(30-05-2011, 08:29 PM)animaX Wrote: [ -> ]Fotonya ada di fb Sepur Kluthuk Jaladara
(30-05-2011, 03:22 PM)eko winarno Wrote: [ -> ] (30-05-2011, 02:27 PM)animaX Wrote: [ -> ]Hari Sabtu malam yg lalu Jaladara jalan lagi 
Sabtu kemarin jam 11.00 lewat depan SGM...dua gerbong CR saja cukup.
Berarti 2x jalan ya?? Siang dan malam?
Kelihatannya begitu berarti ada acara yang cari moment nigh shot.
Tgl 25 Juni 2011 petang sebenarnya ada perjalanan SK. Jaladara dari Purwosari-Sangkrah membawa 30 RF dari Australia namun terkendala oleh acara Solo Batik Carnival yg menggunakan area rel untuk panggung

ada alternatif perjalanan Jaladara petang itu dialihkan ke arah Kalioso.
(22-06-2011, 08:41 AM)animaX Wrote: [ -> ]Tgl 25 Juni 2011 petang sebenarnya ada perjalanan SK. Jaladara dari Purwosari-Sangkrah membawa 30 RF dari Australia namun terkendala oleh acara Solo Batik Carnival yg menggunakan area rel untuk panggung 
ada alternatif perjalanan Jaladara petang itu dialihkan ke arah Kalioso.
hmmmm, perjalanannya mungkin lebih meriah kalau ada KA Wisata antik lewat dan dibalut kalin batik lho... jadi lebih istimewa Carnavalnya..

Narendro Anindito Wrote:[spoiler]
animaX Wrote:
Tgl 25 Juni 2011 petang sebenarnya ada perjalanan SK. Jaladara dari Purwosari-Sangkrah membawa 30 RF dari Australia namun terkendala oleh acara Solo Batik Carnival yg menggunakan area rel untuk panggung
ada alternatif perjalanan Jaladara petang itu dialihkan ke arah Kalioso.
hmmmm, perjalanannya mungkin lebih meriah kalau ada KA Wisata antik lewat dan dibalut kalin batik lho... jadi lebih istimewa Carnavalnya..[/spoiler]
Andaikan kedua acara tersebut bisa " Merger " atau minimalnya bekerja sama pasti akan lebih meriah dan semakin membuka mata dunia akan keberadaan kota Solo , kan memungkinkan menggeser panggung dan memberikan KA Wisata untuk lewat , momennya pasti ciamik deh. taoi mungkin penyelengaranya berbeda tentu beda pendapat.
Quote:SBC Bentrok dengan Jaladara, Disbudpar Kaget
Andi Penowo - Timlo.net
Senin, 20 Juni 2011 | 18:08 WIB
Solo – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo dibuat kaget atas bentroknya jadwal operasional Sepur Kluthuk Jaladara dengan perhelatan akbar Solo Batik Carnival (SBC). Pasalnya, locosteam yang akan membawa wisatawan asal Australia itu harus terkendala lantaran jalur lintasannya terhalang panggung SBC.
Hal ini sangat disayangkan Kepala Disbudpar Kota Solo, Purnomo Subagyo, lantaran manajemen pemasaran Jaladara tidak melakukan komunikasi dengan Disbudpar beberapa bulan sebelumnya. “Kenapa baru sekarang, harusnya dikomunikasikan beberapa bulan yang lalu,†ujarnya, ketika menggelar koordinasi SBC, di kantor setempat, Senin (20/6).
Terkait hal ini, kepada wartawan, bagian pemasaran Jaladara, Patrick Orlando, menjelaskan tiga bulan lalu biro wisata asal Australia telah mem-booking Sepur Kluthuk Jaladara. Sedianya, pada 25 Juni mereka akan membawa 30 wisatawan untuk melakukan city tour di Kota Solo.
“Kami kira tidak ada panggung karena tahun lalu tidak ada panggung yang sampai masuk ke rel. Terus terang saya kecewa, ini kan bagian dari branding Solo. Ya mau gimana lagi, saya tetap mengalah saja karena sudah diajukan ke walikota,†kata dia.
Sementara itu, ditemui di sela-sela acara, alumni SBC I, II dan III, Mayor Haristanto, mengaku pihaknya tidak memperkirakan jika pada Sabtu (25/6) siang, Jaladara akan beroperasi. Padahal, Kamis (23/6) pagi sudah harus dilakukan pembuatan panggung di atas rel kereta.
“Kamis kami bikin panggung. Harapannya Jumat pagi finishing dan malamnya kami uji coba pakai lampu-lampu,†tutur dia.
Editor: Marhaendra Wijanarko,
yahhhh ini memang diluar dugaan, sebulan yang lalu sebenarnya di koran2 Pemkot sudah memberitahukan kalau tgl 25 Juni 2011 malam Jl Slamet Riyadi akan digunakan untuk Solo Batik Carnival, semua mobil tidak boleh parkir di pinggir jalan Slamet Riyadi, resepsi pernikahan di beberapa gedung pertemuan/restoran ditunda/dimajukan
animaX Wrote:[spoiler]
22-Jun-2011, 09:10 PMQuote:SBC Bentrok dengan Jaladara, Disbudpar Kaget
Andi Penowo - Timlo.net
Senin, 20 Juni 2011 | 18:08 WIB
Solo – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Solo dibuat kaget atas bentroknya jadwal operasional Sepur Kluthuk Jaladara dengan perhelatan akbar Solo Batik Carnival (SBC). Pasalnya, locosteam yang akan membawa wisatawan asal Australia itu harus terkendala lantaran jalur lintasannya terhalang panggung SBC.
Hal ini sangat disayangkan Kepala Disbudpar Kota Solo, Purnomo Subagyo, lantaran manajemen pemasaran Jaladara tidak melakukan komunikasi dengan Disbudpar beberapa bulan sebelumnya. “Kenapa baru sekarang, harusnya dikomunikasikan beberapa bulan yang lalu,†ujarnya, ketika menggelar koordinasi SBC, di kantor setempat, Senin (20/6).
Terkait hal ini, kepada wartawan, bagian pemasaran Jaladara, Patrick Orlando, menjelaskan tiga bulan lalu biro wisata asal Australia telah mem-booking Sepur Kluthuk Jaladara. Sedianya, pada 25 Juni mereka akan membawa 30 wisatawan untuk melakukan city tour di Kota Solo.
“Kami kira tidak ada panggung karena tahun lalu tidak ada panggung yang sampai masuk ke rel. Terus terang saya kecewa, ini kan bagian dari branding Solo. Ya mau gimana lagi, saya tetap mengalah saja karena sudah diajukan ke walikota,†kata dia.
Sementara itu, ditemui di sela-sela acara, alumni SBC I, II dan III, Mayor Haristanto, mengaku pihaknya tidak memperkirakan jika pada Sabtu (25/6) siang, Jaladara akan beroperasi. Padahal, Kamis (23/6) pagi sudah harus dilakukan pembuatan panggung di atas rel kereta.
“Kamis kami bikin panggung. Harapannya Jumat pagi finishing dan malamnya kami uji coba pakai lampu-lampu,†tutur dia.
Editor: Marhaendra Wijanarko,
"Sumber Berita"
http://bisnis.timlo.net/baca/11052/sbc-b...dpar-kaget
yahhhh ini memang diluar dugaan, sebulan yang lalu sebenarnya di koran2 Pemkot sudah memberitahukan kalau tgl 25 Juni 2011 malam Jl Slamet Riyadi akan digunakan untuk Solo Batik Carnival, semua mobil tidak boleh parkir di pinggir jalan Slamet Riyadi, resepsi pernikahan di beberapa gedung pertemuan/restoran ditunda/dimajukan
[/spoiler]
Kembali ke.....
Undang2 Lalu Lintas .
Utamakan Kendaraan yang berjalan di atas Rel .....
( maksudnya KA mendapat prioritas yang utama sehubungan dengan UU lalin tsb , itu mau saya lho ..... )

(23-06-2011, 09:13 AM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ]Kembali ke.....
Undang2 Lalu Lintas .
Utamakan Kendaraan yang berjalan di atas Rel .....
( maksudnya KA mendapat prioritas yang utama sehubungan dengan UU lalin tsb , itu mau saya lho ..... )

ini kata Pak Eko Budiyanto, Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VI Yogyakarta,
Quote:"meski jarang digunakan, rel arah Wonogiri yang melintas sejajar dengan jalur protokol Kota Solo tersebut merupakan jalur aktif. "Sehingga, secara tegas kami sampaikan PT KA melarang pembangunan panggung di atas jalur rel. Pembangunan panggung itu merupakan tindakan pidana lantaran melanggar UU no 23/2007 tentang Perkeretaapian, khususnya Pasal 178, Pasal 181, serta Pasal 192 (Solopos, Rabu 22 Juni 2011)
Kemudian di Solopos edisi Kamis, 23 Juni 2011:
Quote:Manajemen PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VI Jogja tidak memberikan izin pembangunan panggung (SBC) di atas jalur rel di Jl Slamet Riyadi, tetapi juga tidak menolak. Pejabat Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop VI Jogja, Eko Budiyanto, mengatakan pihaknya baru menerima surat izin resmi dari Pemkot Solo, Rabu (22/6) pagi.
Terpisah, Agen Penjual Sepur Kluthuk Jaladara, Pattrick Orlando, mengatakan persoalan terkait bentroknya operasional Jaladara dengan pembangunan panggung SBC dianggap selesai.
tidak ada penjelasan lebih lanjut apakah Jaladara tetap jalan pada hari tsb, melalui rute lain, atau ?? dibatalkan atau ditunda ?

Jumat-Sabtu 2-3 September 2011 kemarin Jaladara beroperasi. Hari Jumat penumpangnya rombongan Wakil Menhub Bambang Susantono dan keluarga, hari Sabtu penumpang yang membeli tiket ritel. @ 100.000/orang.
(04-09-2011, 08:21 PM)animaX Wrote: [ -> ]Jumat-Sabtu 2-3 September 2011 kemarin Jaladara beroperasi. Hari Jumat penumpangnya rombongan Wakil Menhub Bambang Susantono dan keluarga, hari Sabtu penumpang yang membeli tiket ritel. @ 100.000/orang.
Harganya sama dengan tiket ritel KA Uap Ambarawa -Bedono yang biasanya dijual saat liburan.