Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Selamat Datang KA Sancaka Timur
(19-05-2011, 09:45 AM)UIZ-SenjutKade Wrote: [spoiler]
kan usulnya....
pake K1, pelayanan K1, tapi harga K3...

au ah..... pokoknya kalo dah operasi ni KA wajib aq coba supaya tw pelayanannya gmn...
[/spoiler]

Itung2an kasar kayakna gk isa bos 'umpama' pkai harga K3.Klau tetep pkai hrga K3 di lapangan....."Wassalamm...!!!" Ngakak
Coz bea operasional kereta,dlam hal ini BBM solar utk Loko + Genset pkai hrga BBM industri,bkan BBM Subsidi.Harga BBM Industri yg 1Liternya Rp 9400;
Kalau ni Kereta udah lahir wajib 'ain untuk di coba,bos....Xie Xie
Dan skrang efeknya terlihat jelas hrga tiket K1 & K2 naek,ini untuk menutupi bea operasional & jga untuk men'subsidi K3....mohon koreksi & menambahkan.....
Jadikan Masa Lalu Sebagai Pelajaran Yang Sangat Berharga.
Reply
yang pasti kereta ini ditargetkan untuk penumpang yang ingin kelas di atas sritanjung, yang selama ini melayani rute BW-LPN dengan K3, tidak akan mungkin PT. KA meluncurkan K3 lagi....
masalah harga, tentunya akan disesuaikan dengan tipe tarif, jika memang k1 satwa berarti nantinya akan menyesuaikan....
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
wah
klo dah jalan harus nyoba nih.....
ane sdikit berharap jalur ML-BG ditambah KAnya
apalagi setelah Malex almarhum
g ada KA unggulan lg lewat jalur sana
maap klo oot
curahan hati pengguna maleks
Sad
RF aatea_goparmania, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Oct 2010.
Reply
(19-05-2011, 12:19 PM)aatea_goparmania Wrote: wah
klo dah jalan harus nyoba nih.....
ane sdikit berharap jalur ML-BG ditambah KAnya
apalagi setelah Malex almarhum
g ada KA unggulan lg lewat jalur sana
maap klo oot
curahan hati pengguna maleks
Sad


kami railfans malang raya sudah mengkonfirmasi ke pihak stasiun ML, pihak stasiun menerangkan bahwa okupansi dar MALEKS sangat rendah, maka dari itu KA ini dibatalkan...
karena saking sepinya, bahakan penumpangnya seringkali petugas PT.KA sendiri..
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
kalo saja KA Sancaka Timur jadi pake K1 entah satwa atw argo. kira2 da running text-nya gag yaa interiornya, supaya penumpang tw keberadaan lokasi KA pada saat berjalan....

[Image: oldpatent_1937525c.jpg]
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Reply
Memang kalo sampe ada ni kereta harus di atas k-3, karena dari yogya untuk ke bayuwangi kan uda ada sri tanjung.
jadi kalo mau dibuat kaya malabar juga ntar mengganggu okupansi lebih baik exe semua ato exbis saja.

SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN

Reply
(20-05-2011, 01:42 PM)UIZ-SenjutKade Wrote: kalo saja KA Sancaka Timur jadi pake K1 entah satwa atw argo. kira2 da running text-nya gag yaa interiornya, supaya penumpang tw keberadaan lokasi KA pada saat berjalan....

wah ide bagus itu..
tapi menurut saya lebih realistis jika memakai pengeras suara dalam kereta, sehingga ada petugas yang menginformasikan, kereta akan berhenti di stasiun mana..
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
Meski sancaka tak secepat kereta K1 luar negeri, saya, setuju dengan pendapat diatas, perlu ada informasi setiap masuk ke stasiun tujuan baik dengan running text ataupun suara, mungkin dwi bahasa, indonesia dan inggris.
Reply
(20-05-2011, 09:28 PM)Ken Aditya Wrote: Meski sancaka tak secepat kereta K1 luar negeri, saya, setuju dengan pendapat diatas, perlu ada informasi setiap masuk ke stasiun tujuan baik dengan running text ataupun suara, mungkin dwi bahasa, indonesia dan inggris.

yap betul...
karena panjangnya rute, dengan kemungkinan penumpang yang ditargetkan nantinya merupakan pengguna bus, akan lebih membantu penumpang yang bingung dengan stasiun pemberhentian.. Xie Xie
|warm up|


[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]
Reply
loh bukannya sekarang banyak K1 yang udah pake pengeras suara pada saat KA akan masuk sta. misal Bangunkarta. otomatis hal itu pasti ada. tapi kalo untuk 2 bahasa (ing-ind) sepertinya akan lebih baik kalo di tambah bahasa jawa yang sopan. cz lintas jogja-banyuwangi pasti bisa mengerti bahasa jawa, sekaligus melestarikan budaya bangsa....

lebih bagus lagi kalo tiap gerbong diberi identitas KA Sancaka Timur Yogyakarta-Banyuwangi pp dg font dan desain yang menarik..... seperti argo jati, argo parahyangan.

[Image: oldpatent_1937525c.jpg]
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)