Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
@ d'tRAiNeR > Itu berarti menandakan kalau saja KRL sudah sampai Parung Panjang seutuhnya, bahkan sampai Maja nantinya akan tidak cukup kalau cuma menarik dengan 1 rangkaian dengan jumlah 8 kereta saja alias harus 16 kereta. Caranya? Apabila keberangkatan pertama pukul. 05.50 dari st. Maja, maka yang kedua harus pukul. 06.05. Karena dari sekian jumlah penumpang yang sudah 12 kereta saja dg ditarik lok CC201 dipo JNG pastinya masih gak menampung, berarti sudah menandakan pr penumpang di bbrp stasiun persinggahan sudah gak terangkut oleh rangkaian KD3 yang diberangkatkan dr Rangkas Bitung. Jadi intinya, apabila KRL sudah mencapai Maja saja, gak kebayang deh penuhnya sampai ke atap seperti apa... apalagi HARI GINI... KALAU SAJA KRL MASIH BERJUMLAH 4 UNIT / 4 KERETA PER RANGKAIAN...! .... waduh... bayangkan saja deh di benak alam pikiran teman2 sekalian... Para atapers aja dah menyemuti atap KRL n KD3 bahkan KRD tuh...
Btw, kalau saja KRD bisa berbicara, mungkin sudah banyak yg pada berlega hati kali yah? Karena mrk sudah didinasin di lain Daops yang cenderung gak gitu membeludak sampai ke atap, gak kayak waktu masih didinasin di Jakarta dan sekitarnya yah... KRD terakhir yg berdinas di Jakarta khan cuma KRD Ekonomi Nambo tuh.. yg penuh sampe ke atap pula. Kalo si Bu Ge khan cuma numpang lewat doank... resminya Boo - Si pp.
Posts: 909
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
3
tapi kenapa KRL AC nggak ada yang berani naik ke atas ya? apa gerbong nya nggak bisa dinaikin?