Quote:RUTE KRL JABODETABEK DIEFEKTIFKAN
Untuk meningkatkan kapasitas angkut KRL Jabodetabek, PT. KAI dan PT. KCJ berencana mengubah rute perjalanan kereta mulai Desember 2011. Dengan perubahan rute KRL, hanya tersisa 6 rute dari 37 rute KRL yang ada saat ini.
Saat ini, perjalanan kereta rel listrik (KRL) banyak yang tumpang tindih. Setelah penataan rute, hanya akan ada persinggungan rute KRL. Di stasiun-stasiun persinggungan itu, penumpang KRL bisa berganti kereta untuk mencapai stasiun tujuan.
6 rute KRL yang akan dijalankan adalah lintas Bogor (dua rute), Bekasi, Parung Panjang, Tangerang, dan Tanjung Priok. Sama seperti perjalanan saat ini, KRL masih tetap berhenti di setiap stasiun yang dilewati.
Satu rute KRL lintas Bogor akan memulai perjalanan dari Stasiun Bogor, Depok, Manggarai, Tanah Abang, Duri, Kampung Bandan, dan berakhir di Jatinegara. Ada juga KRL dari Bogor yang melewati Manggarai, Gambir dan Jakarta Kota.
Sekretaris Perusahaan PT. KCJ Makmur Syaheran, Selasa (25/10) mengatakan, perubahan pola operasi pada akhir tahun ini memang belum sempurna. Idealnya, KRL lintas Bogor hanya ada satu rute.
“Karena kapasitas penumpang di lintas Bogor tertinggi, saat ini ada dua rute KRL lintas Bogor. Kalau semua KRL Bogor memutar sampai ke Stasiun Jatinegara, dikhawatirkan ada penumpang tujuan Stasiun Jakarta Kota yang tidak terangkut oleh KRL Bekasiâ€, katanya.
Sementara itu, KRL lintas Bekasi mulai bergerak dari Stasiun Bekasi, Jatinegara, Manggarai, Gambir, sampai Jakarta Kota. KRL Lintas Serpong mulai berjalan dari Stasiun Parung Panjang, Serpong hingga Tanah Abang.
Untuk lintas Tangerang, KRL dari stasiun Tangerang akan mengakhiri perjalanan di Stasiun Duri. Sementara KRL dari stasiun Tanjung Priok akan melewati Kampung Bandan dan Jakarta Kota.
Dengan perubahan rute KRL, akan ada lima Stasiun di Jakarta yang menjadi stasiun transit, yakni Jatinegara, Manggarai, Tanah Abang, Duri dan Kampung Bandan. Di Stasiun transit ini, penumpang KRL bisa berganti kereta ke stasiun yang terdekat dengan tempat tujuan.
Penambahan Penumpang.
Perubahan pola perjalanan KRL ini dilakukan untuk mendongkrak daya angkut. Makmur mengatakan, dengan pola perjalanan baru, jarak tempuh sebagian besar KRL akan semakin pendek sehingga perjalanan dilintas itu bisa bertambah.
Tahun 2010, penumpang KRL tercatat 124,287 juta orang. Apabila dirata-rata daya angkut KRL dalam sehari hanya 340.000 orang.
PT. KAI selaku induk perusahaan PT. KCJ menargetkan daya angkut KRL tahun 2012 rata-rata 465.000 orang per hari. Langkah ini merupakan tahapan untuk mencapai pertumbuhan penumpang KRL 1,2 juta orang per hari pada 2019.
Secara terpisah, Direktur Utama PT. KAI Ignasius Jonan mengatakan, pihaknya juga berencana menambahkan lima stasiun baru di dalam Jakarta. Kelima stasiun itu adalah Mampang Baru, Roxy, Matraman, Tomang dan Bandengan.
Selain itu, sejumlah peron stasiun juga akan diperpanjang untuk meningkatkan daya tampung penumpang yang menunggu kereta. Rencana pembangunan stasiun baru dan peningkatan kapasitas stasiun ini dilakukan secara bertahap hingga 2019.
Sejumlah stasiun juga telah di desain agar bisa terintegrasi dengan moda angkutan lain seperti busway.
LIHAT SIMULASI LOOP LINE KRL JABODETABEK

|
27-10-2011, 05:09 PM
Rute 1 itu jauh banget. Maksud dan tujuannya apa ya?
27-10-2011, 05:30 PM
Rencana rute terbaru :
Rute 1: Bogor - Manggarai - Tanah Abang - Duri - Jakarta Kota - Jatinegara PP; Rute 2: Bogor - Manggarai - Gambir - Jakarta Kota PP; Rute 3: Parung Panjang - Serpong - Tanah Abang PP; Rute 4: Tangerang - Duri PP; Rute 5: Bekasi - Jatinegara - Gambir - Jakarta Kota PP. Rute 6: Tanjung Priok - Jakarta Kota PP; Stasiun transit : Jatinegara, Manggarai, Tanah Abang, Duri dan Kampung Bandan.
27-10-2011, 06:03 PM
Quote:6 Rute Baru KRL di Jalur Melingkar Diuji Coba November Sumber : http://www.detiknews.com/read/2011/10/27...er?9922032
27-10-2011, 06:16 PM
(This post was last modified: 27-10-2011, 07:46 PM by Gregoriusparahyangan.)
et dahh, gw ke pondok jati susah dong, padahal kan deket dari jatinegara, ini namanya boros waktu+tenaga kan tas berat harus pindah KRL jadi ribet
![]() ohh iya, bagaimana para komuter dari bekasi ke sudirman, itu kan rame banget....
youtube bagusrailfans
I hope my speed as CC 204 03 02 JNG " The Speed maker " and flying high like A340-600
28-10-2011, 06:27 AM
(27-10-2011, 06:16 PM)Gregoriusparahyangan Wrote: et dahh, gw ke pondok jati susah dong, padahal kan deket dari jatinegara, ini namanya boros waktu+tenaga kan tas berat harus pindah KRL jadi ribetSelain itu... yg harus dipikirin : 1. Stasiun Duri > Msh kumuh byk pasar tumah ruah. 2. Petak rel Thb - Du > Deretan rumah kumuh. Siap2 menjadi jalur gemuk Jakarta - Bogor pp yg dilimpahkan ke rel lingkar. 3. Kenapa rute Jak - Bks pp diprioritasin alias bakal jd anak emas dg melalui Gambir? Padahal byk warga Bogor dan sekitarnya yg bentrok dg Mri berbaur 1 KRL dg rute Bekasi - Jakk pp nantinya. Apa alasan spy gak bentrok dg KA - KA AKAP yg via Gambir? Khan Jakk - Bks pp toh msh 1 rekanan dg si AKAP alias 1 rute / 1 petak rel gitu apa??? 4. Keberadaan Ciliwung bisa tersingkir pastinya... 5. Oya hgambatan serign terjadi di Kamp. Bandan lho....!!!! Sering aku alamin tiap naik KA apapun itu ketahan di jelang msk Kpb sampai 20 menitan BAYANGIN TUH...!!! Apa ini akan terjadi kalau Kpb dah jadi jalur gemuk utk lingkar Boo - Jak pp???
28-10-2011, 07:41 AM
Yang bikin Rencana Rute ini sepertinya tidak melihat dari sisi kebutuhan, keperluan n tujuan penumpang, ini sepertinya karena Keterbatasan Jumlah Kereta yang Layak n Jalur Jalur tertentu yang penuh dengan KA Antar KOta, mungkin dapat di usulkan Rencana rute terbaru :
Rute 1: Bogor - Manggarai - Tanah Abang - Duri - Jakarta Kota - JTanjung Priok PP; Rute 2: Bogor - Manggarai - Gambir - Jakarta Kota PP; Rute 3: Parung Panjang - Serpong - Tanah Abang PP; Rute 4: Tangerang - Duri - Kp Bandan - Tanjung Priok PP; Rute 5: Bekasi - Jatinegara - Gambir - Jakarta Kota PP. Rute 6: Bekasi - Jatinegara - Ps Senen- Tanjung Priok PP;
RF fajarwe, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Nov 2010.
28-10-2011, 07:55 AM
(27-10-2011, 05:09 PM)m_ilhami Wrote: Rute 1 itu jauh banget. Maksud dan tujuannya apa ya? (28-10-2011, 06:27 AM)Dana Komuter Wrote: 3. Kenapa rute Jak - Bks pp diprioritasin alias bakal jd anak emas dg melalui Gambir? Padahal byk warga Bogor dan sekitarnya yg bentrok dg Mri berbaur 1 KRL dg rute Bekasi - Jakk pp nantinya. Apa alasan spy gak bentrok dg KA - KA AKAP yg via Gambir? Khan Jakk - Bks pp toh msh 1 rekanan dg si AKAP alias 1 rute / 1 petak rel gitu apa??? tujuannya jelas: agar semua krl masing2 koridor tidak berpotongan rutenya. coba perhatikan, di mri krl bogor belok kiri, krl bekasi lurus. tidak berpotongan. di jng juga sama. krl bogor dan bekasi tidak berpotongan. demikian dengan krl serpong, tangerang, priok, semua tidak memotong krl bogor yang sepertinya berfungsi sebagai krl "sapujagat". sistem ini memang jadi lebih sederhana buat operator, tapi bikin pusing dan repot penumpang. apalagi kalo krl "sapujagat" nya telat, dijamin bakal terjadi penumpukan di stasiun2 transit.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
28-10-2011, 08:50 AM
(28-10-2011, 07:55 AM)ady_mcady Wrote:(27-10-2011, 05:09 PM)m_ilhami Wrote: Rute 1 itu jauh banget. Maksud dan tujuannya apa ya? 1.Nggak terlalu repot ngurus wesel dan sinyal masuk/keluar, mudah2an bisa menekan gangguan wesel dan sinyal di MRI 2. Sebenernya nggak terlalu merepotkan, justru penumpang yg berpindah KRL (terutama dari BOO-DP yg mau bertujuan kearah GMR-JAKK) bisa meng istirahatkan sejenak KAKI di MRI, daripada varises ![]() 3. BKS-JAKK via GMR armada nya jadi lebih banyak kah ??? ![]() 4. Nggak mungkin 1 november, maintenance gardu belum kelar, listriknya
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
28-10-2011, 09:44 AM
@om bonbon,
Sori untuk poin no 2 , kenapa penumpang boo-depok hrs pindah krl kalau mau ke gmr-jakk ya, bukannya rute no 2 adalah boo-mri-gmr-jakk ... ? Atau ada info lain lagi ? *khawatir ... |
![[Image: overstappen.png]](https://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)

