(29-06-2011, 11:48 AM)chidzir Wrote: [ -> ]hehehe ternyata udah rame juga tentang penghapusan aling2 hehehehe
nich saya dapat info , saya dapet dari salah satu petinggi pusat Bd, tapi maaf gak bisa nyebut nama :
kemarin tanggal 27 Juni ada rapat membahas ttg gerbong aling2 di pusat, pembahasan nya adalah tentang penghapusan ataupun pengurangan gerbong aling2 dari 2 gerbong menjadi hanya satu gerbong sja di belakang lokomotif.
jadi rapat diadakan 2 hari 27 - 28 di ktr pusat, tapi hasilnya belum dapat saya.
ada 3 opsi di rapat tersebut :
- tetap menggunakan 2 aling2 depan dan belakang
- menggunakan 1 aling2 di belakang lok
- menghapus seluruh aling2
hasil di rapat pertama yang belum fix : menghasilkan 2 opsi besar : penghapusan dan menggunakan 1 aling2 di belakang lok
tetapi petinggi dirjen dan direksi banyak yang kepengen tetap menggunakan 2 aling2
hasil di lapangan pada hari H, KRD bandung raya, Mandra, dan Serayu menggunakan 1 aling2 di belakang lok, dan waktu naik KRD Bandung raya memutar sebuah gerbong aling2 memakan waktu lama hampir 15 menit yang menyebabkan keterlambatan seluruh KRD bandung raya rata2 20 - 30 menit setiap pemerjalanannya...
itu aja info nya
salam railfans
Juga KA Malabar menerapkan opsi aling-aling single di belakang lokomotif...
Tapi entah kenapa, GoPar masih "setia" dengan para petinggi Dirjen, memakai aling-aling depan maupun belakang...
(29-06-2011, 04:23 PM)dtRAiNeR Wrote: [ -> ] (29-06-2011, 11:48 AM)chidzir Wrote: [ -> ]hehehe ternyata udah rame juga tentang penghapusan aling2 hehehehe
nich saya dapat info , saya dapet dari salah satu petinggi pusat Bd, tapi maaf gak bisa nyebut nama :
kemarin tanggal 27 Juni ada rapat membahas ttg gerbong aling2 di pusat, pembahasan nya adalah tentang penghapusan ataupun pengurangan gerbong aling2 dari 2 gerbong menjadi hanya satu gerbong sja di belakang lokomotif.
jadi rapat diadakan 2 hari 27 - 28 di ktr pusat, tapi hasilnya belum dapat saya.
ada 3 opsi di rapat tersebut :
- tetap menggunakan 2 aling2 depan dan belakang
- menggunakan 1 aling2 di belakang lok
- menghapus seluruh aling2
hasil di rapat pertama yang belum fix : menghasilkan 2 opsi besar : penghapusan dan menggunakan 1 aling2 di belakang lok
tetapi petinggi dirjen dan direksi banyak yang kepengen tetap menggunakan 2 aling2
hasil di lapangan pada hari H, KRD bandung raya, Mandra, dan Serayu menggunakan 1 aling2 di belakang lok, dan waktu naik KRD Bandung raya memutar sebuah gerbong aling2 memakan waktu lama hampir 15 menit yang menyebabkan keterlambatan seluruh KRD bandung raya rata2 20 - 30 menit setiap pemerjalanannya...
itu aja info nya
salam railfans
Juga KA Malabar menerapkan opsi aling-aling single di belakang lokomotif...
Tapi entah kenapa, GoPar masih "setia" dengan para petinggi Dirjen, memakai aling-aling depan maupun belakang...
ka Cirebon Express tanggal 28 hanya memekai 1 aling-aling..

(29-06-2011, 12:38 PM)BAMBANG EKO Wrote: [ -> ][spoiler=Aling2 KA Taksaka yang melintas di Cibitung pagi ini.
B dengan banyak Jendela >>> ???]
[/spoiler]
itu gerbong B ex K2 pak..

karena GAA ini entah knp ko jd males fotoin sepur penumpang y, lebih enak foto KA barang aja...
(29-06-2011, 10:25 AM)CC-201-23 Wrote: [ -> ]eh,ada ga ya KA/Dipo yg tidak menrapkan aling2 ini sama sekali?? jadi gerbong paling ujung masih ada pnp-nya,secara resmi
KRL Jabodetabek gak ada aling2.....
di luar negeri gak ada aling2.

cmiiw.
Topik please....
Thank you!
Menurut saya gerbong aling2 ini menyebabkan laju kereta terasa
nyendal-nyendal karena terdapat kontras beban yang mencolok antara rangkaian penumpang dan aling2 itu sendiri................


Berdasarkan penuturan masinisnya sendiri pernah bilang sebenarnya keberadaan aling2 itu malah 'mengganggu' kenyamanan berkendara