jam 3 saya tiba d TKP. Kebetulan dari rumah menuju TKP membutuhkan waktu sekitar 30 menit.
1523. Crane Gottwald yang dihela CC20127 dari Cirebon mulai maju, mendobrak reruntuhan peron. Petugas Balai Yasa Manggarai, Depo Bukit Duri, Depo Depok, dan Depo Bogor mulai bekerja keras menggeser bagian belakang KRL.
1550. Hujan deras mengguyur Cilebut. Crane Gottwald daop 3 CN hanya bisa maju perlahan. Sepertinya rencana awal KRL mau diangkat ke atas, namun karena LAA yang menghalangi sehingga hanya bisa digeser perlahan dengan dongkrak.
1620. Dongkrak mulai dijalankan perlahan. Kondisi TKP yang diguyur hujan deras membuat evakuasi berjalan lambat. Amat licin, tergelincir sedikit saja bisa berbahaya.
1634. Bagian samping 05-307. Tampak KRL buatan konsorsium bersama Tokyo Metro ini tidak mengalami kerusakan berarti di bagian bodi meskipun hantaman cukup parah (sampai peron dan mesin Commet hancur dihantam).
1732. Kereta sudah hampir masuk trek. Lok CC 201 27 yang ada di sepur 1 (yang membawa Goddwald) ditarik mundur.
1758. NW Djoko Tingkir dan NR Depo Jatinegara dilangsir ke jalur 2. Kereta 05-307 hampir berhasil ditempatkan di rel.
Sampai saya meninggalkan TKP, terlihat pekerjaan tersulit sudah hampir selesai. Tinggal mengevakuasi kereta ke Depok dan perbaikan lintas. Sepertinya perjalanan dari dan ke Bogor akan kembali normal besok.
Terima kasih kepada petugas depo Depok, balai yasa Manggarai, depo Bogor, Daop 1 Jakarta, Daop 3 Cirebon yang sudah bekerja keras di tengah hujan untuk menyelesaikan pengangkatan ini. Jasa kalian sangat berarti!
Kepada pejabat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT KCJ (sekretaris KCJ, Makmur S tadi sudah bertemu saya di TKP), semoga kejadian ini menyadarkan kalian. Mungkin ini teguran dari Tuhan.
Melihat foto2 yang menunjukkan kerusakan parah pada komponen bawah KRL, apakah rekan2 disini bisa menjelaskan komponen apa saja dibagian bawah kereta yang rusak parah,bahkan sampe ada yang protol?
Apakah masih bisa diganti komponen tersebut? atau otomatis mangkrak?
(04-10-2012, 02:00 PM)Didit Achmad Wrote: gimana nih PT Sepur kok setelah menaikkan tarif malah terjadi anjlokan CL, kalau begini sebaiknya perlu ditinjau ulang kenaikan tarif CL kalau perlu batalkan saja sekalian, jangan sampai merugikan masyarakat pengguna setia CL
Kalo yg namanya kecelakaan pasti nggak tau kpn terjadinya, Kang... Saya pikir jg nggak ada hubungannya dgn kenaikan tarif. Jadilah konsumen yg cerdas sj, kalo harga tiketnya dah terasa mahal & pelayanan yg didpt jg ala kadarnya ya tinggalkan saja. Sapa tau pas nantinya para penumpang sdh meninggalkan KRL & KRL benar2 kosong, PT KCJ malah banting harga.