Thread Rating:
  • 1 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KA Penataran
(06-01-2011, 09:10 PM)CC 203 Wrote: Sedikit kritik untuk KA Penataran agar lebih diperhatikan untuk kebersihan toilet. Beberapa hari yang lalu saya naik KA Penataran dari ML - SGU, seperti biasanya saat musim liburan, KA ini tiba di ML dalam posisi penuh dan saya bersama asisten terpaksa berdiri di bordes, dan kejutan tak mengenakkan datang saat KA ini mulai jalan, pintu toilet yang tepat berada di depan saya terbuka dan di dalam toilet banyak berceceran "emas" dan asisten saya berkata, "Pak, sudah saya bilang kan untuk balik ke Surabaya naik bus saja, apa bapak nggak risih naik kereta jorok beginian"... Akhirnya dengan berat hati saya turun di stasiun Lawang dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya dengan bus hanya untuk bisa tidur sejenak...

Ayo Kereta Api, buktikan bahwa dirimu bisa bersaing dengan bus...

Dengan pengalaman ini saya berharap agar ada K1 atau minimal K2 yang melayani koridor SB - ML, kalau bisa KA Jatayu diaktifkan kembali. Atau paling tidak K3 tapi pakai nomor tempat duduk.

seandainya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mau membayar lebih untuk tim kebersihan KA Mikir Dulu pasti pada kinclong tuh KA

[Image: oldpatent_1937525c.jpg]
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
Reply
(07-01-2011, 08:49 PM)UIZ-SenjutKade Wrote:
(06-01-2011, 09:10 PM)CC 203 Wrote: Sedikit kritik untuk KA Penataran agar lebih diperhatikan untuk kebersihan toilet. Beberapa hari yang lalu saya naik KA Penataran dari ML - SGU, seperti biasanya saat musim liburan, KA ini tiba di ML dalam posisi penuh dan saya bersama asisten terpaksa berdiri di bordes, dan kejutan tak mengenakkan datang saat KA ini mulai jalan, pintu toilet yang tepat berada di depan saya terbuka dan di dalam toilet banyak berceceran "emas" dan asisten saya berkata, "Pak, sudah saya bilang kan untuk balik ke Surabaya naik bus saja, apa bapak nggak risih naik kereta jorok beginian"... Akhirnya dengan berat hati saya turun di stasiun Lawang dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya dengan bus hanya untuk bisa tidur sejenak...

Ayo Kereta Api, buktikan bahwa dirimu bisa bersaing dengan bus...

Dengan pengalaman ini saya berharap agar ada K1 atau minimal K2 yang melayani koridor SB - ML, kalau bisa KA Jatayu diaktifkan kembali. Atau paling tidak K3 tapi pakai nomor tempat duduk.

seandainya PT. Kereta Api (Persero) mau membayar lebih untuk tim kebersihan KA Mikir Dulu pasti pada kinclong tuh KA

Atau solusi ekstrim yaitu menghapus toilet dari KA Penataran, toh walaupun ada toilet juga gak pernah dipake, malah pernah saya lihat toilet dipake buat tempat sembunyi para kambing...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
(07-01-2011, 09:59 PM)CC 203 Wrote:
(07-01-2011, 08:49 PM)UIZ-SenjutKade Wrote:
(06-01-2011, 09:10 PM)CC 203 Wrote: Sedikit kritik untuk KA Penataran agar lebih diperhatikan untuk kebersihan toilet. Beberapa hari yang lalu saya naik KA Penataran dari ML - SGU, seperti biasanya saat musim liburan, KA ini tiba di ML dalam posisi penuh dan saya bersama asisten terpaksa berdiri di bordes, dan kejutan tak mengenakkan datang saat KA ini mulai jalan, pintu toilet yang tepat berada di depan saya terbuka dan di dalam toilet banyak berceceran "emas" dan asisten saya berkata, "Pak, sudah saya bilang kan untuk balik ke Surabaya naik bus saja, apa bapak nggak risih naik kereta jorok beginian"... Akhirnya dengan berat hati saya turun di stasiun Lawang dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya dengan bus hanya untuk bisa tidur sejenak...

Ayo Kereta Api, buktikan bahwa dirimu bisa bersaing dengan bus...

Dengan pengalaman ini saya berharap agar ada K1 atau minimal K2 yang melayani koridor SB - ML, kalau bisa KA Jatayu diaktifkan kembali. Atau paling tidak K3 tapi pakai nomor tempat duduk.

seandainya PT. Kereta Api (Persero) mau membayar lebih untuk tim kebersihan KA Mikir Dulu pasti pada kinclong tuh KA

Atau solusi ekstrim yaitu menghapus toilet dari KA Penataran, toh walaupun ada toilet juga gak pernah dipake, malah pernah saya lihat toilet dipake buat tempat sembunyi para kambing...

Mungkin ente naeknya pas tahun baru kemaren ya?? Memang waktu itu penuh sesak...seperti cerita ane dipost sebelumnya, banyak distasiun yang ga keangkut penumpangnya. Untuk toilet..sebenarnya kru KA Penataran paling rajin membersihkan toilet, namun karena kemaren tahun baru penumpang sangat banyak, sehingga kru KA juga tidak mungkin melewati penumpang berjubel dengan membawa peralatan kebersihan. Toilet juga ga mungkin dihapus, karena pasti ada aja penumpang yang ingin buang air. Kalau ada toilet yang diganakan untuk penumpang/kambing/barang, para penumpang biasanya mencari toilet yang kosong.
Untuk K1 dan K2 di jalur ini sudah dicoba untuk dioperasionalkan, namun hasilnya keduanya menjadi almarhum karena rendah okupansi. Ane berharap dengan kenaikan tarif yang berlaku, KA Penataran menjadi lebih aman dan nyaman bagi penumpangnya. Amin.

[Image: a2vric.jpg]
Reply
ni kereta okupansi ny selalu rame..
bahkan pas weekend seringkali tuh loko penuh dg manusia..
Reply
(07-01-2011, 09:59 PM)CC 203 Wrote:
(07-01-2011, 08:49 PM)UIZ-SenjutKade Wrote:
(06-01-2011, 09:10 PM)CC 203 Wrote: Sedikit kritik untuk KA Penataran agar lebih diperhatikan untuk kebersihan toilet. Beberapa hari yang lalu saya naik KA Penataran dari ML - SGU, seperti biasanya saat musim liburan, KA ini tiba di ML dalam posisi penuh dan saya bersama asisten terpaksa berdiri di bordes, dan kejutan tak mengenakkan datang saat KA ini mulai jalan, pintu toilet yang tepat berada di depan saya terbuka dan di dalam toilet banyak berceceran "emas" dan asisten saya berkata, "Pak, sudah saya bilang kan untuk balik ke Surabaya naik bus saja, apa bapak nggak risih naik kereta jorok beginian"... Akhirnya dengan berat hati saya turun di stasiun Lawang dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya dengan bus hanya untuk bisa tidur sejenak...

Ayo Kereta Api, buktikan bahwa dirimu bisa bersaing dengan bus...

Dengan pengalaman ini saya berharap agar ada K1 atau minimal K2 yang melayani koridor SB - ML, kalau bisa KA Jatayu diaktifkan kembali. Atau paling tidak K3 tapi pakai nomor tempat duduk.

seandainya PT. Kereta Api (Persero) mau membayar lebih untuk tim kebersihan KA Mikir Dulu pasti pada kinclong tuh KA

Atau solusi ekstrim yaitu menghapus toilet dari KA Penataran, toh walaupun ada toilet juga gak pernah dipake, malah pernah saya lihat toilet dipake buat tempat sembunyi para kambing...

wah, ya jangan to.. ntar malah bingung penumpang yg udah kebelet.. Bethe lagian pengalaman q selama ini, g selalu toilet d bkin tempat sembunyi kambing.. seringkali para ibu" yg punya anak kecil yg mau pipis, pake toilet d kereta.. ntar klo d hapus, ya malah nmbh kotor kereta dgn bau pesing tdi donk.. Pisss ahhh...
Lok Merah Biru CC20408
Reply
(09-01-2011, 02:47 PM)spoor-badug Wrote:
(07-01-2011, 09:59 PM)CC 203 Wrote:
(07-01-2011, 08:49 PM)UIZ-SenjutKade Wrote:
(06-01-2011, 09:10 PM)CC 203 Wrote: Sedikit kritik untuk KA Penataran agar lebih diperhatikan untuk kebersihan toilet. Beberapa hari yang lalu saya naik KA Penataran dari ML - SGU, seperti biasanya saat musim liburan, KA ini tiba di ML dalam posisi penuh dan saya bersama asisten terpaksa berdiri di bordes, dan kejutan tak mengenakkan datang saat KA ini mulai jalan, pintu toilet yang tepat berada di depan saya terbuka dan di dalam toilet banyak berceceran "emas" dan asisten saya berkata, "Pak, sudah saya bilang kan untuk balik ke Surabaya naik bus saja, apa bapak nggak risih naik kereta jorok beginian"... Akhirnya dengan berat hati saya turun di stasiun Lawang dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya dengan bus hanya untuk bisa tidur sejenak...

Ayo Kereta Api, buktikan bahwa dirimu bisa bersaing dengan bus...

Dengan pengalaman ini saya berharap agar ada K1 atau minimal K2 yang melayani koridor SB - ML, kalau bisa KA Jatayu diaktifkan kembali. Atau paling tidak K3 tapi pakai nomor tempat duduk.

seandainya PT. Kereta Api (Persero) mau membayar lebih untuk tim kebersihan KA Mikir Dulu pasti pada kinclong tuh KA

Atau solusi ekstrim yaitu menghapus toilet dari KA Penataran, toh walaupun ada toilet juga gak pernah dipake, malah pernah saya lihat toilet dipake buat tempat sembunyi para kambing...

wah, ya jangan to.. ntar malah bingung penumpang yg udah kebelet.. Bethe lagian pengalaman q selama ini, g selalu toilet d bkin tempat sembunyi kambing.. seringkali para ibu" yg punya anak kecil yg mau pipis, pake toilet d kereta.. ntar klo d hapus, ya malah nmbh kotor kereta dgn bau pesing tdi donk.. Pisss ahhh...

benar mas..
sepertinya terlalu extreem kalo toilet dhapuskan..
saya kira kok cukup petugas cleaning service ny yg dperbagus...
Reply
(09-01-2011, 11:33 AM)fun_plano Wrote: Mungkin ente naeknya pas tahun baru kemaren ya?? Memang waktu itu penuh sesak...seperti cerita ane dipost sebelumnya, banyak distasiun yang ga keangkut penumpangnya. Untuk toilet..sebenarnya kru KA Penataran paling rajin membersihkan toilet, namun karena kemaren tahun baru penumpang sangat banyak, sehingga kru KA juga tidak mungkin melewati penumpang berjubel dengan membawa peralatan kebersihan. Toilet juga ga mungkin dihapus, karena pasti ada aja penumpang yang ingin buang air. Kalau ada toilet yang diganakan untuk penumpang/kambing/barang, para penumpang biasanya mencari toilet yang kosong.
Untuk K1 dan K2 di jalur ini sudah dicoba untuk dioperasionalkan, namun hasilnya keduanya menjadi almarhum karena rendah okupansi. Ane berharap dengan kenaikan tarif yang berlaku, KA Penataran menjadi lebih aman dan nyaman bagi penumpangnya. Amin.

Mungkin penyebab utamanya yaitu tarif yang terlalu mahal, coba jika K2 tarifnya 10 ribu... Untuk yang K1 ( Jatayu ), itu dihapusnya bukan karena okupansi rendah, tapi karena Jatayu tidak punya rangkaian sendiri a.k.a pinjem rangkaian dari KA lain, jadi Jatayu dihapus karena menyebabkan KA yang gerbongnya dipinjam menjadi telat berangkat...

Coba jika ada 1 trip KA Penataran diubah jadi Argo Penataran... Ngiler

(09-01-2011, 02:47 PM)spoor-badug Wrote: wah, ya jangan to.. ntar malah bingung penumpang yg udah kebelet.. Bethe lagian pengalaman q selama ini, g selalu toilet d bkin tempat sembunyi kambing.. seringkali para ibu" yg punya anak kecil yg mau pipis, pake toilet d kereta.. ntar klo d hapus, ya malah nmbh kotor kereta dgn bau pesing tdi donk.. Pisss ahhh...

Dulu waktu naik KA Penataran subuh, istri saya mengantar anak untuk pipis, terus balik lagi sambil muntah gara - gara lihat toilet yang penuh "emas"... Ngakak
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Reply
(09-01-2011, 04:49 PM)CC 203 Wrote:
(09-01-2011, 02:47 PM)spoor-badug Wrote: wah, ya jangan to.. ntar malah bingung penumpang yg udah kebelet.. Bethe lagian pengalaman q selama ini, g selalu toilet d bkin tempat sembunyi kambing.. seringkali para ibu" yg punya anak kecil yg mau pipis, pake toilet d kereta.. ntar klo d hapus, ya malah nmbh kotor kereta dgn bau pesing tdi donk.. Pisss ahhh...

Dulu waktu naik KA Penataran subuh, istri saya mengantar anak untuk pipis, terus balik lagi sambil muntah gara - gara lihat toilet yang penuh "emas"... Ngakak

iya, betul.. saya sendiri emang pernah mengalaminya di Penataran, toilet yg ada 'emas' yg berceceran.. tapi bukankah lebih baik diperbaiki?? bukannya dihilangkan.. coba jika d hilangkan?? kalo misalnya anda sendiri udah kebelet, mau ke manakah anda?? ya mungkin kalo mau susah payah ya turun KA terus 'buang hajat' di WC stasiun.. jadi, mending jangan d hilangkan, tp d tingkatkan kinerja n pelayanannya, itu lbih baik.. Tersenyuum
Lok Merah Biru CC20408
Reply
Wow..ada 'emas'nya..?Bukannya WCnya kereta itu lngsung 'plung' ke bawah ya..?

He..sori rada OOT.

Syukur2 selama saya naik KA Penataran g pernah nemuin yg ky gt.
Apalagi di KA Penataran kan skarang udah ada OTC-nya.
Tp saya tetp optimis lah, pasti pelayanannya bisa lbh baik.
Reply
(11-01-2011, 06:47 AM)adif septian Wrote: Wow..ada 'emas'nya..?Bukannya WCnya kereta itu lngsung 'plung' ke bawah ya..?

He..sori rada OOT.

Syukur2 selama saya naik KA Penataran g pernah nemuin yg ky gt.
Apalagi di KA Penataran kan skarang udah ada OTC-nya.
Tp saya tetp optimis lah, pasti pelayanannya bisa lbh baik.

iya mas...skrg ane kira sudah lebih baik
OTC ny jg lebih tanggap..
semoga semakin baik...apalagi rangkaian ny dganti kayak bogowonto Playboy
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)