Posts: 453
Threads: 0
Joined: Mar 2012
Reputation:
6
(17-12-2012, 02:05 AM)bayucool Wrote: (17-12-2012, 01:47 AM)G_Rardz Stramala Wrote: Waktu saya naik Penataran tujuan SGU,
waktu kereta mau masuk Wonokromo, terlihat aspek sinyal muka pengulangnya menunjukkan aspek putih (bentuk segitiga), tapi kereta terus jalan (sampai berhenti di depan sinyal keluar arah Gubeng),
apakah berarti aspek putih itu boleh diabaikan selain untuk kegiatan langsir??
aduh maaf banget saya banyak tanya......
Bentuk segitiga?yg posisi lampunya agak kebawah ditengah tiang sinyal itu ya?klo itu sinyal darurat..kemungkinan sinyal muka pengulangnya MS jd masinis diberi sinyal darurat yg berarti boleh melewati sinyal tsb dgn kecepatan dibatasi
Klo saya naik KA dr arah barat masuk SMT pasti sinyal muka pengulangnya aspek kuning trus 
Ada fotonya tp karena OL dr hape agak susah nih uploadnya 
Bukan, bukan sinyal darurat yang itu,
posisi lampu yang saya maksud persis di atas garis miring putih besar seperti nampak di gambar mas bayu di bawah ini :
Lampu itu yang saya maksud, memang terlihat kecil, mas....
Posts: 244
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
0
(17-12-2012, 12:37 AM)bayucool Wrote: bs jg itu repeater untuk sinyal keluar,tp bs jg repeater sinyal masuk kp.bandan dr arah JAKK..kurang tau jg pak,secara saya jarang naik KA dr JAKK
tp setau saya untuk sinyal keluar itu biasanya menggunakan sinyal muka pengulang bkn repeater..stasiun yg menggunakan persinyalan seperti ini antara lain SMT,YK serta WO..urutan sinyalnya: sinyal muka-sinyal masuk 2 aspek (merah dan hijau)-sinyal muka pengulang-sinyal keluar
seperti ini bentuknya
![[Image: 1-6_zps755d9fe5.jpg]](http://i1140.photobucket.com/albums/n572/bayucool1/1-6_zps755d9fe5.jpg)
namun ada jg yg menggunakan repeater seperti halnya sinyal masuk,seperti stasiun cilame seperti ini
![[Image: 2-6_zpscb94a12c.jpg]](http://i1140.photobucket.com/albums/n572/bayucool1/2-6_zpscb94a12c.jpg)
barangkali berguna ini ada ilustrasi persinyalan di indonesia..copas dari flickr nya orang bule 
[spoiler]
![[Image: 6773687680_de58d7fdc1_o.jpg]](http://farm8.staticflickr.com/7041/6773687680_de58d7fdc1_o.jpg) [/spoiler]
ooo gitu pak, sudah sedikit lebih cerah dari sebelumnya 
berarti sinyal muka pengulang itu fungsinya adalah untuk mengulang sinyal keluar stasiun tersebut ya pak? maaf agak banyak tanya biar lebih faham soal sinyal
BOO-THB-PLM
my "lovely" route hahaha...
Posts: 535
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
11
(17-12-2012, 02:11 AM)G_Rardz Stramala Wrote: Bukan, bukan sinyal darurat yang itu,
posisi lampu yang saya maksud persis di atas garis miring putih besar seperti nampak di gambar mas bayu di bawah ini :
![[Image: 1-6_zps755d9fe5.jpg]](http://i1140.photobucket.com/albums/n572/bayucool1/1-6_zps755d9fe5.jpg)
Lampu itu yang saya maksud, memang terlihat kecil, mas.... 
klo menurut reglemen yg saya baca harusnya tdk boleh mas,sinyal putih itu cm diperbolehkan untuk dilewati langsiran di sekitar emplasemen,but..mungkin itu jg trgantung PPKA masing2 stasiun ya untuk mengatur tiap sinyal yg dikuasainya,soalnya aspek putih itu jg menandakan wesel setelah sinyal tsb aman untuk dilewati sampai sinyal keluar/sinyal langsir berikutnya
(17-12-2012, 08:44 AM)hanskucing Wrote: ooo gitu pak, sudah sedikit lebih cerah dari sebelumnya 
berarti sinyal muka pengulang itu fungsinya adalah untuk mengulang sinyal keluar stasiun tersebut ya pak? maaf agak banyak tanya biar lebih faham soal sinyal 
Yup,betul sekali pak,sinyal muka pengulang (beberapa jg ada yg menyebutkan sinyal muka antara) fungsinya sebagai alat untuk memudahkan masinis mengetahui kedudukan aspek sinyal keluar stasiun tsb yg terhalang dr kejauhan,bisa karena tikungan atau tebing
bahas soal (≖᷆︵︣≖) sinyal jd mengingatkan saya ke proyek sinyal modelling untuk game trainz yg terbengkalai sampe skrng gara2 sibuk kuliah 
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)
Posts: 435
Threads: 0
Joined: May 2012
Reputation:
8
Permisi... Jadi penasaran juga nih ama Sinyal... Mau nanya 2 hal aja
1. Kenapa rumah sinyal dah jarang banget ya dipake di lintas yang sudah elektrifikasi sinyal? Kayak ynag di Cikampek kondisinya sudah bener2 memprihatinkan
2. Kenapa aspek hijau pada sinyal KA yang elektrik ditaruh diatas? Bukan dibawah kayak Lampu Lalu Lintas yang ada sehari2?
Makasih
Posts: 453
Threads: 0
Joined: Mar 2012
Reputation:
6
(18-12-2012, 02:13 PM)PJL_Hunter Wrote: Permisi... Jadi penasaran juga nih ama Sinyal... Mau nanya 2 hal aja
1. Kenapa rumah sinyal dah jarang banget ya dipake di lintas yang sudah elektrifikasi sinyal? Kayak ynag di Cikampek kondisinya sudah bener2 memprihatinkan
2. Kenapa aspek hijau pada sinyal KA yang elektrik ditaruh diatas? Bukan dibawah kayak Lampu Lalu Lintas yang ada sehari2?
Makasih 
Kepingin coba jawab yang point pertama, 
Elektrifikasi persinyalan suatu stasiun biasanya membutuhkan tempat (ruang) khusus untuk penempatan dan pemasangan control cabinet, yang fungsinya sebagai penghubung antara meja layan dengan wesel-wesel dan lampu sinyal, dan dimensi dari control cabinet itu sendiri lumayan 'bongsor', mirip kayak jejeran-jejeran komputer yang ada di suatu data center,
sedangkan rumah sinyal kuno di stasiun2 ruang kosongnya rata-rata kurang cukup luas untuk menampung itu semua......maka dari itu di stasiun2 besar yang lagi proses elektrifikasi selalu diiringi dengan pembangunan rumah sinyal yang baru
Seperti contohnya Stasiun Semut ini (Foto dari mas 'Fun Plano',pinjem yah)
Persis di bawah ruangan yang berjendela besar itu adalah ruangan yang khusus untuk control cabinet persinyalan Stasiun SB nantinya...Bandingkan dengan rumah sinyal yang lama di samping kanannya
CMIIW
Posts: 535
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
11
Ada benarnya seperti yg disebutkan mas G_Rardz Stramala diatas,saya cm mau menambahkan saja sedikit
#1.kenapa seinhuis (rmh sinyal) jd tdk terpakai setelah elektrifikasi?..tentu saja selain mslah ruang yg trlalu sempit untuk consolenya,jg sinyal elektrik itu controlnya jd trpusat di satu tempat saja,tentu tdk efisien lg kegunaan rumah sinyal yg biasanya terletak di tiap ujung emplasemen
#2.dulu prnh ada yg bertanya di milis soal penataan aspek sinyal,knp aspek merah diletakkan di bwh?
Itu sudah reglemen sejak jaman sinyal mekanik msh dominan di lintas dulu..coba perhatikan pangkal lengan sinyal mekanik yg berlubang dua,nah di lubang bawahnya itu untuk aspek berwarna merah
Dan hal itu msh diterapkan sampai skrng,tentunya untuk memudahkan masinis jg,terutama pada lintas2 yg ada peralihan sinyal dr mekanik ke elektrik maupun sebaliknya
SAVE HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE)
Posts: 179
Threads: 0
Joined: Jul 2012
ada hal yang bikin saya bingung:
1. di YK yang masuk kategori stasiun besar tidak dijumpai rumah sinyal yg lazimnya ada di ujung2 emplasemen (rumah sinyal mekanik bukan elektrik)
2. di LPN justru rumah sinyal ada diujung2 emplasemen tetapi tidak dipakai, dan anehnya di ruang PPKA tidak ada alat pengendali sinyal elektrik. nah pengendalian sinyal dilakukan dr mana? apakah terintegrasi jadi 1 dg YK? bila memang begitu untuk proses langsiran yg pakai wesel dan sinyal elektrik bagaimana koordinasi petugas pengendali sinyal dg juru langsir/masinis?
ada yg bisa memberi penjelasan?
Posts: 453
Threads: 0
Joined: Mar 2012
Reputation:
6
(18-12-2012, 08:13 PM)06051996 Wrote: ada hal yang bikin saya bingung:
1. di YK yang masuk kategori stasiun besar tidak dijumpai rumah sinyal yg lazimnya ada di ujung2 emplasemen (rumah sinyal mekanik bukan elektrik)
Dengan kata lain.......ya sudah dibongkar...hehehe  CMIIW
(18-12-2012, 08:13 PM)06051996 Wrote: 2. di LPN justru rumah sinyal ada diujung2 emplasemen tetapi tidak dipakai, dan anehnya di ruang PPKA tidak ada alat pengendali sinyal elektrik. nah pengendalian sinyal dilakukan dr mana? apakah terintegrasi jadi 1 dg YK? bila memang begitu untuk proses langsiran yg pakai wesel dan sinyal elektrik bagaimana koordinasi petugas pengendali sinyal dg juru langsir/masinis?
ada yg bisa memberi penjelasan?
lho....di ruang PPKA nya LPN gak ada meja layannya sama sekali...?? heee baru tau saya.....
mas punya foto penampakan ruangannya, gak?? minta dong hehehe....
Posts: 2,657
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
43
(18-12-2012, 08:27 PM)G_Rardz Stramala Wrote: (18-12-2012, 08:13 PM)06051996 Wrote: ada hal yang bikin saya bingung:
1. di YK yang masuk kategori stasiun besar tidak dijumpai rumah sinyal yg lazimnya ada di ujung2 emplasemen (rumah sinyal mekanik bukan elektrik)
Dengan kata lain.......ya sudah dibongkar...hehehe CMIIW
(18-12-2012, 08:13 PM)06051996 Wrote: 2. di LPN justru rumah sinyal ada diujung2 emplasemen tetapi tidak dipakai, dan anehnya di ruang PPKA tidak ada alat pengendali sinyal elektrik. nah pengendalian sinyal dilakukan dr mana? apakah terintegrasi jadi 1 dg YK? bila memang begitu untuk proses langsiran yg pakai wesel dan sinyal elektrik bagaimana koordinasi petugas pengendali sinyal dg juru langsir/masinis?
ada yg bisa memberi penjelasan?
lho....di ruang PPKA nya LPN gak ada meja layannya sama sekali...?? heee baru tau saya.....
mas punya foto penampakan ruangannya, gak?? minta dong hehehe.... 
Coba jawab:
1. Kenapa seinhuis lama di YK tidak ada saat ini dg kondisi YK sudah memakai sinyal elektrik? Jawabannya, karena pada waktu itu seinhuis lama dibongkar/dirobohkan, jadi sekarang sudah tidak ada sama sekali bekas seinhuis lama di situ, & seinhuis ini dirobohkan sekitar tahun '80-'90an klo g salah (ingat, sinyal elektrik YK itu seangkatan ma LPN, SMT, SMC, SGU, WO, CN (lama), & CKP, dimana sinyal itu sudah dipasang sejak pertengahan '80an, buktinya ada foto SGU tahun 1991 pake loko livery PJKA logo Perumka, dimana saat itu SGU sudah pake sinyal elektrik, jadi kemungkinan besar sebelum tahun itu sudah dipasang sinyal elektriknya).
2. Meja layanan di LPN itu sebenernya bukan di ruang PPKAnya, tapi di ruang pengendali yg terpisah dari bangunan utama LPN. Kalo situ jeli keliling2 LPN, pasti bakal ketemu sama ruang pengendali sinyal yg sama sekali terpisah. Kasus ini juga ditemui di hampir semua stasiun besar yg sudah pake sinyal elektrik.
Posts: 244
Threads: 0
Joined: Aug 2012
Reputation:
0
(17-12-2012, 04:40 PM)bayucool Wrote: (17-12-2012, 02:11 AM)G_Rardz Stramala Wrote: Bukan, bukan sinyal darurat yang itu,
posisi lampu yang saya maksud persis di atas garis miring putih besar seperti nampak di gambar mas bayu di bawah ini :
http://i1140.photobucket.com/albums/n572...5d9fe5.jpg
Lampu itu yang saya maksud, memang terlihat kecil, mas....
klo menurut reglemen yg saya baca harusnya tdk boleh mas,sinyal putih itu cm diperbolehkan untuk dilewati langsiran di sekitar emplasemen,but..mungkin itu jg trgantung PPKA masing2 stasiun ya untuk mengatur tiap sinyal yg dikuasainya,soalnya aspek putih itu jg menandakan wesel setelah sinyal tsb aman untuk dilewati sampai sinyal keluar/sinyal langsir berikutnya
(17-12-2012, 08:44 AM)hanskucing Wrote: ooo gitu pak, sudah sedikit lebih cerah dari sebelumnya
berarti sinyal muka pengulang itu fungsinya adalah untuk mengulang sinyal keluar stasiun tersebut ya pak? maaf agak banyak tanya biar lebih faham soal sinyal
Yup,betul sekali pak,sinyal muka pengulang (beberapa jg ada yg menyebutkan sinyal muka antara) fungsinya sebagai alat untuk memudahkan masinis mengetahui kedudukan aspek sinyal keluar stasiun tsb yg terhalang dr kejauhan,bisa karena tikungan atau tebing
bahas soal (≖᷆︵︣≖) sinyal jd mengingatkan saya ke proyek sinyal modelling untuk game trainz yg terbengkalai sampe skrng gara2 sibuk kuliah
makasih sekali pak atas pencerahannya 
Oh iya nambah lagi deh pak, maaf kalo kebanyakan 
saya sering lihat beberapa kaya pos kecil peninggalan Staatsspoorwegen, itu bekas rumah sinyal ato apa yah pak? saya banyak ketemu di jalur Bogor-Jakarta yang notabene salah satu jalur kesayangan Nederlandsche-Indie jaman dulu (dan masih jalur kesayangan KAI sekarang, jalur yang paling sering troble sinyal ama wesel  ) fotonya nanti kalo sempat saya upload, soalnya sulit ambil gambarnya karena adanya di posisi tertentu sebelah kanan rel.
(18-12-2012, 02:46 PM)G_Rardz Stramala Wrote: (18-12-2012, 02:13 PM)PJL_Hunter Wrote: Permisi... Jadi penasaran juga nih ama Sinyal... Mau nanya 2 hal aja
1. Kenapa rumah sinyal dah jarang banget ya dipake di lintas yang sudah elektrifikasi sinyal? Kayak ynag di Cikampek kondisinya sudah bener2 memprihatinkan
2. Kenapa aspek hijau pada sinyal KA yang elektrik ditaruh diatas? Bukan dibawah kayak Lampu Lalu Lintas yang ada sehari2?
Makasih
Kepingin coba jawab yang point pertama,
Elektrifikasi persinyalan suatu stasiun biasanya membutuhkan tempat (ruang) khusus untuk penempatan dan pemasangan control cabinet, yang fungsinya sebagai penghubung antara meja layan dengan wesel-wesel dan lampu sinyal, dan dimensi dari control cabinet itu sendiri lumayan 'bongsor', mirip kayak jejeran-jejeran komputer yang ada di suatu data center,
sedangkan rumah sinyal kuno di stasiun2 ruang kosongnya rata-rata kurang cukup luas untuk menampung itu semua......maka dari itu di stasiun2 besar yang lagi proses elektrifikasi selalu diiringi dengan pembangunan rumah sinyal yang baru
Seperti contohnya Stasiun Semut ini (Foto dari mas 'Fun Plano',pinjem yah)
http://i50.tinypic.com/rmiv75.jpg
Persis di bawah ruangan yang berjendela besar itu adalah ruangan yang khusus untuk control cabinet persinyalan Stasiun SB nantinya...Bandingkan dengan rumah sinyal yang lama di samping kanannya
CMIIW
(18-12-2012, 11:34 PM)stasiunkastephanie Wrote: (18-12-2012, 08:27 PM)G_Rardz Stramala Wrote: (18-12-2012, 08:13 PM)06051996 Wrote: ada hal yang bikin saya bingung:
1. di YK yang masuk kategori stasiun besar tidak dijumpai rumah sinyal yg lazimnya ada di ujung2 emplasemen (rumah sinyal mekanik bukan elektrik)
Dengan kata lain.......ya sudah dibongkar...hehehe CMIIW
(18-12-2012, 08:13 PM)06051996 Wrote: 2. di LPN justru rumah sinyal ada diujung2 emplasemen tetapi tidak dipakai, dan anehnya di ruang PPKA tidak ada alat pengendali sinyal elektrik. nah pengendalian sinyal dilakukan dr mana? apakah terintegrasi jadi 1 dg YK? bila memang begitu untuk proses langsiran yg pakai wesel dan sinyal elektrik bagaimana koordinasi petugas pengendali sinyal dg juru langsir/masinis?
ada yg bisa memberi penjelasan?
lho....di ruang PPKA nya LPN gak ada meja layannya sama sekali...?? heee baru tau saya.....
mas punya foto penampakan ruangannya, gak?? minta dong hehehe....
Coba jawab:
1. Kenapa seinhuis lama di YK tidak ada saat ini dg kondisi YK sudah memakai sinyal elektrik? Jawabannya, karena pada waktu itu seinhuis lama dibongkar/dirobohkan, jadi sekarang sudah tidak ada sama sekali bekas seinhuis lama di situ, & seinhuis ini dirobohkan sekitar tahun '80-'90an klo g salah (ingat, sinyal elektrik YK itu seangkatan ma LPN, SMT, SMC, SGU, WO, CN (lama), & CKP, dimana sinyal itu sudah dipasang sejak pertengahan '80an, buktinya ada foto SGU tahun 1991 pake loko livery PJKA logo Perumka, dimana saat itu SGU sudah pake sinyal elektrik, jadi kemungkinan besar sebelum tahun itu sudah dipasang sinyal elektriknya).
2. Meja layanan di LPN itu sebenernya bukan di ruang PPKAnya, tapi di ruang pengendali yg terpisah dari bangunan utama LPN. Kalo situ jeli keliling2 LPN, pasti bakal ketemu sama ruang pengendali sinyal yg sama sekali terpisah. Kasus ini juga ditemui di hampir semua stasiun besar yg sudah pake sinyal elektrik.
wah iya, baru tau saya di stasiun bogor ternyata gedung yang mirip kaya di bandara itu adalah rumah sinyal
Kalo PPKA punya kontrol penuh terhadap sinyal dimana beliau bertugas, jadi kalo aspek tetep merah tapi kereta memang harus berjalan maka kereta tetep jalan yah biar aspek sinyal keluar dikasih merah? (soalnya pas PLH cilebut nov kemarin, pas 12 perjalanan kereta dari bogor itu sinyal keluarnya selalu merah tapi kereta tetep jalan)
btw, mau nanya juga, stasiun Bogor kan termasuk stasiun besar, tapi kok rumah sinyalnya nggak ada yah yang lama? Apa karena statusnya dinaikkan setelah jaman sinyal mekanik berakhir?
|