Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
Hm . Solo Jebres
Beberapa tahun yang silam saat masih hobby naik KA Pandanaran relasi Pekalongan - Semarang Poncol - Solo Jebres setasiun bersejarah ini kurang diperhitungkan keberadaannya . Kumuh , Lusuh dan Kurang terawat itulah kesan pertama dan identik dengan stasiun KA Barang.
Setahun silam saya coba nyambangi tasyun ini ternyata sudah berubah 360 derajat , Pasalnya Semua KA Penumpang klas Ekonomi Singgah dan berangkat dari stasiun ini. Rame , meriah dan Wah pokoknya sangat lain kondisinya dengan masa2 KA Pandanaran masih aktif. Turun dari KA Brantas relasi Tanahabang - Kediri di stasiun ini pas sekitar jam 04,30 ( telat ga ya ? ) langsung pesen kopi dan leyeh2 sebentaran sambil nunggu waktu sholat subuh tiba.Saat 2 selesai menunaikan rukun Islam yg ke dua langsung ambil langkah untuk jalan kaki ke arah Mbalapan. Wah mungkin ada sekitar 1 s/d 2 kilo meter tapi udara pagi sungguh segar sembari melihat lalu lalang KA Pramex ke arah Palur. Letak stasiun ini sungguh sangat startegis apalagi jika kita akan melanjutkan ke arah Wonogiri naik Bis , tinggal jalan ke arah barat sedikit akan ketemu arah bus ke Wonogiri.Ternyata pucuk dicinta ulam tiba , pas perut keroncongan ada kios gudeg lesehan sebelum tasyun Mbalapan , ya mampir dulu , makan Gudeg Yogya tapi di kota Solo dengan sambel goreng Krecek dan suwiran opor ayam plus es teh manis . Wah Sensasinya kek turis manca negara karena sembari sarapan ada musik yang mengiringi , keknya oleh para seniman "kuliahan " kalau melihat alunan suara yang terkesan duet.
Ah Solo Jebres , aku akan datang lagi . Segera.
Posts: 3,300
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
38
(21-05-2010, 06:22 PM)BAMBANG EKO Wrote: Hm . Solo Jebres
Beberapa tahun yang silam saat masih hobby naik KA Pandanaran relasi Pekalongan - Semarang Poncol - Solo Jebres setasiun bersejarah ini kurang diperhitungkan keberadaannya . Kumuh , Lusuh dan Kurang terawat itulah kesan pertama dan identik dengan stasiun KA Barang.
Setahun silam saya coba nyambangi tasyun ini ternyata sudah berubah 360 derajat , Pasalnya Semua KA Penumpang klas Ekonomi Singgah dan berangkat dari stasiun ini. Rame , meriah dan Wah pokoknya sangat lain kondisinya dengan masa2 KA Pandanaran masih aktif. Turun dari KA Brantas relasi Tanahabang - Kediri di stasiun ini pas sekitar jam 04,30 ( telat ga ya ? ) langsung pesen kopi dan leyeh2 sebentaran sambil nunggu waktu sholat subuh tiba.Saat 2 selesai menunaikan rukun Islam yg ke dua langsung ambil langkah untuk jalan kaki ke arah Mbalapan. Wah mungkin ada sekitar 1 s/d 2 kilo meter tapi udara pagi sungguh segar sembari melihat lalu lalang KA Pramex ke arah Palur. Letak stasiun ini sungguh sangat startegis apalagi jika kita akan melanjutkan ke arah Wonogiri naik Bis , tinggal jalan ke arah barat sedikit akan ketemu arah bus ke Wonogiri.Ternyata pucuk dicinta ulam tiba , pas perut keroncongan ada kios gudeg lesehan sebelum tasyun Mbalapan , ya mampir dulu , makan Gudeg Yogya tapi di kota Solo dengan sambel goreng Krecek dan suwiran opor ayam plus es teh manis . Wah Sensasinya kek turis manca negara karena sembari sarapan ada musik yang mengiringi , keknya oleh para seniman "kuliahan " kalau melihat alunan suara yang terkesan duet.
Ah Solo Jebres , aku akan datang lagi . Segera.
ya mas Bambang solojebres sangat eksotik dan artistik bisa di dokumen.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Posts: 2,217
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
25
(21-05-2010, 05:51 PM)eko winarno Wrote: (21-05-2010, 05:36 PM)animaX Wrote: ^
^
^ Sudah ada penutupnya sih... tinggal peron tinggi
Kurang ke depan lagi karena masih panas hot..hot..
kalau ditambah peron tinggi kelihatannya malah merusak interior stasiun Jebres ya.. Kalau double track Balapan - Madiun dibangun bisa tambah jalur nih..
.
Posts: 3,300
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
38
(21-05-2010, 06:41 PM)animaX Wrote: (21-05-2010, 05:51 PM)eko winarno Wrote: (21-05-2010, 05:36 PM)animaX Wrote: ^
^
^ Sudah ada penutupnya sih... tinggal peron tinggi
Kurang ke depan lagi karena masih panas hot..hot..
kalau ditambah peron tinggi kelihatannya malah merusak interior stasiun Jebres ya.. Kalau double track Balapan - Madiun dibangun bisa tambah jalur nih..
kalau DT kelihatane masih jauh deh mungkin 2020 karena selesai dulu jalur di pantura sampai Surabaya
iya ya malah nutup peron yang asli malah jelek itu.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Posts: 995
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
14
btw, sampe saat ini peron stasiun jebres ga direnovasi..apa solojebres ga termasuk stasiun yg akan dibenahi peronnya?
mnurut saya, peron jalur 2 harus ditinggikan..karena posisi rel lebih tinggi daripada lantai..kasihan penumpangnya... mending dibuat peron setengah tinggi + pake keramik khas belanda yg kyk di lawangsewu,atau kyk di loket stasiun solojebres..
Posts: 3,300
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
38
(29-05-2010, 08:57 PM)argolawu69 Wrote: btw, sampe saat ini peron stasiun jebres ga direnovasi..apa solojebres ga termasuk stasiun yg akan dibenahi peronnya?
mnurut saya, peron jalur 2 harus ditinggikan..karena posisi rel lebih tinggi daripada lantai..kasihan penumpangnya... mending dibuat peron setengah tinggi + pake keramik khas belanda yg kyk di lawangsewu,atau kyk di loket stasiun solojebres..
ya betul mas Angga akan nyaman penumpang yang naik dan akan kelihatan rapi serta bersih..he..he..he..
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Posts: 995
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
14
iya mas..kan kasihan penumpangnya kalo harus ngangkat kaki tinggi2 buat masuk ke dalam kereta..hehe..
Posts: 3,300
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
38
(29-05-2010, 09:06 PM)argolawu69 Wrote: iya mas..kan kasihan penumpangnya kalo harus ngangkat kaki tinggi2 buat masuk ke dalam kereta..hehe..
Kasihan yang pakai rok mini seperti di stasiun klaten perempuan naik prameks jadinya pada nglirik mas....sudah tak upload si Prameks..
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
GREEN LIVING
Salam Kereta, Nuwun
Posts: 686
Threads: 0
Joined: Apr 2009
Reputation:
5
yang dibuat peron tinggi kalo melestarikan bangunan aslinya yang peron jalu baru2 saja
Posts: 1,376
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
12
(21-05-2010, 06:22 PM)BAMBANG EKO Wrote: Hm . Solo Jebres
Beberapa tahun yang silam saat masih hobby naik KA Pandanaran relasi Pekalongan - Semarang Poncol - Solo Jebres setasiun bersejarah ini kurang diperhitungkan keberadaannya . Kumuh , Lusuh dan Kurang terawat itulah kesan pertama dan identik dengan stasiun KA Barang.
Setahun silam saya coba nyambangi tasyun ini ternyata sudah berubah 360 derajat , Pasalnya Semua KA Penumpang klas Ekonomi Singgah dan berangkat dari stasiun ini. Rame , meriah dan Wah pokoknya sangat lain kondisinya dengan masa2 KA Pandanaran masih aktif. Turun dari KA Brantas relasi Tanahabang - Kediri di stasiun ini pas sekitar jam 04,30 ( telat ga ya ? ) langsung pesen kopi dan leyeh2 sebentaran sambil nunggu waktu sholat subuh tiba.Saat 2 selesai menunaikan rukun Islam yg ke dua langsung ambil langkah untuk jalan kaki ke arah Mbalapan. Wah mungkin ada sekitar 1 s/d 2 kilo meter tapi udara pagi sungguh segar sembari melihat lalu lalang KA Pramex ke arah Palur. Letak stasiun ini sungguh sangat startegis apalagi jika kita akan melanjutkan ke arah Wonogiri naik Bis , tinggal jalan ke arah barat sedikit akan ketemu arah bus ke Wonogiri.Ternyata pucuk dicinta ulam tiba , pas perut keroncongan ada kios gudeg lesehan sebelum tasyun Mbalapan , ya mampir dulu , makan Gudeg Yogya tapi di kota Solo dengan sambel goreng Krecek dan suwiran opor ayam plus es teh manis . Wah Sensasinya kek turis manca negara karena sembari sarapan ada musik yang mengiringi , keknya oleh para seniman "kuliahan " kalau melihat alunan suara yang terkesan duet.
Ah Solo Jebres , aku akan datang lagi . Segera.
wakaka.... 
ini sama aja gak berubah dunx mas???
yg bener 180 derajat kali...
bener tuh....
peronnya harus ditinggiin, kalau perlu keramiknya pake yg jadul biar keliatan antiknya...
Obsesi: Bikin perusahaan KA sendiri
|