17-10-2011, 02:24 PM
Quote:PT Kereta Api Indonesia kembali "BERDUKA" ... untuk kesekian kalinya gagal bertahan dan menyerah pada keadaan ...Semoga Harina Pagi tergantikan dengan yang lebih baik ...
hari ini H - 13 menuju ---- .... sedih
|
All About Harina (Diskusi, Formasi)
|
|
17-10-2011, 02:24 PM
Quote:PT Kereta Api Indonesia kembali "BERDUKA" ... untuk kesekian kalinya gagal bertahan dan menyerah pada keadaan ...Semoga Harina Pagi tergantikan dengan yang lebih baik ... hari ini H - 13 menuju ---- .... sedih
17-10-2011, 04:20 PM
Hari ini (17/10) KA Harina Pagi dari Semarang tiba di jalur 6 Stasiun Bandung pada pukul 16:06. Seperti biasa, okupansi tidak menandakan KA ini patut dilikuidasi...
Formasi KA Harina, 17.10.2011: CC 201 96 BD - P 0 68 07 SMC - K1 0 02 34 (ex. K1-02808) SMC - K1 0 02 25 (ex. K1-02538) SMC - K1 0 67 18 SMC - KMP2 0 82 01 (ex. KMP2-82501) SMC - K2-78504 SMC - K2 0 80 18 (ex. K2-80520) SMC
17-10-2011, 08:54 PM
rencana ka pwt-cn-pwt-bd sebagai pengganti harina pagi??.. kalo harina pagi jadi di hapus apa solusi ini adalah solusi yang bijak...? menurut pandangan saya ada bebera pertimbangan yang harus dilihat: 1. apakah jika pindah relasi pwt-cn-pwk-bd akan menambah okupansi dan dan pemasukan signifikan pt ka ? 2. bagaimana keberadaan ka kaligung mas yang berangkat dari smt jam 17.20 adalah bekas terusan dari ka harina pagi relasi bd-smt 3. kalo dilewatkan ke pwt apa okupansi dari wilayah pwt bisa lebih unggul dari gabungan 5 kota/kab yang notabene adalah 3 tipe stasiun besar : tegal,pekalongan, dan semarang (juga brebes& pmlang)yg sebelumnya sudah dilewati ka harina pagi 4. kronologis mahesa lintas smt-tg-pwt-kya-bd yg gagal okupansi padahal waktu itu waktu tempuh untuk petak pwt-kya-bd sdikit lebih optimal ( kalo kagak salah kurang dari 6, 5 jam ) ketimbang nantinya rute pwt- ckp-pwk-cmi-bd kalo di hitung-hitung bisa lebih dari 6,5 jam sebagai bahan pembanding ka harina siang cn-bd sekitar 4,5 jam dan petak pwt - cn ka bukan sekelas argo bisa lebih dari 2 jam 15 menit dan ada kesamaan yaitu sama-sama putar loko dulu di kya nanti kalo jadi di ckp 5. apakah relasi ka ( petak cn-pwt) atau cn-ppk-bma-pwt akan lebih gemuk ketimbang relasi cn-bb-tg-pk-smt sementara petak cn-pwt sudah banyak saingan misal kuto jaya u,bogowonto.gajah wong. fajar yk purwojaya,sawung galih pagi,taksaka, ar..wu itu baru yang jalan siang maaf ya kalo beda pendapat (bagian dari pengamalan demokratis berforum) debaran hatikuWAHANA DAYA PERTIWI yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
17-10-2011, 09:21 PM
Untuk bakal Harina Pagi rute SMT-PK-TG-SLW-PPK-PWT-KYA-BJR-TSM-BD
Apakah lintasan TG-SLW-PPK sudah layak dilintasi KA sekelas Harina, mengingat relnya masih memprihatinkan, bantalan rel campur (kayu, beton, besi). Ini menjadi yang PR besar ![]()
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah ! ![]() Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
17-10-2011, 11:04 PM
(17-10-2011, 02:10 PM)Warteg Wrote: Waduh TIDAK !! Tanda PT.KAI bangkrut (semoga tidak) Turut berduka cita kalo Harina harus dilikuidasi gara-gara masalah duit walaupun saya belum pernah naik KA ini (secara rumah asli saya DAOP VII dan kuliah di DAOP I ) tapi rasanya gimanaa gituh kalo melihat, membaca, atau mendengar ada KA yang dilikuidasi Soalnya pasti banyak kenangan indah yang terbawa bersama gerbong-gerbong kereta ini ... ![]() (halah, sok lebay dan puitis dah )
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu dan semua keindahan, yang memudar atau cinta, yang tlah hilang ========== My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
18-10-2011, 03:48 AM
(17-10-2011, 08:54 PM)slamtrack Wrote: 1. PWT-Cn-BD wa rasa kalau keberangkatan siang hari si ga masalah. Tinggal masalah promosi aja si dan kondisi trak serta trafik. 2. Kayaknya pernah aku jelasin dulu. Harina tetep menggunakan gerbongnya sendiri seperti biasa (punya 2 rangkaian). Paling di rolingnya ama rajawali I pas d Semarang doank karena rajawali I ga di apus. Ya jadi balik kayak dulu. Sementara rangkaian ke 3 dipakai Xgung mas (smoga aja tripnya ditambah), lalu rangkaian ke 4 (ex-Rajawali II) bisa di hibahin ke jalur lain entah mana. 3. Ya sekali lagi promosi, selama promosi asal2an dan permintaan dikit ya nasibnya kayak harina pagi wkwkwkw. 4. Mau lewat selatan atau utara kereta dari jalur tengah pwt kalau mau ke bandung pasti puter lok wkwkw. Mahesa gagal okupansi ga juga, mgkn jam keberangkatan dan lama d jalannya aja serta jalur lewat TG-Prupuk yang saat itu jalurnya blm beres. Makanya jd pelan wkwkwkw. Justru kalau lewat selatan jika dari PWT seharusnya bs lbh cepet. namun jalur yang menikung bikin kereta lebih lama. ama pasar yang dicari kita liat dulu utara or selatan? wkwkwkw tp emang lebih efekti ambil pasar utara karena selatan uda ada pesaing kereta siang macam argo wilis. 5. Justru bisa jadi membantu penumpang pwt. apa lagi kalau di berangkatkan pagi dari PWT. Kereta pagi dari PWT ke utara ga ada. paling pertama ya sawunggalih itu jg ke jakarta. pasarnya jika dibandingakan KA lain uda beda . karena yang tujuan Bandung satu2nya itu sendiri apa lagi jika lewat utara. sedangkan jika lewat selatan uda banyak pesaing seperti argo wilis dan turangga. ![]()
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.
Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya... Hibernasi ã„ã¿ã¯ ãÂÂã¦ã„ãÂÂã¾ãÂâ„¢. XDa l
18-10-2011, 11:15 AM
(18-10-2011, 03:48 AM)Illia Wrote:(17-10-2011, 08:54 PM)slamtrack Wrote: Hmm, apakah memungkinkan, dengan Kaligung Mas punya rangkaian sendiri dan ada satu rangkaian kosong (ex. Rajawali II), jadwal Kaligung Mas ditambah dan jalurnya diperpanjang sampe CN? Jadinya kan seenggaknya dari dimatikannya Harina Pagi dan Rajawali II ada untungnya, yaitu sbb.: 1. Harina Pagi SMT-BD PP tidak mati seutuhnya, dengan adanya KA CN-BD PP lalu pindah Kaligung Mas SMT-CN PP. 2. Ciregal bisa mungkin dilebur dengan Kaligung Mas, jadi dari Semarang ada alternatif lain untuk ke Jakarta selain duo Argo, Sindoro dan Muria. 3. Jadwal Kaligung Mas bertambah. Bagaimana kira-kira? Maaf kalo ada OOT-nya juga...
18-10-2011, 01:51 PM
(18-10-2011, 03:48 AM)Illia Wrote: 1. PWT-Cn-BD wa rasa kalau keberangkatan siang hari si ga masalah. Tinggal masalah promosi aja si dan kondisi trak serta trafik. ![]() Saya malah nggak yakin DAOP V PWT mau melihara KA yg okupansi dr PWT belon tentu bagus. Mudah2an saja petinggi2nya DAOP V nggak ngasal pasang sepur dech. Mendingan nggak usah pasang & jualan sepur kalo ternyata cuma bertahan seumur poon jagung. ![]()
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
![]()
18-10-2011, 06:52 PM
(18-10-2011, 01:51 PM)see_204XX Wrote: Lho kok ngepostnya kayak gitu... Emank rangkaian eks Harina pagi mo dikasih ke Daops V ya? Kalau rute PWT-BD via CKP sich blh dicoba, tp ngga bs dikomentari lbh lanjut karena rutenya baru. Dulu ada tp kan via KYA. Harus ada survey terlebih dahulu agar nasibnya tdk spt Harina pagi. Kalau direalisasikan, kan jadi KA Daop V yg kedua menuju BD... Eh barangkali okupansinya spt Malabar yg notabene rutenya baru juga...
18-10-2011, 09:02 PM
(18-10-2011, 06:52 PM)Smidi_cahbagus Wrote:(18-10-2011, 01:51 PM)see_204XX Wrote: mungkin benar apa yang dikatakan Mas Bravo. Perlu ada studi okupansi yang benar2 valid. Jangan sampai kasus Priangan Express, Harina pagi dan Rajawali II terulang lagi. Pada prinsipnya ane sebagai penggemar kereta api seneng2 aja ada KA relasi baru. |
|
« Next Oldest | Next Newest »
|