Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Solo Operasikan Kereta Wisata dgn Loko Uap
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Perjalanan hari Sabtu 3 Sept kemarin 2x. Jam 09.00 dan 12.30 karena ada 25 penumpang tidak terangkut pada perjalanan jam 9. Ada juga pengendara mobil dari luar kota yg mau naik dari Loji Gandrung Ngakak
Wah saya jadi ingin naik nih...
Rp 700 Juta untuk Jaladara
Senin, 14/11/2011 | Oleh Tutut Indrawati

"Sumber Berita"

http://www.solopos.com/2011/solo/rp-700-...ara-124199


Solo (Solopos.com)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengajukan anggaran senilai Rp 700 juta yang dialokasikan untuk membayar sewa Kereta Api Uap Jaladara melalui Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2012.

Kepala Dishub Kota Solo, Yosca Herman Soedradjad ketika dimintai konfirmasi, Senin (14/11/2011), menjelaskan anggaran senilai Rp 700 juta tersebut memang dianggarkan rutin sebagai biaya sewa kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI selaku pemilik kereta kuno tersebut.

Uang sebanyak itu diambilkan dari usulan urusan wajib bidang perhubungan yang totalnya senilai Rp 15,8 miliar.

“Saat ini usulan itu dibahas Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo melalui KUA-PPAS,” terangnya.

Lebih lanjut Yosca mengatakan pembayaran uang sewa itu merupakan salah satu kesepakatan dalam memorandum of understanding (MoU) antara Pemkot dengan Kemenhub.

Yosca mengakui hingga kini pemasukan dari pengoperasian kereta kuno tersebut jauh di bawah biaya operasionalnya.

“Tapi tentunya kita tidak melihat dari berapa besar pemasukan atau apakah pengoperasian itu menguntungkan atau tidak, karena itu adalah untuk pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Namun Yosca menegaskan manfaat yang diperoleh dari pengoperasian kereta tersebut lebih pada multiplayer efect kepada masyarakat secara lebih luas. “Artinya fungsi daya tarik wisatawan ini yang dikedepankan dibandingkan keuntungan secara ekonomis,” tegasnya.

(sry)
(14-11-2011, 08:14 PM)animaX Wrote: [ -> ][spoiler]
Rp 700 Juta untuk Jaladara
Senin, 14/11/2011 | Oleh Tutut Indrawati


Solo (Solopos.com)–Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengajukan anggaran senilai Rp 700 juta yang dialokasikan untuk membayar sewa Kereta Api Uap Jaladara melalui Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun 2012.

Kepala Dishub Kota Solo, Yosca Herman Soedradjad ketika dimintai konfirmasi, Senin (14/11/2011), menjelaskan anggaran senilai Rp 700 juta tersebut memang dianggarkan rutin sebagai biaya sewa kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI selaku pemilik kereta kuno tersebut.

Uang sebanyak itu diambilkan dari usulan urusan wajib bidang perhubungan yang totalnya senilai Rp 15,8 miliar.

“Saat ini usulan itu dibahas Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Solo melalui KUA-PPAS,” terangnya.

Lebih lanjut Yosca mengatakan pembayaran uang sewa itu merupakan salah satu kesepakatan dalam memorandum of understanding (MoU) antara Pemkot dengan Kemenhub.

Yosca mengakui hingga kini pemasukan dari pengoperasian kereta kuno tersebut jauh di bawah biaya operasionalnya.

“Tapi tentunya kita tidak melihat dari berapa besar pemasukan atau apakah pengoperasian itu menguntungkan atau tidak, karena itu adalah untuk pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Namun Yosca menegaskan manfaat yang diperoleh dari pengoperasian kereta tersebut lebih pada multiplayer efect kepada masyarakat secara lebih luas. “Artinya fungsi daya tarik wisatawan ini yang dikedepankan dibandingkan keuntungan secara ekonomis,” tegasnya.

(sry)[/spoiler]

Betapa beruntungnya warga Solo.
Bye Bye
31 Des 2011 dan 1 Januari 2012 ini tiket Jaladara dijual eceran. Kalau laris dan memenuhi kuota perjalanan kedua, sehari bisa 2x perjalanan PP seperti waktu Lebaran.
(31-12-2011, 01:53 PM)animaX Wrote: [ -> ]31 Des 2011 dan 1 Januari 2012 ini tiket Jaladara dijual eceran. Kalau laris dan memenuhi kuota perjalanan kedua, sehari bisa 2x perjalanan PP seperti waktu Lebaran.

Mungkin perlu adanya inovasi baru untuk KA Wisata kalau ingin murah meriah
dengan menjamurnya mainan anak2 sekarang ini dan sliwar-sliwer di kampung2 dengan munculnya kereta2 an yang ditarik motor dll , bukti bahwa kereta api semakin diminati oleh khalayak ramai.
Ndak ada salahnya kita buat inovasi baru tentang KA khusus Wisata yang berbasic dengan BBM dan suku cadang yang nudah di dapat

sbb >
di alokasikan 1 Lok setingkat D 301 untuk di mark Up menjadi lok uap ( dibungkus saja sehingga mirip visualisasinya ) harapanya menggunakan lok ini biaya perawatan dan operasinya tidak semahal KA Jaladara.

untuk gerbong penumpang menggunakan eks YYW , dipasang bangku. kursi , atap , pengaman/pagar dan dihias dengan cat warna-warni yang disukai anak2 terutama SD dan TK , mirip2 KA Wisata Punakawan. sehingga Lok D 301 ini mampu membawa lebih dari 5 YYW , misinya adalah memperkenalkan anak2 kepada dunia kereta api Indonesia.

Dipasarkan dengan tarip yang terjangkau , bisa di charter dengan cara memesan sbelum hari H syukur2 bisa murah.karena memang dirancang dengan hal2 yang murh , tetapi safetynya tetap menjadi prioritas yang paling utama .
namanya juga usul

he...he..
Xie Xie
cakeeepppp usulnya mass...
(07-01-2012, 10:17 PM)B 30 S Wrote: [ -> ]cakeeepppp usulnya mass...

yupsss
semoga saja ada pihak terkait yang merespon dan mempertimbangkan usulan2 para RF yang sudah masuk , btw memang pernah ada kok rangkaian KA Punakawan yg beroperasi di lintas Purwosari - Solo Kota via jl Slamet Riyadi .
Saat ini lagi ada tayangannya tuh di Trans 7
mas bro ini kebetulan pas ane pulang ke solo beberapa waktu lalu...tak share hasil motrek2nya nggih...Playboy
http://www.facebook.com/photo.php?
[Image: photo.php?fbid=2371071091128&set=a.23710...=3&theater]
[Image: photo.php?fbid=2371071091128&set=a.23710...=3&theater]