13-01-2010, 07:19 AM
Cobe dech tengok di jalur 1 peron tinggi ada apa di sebelahnya, dan akhir tahun 2009 naik prameks dari jalur 3, jalur 4 ada gerbong eksecutif bobok dan jalur 2 yang tidur.

(13-01-2010, 02:35 PM)Narendro Anindito Wrote: [ -> ]iya kang, pas turun dari Prameks di peron tinggi, tapi naik Pramek ke YK dari peron rendah....Terkadang dari arah YK Prameks juga masuk jalur 3 padahal jalur 1 kosong yang heran kenapa jalur 2 tidak di gunakan padahal rel dan bantalan bagus.
(18-01-2010, 12:49 PM)animaX Wrote: [ -> ]Kalau rencana pembuatan jalur Stasiun Balapan dengan Terminal Tirtonadi terlaksana, Balapan bisa punya peron utara setelah jalur 11, peron utara sekarang sebutannya bisa jadi peron tengah. mungkin bangunan gudang yang sekarang tidak terpakai bisa disulap stasiun modern. ini ide pak Jokowi walikota Solo, menggabungkan stasiun Balapan-Terminal Tirtonadi-dan Terminal Travel Gilingan (Terminal Travel digabung jadi satu di terminal Tirtonadi setelah perluasan terminal selesai). jadi penumpang yang naik bus mau melanjutkan dengan kereta api cukup jalan kaki lebih dekat, mengurangi kemacetan.Wah saya belum maksud mas ani karena yang diberlebar itu terminal bus atau dari stasiun Balapan di bikin jalur baru menuju Tertonadi.

(18-01-2010, 03:52 PM)eko winarno Wrote: [ -> ]Wah jelas ada sinergi antara moda bus dan kereta api berarti suatu trobosan baru setelah Adisucipto yang berhasil dengan gemilang terus di susul Solobalapan sehingga kedepannya akan semakin ramai ini Balapan dan modern, Daop VI selalu membidik sentra yang strategis baik secara bisnis, ekonomi dan geografis..semoga cepat berhasil tanpa halangan.
![[Image: terminal8t.jpg]](http://img25.imageshack.us/img25/7186/terminal8t.jpg)