13-02-2014, 03:21 PM
(13-02-2014, 10:55 AM)spoor_hunter Wrote: kalo masalah Gojat - bongkar pasang di CN lah (Kandangnya dia)
kalo sembrani di JAKK atau MRI tempat tidurnya dia ?, kalo misalkan di saat weak season tidak mencapai target. ya diambil saja 1/2 rangkaiannya. untuk staformasinya bisa di atur.
sedangkan untuk penjualan K1 - 1 di bagian terdepan merasa keberatan, tinggal di tongolin saja penjualan K1 - 2. yang penting gimana caranya penjualan kursi di kereta tersebut mencapai 80% setelah itu baru di tongolkan penjualan K1 - 3 dst.
kalo cara ini efektif atau memberatkan PT.Sepur ?
ya silahkan saja, namanya juga usul dan masukan dari saya.
Satu lagi untuk kasus rombongan ---> metode ini berlaku apabila terdapat KA Tambahan dan KA relasi yang lain tapi searah menuju CN dan GMR PP
jadi masih banyak pilihan, apabila tiket online dan Go show habis terjual. kan masih ada kereta yang lain yang mengarah CN maupun GMR. ^^
*Yuk Ngimpi lagi......
"bisa diatur"nya itu Om yang yang susyaaah. Habis dipotong di tengah, rangkaian yang depan dihela ke depan, trus lok muter ke jalur lain, narik rangkaian belakang menjauh, setelah itu narik kereta Barang paling belakang, trus pindah lagi nggandeng kereta barang/aling-aling, mbalik lagi, gandeng ke rangkaian yang depan tadi, baru berangkat ke Gambir. Saya mbayangin itu dilakukan di JAKK aja puyengnya minta ampun, apalagi di manggarai yang seolah selalu dijadikan tempat bobok berbarengan dengan sepur lain.

Sekali lagi, tongol-tongolan tempat duduk kayak gitu juga tetep ndak efektif Om. Kan tongol-tongolan juga gak semudah kita booking di situs reservasi. Kudu koordinasi sama tim RTS, sama tim di lapangan yang ngutak-atik rangkaian, kudu begini, kudu begitu. Haduuuuuuh
Trus misalnya setengah jam menjelang berangkat, pembeli go show meningkat pesat, padahal rangkaian udah siap meluncur ke Gambir, itu gimana Om? Koordinasi tongol-tongolan lagi dong sama RTS dan tim lapangan, bongkar pasang rangkaian lagi dong, telat berangkat ke Gambir, telat meninggalkan Jakarta, ngamuk sekali lagi dong penumpangnya :|
Kalo diambil opsi daripada tongol-tongolan mending penumpang go show nya diusir dari Jati dan malah disuruh naik ABA, Be Ka, atau Gajayana (jam-jam terdekat Jati berangkat dari Gambir), gak semua penumpang setuju dong Om. Harga mereka kan beda .... ABA juga gak setiap saat digebyah uyah flatrate ke Cirebon kan ....
Jangan disuruh potong rangkaian dan tongol-tongolan deh Om, usul itu seolah indah, tapi ribet di praktiknya menurut saya .... Mau ngejar untung tapi malah dapetnya penumpang mutung gimana hayo?
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

ngimpiii....
![[Image: hira148591.gif]](http://img716.imageshack.us/img716/2167/hira148591.gif)




