(11-10-2010, 08:44 AM)Joe_cn Wrote: Pandan memang harus selalu mengalah dengan Kereta satwa satu satunya di Daop IX.
bukan gitu mas. Di gapeka kedatangan Pandanwangi di Jember itu lebih cepat 45 menit daripada Muttim..
Kalo kesusul berarti Pandanwanginya yang telat. Hehe
(11-10-2010, 08:55 AM)raditiya Wrote: bukan gitu mas. Di gapeka kedatangan Pandanwangi di Jember itu lebih cepat 45 menit daripada Muttim..
Kalo kesusul berarti Pandanwanginya yang telat. Hehe
Wah biasanya kesusul dimana itu mas?
Padahal jarak tempuh BW-JR kan relatif cepat,napa koq bisa sampe kesusul kalo emamgn perbedaan waktu 45 menit begitu?
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Jalur Banyuwangi - Pasuruan ini asyik juga ya , punyak 3 perjalanan KA yang rangkaiannya pendek seperti KA Tawangalun , KA Pandanwangi & KA Probowangi , pasti seru nih jika backride dengan ketiga KA ini drngan trayek yang berbeda , sensasinya pasti berbeda dengan KA 2 di lintas barat . Menunggu bersilang , menunggu disusul , Tungu masuk KA yang menyusul di stasiun depannya sembari makan nasi pecel Garahan walaupun bukan di stasiun Garahan.
(11-10-2010, 09:54 AM)Joe_cn Wrote: Wah biasanya kesusul dimana itu mas?
Padahal jarak tempuh BW-JR kan relatif cepat,napa koq bisa sampe kesusul kalo emamgn perbedaan waktu 45 menit begitu?
biasanya kesusul di Arjasa.
Wah ndak tau deh kenapa.
Tapi semenjak yang bawa kembali ke BB 303 jadi alon2 sing penting kelakon. Hehe