Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
'Pintu Koboi' Penghalau Atapers KRL
#51
(09-06-2011, 05:20 PM)Charles Wrote:
(09-06-2011, 03:56 PM)eling Wrote: lagian masang palang pk terbuat dari fiber, harusnya pk plat besi tebal 5 cm (kalo niat)

Apa pemasangan palang besi tidak menghalangi pantograf KRL yang lewat?

Dari pantauan saya belakangan ini palang tersebut hanya jadi bulan-bulanan dan mainan bagi pengguna nakal yang naik di atap kereta karena palang tersebut dapat dengan mudahnya diangkat (secara bobotnya ringan, mudah digeser dengan tangan).

Sepertinya ide palang besi yang dialiri listrik lebih memberikan efek jera bagi mereka... :bingung:

ya kan sblm di pasang di ukur dulu kaleeeee, jangen sampe mentok pantograph....

Reply
#52
@ d'tRAiNeR > Itu berarti menandakan kalau saja KRL sudah sampai Parung Panjang seutuhnya, bahkan sampai Maja nantinya akan tidak cukup kalau cuma menarik dengan 1 rangkaian dengan jumlah 8 kereta saja alias harus 16 kereta. Caranya? Apabila keberangkatan pertama pukul. 05.50 dari st. Maja, maka yang kedua harus pukul. 06.05. Karena dari sekian jumlah penumpang yang sudah 12 kereta saja dg ditarik lok CC201 dipo JNG pastinya masih gak menampung, berarti sudah menandakan pr penumpang di bbrp stasiun persinggahan sudah gak terangkut oleh rangkaian KD3 yang diberangkatkan dr Rangkas Bitung. Jadi intinya, apabila KRL sudah mencapai Maja saja, gak kebayang deh penuhnya sampai ke atap seperti apa... apalagi HARI GINI... KALAU SAJA KRL MASIH BERJUMLAH 4 UNIT / 4 KERETA PER RANGKAIAN...! .... waduh... bayangkan saja deh di benak alam pikiran teman2 sekalian... Para atapers aja dah menyemuti atap KRL n KD3 bahkan KRD tuh...

Btw, kalau saja KRD bisa berbicara, mungkin sudah banyak yg pada berlega hati kali yah? Karena mrk sudah didinasin di lain Daops yang cenderung gak gitu membeludak sampai ke atap, gak kayak waktu masih didinasin di Jakarta dan sekitarnya yah... KRD terakhir yg berdinas di Jakarta khan cuma KRD Ekonomi Nambo tuh.. yg penuh sampe ke atap pula. Kalo si Bu Ge khan cuma numpang lewat doank... resminya Boo - Si pp.

Reply
#53
(09-06-2011, 05:46 PM)eling Wrote:
(09-06-2011, 05:20 PM)Charles Wrote:
(09-06-2011, 03:56 PM)eling Wrote: lagian masang palang pk terbuat dari fiber, harusnya pk plat besi tebal 5 cm (kalo niat)

Apa pemasangan palang besi tidak menghalangi pantograf KRL yang lewat?

Dari pantauan saya belakangan ini palang tersebut hanya jadi bulan-bulanan dan mainan bagi pengguna nakal yang naik di atap kereta karena palang tersebut dapat dengan mudahnya diangkat (secara bobotnya ringan, mudah digeser dengan tangan).

Sepertinya ide palang besi yang dialiri listrik lebih memberikan efek jera bagi mereka... Bingung

ya kan sblm di pasang di ukur dulu kaleeeee, jangen sampe mentok pantograph....

samain aja panjang nya kayak Palang MAINAN yg sekarang dipasang.Toh itu palang jg nggak kena pantograf kan..?

693-5073-893-673
Reply
#54
tapi kenapa KRL AC nggak ada yang berani naik ke atas ya? apa gerbong nya nggak bisa dinaikin?
Reply
#55
(10-06-2011, 11:14 AM)m_ilhami Wrote: tapi kenapa KRL AC nggak ada yang berani naik ke atas ya? apa gerbong nya nggak bisa dinaikin?

KRL AC hibah jepang atap nya tinggi...sudah gitu bentuknya kotak
Kalo Rheos dan KRL ekonomi lainnya kan pendek..atapnya kayak roti tawar,bisa dipanjat
693-5073-893-673
Reply
#56
(04-06-2011, 08:21 PM)ady_mcady Wrote: mari kita lihat apakah efektif. mudah2 an efektif.

nanti kalau palang halilintar ini sudah tidak bisa mengatasi atapers, kayaknya perlu di coba cara ini.

Ngeledek

setuju nih... ide bagus bgt... bakalan melorot tuh atapers, klo perlu dikasih oli biar tambah maknyus... hehehe...Ngakak
Reply
#57
(10-06-2011, 12:58 PM)suryahy Wrote:
(04-06-2011, 08:21 PM)ady_mcady Wrote: mari kita lihat apakah efektif. mudah2 an efektif.

nanti kalau palang halilintar ini sudah tidak bisa mengatasi atapers, kayaknya perlu di coba cara ini.

Ngeledek

setuju nih... ide bagus bgt... bakalan melorot tuh atapers, klo perlu dikasih oli biar tambah maknyus... hehehe...Ngakak

jadi kaya panjat pinang tuh..yang suka naek ke atap KA..Ngakak
Reply
#58
(10-06-2011, 11:23 AM)tomrys Wrote:
(10-06-2011, 11:14 AM)m_ilhami Wrote: tapi kenapa KRL AC nggak ada yang berani naik ke atas ya? apa gerbong nya nggak bisa dinaikin?

KRL AC hibah jepang atap nya tinggi...sudah gitu bentuknya kotak
Kalo Rheos dan KRL ekonomi lainnya kan pendek..atapnya kayak roti tawar,bisa dipanjat

Siapa bilang gak pernah ada yang naikin??? Bethe
Coba tengok ini salah satunya :

[Image: 210720117806.th.jpg]


Uploaded with ImageShack.us
Diambil dari situs http://www.majalahka.com/detail_news.php?id=36

Reply
#59
Reply
#60
wah semakin kreatif aja nih pt ka, apa atapers juga akan bertambah kreatif?
kita tunggu keefektifannya Kapan ya...

[Image: 6795473923_d3e89295b7.jpg]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)