Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Stasiun Solo Jebres
#51
Hm . Solo Jebres
Beberapa tahun yang silam saat masih hobby naik KA Pandanaran relasi Pekalongan - Semarang Poncol - Solo Jebres setasiun bersejarah ini kurang diperhitungkan keberadaannya . Kumuh , Lusuh dan Kurang terawat itulah kesan pertama dan identik dengan stasiun KA Barang.
Setahun silam saya coba nyambangi tasyun ini ternyata sudah berubah 360 derajat , Pasalnya Semua KA Penumpang klas Ekonomi Singgah dan berangkat dari stasiun ini. Rame , meriah dan Wah pokoknya sangat lain kondisinya dengan masa2 KA Pandanaran masih aktif. Turun dari KA Brantas relasi Tanahabang - Kediri di stasiun ini pas sekitar jam 04,30 ( telat ga ya ? ) langsung pesen kopi dan leyeh2 sebentaran sambil nunggu waktu sholat subuh tiba.Saat 2 selesai menunaikan rukun Islam yg ke dua langsung ambil langkah untuk jalan kaki ke arah Mbalapan. Wah mungkin ada sekitar 1 s/d 2 kilo meter tapi udara pagi sungguh segar sembari melihat lalu lalang KA Pramex ke arah Palur. Letak stasiun ini sungguh sangat startegis apalagi jika kita akan melanjutkan ke arah Wonogiri naik Bis , tinggal jalan ke arah barat sedikit akan ketemu arah bus ke Wonogiri.Ternyata pucuk dicinta ulam tiba , pas perut keroncongan ada kios gudeg lesehan sebelum tasyun Mbalapan , ya mampir dulu , makan Gudeg Yogya tapi di kota Solo dengan sambel goreng Krecek dan suwiran opor ayam plus es teh manis . Wah Sensasinya kek turis manca negara karena sembari sarapan ada musik yang mengiringi , keknya oleh para seniman "kuliahan " kalau melihat alunan suara yang terkesan duet.
Ah Solo Jebres , aku akan datang lagi . Segera.
Reply
#52
(21-05-2010, 06:22 PM)BAMBANG EKO Wrote:
Hm . Solo Jebres
Beberapa tahun yang silam saat masih hobby naik KA Pandanaran relasi Pekalongan - Semarang Poncol - Solo Jebres setasiun bersejarah ini kurang diperhitungkan keberadaannya . Kumuh , Lusuh dan Kurang terawat itulah kesan pertama dan identik dengan stasiun KA Barang.
Setahun silam saya coba nyambangi tasyun ini ternyata sudah berubah 360 derajat , Pasalnya Semua KA Penumpang klas Ekonomi Singgah dan berangkat dari stasiun ini. Rame , meriah dan Wah pokoknya sangat lain kondisinya dengan masa2 KA Pandanaran masih aktif. Turun dari KA Brantas relasi Tanahabang - Kediri di stasiun ini pas sekitar jam 04,30 ( telat ga ya ? ) langsung pesen kopi dan leyeh2 sebentaran sambil nunggu waktu sholat subuh tiba.Saat 2 selesai menunaikan rukun Islam yg ke dua langsung ambil langkah untuk jalan kaki ke arah Mbalapan. Wah mungkin ada sekitar 1 s/d 2 kilo meter tapi udara pagi sungguh segar sembari melihat lalu lalang KA Pramex ke arah Palur. Letak stasiun ini sungguh sangat startegis apalagi jika kita akan melanjutkan ke arah Wonogiri naik Bis , tinggal jalan ke arah barat sedikit akan ketemu arah bus ke Wonogiri.Ternyata pucuk dicinta ulam tiba , pas perut keroncongan ada kios gudeg lesehan sebelum tasyun Mbalapan , ya mampir dulu , makan Gudeg Yogya tapi di kota Solo dengan sambel goreng Krecek dan suwiran opor ayam plus es teh manis . Wah Sensasinya kek turis manca negara karena sembari sarapan ada musik yang mengiringi , keknya oleh para seniman "kuliahan " kalau melihat alunan suara yang terkesan duet.
Ah Solo Jebres , aku akan datang lagi . Segera.


ya mas Bambang solojebres sangat eksotik dan artistik bisa di dokumen.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#53
(21-05-2010, 05:51 PM)eko winarno Wrote:
(21-05-2010, 05:36 PM)animaX Wrote: ^
^
^ Sudah ada penutupnya sih... tinggal peron tinggi


Kurang ke depan lagi karena masih panas hot..hot..Gitaris

kalau ditambah peron tinggi kelihatannya malah merusak interior stasiun Jebres ya.. Kalau double track Balapan - Madiun dibangun bisa tambah jalur nih..
.
Reply
#54
(21-05-2010, 06:41 PM)animaX Wrote:
(21-05-2010, 05:51 PM)eko winarno Wrote:
(21-05-2010, 05:36 PM)animaX Wrote: ^
^
^ Sudah ada penutupnya sih... tinggal peron tinggi


Kurang ke depan lagi karena masih panas hot..hot..Gitaris

kalau ditambah peron tinggi kelihatannya malah merusak interior stasiun Jebres ya.. Kalau double track Balapan - Madiun dibangun bisa tambah jalur nih..


kalau DT kelihatane masih jauh deh mungkin 2020 karena selesai dulu jalur di pantura sampai Surabaya

iya ya malah nutup peron yang asli malah jelek itu.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#55
btw, sampe saat ini peron stasiun jebres ga direnovasi..apa solojebres ga termasuk stasiun yg akan dibenahi peronnya?

mnurut saya, peron jalur 2 harus ditinggikan..karena posisi rel lebih tinggi daripada lantai..kasihan penumpangnya... mending dibuat peron setengah tinggi + pake keramik khas belanda yg kyk di lawangsewu,atau kyk di loket stasiun solojebres..
Reply
#56
(29-05-2010, 08:57 PM)argolawu69 Wrote: btw, sampe saat ini peron stasiun jebres ga direnovasi..apa solojebres ga termasuk stasiun yg akan dibenahi peronnya?

mnurut saya, peron jalur 2 harus ditinggikan..karena posisi rel lebih tinggi daripada lantai..kasihan penumpangnya... mending dibuat peron setengah tinggi + pake keramik khas belanda yg kyk di lawangsewu,atau kyk di loket stasiun solojebres..


ya betul mas Angga akan nyaman penumpang yang naik dan akan kelihatan rapi serta bersih..he..he..he..
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#57
iya mas..kan kasihan penumpangnya kalo harus ngangkat kaki tinggi2 buat masuk ke dalam kereta..hehe..
Reply
#58
(29-05-2010, 09:06 PM)argolawu69 Wrote: iya mas..kan kasihan penumpangnya kalo harus ngangkat kaki tinggi2 buat masuk ke dalam kereta..hehe..


Kasihan yang pakai rok mini seperti di stasiun klaten perempuan naik prameks jadinya pada nglirik mas....sudah tak upload si Prameks..Ngakak
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER

GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Reply
#59
yang dibuat peron tinggi kalo melestarikan bangunan aslinya yang peron jalu baru2 saja
Reply
#60
(21-05-2010, 06:22 PM)BAMBANG EKO Wrote:
Hm . Solo Jebres
Beberapa tahun yang silam saat masih hobby naik KA Pandanaran relasi Pekalongan - Semarang Poncol - Solo Jebres setasiun bersejarah ini kurang diperhitungkan keberadaannya . Kumuh , Lusuh dan Kurang terawat itulah kesan pertama dan identik dengan stasiun KA Barang.
Setahun silam saya coba nyambangi tasyun ini ternyata sudah berubah 360 derajat , Pasalnya Semua KA Penumpang klas Ekonomi Singgah dan berangkat dari stasiun ini. Rame , meriah dan Wah pokoknya sangat lain kondisinya dengan masa2 KA Pandanaran masih aktif. Turun dari KA Brantas relasi Tanahabang - Kediri di stasiun ini pas sekitar jam 04,30 ( telat ga ya ? ) langsung pesen kopi dan leyeh2 sebentaran sambil nunggu waktu sholat subuh tiba.Saat 2 selesai menunaikan rukun Islam yg ke dua langsung ambil langkah untuk jalan kaki ke arah Mbalapan. Wah mungkin ada sekitar 1 s/d 2 kilo meter tapi udara pagi sungguh segar sembari melihat lalu lalang KA Pramex ke arah Palur. Letak stasiun ini sungguh sangat startegis apalagi jika kita akan melanjutkan ke arah Wonogiri naik Bis , tinggal jalan ke arah barat sedikit akan ketemu arah bus ke Wonogiri.Ternyata pucuk dicinta ulam tiba , pas perut keroncongan ada kios gudeg lesehan sebelum tasyun Mbalapan , ya mampir dulu , makan Gudeg Yogya tapi di kota Solo dengan sambel goreng Krecek dan suwiran opor ayam plus es teh manis . Wah Sensasinya kek turis manca negara karena sembari sarapan ada musik yang mengiringi , keknya oleh para seniman "kuliahan " kalau melihat alunan suara yang terkesan duet.
Ah Solo Jebres , aku akan datang lagi . Segera.

wakaka....Ngakak
ini sama aja gak berubah dunx mas???
yg bener 180 derajat kali...


bener tuh....
peronnya harus ditinggiin, kalau perlu keramiknya pake yg jadul biar keliatan antiknya...Xie Xie
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri Ngiler
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)