08-10-2011, 09:59 PM
Diesel Hydrauli banyak problem apa lagi kalau sudah ttua. Diseluruh dunia satu2 nya yajg mashih bikin DH cuman Jerman. Lain nnegara semua pakai Diesel elekrik.
Problemnya, Diesel Hydraulic menggunakan minyak tekanan tinggi samap 400 BAr. Minyak ini panas sekali dan disalurkan melewati selang2 karet karena harus flexibel. Kalau sudah tua selang2 ini bisa pecah. Kalau pecah minyak panas nyemprot dan terjadi kebakaran. Itulah problem utama Diesel Hydraulic. Porblem kedua adalah Oil cooler minyak hydraulic harus didinginkian dengan semacam Radiator. Kalau sudahtua in juga bida tahu2 bocor dengan akibat yang sama, kebakaran. Itulah.
Diesel Elektirk tidak ada poblem ini. Problem iutama Diesel eletrik adalah elektronic control unitnya, inverter yang menggunakan High Power Transistor ato Thyristor yang bisa rusak dengan tiba2. Diesel elektrik yang tua malah tidak ada elektronik control unit jadi malah lebih Reliable tetapi efficiensie nya lebih rendah.
Salam
Problemnya, Diesel Hydraulic menggunakan minyak tekanan tinggi samap 400 BAr. Minyak ini panas sekali dan disalurkan melewati selang2 karet karena harus flexibel. Kalau sudah tua selang2 ini bisa pecah. Kalau pecah minyak panas nyemprot dan terjadi kebakaran. Itulah problem utama Diesel Hydraulic. Porblem kedua adalah Oil cooler minyak hydraulic harus didinginkian dengan semacam Radiator. Kalau sudahtua in juga bida tahu2 bocor dengan akibat yang sama, kebakaran. Itulah.
Diesel Elektirk tidak ada poblem ini. Problem iutama Diesel eletrik adalah elektronic control unitnya, inverter yang menggunakan High Power Transistor ato Thyristor yang bisa rusak dengan tiba2. Diesel elektrik yang tua malah tidak ada elektronik control unit jadi malah lebih Reliable tetapi efficiensie nya lebih rendah.
Salam

![[Image: overstappen.png]](https://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
![[Image: stasiunkeretaapibogor.jpg]](http://i908.photobucket.com/albums/ac282/andakh/stasiunkeretaapibogor.jpg)