Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
'Pintu Koboi' Penghalau Atapers KRL
#41
(08-06-2011, 10:49 PM)Joe_cn Wrote: Cuma salut sama atapers, ternyata ga cuma spiderman yang bisa begitu para atapers juga bisa tiarap menghindar dari segala rintangan dan tantangan....

Kenapa ga atapnya aja dikasih sesuatu biar pada ga bisa ke atap, lem gitu atau apa..Ngakak

perasaan dulu dah pernah deh atap krl dilumurin kaya gemuk gitu n dikasih kawat2 b3rduri....hasilnya??? tetep aja ndableg tuh mahluk2.....Bethe
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
#42
Memang solusi utamanya adalah penambahan gerbong untuk KRL tapi berapapun banyaknya gerbong KRL dengan juga bertambah banyaknya juga para penglaju yang datang dari berbagai daerah untuk bekerja di ibukota maka KRL tidak akan sanggup.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
#43
(09-06-2011, 07:49 AM)Joe_cn Wrote: Memang solusi utamanya adalah penambahan gerbong untuk KRL tapi berapapun banyaknya gerbong KRL bertambah banyak dan juga banyak juga para penglaju yang datang dari berbagai daerah untuk bekerja di ibukota KRL tidak akan sanggup.

betul.. setuju.. sudah jelas armada yg kurang ngapain buang2 duit pasang palang, semprot air bikin orang susah aja. mereka naik KA jg karena mau cari duit untuk hidup atau menghidupi keluarga bukannya mau merusak KA
Reply
#44
ini adalah problem ibukota,warga ibukota bertambah dengan harapan ekonomi yg lebih baik,dikarenakan problem ekonomi di desa lari ke kota.manajemen KAI gak mau rugi dengan penumpang liar tapi gak mau cari solusi yg baik dan terkesan membuat keputusan cari aman seperti aling2.kalo ada atapkers kenapa gak menambahkan rangkaian dulu yg membuat penumpang merasa di manusiawikan.jngan dipikirkan bila menambah rangkaian akan membuat jalan macet karena itu ada lah pilihan,mau angkutan massal atau angkutan pribadi.Jakarta macet bukan karena jalannya kecil tapi karena manajemen pemerintah yg amburadul,menyediakan angkutan massal yg tidak manusiawi yg mebuat manusia itu memilih lebih baik naik angkutan pribadi.
Reply
#45
daripada repot2 bikin palang sm semprotan TAPI DIRUSAK,

mending LAA nya aja DIRENDAHKAN...

kalo LAA rendah..ada yang brani NAIK DI ATAP dan MERUSAK LAA..??
megang aja ogah...
693-5073-893-673
Reply
#46
Kmaren liat di berita, kok malah dijadiin maenan sama atapers ya? hahaha...
Reply
#47
nggak efektif. Mending dihapus aja KRL ekonomi panas, dan tarif ekonomi ac tetap 4500.
Reply
#48
lagian masang palang pk terbuat dari fiber, harusnya pk plat besi tebal 5 cm (kalo niat)

Reply
#49
Prihatin juga liat nasib KRL yang kayanya banyak problem...
mungkin g para rf bisa urun rembug dengan para pengurus KCJ...
karna sebagian besar RF juga mungkin kan KRL mania yang ngerasain tiap hari...
-siggy under construction at Balai Yasa-
Bye Bye
Reply
#50
(09-06-2011, 03:56 PM)eling Wrote: lagian masang palang pk terbuat dari fiber, harusnya pk plat besi tebal 5 cm (kalo niat)

Apa pemasangan palang besi tidak menghalangi pantograf KRL yang lewat?

Dari pantauan saya belakangan ini palang tersebut hanya jadi bulan-bulanan dan mainan bagi pengguna nakal yang naik di atap kereta karena palang tersebut dapat dengan mudahnya diangkat (secara bobotnya ringan, mudah digeser dengan tangan).

Sepertinya ide palang besi yang dialiri listrik lebih memberikan efek jera bagi mereka... Bingung

Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi

[Image: 2r56iya.jpg]

Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)