07-01-2011, 08:49 PM
(06-01-2011, 09:10 PM)CC 203 Wrote: Sedikit kritik untuk KA Penataran agar lebih diperhatikan untuk kebersihan toilet. Beberapa hari yang lalu saya naik KA Penataran dari ML - SGU, seperti biasanya saat musim liburan, KA ini tiba di ML dalam posisi penuh dan saya bersama asisten terpaksa berdiri di bordes, dan kejutan tak mengenakkan datang saat KA ini mulai jalan, pintu toilet yang tepat berada di depan saya terbuka dan di dalam toilet banyak berceceran "emas" dan asisten saya berkata, "Pak, sudah saya bilang kan untuk balik ke Surabaya naik bus saja, apa bapak nggak risih naik kereta jorok beginian"... Akhirnya dengan berat hati saya turun di stasiun Lawang dan melanjutkan perjalanan ke Surabaya dengan bus hanya untuk bisa tidur sejenak...
Ayo Kereta Api, buktikan bahwa dirimu bisa bersaing dengan bus...
Dengan pengalaman ini saya berharap agar ada K1 atau minimal K2 yang melayani koridor SB - ML, kalau bisa KA Jatayu diaktifkan kembali. Atau paling tidak K3 tapi pakai nomor tempat duduk.
seandainya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mau membayar lebih untuk tim kebersihan KA
pasti pada kinclong tuh KA![[Image: oldpatent_1937525c.jpg]](http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01937/oldpatent_1937525c.jpg)
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...

![[Image: a2vric.jpg]](http://i41.tinypic.com/a2vric.jpg)
lagian pengalaman q selama ini, g selalu toilet d bkin tempat sembunyi kambing.. seringkali para ibu" yg punya anak kecil yg mau pipis, pake toilet d kereta.. ntar klo d hapus, ya malah nmbh kotor kereta dgn bau pesing tdi donk..
CC20408
