Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Railfanning di Semenanjung Malaya.
#21
(27-12-2011, 04:23 PM)mdnboy Wrote: btw, gauge di Malaysia itu gak jauh beda dengan gauge di Indonesia kan?

Gaugenya 1 meter mas. Beda 67 mm dengan kita. Tapi jangan bandingkan lokomotif atau stasiunnya. Mas bisa ter ngiler-ngiler Mupeng Banget Mupeng Banget Mupeng Banget ....kalau lihat.

Just stay tune aja di thread ini.
Reply
#22
(27-12-2011, 04:27 PM)mas_bagus_ajah Wrote:
(27-12-2011, 04:23 PM)mdnboy Wrote: btw, gauge di Malaysia itu gak jauh beda dengan gauge di Indonesia kan?

Gaugenya 1 meter mas. Beda 67 mm dengan kita. Tapi jangan bandingkan lokomotif atau stasiunnya. Mas bisa ter ngiler-ngiler Mupeng Banget Mupeng Banget Mupeng Banget ....kalau lihat.

Just stay tune aja di thread ini.

o iya mas, katanya ada beberapa kereta penumpang atau gerbong barang punya malaysia adalah bikinan INKA. itu benar ga??
Reply
#23
Gerbong-gerbong flatcar sama dua gerbong pembangkit mas. Sayangnya pas saya kesana lagi tahun 2011, susah membedakan flatcar INKA dengan yang lain karena platnya sudah dicabuti (orang jail).
Reply
#24
btw mas, setelah ane melihat trip report smpyan dngan kereta tidur, apakah KA komuter di sana masih berbagi jalur KA dengan KA2 lainnya?
Silence Is Golden

But My Eyes Still SeeNgeledek
Reply
#25
(27-12-2011, 04:38 PM)mas_bagus_ajah Wrote: Gerbong-gerbong flatcar sama dua gerbong pembangkit mas. Sayangnya pas saya kesana lagi tahun 2011, susah membedakan flatcar INKA dengan yang lain karena platnya sudah dicabuti (orang jail).

mungkin orang sana ga mau mengakui ya kalo mereka masih ngimpor flatcar dari Indonesia Ngeledek

produk INKA bisa bersaing dengan negara lain..

saya ga sabar update selanjutnya, terutama kereta, pesawat, sama makanannyaNgiler
Reply
#26
@mas_bagus_ajah: btw ane ngomen yg post 24 itu sebelum ane lihat cendol dari smpyan lo Ngeledek
Silence Is Golden

But My Eyes Still SeeNgeledek
Reply
#27
Mantap TRnya Dilanjut terus mas Trip Reportnya Xie Xie
Priangan Ekspress Too young to die
Reply
#28
(27-12-2011, 04:44 PM)omaniax Wrote: mungkin orang sana ga mau mengakui ya kalo mereka masih ngimpor flatcar dari Indonesia Ngeledek

produk INKA bisa bersaing dengan negara lain..

Justru sebaliknya, mereka cukup kagum dengan produk INKA, karena mereka cukup takjub bahwa ada ras Melayu yang bisa membuat kereta api, dalam hal ini bangsa Indonesia.

[Image: overstappen.png]
(27-12-2011, 04:43 PM)Adolph Wrote: btw mas, setelah ane melihat trip report smpyan dngan kereta tidur, apakah KA komuter di sana masih berbagi jalur KA dengan KA2 lainnya?

Kalau KTM Komuter iya mas. Masih berbagi dengan jalur KA penumpang antar kota dan KA barang.

Tapi kalau nggak salah belakangan ini KA barang biasanya beroperasi di dalam kota Kuala Lumpur malam hari, agar jadwalnya tidak bertabrakan dengan KRL KTM Komuter.
Reply
#29
(27-12-2011, 04:52 PM)mas_bagus_ajah Wrote:
(27-12-2011, 04:44 PM)omaniax Wrote: mungkin orang sana ga mau mengakui ya kalo mereka masih ngimpor flatcar dari Indonesia Ngeledek

produk INKA bisa bersaing dengan negara lain..

Justru sebaliknya, mereka cukup kagum dengan produk INKA, karena mereka cukup takjub bahwa ada ras Melayu yang bisa membuat kereta api, dalam hal ini bangsa Indonesia.

ooo saya baru tahu.. terima kasih mas Big Grin

berarti secara umum, kawasan Asia Tenggara bisa dibilang mandiri ya mas dalam pengadaan kereta dan kendaraan lain, Indonesia bisa memproduksi kereta, kapal laut, dan pesawat, malaysia bisa memproduksi mobil..
Reply
#30
Kurang lebih begitulah scheme industri di Asia Tenggara. Walaupun raja otomotif tetap dipegang Thailand, yang walaupun tidak punya brand sendiri, tapi rekor produksi otomotif terbesar di Asia Tenggara dipegang dia.
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: