Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Berita Umum Menyangkut Kereta Api
(06-09-2014, 03:57 AM)Warteg Wrote: ^^ ... nambah videonya gan,
Seorang nenek berusia 70 tahun menjaga perlintasan Kereta Api secara sukarela Heran
▶ YouTube

Perlintasan Mesran (dekat alm. Stasiun pucung pasar) kalo jam 23, juga seringnya seorang nenek yg jaga perlintasannya
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply
(08-09-2014, 07:43 PM)van Baso Wrote:
(06-09-2014, 03:57 AM)Warteg Wrote: ^^ ... nambah videonya gan,
[Spoiler=Seorang nenek berusia 70 tahun menjaga perlintasan Kereta Api secara sukarela Heran]
▶ YouTube
[/Spoiler]

Perlintasan Mesran (dekat alm. Stasiun pucung pasar) kalo jam 23, juga seringnya seorang nenek yg jaga perlintasannya

Si Nenek kini sudah mulai banyak diberitakan di beberapa media TV
Lokasi PJL sebelah mananya Stasiun Serang ya ? Bingung
Eh, sampai malam juga yah,,, wuihhh bener-bener jiwa SEPUR Lok Merah Biru
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
Reply
Home Bisnis Bisnis
Kamis, 11 September 2014 | 21:06 WIB
Jonan - Risma Bersepakat Soal Trem Surabaya

TEMPO.CO, Surabaya - PT Kereta Api Indonesia memastikan akan membiayai seluruh pembangunan dan pengoperasian proyek trem Kota Surabaya. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan setelah bertemu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Kamis sore, 11 September 2014. "Bangun trem, kami nanti yang bangun, kami yang investasi, kami yang mengoperasi-kan,"kata Jonan seusai pertemuan. (Baca berita sebelumnya: Surabaya Disarankan Kembangkan Busway dan Komuter)

Pemerintah kota akan menyediakan tanah untuk pembangunan rel, sedangkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sepenuhnya yang akan membangun dan mengoperasikan trem sepanjang 17 kilometer itu. Dikatakan Jonan, trem itu akan dibiayai dengan menggunakan dana komersial PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan tidak mengambil dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional. Hanya, Jonan mengaku masih menghitung nilai investasi yang diperlukan. Yang jelas, menurut Jonan, nilainya tidak besar. "Kami bangun sendiri, nggak pakai APBN, komersial saja,"ujarnya. Kepastian kerjasama pembangunan trem akan dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU dengan Wali Kota Surabaya. Ia belum bersedia membicarakan target kapan pembangunan trem itu akan selesai. "Target nanti sajalah. Pokoknya bangun, jadi, dioperasikan terus sampeyan foto, gitu aja,"kata Jonan kepada para wartawan.

Kepastian pembangunan dan pengoperasian trem disambut gembira Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pengadaan angkutan massal cepat berupa trem sepanjang 17 kilometer tersebut bersama denan monorail sepanjang 24 kilometer. (Baca: Menteri Keuangan Setujui Rp 400 Miliar untuk Monorel Surabaya) Risma mengatakan semula pihaknya memperkirakan proyek trem ini membutuhkan dana hingga Rp 2,2triliun. Dana itu untuk pembagunan infrastruktur / Namun setelah men - dapat kepastian penanganan dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero), biaya pembangunan bisa lebih murah karena menggunakan fasilitas dan sarana milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Versi wali kota khusus untuk trem, anggaran yang dibutuhkan berkisar Rp 600 - 800miliar. "Kalau di sini, pembebasan lahan jadi kewenangan pemerintah kota sehingga untuk pem-bangunan trem tidak butuh dana besar dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero),"kata Risma. Risma juga memperkirakan groundbreaking bisa dilaksanakan 1 bulan lagi. Sedangkan pembangunan fisik diprediksi butuh waktu -+ 1,5 tahun lantaran gerbong trem yang didatangkan dari luar negeri.

AGITA SUKMA LISTYANTI

Sumber :
http://www.tempo.co/read/news/2014/09/11...m-Surabaya


Aturan mending trem utk saat ini utk wilayah Jakarta dan sekitarnya aja atuhh pak.... Bingung
Coba tengok bisa saja manfaatin keberadaan rute Metro Mini sehingga bus2 Metro Mini diekspor ke negara laen semisal negara Timor Leste, Papua Nugini atau mungkin NTT.... Jadi, yg bersinggungan dg jalur busway berlaju di lajur kiri jalanan dan yg gak bersinggungan busway sama skali yah di lajur kanan ruas jalanan....
Kado
Tapi, biar gimana pun kita lait aja perkembangannya deh utk kota Pahlawan ini....

Reply
(12-09-2014, 06:36 AM)Dana Komuter Wrote: Home Bisnis Bisnis
Kamis, 11 September 2014 | 21:06 WIB
Jonan - Risma Bersepakat Soal Trem Surabaya

TEMPO.CO, Surabaya - PT Kereta Api Indonesia memastikan akan membiayai seluruh pembangunan dan pengoperasian proyek trem Kota Surabaya. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Ignasius Jonan setelah bertemu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini di Balai Kota Surabaya, Kamis sore, 11 September 2014. "Bangun trem, kami nanti yang bangun, kami yang investasi, kami yang mengoperasi-kan,"kata Jonan seusai pertemuan. (Baca berita sebelumnya: Surabaya Disarankan Kembangkan Busway dan Komuter)

Pemerintah kota akan menyediakan tanah untuk pembangunan rel, sedangkan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sepenuhnya yang akan membangun dan mengoperasikan trem sepanjang 17 kilometer itu. Dikatakan Jonan, trem itu akan dibiayai dengan menggunakan dana komersial PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan tidak mengambil dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional. Hanya, Jonan mengaku masih menghitung nilai investasi yang diperlukan. Yang jelas, menurut Jonan, nilainya tidak besar. "Kami bangun sendiri, nggak pakai APBN, komersial saja,"ujarnya. Kepastian kerjasama pembangunan trem akan dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU dengan Wali Kota Surabaya. Ia belum bersedia membicarakan target kapan pembangunan trem itu akan selesai. "Target nanti sajalah. Pokoknya bangun, jadi, dioperasikan terus sampeyan foto, gitu aja,"kata Jonan kepada para wartawan.

Kepastian pembangunan dan pengoperasian trem disambut gembira Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Pemerintah Kota Surabaya memprioritaskan pengadaan angkutan massal cepat berupa trem sepanjang 17 kilometer tersebut bersama denan monorail sepanjang 24 kilometer. (Baca: Menteri Keuangan Setujui Rp 400 Miliar untuk Monorel Surabaya) Risma mengatakan semula pihaknya memperkirakan proyek trem ini membutuhkan dana hingga Rp 2,2triliun. Dana itu untuk pembagunan infrastruktur / Namun setelah men - dapat kepastian penanganan dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero), biaya pembangunan bisa lebih murah karena menggunakan fasilitas dan sarana milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero). Versi wali kota khusus untuk trem, anggaran yang dibutuhkan berkisar Rp 600 - 800miliar. "Kalau di sini, pembebasan lahan jadi kewenangan pemerintah kota sehingga untuk pem-bangunan trem tidak butuh dana besar dari PT. Kereta Api Indonesia (Persero),"kata Risma. Risma juga memperkirakan groundbreaking bisa dilaksanakan 1 bulan lagi. Sedangkan pembangunan fisik diprediksi butuh waktu -+ 1,5 tahun lantaran gerbong trem yang didatangkan dari luar negeri.

AGITA SUKMA LISTYANTI

Sumber :
http://www.tempo.co/read/news/2014/09/11...m-Surabaya


Aturan mending trem utk saat ini utk wilayah Jakarta dan sekitarnya aja atuhh pak.... Bingung
Coba tengok bisa saja manfaatin keberadaan rute Metro Mini sehingga bus2 Metro Mini diekspor ke negara laen semisal negara Timor Leste, Papua Nugini atau mungkin NTT.... Jadi, yg bersinggungan dg jalur busway berlaju di lajur kiri jalanan dan yg gak bersinggungan busway sama skali yah di lajur kanan ruas jalanan....
Kado
Tapi, biar gimana pun kita lait aja perkembangannya deh utk kota Pahlawan ini....
kan jakarta sudah mau ada MRT berikut kawan-kawannya , itung2 jg biar merata lah pembangunan
Reply
(12-09-2014, 06:36 AM)Dana Komuter Wrote: Aturan mending trem utk saat ini utk wilayah Jakarta dan sekitarnya aja atuhh pak.... Bingung

jalurnya sudah habis mas dana ditiban aspal. yang punya jalur (dki) juga ogah pakai moda rel (trem) lagi buat public transport. mendingan pakai busway yang katanya lebih "murah". Ngeledek

kalo di Surabaya itu kan bekas jalur trem sama depo2 masih ada tinggal dipakai lagi. dan itu semua asset pt. kai. jadi lebih mudah untuk dibangun kembali.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Reply
(12-09-2014, 05:32 PM)ady_mcady Wrote:
(12-09-2014, 06:36 AM)Dana Komuter Wrote: Aturan mending trem utk saat ini utk wilayah Jakarta dan sekitarnya aja atuhh pak.... Bingung

jalurnya sudah habis mas dana ditiban aspal. yang punya jalur (dki) juga ogah pakai moda rel (trem) lagi buat public transport. mendingan pakai busway yang katanya lebih "murah". Ngeledek

kalo di Surabaya itu kan bekas jalur trem sama depo2 masih ada tinggal dipakai lagi. dan itu semua asset pt. kai. jadi lebih mudah untuk dibangun kembali.

kalo di Jakarta apa gak penuh tuh??? Busway, monorail, Ka Bandara (rencana), APTB, KRL. Ngikik
RAILFANS PEMALANG +6
Reply
(14-09-2014, 01:07 PM)ngalamep Wrote:
(12-09-2014, 05:32 PM)ady_mcady Wrote:
(12-09-2014, 06:36 AM)Dana Komuter Wrote: Aturan mending trem utk saat ini utk wilayah Jakarta dan sekitarnya aja atuhh pak.... Bingung

jalurnya sudah habis mas dana ditiban aspal. yang punya jalur (dki) juga ogah pakai moda rel (trem) lagi buat public transport. mendingan pakai busway yang katanya lebih "murah". Ngeledek

kalo di Surabaya itu kan bekas jalur trem sama depo2 masih ada tinggal dipakai lagi. dan itu semua asset pt. kai. jadi lebih mudah untuk dibangun kembali.

kalo di Jakarta apa gak penuh tuh??? Busway, monorail, Ka Bandara (rencana), APTB, KRL. Ngikik

Kalau dibangun trem di Jakarta kayaknya nggak efektif banget..tau sendiri lah di Jakarta kayak gimana. Kalau di Jakarta lebih efektif kalau dinangun sejenis monorel atau MRT
Nangis
Reply
Mohon bantuan temen2 mungkin ada yg melihat sosok di spoiler saya ini segera saja dibawa ke stasiun terdekat atau melapor keberadaannya ke stasiun terdekat.
Petugas gadungan. Berkeliaran di daop 7 & 8.

[spoiler]
[Image: 1D5B22E3-E7E8-43C1-8949-AFA2C83A674E.jpg]




NIPP 66 blm ada. Terbaru 54.


[Image: B3756C84-574A-41BB-80E2-BC6E200E2156.jpg]
[/spoiler]
Reply
^^ ....
Waduh, 'virus' di DAOP 1 sudah menyebar ke DAOP 8 & 7 nih, HeranHeran

Dulu yang di Stasiun Duri udah ketangkap lho, pada akhir bulan kemarin juga ada yang tertangkap di Depok Baru
Ini motifnya apaan yak kok bisa-bisanya jadi KWan begini ? Bingung
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)