Posts: 939
Threads: 0
Joined: Dec 2009
(29-10-2011, 12:04 AM)aatea_goparmania Wrote: sekarang sudah sejauh mana perkembangannya nih??
kok lom keliatan progress pembangunan fisiknya sama sekali yak??
kan udah 2011 akhir??
apa masih tahap studi>>>
mhn infonya
memang masih tahap studi kang, untuk prosesnya mungkin kalau cepat baru terlaksana sekitar tahun 2012. udah mulai kelihatan sih dengan pembongkaran kios - kios di dekat PJL Cimindi
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
Posts: 939
Threads: 0
Joined: Dec 2009
@^ yap , daripada ntar susah lagi urusannya buat bongkar - bongkaran bangunan. hehe. untuk kedepannya mungkin bangunan di sekitar ciroyom-andir ~sisi selatan sangat mepet rel~ . jalur sebelum masuk stasiun cimahi dari kedua arah. cikudapateuh arah bandung plus kiaracondong ke timur
Posts: 939
Threads: 0
Joined: Dec 2009
dapat berita buruk. proyek elektrifikasi lintas padalarang - cicalengka yang dijadwalkan groundbreaking di akhir tahun 2012 ini, terpaksa diundur sampai waktu yang belum ditentukan. masalah utamanya pendanaan
masih harus bersabar untuk bisa merasakan krl di bumi priangan
Quote:Sumber Berita :
http://bisnis-jabar.com/index.php/berita...-pada-2012
Elektrifikasi Padalarang-Bandung-Cicalengka Batal Groundbreaking Pada 2012
JAKARTA (bisnis-jabar.com)—Bappenas mengatakan terdapat lima proyek sub-transportasi yang tidak jadi digroundbreaking pada 2012.
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Bappenas Dedy Supriadi Priatna mengatakan kelima proyek itu adalah pertama elektrifikasi Padalarang-Bandung-Cicalengka dan Kiara Condong-Cicalengka,
Kedua pembangunan pengarah arus Bakauheni sisi Timur dan Barat, ketiga pengembangan Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Sebalang, keempat Pengembangan Bandara Mbai, dan kelima pembangunan Dermaga Kuala Tanjung.
Dedi mengungkapkan permasalahan tanah, pendanaan, dan desain merupakan penyebab tertundanya groundbreaking kelima proyek sub-transportasi itu.
“Kuala Tanjung, itu [permasalahannya] tanah. Bandara Mbai [permasalahannya] tanah,†ungkapnya saat ditemui di Gedung Bappenas, Kamis (18/10).
Sementara itu, lanjutnya, proyek Muara Arus Bakaheuni terkendala oleh desainnya yang belum beres. Dia mengatakan pembangunan proyek ini ke depannya akan menggunakan skema design and build.
“Tidak perlu desainnya selesai dulu, misalnya desain baru 30%, pembangunannya 10%. Itu akan dilihat dan direview,†ujarnya.
Lebih lanjut, Dedi mengatakan proyek elektrifikasi Padalarang-Bandung-Cicalengka dan Kiara Condong-Cicalengka masih dalam penyelesaian proses pendanaan. Proyek pengembangan Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Sebalang, sambungnya, kemungkinan juga tidak dapat groundbreaking tahun ini.
“Saya lupa menanyakan [alasan penundaan groundbreaking] tadi, sepertinya [proyek elektrifikasi Padalarang-Bandung-Cicalengka dan Kiara Condong-Cicalengka] tidak bisa deh,†katanya. (jibi/fsi)
Posts: 1,184
Threads: 0
Joined: Dec 2011
Reputation:
13
Turut mendukung sih, saya pgn kalo jalur2 komuter lokal pake KRL aja biar loko2 bisa siap dinas buat yg lain
Posts: 939
Threads: 0
Joined: Dec 2009
dapet info lagi, elektrifikasi padalarang - cicalengka diundur sampe setahun. akhir 2013 baru mulai kontruksi
[spoiler=kumpulan berita]
Quote:
Sumber Berita :
http://industri.kontan.co.id/news/kemenh...khir-tahun
Kemenhub bangun sistem KA Bandung akhir tahun
JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjanjikan akan melakukan pengembangan sarana angkutan kereta api (KA) di wilayah Bandung. Pengembangan berupa pembangunan elektrifikasi dan jalur rel ganda di wilayah tersebut.
Tundjung Indrawan, Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kemenhub mengatakan, pembangunan akan dimulai akhir akhir tahun ini. Dia bilang, untuk pengembangan sarana kereta api itu, pemerintah sudah meneken kerjasama dengan pemerintah Prancis.
"Kereta di Bandung mendapat bantuan dari pemerintah Prancis. Baik itu pengembangan jalur ganda dan elektrifikasi," jelas Tundjung dalam diskusi bersama Masyarakat Kereta Api di Hotel Ibis, Jakarta, Rabu (27/3).
Pengembangan yang dimaksud adalah, pembangunan jalur ganda dari stasiun Bandung ke Cicalengka sepanjang 42 kilometer, dan elektrifikasi antara Padalarang - Bandung - Cicalengka. Tundjung bilang jika pembangunan dapat selesai pada tahun 2016.
Arif Heryanto, Direktur Prasarana, Ditjen Perkeretaapian Kemenhub menjelaskan, nilai proyek kerjasama dengan Prancis itu mencapai US$ 175 juta. "Ini kerjasama government to government, dengan porsi dari pemerintah Prancis US$ 150 juta dan pemerintah Indonesia US$ 25 juta," jelasnya.
Quote:Sumber Berita :
http://penaone.com/pembangunan-rel-ganda...-juta.html
Pembangunan Rel Ganda di Bandung Telan Biaya US$ 175 Juta
Kamis, 28 Maret 2013 | 07:12:18
Jakarta, PenaOne – Pengembangan sarana angkutan kereta api di wilayah Bandung akan segera dilakukan akhir tahun ini. Pengembangan berupa pembangunan elektrifikasi dan jalur rel ganda di wilayah tersebut. Pemerintah saat ini sudah melakukan kontrak kerjasama dengan pemerintah Perancis.
“Pemerintah sudah meneken kerjasama dengan pemerintah Perancis,†kata Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Tundjung Indrawan, dalam acara diskusi bersama Masyarakat Kereta Api, di Jakarta (27/3/2013).
Tundjung mengatakan, pengembangan sarana tersebut berupa pembangunan jalur ganda sepanjang 42 kilometer dari stasiun Bandung ke Cicalengka, dan elektrifikasi antara Padalarang-Bandung-Cicalengka. Diharapkan, pembangunan dapat selesai pada tahun 2016 mendatang dengan nilai proyek kerjasama mencapai US$ 175 juta.
Ditambahkan Tundjung, pengembangan sarana dan elektrifikasi merupakan kerjasama government to government. (tan)
Penulis: Bambang Sukmo Wibowo
Quote:Sumber Berita :
http://www.bisnis.com/m/pengerjaan-keret...akhir-2013
Pengerjaan Kereta Api Lintas Perkotaan Bandung Akhir 2013
BISNIS.COM, JAKARTA—Kementerian Perhubungan menyatakan akan mulai mengerjakan proyek kereta api senilai Rp2,3 triliun perkotaan di Bandung, Jawa Barat pada akhir 2013.
Direktorat Jenderal Perkeretapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan menjelaskan pihaknya akan membangun jalur ganda KA dari Bandung menuju Cicalengka dengan panjang 22 km.
Tundjung menyatakan elektrifikasi juga akan dilakukan pada jalur Padalarang-Bandung-Cicalengka sepanjang 42 km.
Pembangunan jalur ganda dan elektrifikasi KA perkotaan di Bandung membutuhkan investasi Rp2,3 triliun.
“Tahun depan direncanakan dan [dikerjakan] selama dua tahun. Ada yang sebagian dibiayai Prancis,†ujarnya di sela-sela acara Diskusi Reformasi Kereta Api Perkotaan di Jakarta, Rabu (27/3/2013).
Dia menjelaskan pihaknya menargetkan pembangunan jalur KA perkotaan dapat diselesaikan dan dioperasikan pada 2016.
Dia menambahkan saat ini sarana KA di lintas Bandung telah ada namun jalur KA perkotaan Bandung perlu dikembangkan.
Saat ini telah tersedia kereta rel diesel (KRD) dari Padalarang hingga Cicalengka, Jawa Barat.
Dia menjelaskan pemerintah Perancis juga akan memberikan bantuan pada beberapa jalur KA perkotaan di Bandung.
Quote:Sumber Berita :
http://economy.okezone.com/read/2013/03/...ai-rp316-t
Pengembangan Kereta Api untuk Kota Besar Capai Rp316 T
JAKARTA - Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Tundjung Indrawan mengatakan, rencana pengembangan Kereta Api (KA) Perkotaan diperkirakan mengabiskan dana sekira Rp316,5 triliun.
"Pengembangan KA perkotaan ini untuk Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Medan, Denpasar, dan Makassar," kata Tundjung, dalam pemaparannya kepada wartawan, di Ibis Hotel Thamrin, Jakarta, Rabu (27/3/2013).
Pengembangan KA perkotaan wilayah Jabodetabek dibutuhkan dana sekira Rp288,9 triliun. Di mana program pengembangan tersebut yakni pembangunan double track dan elektrifikasi Manggarai-Cikarang, Serpong-Maja-Rangkasbitung, Duri-Tangerang, lalu pembangunan commuter line Bandara Soeta yaitu commuter line dan ekspres line, pembangunan MRT di Kampung Bandan-Lebak Bulus, dan MRT Balaraja-Cikarang.
Selain itu, biaya sekira Rp288,9 triliun untuk pengembangan KA Jabodetabek, untuk pembangunan jalur KA lingkar luar Jabodetabek, dan Pembangunan monorel. "Biaya untuk Jabodetabek paling besar untuk pembangunan monorel Jabodetabek, yakni sekira Rp30 triliun," ungkapnya.
Dirinya memaparkan bahwa dana untuk pengembangan KA di Bandung dibutuhkan sekira Rp2,3 triliun untuk pembangunan double track dan elektifikasi Padalarang-Bandung-Cicalengka, serta untuk wilayah Surabaya membutuhkan dana pengembangan KA perkotaan sekira Rp3,3 triliun.
"Sedangkan di Medan yang pengembangannya KA termasuk bandara Kualanamu dananya sekira Rp1,5 triliun, Denpasar perkembangan KA sekira Rp3,5 triliun dan Makassar pengembangannya dibutuhkan Rp17 triliun," jelasnya.
Lebih lanjut lagi, Tandjung menyatakan bahwa pengembangan di Denpasar sudah dalam studi, tinggal melanjutkan kelayakan, sedangkan Bandung kondisinya hanya tinggal pengerjaan jalur dari Padalarang hingga Cicalengka.
Sedangkan pengembangan di Makassar, menurut Tundjung, masih menunggu proses pembebasan lahan dari Pemda. "Sebagian dana Bandung dibiayai oleh Francis, semoga akhir tahun ini bisa dimulai pembangunannya dan sekira dua tahun sudah selesai," tutupnya. (wan) (wdi)
Quote:Sumber Berita :
http://www.bisnis-jatim.com/index.php/20...us25-juta/
Proyek KA Perkotaan di Bandung Dapat Pinjaman US$25 Juta
BISNIS.COM, JAKARTA-Pemerintah Prancis berkomitmen memberikan pinjaman komersial senilai US$150 juta untuk pengembangan beberapa jalur kereta api perkotaan di Tanah Air, sebesar US$25 juta diantaranya dialokasikan untuk pengembangan KA perkotaan di Kota Bandung, Jawa Barat.
“Sekarang ini joint agreement loan commercial itu dalam proses,†kata Direktur Sarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Arif Heriyanto.
Arif menambahkan pinjaman Pemerintah Prancis kepada Pemerintah Indonesia merupakan pinjaman government to government (G to G).
Pemerintah akan mengkaji bila ada pihak swasta yang tertarik untuk bekerjasama dalam proyek KA perkotaan Bandung.
Kementerian Perhubungan merencanakan mulai mengerjakan proyek kereta api perkotaan senilai Rp2,3 triliun di Bandung pada akhir 2013. (jibi/snd)
Proyek KA perkotaan di Bandung meliputi jalur ganda KA dari Bandung menuju Cicalengka sepanjang 22 km dan elektrifikasi pada jalur Padalarang-Bandung-Cicalengka sepanjang 42 km.
[/spoiler]
Posts: 1,158
Threads: 0
Joined: Oct 2010
Reputation:
8
wah
molor lagi
smoga ga molor lagi
trus bagaimana dengan rencana reaktivasi jalur2 mati di sekitar bndung??
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Posts: 1,515
Threads: 0
Joined: Jan 2012
Reputation:
18
Itu sudah termasuk rel layang gak ya?
Posts: 939
Threads: 0
Joined: Dec 2009
akhirnya ada kejelasan soal dana untuk proyek bandung urban railway transport development & elektrifikasi padalarang cicalengka. tinggal nunggu proses konstruksinya akhir tahun ini
[spoiler=kumpulan berita]
Quote:Sumber Berita : http://bisniskeuangan.kompas.com/read/20....Dollar.AS
Pemerintah Perancis Utangi Indonesia 175 Dollar AS
JAKARTA, KOMPAS.com - Indonesia mendapat pinjaman dari Pemerintah Prancis sebesar US$ 175 juta atau setara dengan Rp 1,71 triliun untuk pembangunan prasarana transportasi di Bandung.
Dana tersebut akan digelontorkan untuk proyek pengembangan kereta api, Bandung Urban Railway Transport Development dan Electrification Padalarang-Cicalengka Line Project, dan pernajnian kredit ditandatangani oleh Dirjen Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan, Robert Pakpahan dan Indonesia Country Director-AgenceFrancise De Development (AFD), Vicent Rosert, Selasa (4/6/2013).
Pinjaman tersebut bertenor 28 tahun dan akan dicairkan selama lima tahun dengan grace periode delapan tahun. Suku bunga pinjaman ditetapkan 2 persen untuk pinjaman sebesar 100 juta dollar AS dan 4 persen untuk pinjaman 57 juta dollar AS.
Bandung Urban Railway Transport Development dan Electrification Padalarang-Cicalengka Line Project, membutuhkan total dana sebesar 175 juta dollarAS atau setara dengan Rp 1,71 triliun. Rencananya kebutuhan dana tersebut akan dipenuhi dengan mixed credit dari Prancis yang terdiri dari pinjaman perbendaharaan Prancis sebesar 100 juta dollar AS dan pinjaman AFD sebesar 57 juta dollar AS atau setara dengan total dana Rp 1,54 triliun.
Diluar itu, terdapat dana pendamping berdenominasi rupiah sebesar 18 juta dollar AS atau setara dengan Rp 176 miliar.
Menteri Perdagangan Luar Negeri Prancis, Nicole Bricq mengatakan, ia akan terus mengamati Indonesia yang terus mengalami perkembangan ekonomi cukup bagus. "Kerja sama proyek ini merupakan wujud kemitraan dan merupakan simbol kemitraan strategis kedua negara," ujar Nicole.
Wamenhub Bambang Susantono juga menyampaikan terima kasih atas bantuan pemerintah Prancis. "Ini bentuk hubungan yang erat antara Indonesia dan Prancis yang diwujudkan dalam komitmen pembangunan transportasi prasarana kereta api di Indonesia," ujar Bambang.
Bambang melanjutkan, Indonesia saat ini sedang mencapai pembangunan sosial dan ekonomi sehingga membutuhkan transportasi yang andal, aman dan nyaman.
Dipilihnya Bandung karena kota tersebut memang sudah sangat membutuhkan. "Kemungkinan selanjutnya kota-kota lain seperti Surabaya," imbuh Bambang.
Selain itu, pada kesempatan tersebut juga ditandatangani dokumen Financial Protocol oleh Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Corinne Breuze dan perjanjian implementasi perjanjian oleh Director of Institutional Activities-Natixis, Bernanrd Lemperiere. (Adinda Ade Mustami/Kontan)
Quote:Sumber Berita : http://www.metrotvnews.com/metronews/rea...an-Bandung
Prancis Bantu Proyek Kereta Api Perkotaan Bandung
Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia menandatangani perjanjian pinjaman modal dengan pemerintah Prancis dan Badan Prancis untuk Pembangunan (Agence Francaise De Developpement/AFD) yang digunakan bagi proyek kereta api perkotaan Bandung.
Alokasi pembiayaan proyek tersebut terdiri dari pinjaman perbendaharaan Prancis sebesar US$100 juta dan pinjaman AFD sebesar US$57 juta. Jika ditotal dalam rupiah pinjaman ini senilai Rp1,54 triliun. Lainnya ialah alokasi rupiah pendamping sebesar US$18 juta.
"Ini untuk proyek elektrifikasi dan persinyalan di Bandung pada jalur Padalarang-Cicalengka," ujar Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono usai penandatanganan Financial Protocol, Implementation Agreement, dan Credit Facility Agreement Bandung Urban Railway Transport Development and Electrification Padalarang-Cicalengka Line Project di Jakarta, Selasa (4/6).
Ruang lingkup proyek KA perkotaan Bandung meliputi pembangunan sistem elektrifikasi dan peningkatan track existing pada jalur Padalarang-Bandung-Gedebage sepanjang 24 kilometer.
Pembangunan jalur ganda KA Kiaracondong-Gedebage dan peningkatan track existing sepanjang 5 km. Pengembangan sistem persinyalan dan telekomunikasi yang ada untuk elektrifikasi listrik aliran atas (LAA) dan double track serta pembangunan elevated track/viaduct sepanjang 4,1 km di pusat Kota Bandung.
"Saya berharap proyek ini dapat membuat masyarakat yang bergerak dari arah timur ke barat akan memilih menggunakan kereta. Tujuannya untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Kota Bandung," tuturnya. (Anshar Dwi Wibowo)
[/spoiler]
(01-04-2013, 04:19 PM)aatea_goparmania Wrote: wah
molor lagi
smoga ga molor lagi
trus bagaimana dengan rencana reaktivasi jalur2 mati di sekitar bndung??
kemungkinan setelah proyek elektrifikasi selesai kang. kalau melihat gambar ini sih masuknya ke tahap 2 di proyek bandung urban railway transport development
[spoiler]
![[Image: BURTD.jpg]](https://lh5.googleusercontent.com/-EckE1GmILW4/Ua38R2yjK7I/AAAAAAAAJ9A/zNa76VEQHD0/w625-h465-no/BURTD.jpg) [/spoiler]
(01-04-2013, 06:17 PM)galuhsuda Wrote: Itu sudah termasuk rel layang gak ya? 
menurut berita sih sudah termasuk 4,1 km elevated track di pusat kota bandung. cuma kurang jelas tepatnya nanti dibangun di petak mana kang.
Posts: 178
Threads: 0
Joined: Jul 2012
Reputation:
2
Kemaren saya naik KRD dari Gadobangkong, dan kelihatan di sisi rel (arah dari PDL) ada tiang-tiang gitu, apa ini buat LAA atau buat keperluan lain? Tiangnya dari semacam beton dan baru dipasang di sekitar sana... Foto menyusul.
|