Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Harina (Diskusi, Formasi)
(19-10-2011, 01:23 PM)Illia Wrote:
(19-10-2011, 04:48 AM)slamtrack Wrote: Bye Bye
kalo sy punya pandangan jika harina pagi dilikuidasi ( semoga batal dilikuidasi) dan nantinya ada rute bd-cmi-pdl-pwk-cn-ppk-bma-pwt// misal nama ka pringgandani 1...sebaiknya jam pemberangkatan dari bd pagi hari misalkan menggunakan jam harina pagi yaitu jam 07.30 ( dengan tujuan okupansi petak bd-cn udah lumayan ok dan juga tidak akan mengubah gapeka ka lain di petak bd-ckp-cn) perkiraan sampai cn jam 11.30.kemudian berangkat cn jam 11.40 perkiraan sampai pwt jam 13.50 . dari pwt menjelma jadi ka relasi pwt-bma-ppk-slawi-tg-pml-pk-smc-smt// misal nama ka semapur 1 perkiraan berangkat pwt jam 15.00 sampai tg jam 16.30 . kemudian diteruskan sampat smt jam 18.45 . dan rangkaian bobo dulu jam 21.00 siap digunakan untuk ka harina malam sampai bd jam 04.15 dst....
Lok Merah Biru
untuk bekas ka harina pagi relasi smt-cn -bd di gunakan untuk relasi smt-smc-pk-tg -slawi-ppk-bma-pwt//misal semapur 2 berangkat smt tetap 07.00 perkiraan sampai tg jam 09.15 dan dari tg ke pwt sampai pwt jam 11.00 rangkain bobo jam 13.00 berangkat pwt untuk relasi pwt-bma-ppk-cn-ckp-pwk-cmi-bd// misal nama ka pringgandani 2 perkiraan sampai bd jam 19.00 dan kemudian di pakai untuk harina malam relasi bd-cn-smt berangkat bd jam 21.15 perkiraan sampai smt jam 04.30 . memang kelihatannya rangkaian akan kurang istirahat untuk itu
Kado
#untuk rangkaian ka kaligung mas dan rajawali harus ada pengadaan rangkaian sendiri misal dengan krdi ac/krdi ac holec/krdi cu-sbi dipanjangin sampai smt /tg atau barangkali hibah gerbong eksekutif/ bisnis dari daop lain yang masih memungkinkan
#sebaiknya di pwt/smt/bd minimal salah satu dari 3 daop tsb punya rangkaian cadangan walaupun mungkin hanya 20% dari panjang rangkaian ini ,semestinya hal ini di gunakan untuk gantian bobo/chek perawatan
yuk kita share mohon di ralat kalo ada keliru / kurang pas
Saya rasa tetep susah karena kondisi rangkaian terbatas. Lagi pula kalau forsir rangkean begini untuk KA ekbis or eksekutif bisa menimbulkan PLH. Lagi pula bagaimana dengan rangkaian kaligung mas? karena daop 4 sendiri sampai sekarang belum mendapatkan pesanan rangkean. dan kenytaaan yang ada daop 4 itu SANGAT KEKURANGAN RANGKEAN Xie Xie

Yang lebih ga masuk akal lagi ya masalah harina berangkat 21.30 dan tiba 04.30. selama ini harina yang berangkat 20.30 aja sering tiba di SMT pukul 05.30-06.30 wkwkwkww malah kalau lg sial bisa 07.30 jg pernah. so ga mgkn jika langsung bablas balik ke pwt lagi. yang ada rangkaian ga kuat anjlok lagi d jalur selatan BD karena kecapekan rangkeannya.

Selain itu wa meliat misal Pringgadani cuma ke arah PWT doank, tp tidak ada arah sebaliknya. Dmana2 aturannya kereta itu Pulang Pergi. Walau salah satu tripnya ga laku namun ya itu aturannya. Kecuali kalau emang buat kereta lingkar. dan itu kurang cocok kalau bukan Commuter.

Xie Xie

sebenarnya sih kalau di rodi tuh rangkaian masih bisa, ambil contoh Cirex. Tapi kalau perjalanan sejauh itu as roda bisa patah karena kepanasan + kebersihan kereta bakal berkurang.
Waktu gw naik Harina, berangkat CN tepat waktu, ketahan di Petarukan 37 menit. Akhirnya tiba di SMT pukul 16:17 (Argo Muria belum berangkat karena nuggu 7179 masuk dulu).
Otomatis kalau misalnya berangkat BD pukul 21:15, sampai SMT bisa-bisa pukul 05:00-07:00. Penumpang gak bisa ngejar waktu karena notabane'nya itu pekerja di ka Harina itu. Plus bakal bikin telat Argo Sindoro juga. Soalnya kan masih single track, kalau Harina belum masuk, Argo Sindoro dan Argo Muria belum berangkat. Daop 4 emang tuh kekurangan rangkaian, buktinya K1 Eksis aja sampe di vermak interiornya kayak kelas Argo dan disambung pula di Ka Argo.
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
(19-10-2011, 02:54 PM)CC203 35 Wrote:
(19-10-2011, 01:23 PM)Illia Wrote:
(19-10-2011, 04:48 AM)slamtrack Wrote: Bye Bye
kalo sy punya pandangan jika harina pagi dilikuidasi ( semoga batal dilikuidasi) dan nantinya ada rute bd-cmi-pdl-pwk-cn-ppk-bma-pwt// misal nama ka pringgandani 1...sebaiknya jam pemberangkatan dari bd pagi hari misalkan menggunakan jam harina pagi yaitu jam 07.30 ( dengan tujuan okupansi petak bd-cn udah lumayan ok dan juga tidak akan mengubah gapeka ka lain di petak bd-ckp-cn) perkiraan sampai cn jam 11.30.kemudian berangkat cn jam 11.40 perkiraan sampai pwt jam 13.50 . dari pwt menjelma jadi ka relasi pwt-bma-ppk-slawi-tg-pml-pk-smc-smt// misal nama ka semapur 1 perkiraan berangkat pwt jam 15.00 sampai tg jam 16.30 . kemudian diteruskan sampat smt jam 18.45 . dan rangkaian bobo dulu jam 21.00 siap digunakan untuk ka harina malam sampai bd jam 04.15 dst....
Lok Merah Biru
untuk bekas ka harina pagi relasi smt-cn -bd di gunakan untuk relasi smt-smc-pk-tg -slawi-ppk-bma-pwt//misal semapur 2 berangkat smt tetap 07.00 perkiraan sampai tg jam 09.15 dan dari tg ke pwt sampai pwt jam 11.00 rangkain bobo jam 13.00 berangkat pwt untuk relasi pwt-bma-ppk-cn-ckp-pwk-cmi-bd// misal nama ka pringgandani 2 perkiraan sampai bd jam 19.00 dan kemudian di pakai untuk harina malam relasi bd-cn-smt berangkat bd jam 21.15 perkiraan sampai smt jam 04.30 . memang kelihatannya rangkaian akan kurang istirahat untuk itu
Kado
#untuk rangkaian ka kaligung mas dan rajawali harus ada pengadaan rangkaian sendiri misal dengan krdi ac/krdi ac holec/krdi cu-sbi dipanjangin sampai smt /tg atau barangkali hibah gerbong eksekutif/ bisnis dari daop lain yang masih memungkinkan
#sebaiknya di pwt/smt/bd minimal salah satu dari 3 daop tsb punya rangkaian cadangan walaupun mungkin hanya 20% dari panjang rangkaian ini ,semestinya hal ini di gunakan untuk gantian bobo/chek perawatan
yuk kita share mohon di ralat kalo ada keliru / kurang pas
Saya rasa tetep susah karena kondisi rangkaian terbatas. Lagi pula kalau forsir rangkean begini untuk KA ekbis or eksekutif bisa menimbulkan PLH. Lagi pula bagaimana dengan rangkaian kaligung mas? karena daop 4 sendiri sampai sekarang belum mendapatkan pesanan rangkean. dan kenytaaan yang ada daop 4 itu SANGAT KEKURANGAN RANGKEAN Xie Xie

Yang lebih ga masuk akal lagi ya masalah harina berangkat 21.30 dan tiba 04.30. selama ini harina yang berangkat 20.30 aja sering tiba di SMT pukul 05.30-06.30 wkwkwkww malah kalau lg sial bisa 07.30 jg pernah. so ga mgkn jika langsung bablas balik ke pwt lagi. yang ada rangkaian ga kuat anjlok lagi d jalur selatan BD karena kecapekan rangkeannya.

Selain itu wa meliat misal Pringgadani cuma ke arah PWT doank, tp tidak ada arah sebaliknya. Dmana2 aturannya kereta itu Pulang Pergi. Walau salah satu tripnya ga laku namun ya itu aturannya. Kecuali kalau emang buat kereta lingkar. dan itu kurang cocok kalau bukan Commuter.

Xie Xie

sebenarnya sih kalau di rodi tuh rangkaian masih bisa, ambil contoh Cirex. Tapi kalau perjalanan sejauh itu as roda bisa patah karena kepanasan + kebersihan kereta bakal berkurang.
Waktu gw naik Harina, berangkat CN tepat waktu, ketahan di Petarukan 37 menit. Akhirnya tiba di SMT pukul 16:17 (Argo Muria belum berangkat karena nuggu 7179 masuk dulu).
Otomatis kalau misalnya berangkat BD pukul 21:15, sampai SMT bisa-bisa pukul 05:00-07:00. Penumpang gak bisa ngejar waktu karena notabane'nya itu pekerja di ka Harina itu. Plus bakal bikin telat Argo Sindoro juga. Soalnya kan masih single track, kalau Harina belum masuk, Argo Sindoro dan Argo Muria belum berangkat. Daop 4 emang tuh kekurangan rangkaian, buktinya K1 Eksis aja sampe di vermak interiornya kayak kelas Argo dan disambung pula di Ka Argo.
00T Dikit ya
maaf2 ya kayanya waktu yang di stasiun pemalang itu saya juga ada di 7179 lagi ada urusan mendadak di semarang ...kalo kagak salah masuk sepur belok /track wesel belok ke jalur 1 dan akan di susul ka 2 aba go green(jalur 2) dan beberapa menit kemudian muncul pula aba no 1 go green(jalur 3) ....kayanya waktu hari sabtu tanggal 8 okt dan okupansinya ok banget ya dan kalo dilihat kesannya sangat aneh masa iya harina pagi akan dihapus padahal okupansinya waktu itu full he..he

Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
Wajar kalau untuk BD-SMT, karena Ka ini sepi untuk SMT-BD (baca koran).
Kalau gw waktu itu malah di Petarukan disusul dan silang Ka 1 dan 2. Waktu gw di CN, Ka Harina (SMT-BD) sepi. Keisi banyak dari CN malahan. Soalnya waktu Ka Harina datang, penumpang langsung menuju ke peron semua. Banyak banget dan seragam berdasi semua.
My Facebook = Bilal Ragil Saputra

Nama akun baru dari CC203 35

Reply
(19-10-2011, 04:27 PM)CC203 35 Wrote: Wajar kalau untuk BD-SMT, karena Ka ini sepi untuk SMT-BD (baca koran).
Kalau gw waktu itu malah di Petarukan disusul dan silang Ka 1 dan 2. Waktu gw di CN, Ka Harina (SMT-BD) sepi. Keisi banyak dari CN malahan. Soalnya waktu Ka Harina datang, penumpang langsung menuju ke peron semua. Banyak banget dan seragam berdasi semua.

Memang Harina seringnya (pengalaman saya) sih begitu, Mas
Tertahan di sepur 3 Stasiun PTA :XP:
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
(19-10-2011, 04:08 PM)slamtrack Wrote:
(19-10-2011, 02:54 PM)CC203 35 Wrote:
(19-10-2011, 01:23 PM)Illia Wrote:
(19-10-2011, 04:48 AM)slamtrack Wrote: Bye Bye
kalo sy punya pandangan jika harina pagi dilikuidasi ( semoga batal dilikuidasi) dan nantinya ada rute bd-cmi-pdl-pwk-cn-ppk-bma-pwt// misal nama ka pringgandani 1...sebaiknya jam pemberangkatan dari bd pagi hari misalkan menggunakan jam harina pagi yaitu jam 07.30 ( dengan tujuan okupansi petak bd-cn udah lumayan ok dan juga tidak akan mengubah gapeka ka lain di petak bd-ckp-cn) perkiraan sampai cn jam 11.30.kemudian berangkat cn jam 11.40 perkiraan sampai pwt jam 13.50 . dari pwt menjelma jadi ka relasi pwt-bma-ppk-slawi-tg-pml-pk-smc-smt// misal nama ka semapur 1 perkiraan berangkat pwt jam 15.00 sampai tg jam 16.30 . kemudian diteruskan sampat smt jam 18.45 . dan rangkaian bobo dulu jam 21.00 siap digunakan untuk ka harina malam sampai bd jam 04.15 dst....
Lok Merah Biru
untuk bekas ka harina pagi relasi smt-cn -bd di gunakan untuk relasi smt-smc-pk-tg -slawi-ppk-bma-pwt//misal semapur 2 berangkat smt tetap 07.00 perkiraan sampai tg jam 09.15 dan dari tg ke pwt sampai pwt jam 11.00 rangkain bobo jam 13.00 berangkat pwt untuk relasi pwt-bma-ppk-cn-ckp-pwk-cmi-bd// misal nama ka pringgandani 2 perkiraan sampai bd jam 19.00 dan kemudian di pakai untuk harina malam relasi bd-cn-smt berangkat bd jam 21.15 perkiraan sampai smt jam 04.30 . memang kelihatannya rangkaian akan kurang istirahat untuk itu
Kado
#untuk rangkaian ka kaligung mas dan rajawali harus ada pengadaan rangkaian sendiri misal dengan krdi ac/krdi ac holec/krdi cu-sbi dipanjangin sampai smt /tg atau barangkali hibah gerbong eksekutif/ bisnis dari daop lain yang masih memungkinkan
#sebaiknya di pwt/smt/bd minimal salah satu dari 3 daop tsb punya rangkaian cadangan walaupun mungkin hanya 20% dari panjang rangkaian ini ,semestinya hal ini di gunakan untuk gantian bobo/chek perawatan
yuk kita share mohon di ralat kalo ada keliru / kurang pas
Saya rasa tetep susah karena kondisi rangkaian terbatas. Lagi pula kalau forsir rangkean begini untuk KA ekbis or eksekutif bisa menimbulkan PLH. Lagi pula bagaimana dengan rangkaian kaligung mas? karena daop 4 sendiri sampai sekarang belum mendapatkan pesanan rangkean. dan kenytaaan yang ada daop 4 itu SANGAT KEKURANGAN RANGKEAN Xie Xie

Yang lebih ga masuk akal lagi ya masalah harina berangkat 21.30 dan tiba 04.30. selama ini harina yang berangkat 20.30 aja sering tiba di SMT pukul 05.30-06.30 wkwkwkww malah kalau lg sial bisa 07.30 jg pernah. so ga mgkn jika langsung bablas balik ke pwt lagi. yang ada rangkaian ga kuat anjlok lagi d jalur selatan BD karena kecapekan rangkeannya.

Selain itu wa meliat misal Pringgadani cuma ke arah PWT doank, tp tidak ada arah sebaliknya. Dmana2 aturannya kereta itu Pulang Pergi. Walau salah satu tripnya ga laku namun ya itu aturannya. Kecuali kalau emang buat kereta lingkar. dan itu kurang cocok kalau bukan Commuter.

Xie Xie

sebenarnya sih kalau di rodi tuh rangkaian masih bisa, ambil contoh Cirex. Tapi kalau perjalanan sejauh itu as roda bisa patah karena kepanasan + kebersihan kereta bakal berkurang.
Waktu gw naik Harina, berangkat CN tepat waktu, ketahan di Petarukan 37 menit. Akhirnya tiba di SMT pukul 16:17 (Argo Muria belum berangkat karena nuggu 7179 masuk dulu).
Otomatis kalau misalnya berangkat BD pukul 21:15, sampai SMT bisa-bisa pukul 05:00-07:00. Penumpang gak bisa ngejar waktu karena notabane'nya itu pekerja di ka Harina itu. Plus bakal bikin telat Argo Sindoro juga. Soalnya kan masih single track, kalau Harina belum masuk, Argo Sindoro dan Argo Muria belum berangkat. Daop 4 emang tuh kekurangan rangkaian, buktinya K1 Eksis aja sampe di vermak interiornya kayak kelas Argo dan disambung pula di Ka Argo.
00T Dikit ya
maaf2 ya kayanya waktu yang di stasiun pemalang itu saya juga ada di 7179 lagi ada urusan mendadak di semarang ...kalo kagak salah masuk sepur belok /track wesel belok ke jalur 1 dan akan di susul ka 2 aba go green(jalur 2) dan beberapa menit kemudian muncul pula aba no 1 go green(jalur 3) ....kayanya waktu hari sabtu tanggal 8 okt dan okupansinya ok banget ya dan kalo dilihat kesannya sangat aneh masa iya harina pagi akan dihapus padahal okupansinya waktu itu full he..he

bukannya go green baru selesai 1 rangkaian? ini kok udah bisa papasan antar gogreen? nah loh? Bingung
Cobalah Cari tahu sendiri dulu baru bertanya bila benar - Benar Bingung dan tidak ada penjelasan, jangan maunya disuapin terus. Gak ada Nubie atau Master, semua sama, sama - sama belajar. Eh iya lupa...
Reply
Masalah publikasi & promosi
masalah klasik & ternyata pada setuju akhirnya yak
Ngakak

(18-10-2011, 03:48 AM)Illia Wrote:
(17-10-2011, 08:54 PM)slamtrack Wrote: rencana ka pwt-cn-pwt-bd sebagai pengganti harina pagi??..
kalo harina pagi jadi di hapus apa solusi ini adalah solusi yang bijak...?
menurut pandangan saya ada bebera pertimbangan yang harus dilihat:
1. apakah jika pindah relasi pwt-cn-pwk-bd akan menambah okupansi dan
dan pemasukan signifikan pt ka ?
2. bagaimana keberadaan ka kaligung mas yang berangkat dari smt jam
17.20 adalah bekas terusan dari ka harina pagi relasi bd-smt
3. kalo dilewatkan ke pwt apa okupansi dari wilayah pwt bisa lebih unggul
dari gabungan 5 kota/kab yang notabene adalah 3 tipe stasiun besar :
tegal,pekalongan, dan semarang (juga brebes& pmlang)yg sebelumnya
sudah dilewati ka harina pagi
4. kronologis mahesa lintas smt-tg-pwt-kya-bd yg gagal okupansi padahal
waktu itu waktu tempuh untuk petak pwt-kya-bd sdikit lebih optimal
( kalo kagak salah kurang dari 6, 5 jam ) ketimbang nantinya rute pwt-
ckp-pwk-cmi-bd kalo di hitung-hitung bisa lebih dari 6,5 jam sebagai
bahan pembanding ka harina siang cn-bd sekitar 4,5 jam dan petak pwt
- cn ka bukan sekelas argo bisa lebih dari 2 jam 15 menit dan ada
kesamaan yaitu sama-sama putar loko dulu di kya nanti kalo jadi di ckp
5. apakah relasi ka ( petak cn-pwt) atau cn-ppk-bma-pwt akan lebih
gemuk
ketimbang relasi cn-bb-tg-pk-smt sementara petak cn-pwt
sudah banyak saingan misal kuto jaya u,bogowonto.gajah wong. fajar yk
purwojaya,sawung galih pagi,taksaka, ar..wu itu baru yang jalan siang
Heran
maaf ya kalo beda pendapat (bagian dari pengamalan demokratis berforum)

1. PWT-Cn-BD wa rasa kalau keberangkatan siang hari si ga masalah. Tinggal masalah promosi aja si dan kondisi trak serta trafik.

2. Kayaknya pernah aku jelasin dulu. Harina tetep menggunakan gerbongnya sendiri seperti biasa (punya 2 rangkaian). Paling di rolingnya ama rajawali I pas d Semarang doank karena rajawali I ga di apus. Ya jadi balik kayak dulu. Sementara rangkaian ke 3 dipakai Xgung mas (smoga aja tripnya ditambah), lalu rangkaian ke 4 (ex-Rajawali II) bisa di hibahin ke jalur lain entah mana.

3. Ya sekali lagi promosi, selama promosi asal2an dan permintaan dikit ya nasibnya kayak harina pagi wkwkwkw.

4. Mau lewat selatan atau utara kereta dari jalur tengah pwt kalau mau ke bandung pasti puter lok wkwkw. Mahesa gagal okupansi ga juga, mgkn jam keberangkatan dan lama d jalannya aja serta jalur lewat TG-Prupuk yang saat itu jalurnya blm beres. Makanya jd pelan wkwkwkw. Justru kalau lewat selatan jika dari PWT seharusnya bs lbh cepet. namun jalur yang menikung bikin kereta lebih lama. ama pasar yang dicari kita liat dulu utara or selatan? wkwkwkw tp emang lebih efekti ambil pasar utara karena selatan uda ada pesaing kereta siang macam argo wilis.

5. Justru bisa jadi membantu penumpang pwt. apa lagi kalau di berangkatkan pagi dari PWT. Kereta pagi dari PWT ke utara ga ada. paling pertama ya sawunggalih itu jg ke jakarta. pasarnya jika dibandingakan KA lain uda beda . karena yang tujuan Bandung satu2nya itu sendiri apa lagi jika lewat utara. sedangkan jika lewat selatan uda banyak pesaing seperti argo wilis dan turangga.

Xie Xie

gw si cukup bilang aja bahwa gw uda menjelaskan dengan detail sblom & senada sama illia
mahesa mati knapapun uda jlas disana gw tulis
blom lagi ditambahin sama kang warteg yg bilang kalo petak TG-PPK bantalan masi campur2 dalem 3 masa, ditambah dengan beberapa petak yg biasanya karna panas rel jadi keriting (kalo ga salah juga ada brapa ruas yg relnya dibawah R52) otomatis taspat berkurang, bisa perlu 3,25 jam untuk TG-PPK sndiri termasuk untuk silangan (menilik dari bagaimana gapeka kethel berjalan aja dipetak itu skarang lalu dikurangi persilangannya disini situ), kalo digeberpun justru kondisi KA didalem berguncang keras, dilanjutkan dengan terhambatnya waktu dengan harus langsir lok di KYA yg menambah waktu tempuh sekitar 20mnitan, jadi kalo itung kasarnya waktu tempuh mahesa dulu:
SMT-TG= 2,5jam
TG-PPK= 2,75jam
PPK-KYA= 2jam
langsir lok= 20menit
KYA-BD= 5,5jam
-----------------------
bisa 12jam kalo diitung jalannya & musti balik lagi tanpa istirahat, karna track masi single smua

perbandingan kalo beralih ke PWT yg uda memiliki track DT disebagian tracknya & blom lagi dibantu short cut jadi (entah kapan) akan jadi bgini:
BD-CN= 4jam
(saat short cut jadi BD-CN= 3,75jam)
CN-PWT= 3,25jam
------------------------------------
waktu tempuh normal cuma 7,25jam
waktu istirahat & perawatan rangkaian cukup, sama kayak rangkaian harina skarang paling ngganya
yg tersisa hanya masalah harga yg menentukan dia menang ngga nya dg KA laen
gw uda sebut & gw sebut lg kalo purwojaya, 1 K1 sawunggalih, sluruh satwa & argo ga punya harga khusus untuk CN-PWT
terlebih untuk KA selaen milik DAOP V yg week days aja blakang sampe 165rb, kalo KA ini dikasi harga 110-125rb buat K1nya & 90-105rb okupansinya ga diargukan lagi karna penumpang yg biasanya harus tunggu purwojaya yg cuma ada CN-PWT disiang hari & 1 K1 milik sawung yg langka untuk PWT-CN, KA ini jalan jam 7.30 dari BD & jalan antara 6.30-7.30 dari PWT bakal jadi alternative yg terbaek (walopun pasti dari barat punya akan sdikit bertubrukan sama sawunggalih buat okupansi CN-PWT)
tapi kalo misal strategi marketing mereka dalem menyikapi KA ini bagus dlm publikasi & pengaturan harga kayak yg gw bilang gw si yakin ada peluang mengingat K1 dipetak ini siang hari dg harga khusus blom ada, karna fokus KA ini kan di K1nya bnernya, bukan di K2nya jadi meskipun ada sawung deket sama dia ga berarti okupansi terancam, gw si setuju sama wacana itu karna masuk akal dimata gw meski kedengeran cukup aneh, qta liat aja gimana cara mreka itungnya

(18-10-2011, 09:02 PM)aditnugie Wrote:
(18-10-2011, 06:52 PM)Smidi_cahbagus Wrote:
(18-10-2011, 01:51 PM)see_204XX Wrote: Saya malah nggak yakin DAOP V PWT mau melihara KA yg okupansi dr PWT belon tentu bagus. Mudah2an saja petinggi2nya DAOP V nggak ngasal pasang sepur dech.

Mendingan nggak usah pasang & jualan sepur kalo ternyata cuma bertahan seumur poon jagung. Ngakak

Lho kok ngepostnya kayak gitu...
Emank rangkaian eks Harina pagi mo dikasih ke Daops V ya?

Kalau rute PWT-BD via CKP sich blh dicoba, tp ngga bs dikomentari lbh lanjut karena rutenya baru. Dulu ada tp kan via KYA. Harus ada survey terlebih dahulu agar nasibnya tdk spt Harina pagi. Kalau direalisasikan, kan jadi KA Daop V yg kedua menuju BD... Eh barangkali okupansinya spt Malabar yg notabene rutenya baru juga...

mungkin benar apa yang dikatakan Mas Bravo. Perlu ada studi okupansi yang benar2 valid. Jangan sampai kasus Priangan Express, Harina pagi dan Rajawali II terulang lagi. Pada prinsipnya ane sebagai penggemar kereta api seneng2 aja ada KA relasi baru.

kata pihak humas di berita yg di post ksini katanya justru trayek ini masyarakat BD sndiri kan yg minta
entah si ya karna mreka emank minta karna memank yg penting ada KA pagi BD-CN karna butuh ato emank mreka minta sampe PWT, kalo emank huma ga membual si dari survey kecil itu dibaca adanya peluang si

(19-10-2011, 09:37 AM)see_204XX Wrote:
(19-10-2011, 02:54 AM)Smidi_cahbagus Wrote: Om, namanya jg bisnis. Kalau ngga dicoba mana tau hasilnya... Tapi kita liat aja nanti, kalau Daops V membuka rute baru PWT-BD via CKP berarti Daops V optimis akan bagus...

Kalau bisa startnya jgn dr PWT, digeser ke selatan, bs mulai dari KYA/GB utk memaksimalkan okupansi. Kalau start dr PWT sich krg maksimal krn petak PWT-CN yg diandelin bt narik penumpang cm di PWT+BMA. Kalau start dr KYA/GB kan lumayan bs menambah okupansi, tapi jamnya hrs diperhatiin y... jgn sampe bentrok dgn Lodaya dan si Wilis. KA tujuan BD di KYA/GB kalau pagi cm Serayu dan Kutsel. Lodaya sekitar jam 12siang mampir di KYA/GB, si Wilis jg skitar jam tsb. jadi msh bs ditaruh pagi dr KYA/GB... Juga alternatif bt pengguna KA di KYA/GB tujuan BD yg takut jalur Cipendeuy...

Mencoba berkomen lg... Berbisnis itu jgn coba2, mesti ada survey, studi kelayakan yg berhubungan okupansi, celah2 apa masih bs diraih dlm persaingan bisnis antar moda transportasi darat & selain itu jg belajar dr KA Mahesa.

Kalo digeser ke KYA/GB kayaknya yg seneng para RF yang mau joyride-an dech. Tp apa ada penumpang dr KYA/GB mau ke BD mesti muter2 dl...? Kalo cuma mau sampe CN apakah kira2 harga tiketnya akan disamakan sampe BD (single tarif)...?

Yach, let's see ajah dech... Kalo pun nanti jd digeser, ditempatkan di stasiun2 di DAOP V & akhirnya mendapat minat dr masyarakat sekitarnya (okupansi bagus) saya beserta RF - PDL akan kasih Top Banget

Kalo dibablasin sampe KYA kayaknya terlalu beresiko juga si, karna bisa jadi 2 hal:
1. dapet lebi banyak pangsa pasar dalem angkutannya & penumpang lodaya & sawunggalih sepi
2. penumpang KYA lebi memilih sawunggalih & lodaya yg siangan, jadi penumpang KA ini dari KYA sedikit skali
karna antara lodaya & KA ini kalo bicara kebutuhan akan kecepatan waktu tempuh KYA-BD dengan harganya pasti kalah si (karna kalo ga salah lodaya punya harga tengah tapi ga tau dari mana), bahkan dengan sawung untuk sampe CN nya berbanding juga dari segi harga

(19-10-2011, 02:54 PM)CC203 35 Wrote:
(19-10-2011, 01:23 PM)Illia Wrote:
(19-10-2011, 04:48 AM)slamtrack Wrote: kalo sy punya pandangan jika harina pagi dilikuidasi ( semoga batal dilikuidasi) dan nantinya ada rute bd-cmi-pdl-pwk-cn-ppk-bma-pwt// misal nama ka pringgandani 1...sebaiknya jam pemberangkatan dari bd pagi hari misalkan menggunakan jam harina pagi yaitu jam 07.30 ( dengan tujuan okupansi petak bd-cn udah lumayan ok dan juga tidak akan mengubah gapeka ka lain di petak bd-ckp-cn) perkiraan sampai cn jam 11.30.kemudian berangkat cn jam 11.40 perkiraan sampai pwt jam 13.50 . dari pwt menjelma jadi ka relasi pwt-bma-ppk-slawi-tg-pml-pk-smc-smt// misal nama ka semapur 1 perkiraan berangkat pwt jam 15.00 sampai tg jam 16.30 . kemudian diteruskan sampat smt jam 18.45 . dan rangkaian bobo dulu jam 21.00 siap digunakan untuk ka harina malam sampai bd jam 04.15 dst....

untuk bekas ka harina pagi relasi smt-cn -bd di gunakan untuk relasi smt-smc-pk-tg -slawi-ppk-bma-pwt//misal semapur 2 berangkat smt tetap 07.00 perkiraan sampai tg jam 09.15 dan dari tg ke pwt sampai pwt jam 11.00 rangkain bobo jam 13.00 berangkat pwt untuk relasi pwt-bma-ppk-cn-ckp-pwk-cmi-bd// misal nama ka pringgandani 2 perkiraan sampai bd jam 19.00 dan kemudian di pakai untuk harina malam relasi bd-cn-smt berangkat bd jam 21.15 perkiraan sampai smt jam 04.30 . memang kelihatannya rangkaian akan kurang istirahat untuk itu

#untuk rangkaian ka kaligung mas dan rajawali harus ada pengadaan rangkaian sendiri misal dengan krdi ac/krdi ac holec/krdi cu-sbi dipanjangin sampai smt /tg atau barangkali hibah gerbong eksekutif/ bisnis dari daop lain yang masih memungkinkan
#sebaiknya di pwt/smt/bd minimal salah satu dari 3 daop tsb punya rangkaian cadangan walaupun mungkin hanya 20% dari panjang rangkaian ini ,semestinya hal ini di gunakan untuk gantian bobo/chek perawatan
yuk kita share mohon di ralat kalo ada keliru / kurang pas
Saya rasa tetep susah karena kondisi rangkaian terbatas. Lagi pula kalau forsir rangkean begini untuk KA ekbis or eksekutif bisa menimbulkan PLH. Lagi pula bagaimana dengan rangkaian kaligung mas? karena daop 4 sendiri sampai sekarang belum mendapatkan pesanan rangkean. dan kenytaaan yang ada daop 4 itu SANGAT KEKURANGAN RANGKEAN Xie Xie

Yang lebih ga masuk akal lagi ya masalah harina berangkat 21.30 dan tiba 04.30. selama ini harina yang berangkat 20.30 aja sering tiba di SMT pukul 05.30-06.30 wkwkwkww malah kalau lg sial bisa 07.30 jg pernah. so ga mgkn jika langsung bablas balik ke pwt lagi. yang ada rangkaian ga kuat anjlok lagi d jalur selatan BD karena kecapekan rangkeannya.

Selain itu wa meliat misal Pringgadani cuma ke arah PWT doank, tp tidak ada arah sebaliknya. Dmana2 aturannya kereta itu Pulang Pergi. Walau salah satu tripnya ga laku namun ya itu aturannya. Kecuali kalau emang buat kereta lingkar. dan itu kurang cocok kalau bukan Commuter.

sebenarnya sih kalau di rodi tuh rangkaian masih bisa, ambil contoh Cirex. Tapi kalau perjalanan sejauh itu as roda bisa patah karena kepanasan + kebersihan kereta bakal berkurang.
Waktu gw naik Harina, berangkat CN tepat waktu, ketahan di Petarukan 37 menit. Akhirnya tiba di SMT pukul 16:17 (Argo Muria belum berangkat karena nuggu 7179 masuk dulu).
Otomatis kalau misalnya berangkat BD pukul 21:15, sampai SMT bisa-bisa pukul 05:00-07:00. Penumpang gak bisa ngejar waktu karena notabane'nya itu pekerja di ka Harina itu. Plus bakal bikin telat Argo Sindoro juga. Soalnya kan masih single track, kalau Harina belum masuk, Argo Sindoro dan Argo Muria belum berangkat. Daop 4 emang tuh kekurangan rangkaian, buktinya K1 Eksis aja sampe di vermak interiornya kayak kelas Argo dan disambung pula di Ka Argo.

bicara masalah rangkaian, krisis yg ada skarang ini karna rangkaian boggie K9 masi ada 4 lagi yg blom slesai retrofit kan
itu penyebab sbenernya dari purwojaya exe masi blom lahir juga & SM juga kekurangan rangkaian, tapi kalo gw bilang asal PT. Kereta Api Indonesia (Persero) niat PWT-CN-BD bisa pake rangkaian sendiri koq, qta itung2 aja dg dibunuhnya KA 21 & 24 (1 loop) BD bisa menghemat perawatan rangkaian lebi banyak & bisa dialihin buat KA ini, bukan scara total, tapi cukup stengah rangkaian & sisanya bisa ambil dari cadangan punya BD yg ada, untuk rangkaian sebaliknya bisa aja sbenenya rangkaian rajawali 2 dimutasi & dipake buat KA ini, jadilah rangkaian sendiri, toh asal 1 rangkaian boggie K9 ada 1 lagi aja yg slesai retrofit, krisis rangkaian, terutama K1 bisa terminimalisir.
dengan bgitu ga perlu balikin ke SMT lagi, toh kalo musti ada PWT-SMT justru dipertanyakan okupansinya ada ngga dg waktu tempuh kayak yg gw bilang diatas, berangkatnya pun juga uda ga pas waktunya
justru kalo mau bilang dejavu mahesa, ya petak ini justru bner2 dejavunya, karna penumpang bisa lebi cepet kalo pake travel atopun bus meski tracknya agak bikin mabok dibanding jalur utara
ini yg gw bilang perbedaannya dlm memberikan usul ato berpendapat slamtrack
gw bukan ga setuju ente berpendapet, tapi gw bilang kesekian kalinya, pendapet itu logis & bisa dibuktikan ngga
yg dicari disini sharing ilmu, yg artinya bicara mutual dari apa yg di share bukan yg penting bunyi
Reply
Bye Bye
Jika ka harina pagi jadi ditunda dulu keberangkatannya sampai batas yang akan ditentukan kemudian ( semoga tidak demikian) maka menurut pandangan saya bisa di gunakan untuk relasi baru rute smt-pk-pml-tg-slw-ppk-bma-pwt
hal ini dikarenakan smt adalah pusat pemerintahan , pusat kanwil, pusat pendidikan,pusat perniagaan di jawa tengah yang otomatis akan relevan dengan tingginya aktifitas dan mobilitas. berdasarkan prihal itu maka rute ini menjadi sangat penting untuk penghubung daerah2 pwt,bma,slw,tg,pk sangat berkepentingan untuk rute ini.

kalo petak tegal-prupuk sekitar 45 km saya prediksi bisa ditempuh dalam 1 jam/lebih 15 menitan ( referensi ka bbm +- 45 menit dan mantan ka cepat smt-pwt lob bb 2xxx tahin 1983 s/d 1991 dan juga mantan gapeka normal mahesa dan referensi ka kaligung eko + kaligung maho+ pernah juga kaligung pake eksekutif (k1) dan k2 waktu tempuh tegal -slawi sekitar 20 menit ...Dengan menganalogkan setelah slawi masih ada 2 stasiun lagi menuju prupuk ( sekitar stasiun daerah balapulang dan margasari) maka prediksi saya petak tegal-prupuk bisa ditempuh sekitar 1jam/lestimasi lebih 15 menit.( kalo waktu tempuh tg-ppk lebih dari 3 jam maaf ya kayanya over time ya prihal ka bbm < 1 jam juga pake sepeda goes aja < 2 jam kumaha atu kang?
berdasarkan hal di atas maka relasi smt-tg-pwt bisa ditempuh skitar 4 jam lebih 30 menit atau sekitar 5 jam dengan perincian
# petak smt-tg ( 2 jam 15 menit) referensi kaligung mas dan fu juga hp
# petak tg-ppk (bisa 1 jam/lebih 15 menit) referensi sudah ada di atas
# petak ppk-pwt ( bisa 1jam/lebih 15 menitan referensi purwojaya ,a-pang,
fu , sagal,gawong,bonto, sori disingkat ya supaya lebih familier he..h2
Bye Bye
untuk petak cn-ppk-pwt kok sampai 3 jam lebih kagak salah atu...lihat gapeka normal di situs info ka dari a-wu,a pang,taksa,bima,gajay,fu,su, pujay ,sagal..dll cuma berkisar 1 jam 55 menit sampai 2 jam 30 menit ..kumaha atu kang apalagi DT ppk-bma dan bma-pat segera akan di resmikan dan petak ppk -sgg-lrg lagi di garap pasti kagak segitu kali...
perihal tsb maka kalo ada ka bd-pwt apa tidak lebih baik juga ada ka pwt-smt .
Bye Bye
maaf ya perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi berforum ok
Bye Bye
yuk kita diskusikan lagi ....dengan penuh santai ...karena ini juga bagian dari penyaluran hobi dan improvisasi



Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
(22-10-2011, 09:42 AM)slamtrack Wrote: Jika ka harina pagi jadi ditunda dulu keberangkatannya sampai batas yang akan ditentukan kemudian ( semoga tidak demikian) maka menurut pandangan saya bisa di gunakan untuk relasi baru rute smt-pk-pml-tg-slw-ppk-bma-pwt
hal ini dikarenakan smt adalah pusat pemerintahan , pusat kanwil, pusat pendidikan,pusat perniagaan di jawa tengah yang otomatis akan relevan dengan tingginya aktifitas dan mobilitas. berdasarkan prihal itu maka rute ini menjadi sangat penting untuk penghubung daerah2 pwt,bma,slw,tg,pk sangat berkepentingan untuk rute ini.

kalo petak tegal-prupuk sekitar 45 km saya prediksi bisa ditempuh dalam 1 jam/lebih 15 menitan ( referensi ka bbm +- 45 menit dan mantan ka cepat smt-pwt lob bb 2xxx tahin 1983 s/d 1991 dan juga mantan gapeka normal mahesa dan referensi ka kaligung eko + kaligung maho+ pernah juga kaligung pake eksekutif (k1) dan k2 waktu tempuh tegal -slawi sekitar 20 menit ...Dengan menganalogkan setelah slawi masih ada 2 stasiun lagi menuju prupuk ( sekitar stasiun daerah balapulang dan margasari) maka prediksi saya petak tegal-prupuk bisa ditempuh sekitar 1jam/lestimasi lebih 15 menit.( kalo waktu tempuh tg-ppk lebih dari 3 jam maaf ya kayanya over time ya prihal ka bbm < 1 jam juga pake sepeda goes aja < 2 jam kumaha atu kang?
berdasarkan hal di atas maka relasi smt-tg-pwt bisa ditempuh skitar 4 jam lebih 30 menit atau sekitar 5 jam dengan perincian
# petak smt-tg ( 2 jam 15 menit) referensi kaligung mas dan fu juga hp
# petak tg-ppk (bisa 1 jam/lebih 15 menit) referensi sudah ada di atas
# petak ppk-pwt ( bisa 1jam/lebih 15 menitan referensi purwojaya ,a-pang,
fu , sagal,gawong,bonto, sori disingkat ya supaya lebih familier he..h2
untuk petak cn-ppk-pwt kok sampai 3 jam lebih kagak salah atu...lihat gapeka normal di situs info ka dari a-wu,a pang,taksa,bima,gajay,fu,su, pujay ,sagal..dll cuma berkisar 1 jam 55 menit sampai 2 jam 30 menit ..kumaha atu kang apalagi DT ppk-bma dan bma-pat segera akan di resmikan dan petak ppk -sgg-lrg lagi di garap pasti kagak segitu kali...
perihal tsb maka kalo ada ka bd-pwt apa tidak lebih baik juga ada ka pwt-smt .
maaf ya perbedaan pendapat adalah bagian dari demokrasi berforum ok
yuk kita diskusikan lagi ....dengan penuh santai ...karena ini juga bagian dari penyaluran hobi dan improvisasi

Daripada kbesaran teori, mending cobain aja sini
Gw ga bisa tahan menyikapi ente (brapapun umur ente yg ente ga cantumin) yg omong tanpa bukti mlulu, berulang2 kli gw bilang 'bukti mana?'
kalo RF senior aja yg uda ngerasain berulang2 mahesa bilang petak itu paling cepet waktu tempuh KA penumpang sana aja bilang cuma 2,5 jam dg 1x silangan, RF DAOP V & IV pun meyakinkan begitu, ditambah mass kethel pun bilang rata2 sgitu, bukti apa lg yg kurang?
Sementara bukti dari peritungan ente ada dimana?
Tracking barengan dha dipetak sana hayo sklian tak bawain orang yg ngerti petak sana sklian.
Jangan cuma sembunyi diblakang yg namanya asumsi, liat & percayain sendiri, uda liat brapa sta mati yg ada diantaranya?
Gw uda sebut juga, KA jaman dulu & skarang ga bisa semata2 dibandingin bgitu aja, beban gandar uda smakin berat & rel disana masi selang seling, mau buktiin via lapangan?
Plus, perlu ente tau pihak humas DAOP V pun bilang penumpang disana cuma ada dijam tertentu, RF DAOP V & IV pun mendetailkan paling cuma jam 6 pagi & jam 3 sore, sisanya ga ada penumpang sama skali, itupun ga bisa dibilang cukup buat KA jarak jauh.
Mau bahas selanjutnya, taro ditempatnya, ini tempat bahas harina
Back to topic
Maaf om momods
Laennya silakan lanjutin
Reply
Bye Bye kalo ka harina pagi dihapus berarti kan ada rangkaian nganggur di daop 4 nah ini kan ada kaitanya dengan thread harina apa tidak lebih baik di manfaatkan untuk track baru ....misal smt-pk-pml-tg-slw-ppk-bma-pwt dan sebaliknya anggaplah sebagai rute kaligung mas tambahan denga rute di perpanjang sampai pwt )
Bye Bye

Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
(22-10-2011, 11:29 AM)slamtrack Wrote: Bye Bye kalo ka harina pagi dihapus berarti kan ada rangkaian nganggur di daop 4 nah ini kan ada kaitanya dengan thread harina apa tidak lebih baik di manfaatkan untuk track baru ....misal smt-pk-pml-tg-slw-ppk-bma-pwt dan sebaliknya anggaplah sebagai rute kaligung mas tambahan denga rute di perpanjang sampai pwt )
Bye Bye

Hmm... Bro bukannya rangkaian rolling Harina and rajawali... Punya SBI yach ? Itipun ada kemungkinan di mutasi balik ke BD, buat trayek BD-PWT, Kalo balik ke skema dulu... Ya nggak ada rangkaian idle... Semuanya kepake ama Harina Malam aand Rajawali 1...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)