Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KRL Solo Jogja
#41
Mungkin sarana dan prasarana perkeretaapian di Yk-Slo sudah bagus, apalagi sudah double track. Kereta kommuter jarang diodongin
*tapi pernah sih diodongin sama "argo kricak" Ngambek

Terus denger-denger Daops VI ini salah satu lumbung yang lumayan bagi PT.KAI
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
#42
(22-08-2014, 09:42 AM)Ardhani Muhad Wrote: Mungkin sarana dan prasarana perkeretaapian di Yk-Slo sudah bagus, apalagi sudah double track. Kereta kommuter jarang diodongin
*tapi pernah sih diodongin sama "argo kricak" Ngambek

Terus denger-denger Daops VI ini salah satu lumbung yang lumayan bagi PT.KAI
Coba liat KA Prameks YK-SLO yang jam set 3-an di gapeka lama sama gapeka baru sekarang(terutama yang lama) kata om ane sering diasepin Wilis,pangga,lodeh(kalo telat)
Itulah sebabnya Daop VI punya semua kelas KA,dari K3 oren sampe K1 argoBig Grin
Sosmed sayaBig Grin
Facebook
Line:Luthfi20606
Instagram:Luthfi_20606

Ingin menjadi insan yang lebih baikWek


Reply
#43
(22-08-2014, 04:14 PM)CC20606 Wrote:
(22-08-2014, 09:42 AM)Ardhani Muhad Wrote: Mungkin sarana dan prasarana perkeretaapian di Yk-Slo sudah bagus, apalagi sudah double track. Kereta kommuter jarang diodongin
*tapi pernah sih diodongin sama "argo kricak" Ngambek

Terus denger-denger Daops VI ini salah satu lumbung yang lumayan bagi PT.KAI
Coba liat KA Prameks YK-SLO yang jam set 3-an di gapeka lama sama gapeka baru sekarang(terutama yang lama) kata om ane sering diasepin Wilis,pangga,lodeh(kalo telat)
Itulah sebabnya Daop VI punya semua kelas KA,dari K3 oren sampe K1 argoBig Grin

Prameks jam 16.05 laknat bener kalo udah namanya ketemu KAJJ...pokoknya dulu di MGW dihajar wilis, dwipangga, di KT tidak lupa sancaka sore....walhasil baru sampe SLO jam 17.55...
Reply
#44
Akankah KRDE Pramex dan Madiun Jaya akan mati dengan adanya KRL? Sedih

Reply
#45
(23-08-2014, 11:42 PM)PJL_Hunter Wrote: Akankah KRDE Pramex dan Madiun Jaya akan mati dengan adanya KRL? Sedih

Dialihkan ke rute yg lain dong
Reply
#46
(23-08-2014, 09:34 PM)dozykayen Wrote:
(22-08-2014, 04:14 PM)CC20606 Wrote:
(22-08-2014, 09:42 AM)Ardhani Muhad Wrote: Mungkin sarana dan prasarana perkeretaapian di Yk-Slo sudah bagus, apalagi sudah double track. Kereta kommuter jarang diodongin
*tapi pernah sih diodongin sama "argo kricak" Ngambek

Terus denger-denger Daops VI ini salah satu lumbung yang lumayan bagi PT.KAI
Coba liat KA Prameks YK-SLO yang jam set 3-an di gapeka lama sama gapeka baru sekarang(terutama yang lama) kata om ane sering diasepin Wilis,pangga,lodeh(kalo telat)
Itulah sebabnya Daop VI punya semua kelas KA,dari K3 oren sampe K1 argoBig Grin

Prameks jam 16.05 laknat bener kalo udah namanya ketemu KAJJ...pokoknya dulu di MGW dihajar wilis, dwipangga, di KT tidak lupa sancaka sore....walhasil baru sampe SLO jam 17.55...

Klo waktu sore hari memang KAJJ menginvasi daops 6, mulai dari kedatangan K1-K2 dan keberangkatan K3. Nah mungkin itu salah satu pertimbangan KRL dikembangkan diluar Jabodetabek. Kommuter yang jalan double track aja diasepin, gmn yang belum double track.

Back on Topic

Kira-kira klo ada tambahan tempat pemberhentian baru (halte), kira-kira dimana ya? Ane rasa sepertinya petak Srowot-Klaten perlu ditambah
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
#47
(25-08-2014, 08:44 PM)Ardhani Muhad Wrote:
(23-08-2014, 09:34 PM)dozykayen Wrote:
(22-08-2014, 04:14 PM)CC20606 Wrote:
(22-08-2014, 09:42 AM)Ardhani Muhad Wrote: Mungkin sarana dan prasarana perkeretaapian di Yk-Slo sudah bagus, apalagi sudah double track. Kereta kommuter jarang diodongin
*tapi pernah sih diodongin sama "argo kricak" Ngambek

Terus denger-denger Daops VI ini salah satu lumbung yang lumayan bagi PT.KAI
Coba liat KA Prameks YK-SLO yang jam set 3-an di gapeka lama sama gapeka baru sekarang(terutama yang lama) kata om ane sering diasepin Wilis,pangga,lodeh(kalo telat)
Itulah sebabnya Daop VI punya semua kelas KA,dari K3 oren sampe K1 argoBig Grin

Prameks jam 16.05 laknat bener kalo udah namanya ketemu KAJJ...pokoknya dulu di MGW dihajar wilis, dwipangga, di KT tidak lupa sancaka sore....walhasil baru sampe SLO jam 17.55...

Klo waktu sore hari memang KAJJ menginvasi daops 6, mulai dari kedatangan K1-K2 dan keberangkatan K3. Nah mungkin itu salah satu pertimbangan KRL dikembangkan diluar Jabodetabek. Kommuter yang jalan double track aja diasepin, gmn yang belum double track.

Back on Topic

Kira-kira klo ada tambahan tempat pemberhentian baru (halte), kira-kira dimana ya? Ane rasa sepertinya petak Srowot-Klaten perlu ditambah

Mungkin antara MGW-LPN bisa tambah 1 halte deket UIN. Jadi namanya halte UIN buat mahasiswa penglaju gitu Xie Xie iya Srowot - Ceper sekalian aja. Sisanya DL sama GWK yg biasanya ga berenti dijadiin halte aja Ngakak my opinion aja nih
Reply
#48
Foto dari akun twitter Ditjen Perkeretaapian (twitter. com/perkeretaapian)
Tampak tiang LAA udah mulai dipasang, menurut berita dari Kompas pembangunan akan dilakukan bertahap karena keterbatasan anggran & paling cepat akan beroperasi di tahun 2018


[Image: Cm_0cMrUIAEgqR4.jpg]
[Image: Cm_0dPSUkAAwUqb.jpg]

Berikut sebagian berita dari Kompas (http://regional. kompas. com/read/2016/07/11/09261551/kereta.rel.listrik.solo-yogya.akan.gantikan.ka.prameks)

Kereta Rel Listrik Solo-Yogya Akan Gantikan KA Prameks
SOLO, KOMPAS.com - Kereta rel listrik (KRL) jurusan Solo-Yogyakarta akan segera terealisasi. Proyek pembangunan sudah bergulir melalui pemasangan tiang-tiang di sejumlah stasiun. "Kami sudah membeli tiang-tiang, tapi pembangunan dilakukan secara bertahap karena faktor anggaran. Untuk tahun ini baru pemasangan tiang," ujar Direktur Jenderal Perkeretaapian (Dirjen KA) Kementerian Perhubungan, Prasetyo Boeditjahjono, yang memantau arus balik di Stasiun Solo Balapan, Minggu (10/7).

KRL itu diperkirakan paling cepat beroperasi dua tahun lagi atau 2018. Perannya menggantikan Prambanan Ekspres (Prameks) yang menggunakan kereta rel diesel elektrik (KRDE). "Jalur Solo-Yogya ini kan merupakan primadona bagi masyarakat dan wisatawan. Jadi sesegera mungkin kami realisasikan," imbuhnya. Menurut Prasetyo, KRL akan melewati sejumlah stasiun mulai dari Jebres hingga Kutoarjo, Purworejo. Titik start ini berbeda dari Prameks yang berangkat dari Solo Balapan
Regards,
Public Transportation Enthusiast Arrow

Reply
#49
Yg saya heran, kenapa lintas SLO-YK-KTA yg didahulukan pembangunan lintas KRLnya? Padahal kalo dilihat urgensinya, masih lebih urgent di Surabaya ma Bandung, soalnya lalu lintas kedua kota ini sangat padat, bahkan macet jalan rayanya udah sangat parah. Moga2 dalam waktu dekat juga dibangun KRL di Surabaya atau Bandung, xixixi... Xie Xie
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
#50
Kalau utk Surabaya konon KA komuter tidak begitu laku karena masyarakat sdh lbh mengandalkan kendaraan pribadi. Tapi kalau Bandung bisa dibilang urgent krn kemacetan yang kerapkali terjadi khususunya di bbrp ruas jalan yang gak dilintasin KA macem Jl. Dago, Jl. Asia Afrika, kawasan Cihampelas, dll...

Tp aku perlu salut dg wacana yang semakin kelihatan mulai terwujud ini... Bravo deh Pisss ahhh...buat Daops VI Yogyakarta.... Tapi jgn sampe di Jl. Slamet Riyadi jg dipasang LAA yah... Biarkan di ruas jalan semi trem tsb menjadi jalur sejarah kekhasannya ada KA berlaju di atas aspal jalanan alias relnya menyatu ama jalanan....

Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)