untuk lokalan keliatannya ga berlaku deh...
tadi ane naek Dhoho mau ke SB, kereta paling depan (di belakang lok) malah penuh sesak...
^^^^ wkwkw ya enggak lah ..kalo di jakarta berati di KRL gerbong KW (khusus wanita) buat bemper dong .. khan kesian wanita semua
Apa gak tambah rugi ya kalo setiap rangkaian KA ditambah gerbong kosong?

(30-01-2011, 11:45 AM)Amtrak Wrote: [ -> ]Apa gak tambah rugi ya kalo setiap rangkaian KA ditambah gerbong kosong?
Yang pasti akan menambah biaya operasional. Untuk mencatat kenaikan ini, mungkin dalam accounting PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dibuka account baru berjudul 'Biaya Pra PLH'.
wah wah menyerah ini namanya...
ckckck
(30-01-2011, 12:04 PM)pardjono Wrote: [ -> ] (30-01-2011, 11:45 AM)Amtrak Wrote: [ -> ]Apa gak tambah rugi ya kalo setiap rangkaian KA ditambah gerbong kosong?
Yang pasti akan menambah biaya operasional. Untuk mencatat kenaikan ini, mungkin dalam accounting PT. Kereta Api (Persero) dibuka account baru berjudul 'Biaya Pra PLH'. 
lebih baik dicatat sebagai Cadangan Kerugian PLH...

Instruksi Rangkaian Terdepan Dan Terbelakang di kosongkan
=
GERAKAN MENDUKUNG AKTIVITAS

DI ATAS RANGKAIAN KA JARAK JAUH
Pengalaman waktu Brantas bw Kereta B di rangkaian terdepan,malah dimasukin sekitar 20

yang sebagian kecil turun di BKS dan lainnya di daerah Bojong..
lagi2 kebijakan reaktif akibat Menteri Perhubungan yang kerjanya juga Reaktif..
(30-01-2011, 12:32 PM)Dj_Dj_300791 Wrote: [ -> ] Kapan ya RF diajak petinggi PT. Kereta Api (Persero) untuk rapat bersama menentukan kebijakan terbaik mencegah PLH? Kalau begini terus lama2 PT. Kereta Api (Persero) kan terus menerus mengalami kerugian. Mending KA2 LD itu dijalankan untuk KA2 Tambahan.
kalo para RF punya saham2 palingak 5% dari PT KA
(30-01-2011, 12:55 PM)we supratman Wrote: [ -> ] (30-01-2011, 12:32 PM)Dj_Dj_300791 Wrote: [ -> ] Kapan ya RF diajak petinggi PT. Kereta Api (Persero) untuk rapat bersama menentukan kebijakan terbaik mencegah PLH? Kalau begini terus lama2 PT. Kereta Api (Persero) kan terus menerus mengalami kerugian. Mending KA2 LD itu dijalankan untuk KA2 Tambahan.
kalo para RF punya saham2 palingak 5% dari PT KA
kalo gitu, apa kita sebagai RF bikin "koin RF untuk saham PT. Kereta Api Indonesia (Persero)" ya biar kita diundang sama orang-orang yang 'terhormat' itu dan diajak rapt buat kereta yang lebih baik??