendaraan pribadi. Tapi kalau Bandung bisa dibilang urgent krn kemacetan yang kerapkali terjadi khususunya di bbrp ruas jalan yang gak dilintasin KA macem Jl. Dago, Jl. Asia Afrika, kawasan Cihampelas, dll...
Tp aku perlu salut dg wacana yang semakin kelihatan mulai terwujud ini... Bravo deh buat Daops VI Yogyakarta.... Tapi jgn sampe di Jl. Slamet Riyadi jg dipasang LAA yah... Biarkan di ruas jalan semi trem tsb menjadi jalur sejarah kekhasannya ada KA berlaju di atas aspal jalanan alias relnya menyatu ama jalanan....
Weleh2, situ belum tau kondisi sebenernya di Surabaya ya??
Emang dipikir orang2 penglaju ke Surabaya dst cuman mau naik motor ma mobil doank? Kalo disuruh milih antara kendaraan pribadi atau kendaraan umum, kebanyakan justru memilih angkutan massal lah. Makanya pembangunan monorel sama tram di Surabaya didukung banget sama warganya. Intinya, karena political will Pemprov Jatim yg kurang memperhatikan angkutan massal, cenderung ke kendaraan pribadi (sebenernya saya bisa.menjelaskan lebih panjang lagi dari A ke Z, cuman gak pas sama trit, jadi disimpen dulu penjelasannya).
Jadi, sebenernya di Surabaya sendiri sangat urgent dikembangkan KRL...
Sori OOT...  Trims infonya... Sbg penghuni tetap Daops I iya sih aku cuma sebatas pendengar aja... Katanya demikian....
Tapi kalau memang bener2 kenyataannya sdh urgent, iya semoga ibukota Surabaya bs diseriusin spt Daops VI Yogyakarta ini dg mengoperasikan KRL... Sertidaknya melalui trem saja kita sdh pengen membuktikan seberapa seriusnya yah pemerintah Surabaya dlm mengembangkan moda transportasi massal di kota Phalawan yg juga terpadat ke-2 di Indonesia ini yah...
Mangkanya sering2 tanya sama yg lebih tau kondisi, ntar kalo asal ngomong dikira OMDO alias omong doank... 
Kembali ke topik...
Ane baru sadar kenapa di Yogya lebih didahulukan pembuatan proyek KRL dibanding Surabaya ma Bandung, soalnya 2 kota ini ada masalah sama jalurnya yg sebagian masih 1 jalur sama di utara SGU/BD ada jembatan yg kolongnya mepet banget sama atap kereta, kalo dibangun dulu memakan biaya yg sangat besar untuk perbaikan jembatan & pembagunan jalur gandanya. Sementara SLO-YK-KTA lebih siap dibanding Surabaya ma Bandung, jadi dibangun duluan...
Posts: 605
Threads: 0
Joined: Mar 2014
Reputation:
4
12-07-2016, 09:26 AM
(This post was last modified: 12-07-2016, 09:31 AM by Ardhani Muhad.)
(11-07-2016, 11:08 AM)stasiunkastephanie Wrote: Yg saya heran, kenapa lintas SLO-YK-KTA yg didahulukan pembangunan lintas KRLnya? Padahal kalo dilihat urgensinya, masih lebih urgent di Surabaya ma Bandung, soalnya lalu lintas kedua kota ini sangat padat, bahkan macet jalan rayanya udah sangat parah. Moga2 dalam waktu dekat juga dibangun KRL di Surabaya atau Bandung, xixixi... 
Maaf OOT, yang dimaksud KRL di Surabaya & Bandung itu penghubung kota sekitar ke Surabaya & Bandung atau didalam kotanya? Klo penghubung kota sekitar ke Surabaya saya rasa sih udah mencukupi dengan rangkaian K3 lokalan, malah di Jatim lebih maju dibanding di Jateng. Hampir semua kabupaten/kota di Jatim sudah terkoneksi kereta lokalan ke ibukota propinsi, sedangkan di Jateng banyak kabupaten/kota yang tidak terhubung langsung ke ibukota propinsi walaupun daerahnya dilewati rel kereta, seperti Kutoarjo, Cilacap, Klaten, Sragen, & Wonogiri
Sedangkan untuk akses didalam kota bukannya sedang disiapkan Trem dalam kota Surabaya & LRT Bandung Raya?
Kembali ke topik, saya kira pembangunan sarpras KRL di lintas KTA-YK-SK lebih memungkinkan karena jalur sudah double track , tidak membutuhkan banyak pembebasan lahan, & rangkaian yang ada (KRD) kurang memadai. Selain itu walaupun bukan termasuk kota industri & tidak sepadat Jabodetabek, Jogja & Solo dianggap kota wisata & kota pelajar sehingga di hari biasa maupun libur pengguna KRL tetap besar. Juga pembangunan ini sejalan dengan pembangunan Bandara di Kulon Progo yang proses pembebasan lahan untuk kereta bandara sudah berjalan
Moga aja pembangunan sarpras angkutan massal di Kota besar bisa berjalan & ga terlambat dari jadwal
Regards,
Public Transportation Enthusiast
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(12-07-2016, 09:26 AM)Ardhani Muhad Wrote: (11-07-2016, 11:08 AM)stasiunkastephanie Wrote: Yg saya heran, kenapa lintas SLO-YK-KTA yg didahulukan pembangunan lintas KRLnya? Padahal kalo dilihat urgensinya, masih lebih urgent di Surabaya ma Bandung, soalnya lalu lintas kedua kota ini sangat padat, bahkan macet jalan rayanya udah sangat parah. Moga2 dalam waktu dekat juga dibangun KRL di Surabaya atau Bandung, xixixi... 
Maaf OOT, yang dimaksud KRL di Surabaya & Bandung itu penghubung kota sekitar ke Surabaya & Bandung atau didalam kotanya? Klo penghubung kota sekitar ke Surabaya saya rasa sih udah mencukupi dengan rangkaian K3 lokalan, malah di Jatim lebih maju dibanding di Jateng. Hampir semua kabupaten/kota di Jatim sudah terkoneksi kereta lokalan ke ibukota propinsi, sedangkan di Jateng banyak kabupaten/kota yang tidak terhubung langsung ke ibukota propinsi walaupun daerahnya dilewati rel kereta, seperti Kutoarjo, Cilacap, Klaten, Sragen, & Wonogiri
Sedangkan untuk akses didalam kota bukannya sedang disiapkan Trem dalam kota Surabaya & LRT Bandung Raya?
Kembali ke topik, saya kira pembangunan sarpras KRL di lintas KTA-YK-SK lebih memungkinkan karena jalur sudah double track , tidak membutuhkan banyak pembebasan lahan, & rangkaian yang ada (KRD) kurang memadai. Selain itu walaupun bukan termasuk kota industri & tidak sepadat Jabodetabek, Jogja & Solo dianggap kota wisata & kota pelajar sehingga di hari biasa maupun libur pengguna KRL tetap besar. Juga pembangunan ini sejalan dengan pembangunan Bandara di Kulon Progo yang proses pembebasan lahan untuk kereta bandara sudah berjalan
Moga aja pembangunan sarpras angkutan massal di Kota besar bisa berjalan & ga terlambat dari jadwal
Maap OOT lagi...
Yg dimaksud tu penghubung Surabaya ke kota2 penyangga macem Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, ma Lamongan, trus kalo di Bandung ya jelas rutenya KRD Bandung Raya itu lah...  Kalo kedua kota itu sejatinya lebih butuh KRL ketimbang kota2 lain. Tapi ya seperti dijelasin di atas, ada prasarana yg belum siap sehingga kedua kota ini ditunda dulu pembuatan proyek KRLnya.
Kalo transportasi massal dalam kota ya udah bener Surabaya pake monorel ma trem, Bandung pake LRT. Cuman penghubung dari luar kota ke dalam kota sangat dibutuhkan, makanya saya lebih setuju kalo KRL dibangun lebih dulu di kedua kota ini...
Kembali ke KRL Solo-Yogya-Kutoarjo, gak cuman kesiapan prasarana aja untuk membangun lintas KRL, tapi juga perka lintas selatan harus diatur biar gak mengganggu traffic lintas selatan, jangan sampai kayak Jabodetabek ajah
Posts: 1,136
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
1
KRL solo-jogja baik dan terwujud
Pertanyaannya? Depo KRL dibangun di stasiun mana ya?
At last,,, Menanti dioperasikannya DT Purwokerto-Kroya
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
(21-07-2016, 07:20 AM)alin_masuk sepur 5 Wrote: KRL solo-jogja baik dan terwujud
Pertanyaannya? Depo KRL dibangun di stasiun mana ya? 
Hmm... mungkin bakalan ditempatin di mana KRD Prameks dan KRD-I Madiun Jaya biasa disimpan... Entah di mana itu... teman2 Daops VI mungkin bs memberi penjelasan...
Kalau di Yogyakarta mungkin di Lempuyangan dan kalau di Solo mungkin aja di Solo Balapan... Kl overload di Solo Balapan, mungkin disimpan di Purwosari....
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(21-07-2016, 05:34 PM)Dana Komuter Wrote: (21-07-2016, 07:20 AM)alin_masuk sepur 5 Wrote: KRL solo-jogja baik dan terwujud
Pertanyaannya? Depo KRL dibangun di stasiun mana ya? 
Hmm... mungkin bakalan ditempatin di mana KRD Prameks dan KRD-I Madiun Jaya biasa disimpan... Entah di mana itu... teman2 Daops VI mungkin bs memberi penjelasan...
Kalau di Yogyakarta mungkin di Lempuyangan dan kalau di Solo mungkin aja di Solo Balapan... Kl overload di Solo Balapan, mungkin disimpan di Purwosari....
Lahan kosong di sepanjang jalur SLO-YK (bahkan ke KTA) masih banyak yg luas loh. Jadi, di sekitar stasiun2 sepanjang lintas SLO-YK-KTA (asal jangan di kota Solo/Yogya) bisa dibangun dipo khusus KRL. Gak usah ribet2 lah masalah lahan dipo KRL. Kecuali di Bandung ma Surabaya, itu agak susah cari lahan di tengah kota (walaupun kenyataannya kedua kota ini sudah lebih dulu punya lahan untuk calon dipo KRL, di tengah kota lagi)
|