22-05-2011, 10:18 PM
(21-05-2011, 10:05 PM)UIZ-SenjutKade Wrote: loh bukannya sekarang banyak K1 yang udah pake pengeras suara pada saat KA akan masuk sta. misal Bangunkarta. otomatis hal itu pasti ada. tapi kalo untuk 2 bahasa (ing-ind) sepertinya akan lebih baik kalo di tambah bahasa jawa yang sopan. cz lintas jogja-banyuwangi pasti bisa mengerti bahasa jawa, sekaligus melestarikan budaya bangsa....kalo untuk pelayanan standar KA bendera mang kudunya seperti itu om.... monggo ditilik di trid kamar sebelah... kami pernah membahas salah satu aspek pelayanan KA Bangunkarta mulai trid ini dan juga di sini
lebih bagus lagi kalo tiap gerbong diberi identitas KA Sancaka Timur Yogyakarta-Banyuwangi pp dg font dan desain yang menarik..... seperti argo jati, argo parahyangan.

cuman ngga usah pake bilingual... cukup informasi tersebut jelas dan pelayanan memuaskan... dengan tak lupa ketepatan waktu tempuh dan waktu tempuh yang lebih prima dari moda pesaing harus benar2 dijaga untuk menjaga okupansi kereta Eksekutif
oh iya... apakah udah ada bocoran pake gerbong mana dan model apa ya.... apakah salah satu rangkaian Taksaka yg stripping satwa... soalnya kan di DAOP VI ada banyak K-1 iddle yg sewaktu2 bisa dibuat cadangan (dengan catatan DAOP VI telah mendapatkan alokasi rangkaian K-1 baru)
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
~just quote~




![[Image: oldpatent_1937525c.jpg]](http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01937/oldpatent_1937525c.jpg)

![[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]](http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/418089_2580690805272_1494496598_32011478_1302882663_n.jpg)


![[Image: IMG_20051.jpg]](http://i1215.photobucket.com/albums/cc515/dh1-too/IMG_20051.jpg)